• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Kos Pengeluaran dan Pendapatan Usaha Tani Kopi di Jember

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Analisis Kos Pengeluaran dan Pendapatan Usaha Tani Kopi di Jember"

Copied!
93
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Konteks Penelitian

Selain kapulaga, durian, manggis, dan karet, usaha perkebunan kopi di Dusun Poreng, Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember umumnya merupakan usaha perkebunan kecil-kecilan.13. Berdasarkan pemikiran tersebut maka peneliti terdorong untuk mengangkat permasalahan dengan judul Analisis Biaya Produksi dan Pendapatan Usaha Pertanian Kopi di Dusun Poreng Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember.

Fokus Penelitian

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Definisi Istilah

Pendapatan berasal dari bahan-bahan yang dihasilkan dan dapat digunakan kembali untuk membiayai sarana dan prasarana produksi. Pendapatan ini biasanya berasal dari penjualan produk, atau pendapatan dapat diartikan sebagai selisih antara total biaya yang dikeluarkan selama satu tahun kegiatan usaha.

Sistematika Pembahasan

KAJIAN KEPUSTAKAAN

Penelitian Terdahulu

2.Winda Reskiyan Putri 2022, Pengaruh Biaya Produksi Terhadap Pendapatan Petani Jagung di Desa Benteng Paremba Pinrang (Analisis Ekonomi Islam).24. 24 Winda Reskiyan Putri, “Dampak Biaya Produksi Terhadap Pendapatan Petani Jagung di Desa Benteng Paremba Pinrang (Analisis Ekonomi Islam)”, (disertasi, IAIN Parepare, 2022). 4. Melkianus Yengu Kii 2021 Analisis perhitungan anggaran biaya produksi dalam rangka peningkatan pendapatan UKM kerajinan kayu (Studi Kasus pada UD Rizky)26.

26 Melkianus Yengu Kii, “Analisis Perhitungan Anggaran Biaya Produksi Dalam Rangka Peningkatan Pendapatan Usaha Kecil Menengah Kerajinan Kayu (Studi Kasus Pada UD Rizky)”, (Skripsi S2, 2021). 6. Riky Faristia Noveri 2020. Analisis biaya produksi dan keuntungan pada industri konstruksi kayu di Indonesia28. 28 Riky Faristia Noveri, “Analisis Biaya Produksi dan Keuntungan pada Industri Konstruksi Kayu di Indonesia”, (Skripsi, 2020).

Dengan menggunakan alat analisis koefisien korelasi, analisis kualitatif digunakan untuk mengetahui hubungan antara biaya produksi dan keuntungan. Riky Faristia Noveri (2020) Analisis biaya produksi dan keuntungan pada industri konstruksi kayu Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara keuntungan dan biaya produksi pada industri bahan bangunan Indonesia dari tahun 2001 hingga 2017.

Kajian Teori

  • Pengertian biaya produksi
  • Pengertian pendapatan

Peneliti hanya memperoleh data atau sumber informasi dari masyarakat dan para petani kopi di Dusun Poreng, Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Langkah pertama yang dilakukan peneliti adalah mencari permasalahan dan mencari referensi terkait dengan judul penelitian yang diambil peneliti yaitu “Analisis Biaya Produksi dan Pendapatan Usaha Pertanian Kopi di Dusun Poreng Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember” . Saat melakukan penelitian biaya produksi budidaya kopi di Dusun Poreng Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember menggunakan metode wawancara. satu.

Pendapatan bersih petani kopi di Dusun Poreng Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember menjadi subjek penelitian ini. Pada penelitian pada usahatani kopi di Dusun Poreng Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru biaya bahan bakunya adalah biaya pupuk dan biaya pestisida. Berikut total biaya produksi kopi di Dusun Poreng Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember.

Pada penelitian usahatani kopi di Dusun Poreng Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru pendapatan diperoleh dari penerimaan dikurangi biaya yang dikeluarkan. Dari pembahasan ini peneliti mencoba memberikan saran untuk memahami Analisis Biaya Produksi dan Pendapatan Usaha Pertanian Kopi di Dusun Poreng Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember sebagai berikut. Produksi dan pendapatan usaha pertanian kopi di Dusun Poreng Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember.

Dengan judul skripsi Analisis Biaya Produksi dan Pendapatan Usaha Pertanian Kopi di Dusun Poreng Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember.

Gambar 4.1  Peta Desa Jambesari  B.  Penyajian dan Analisis Data
Gambar 4.1 Peta Desa Jambesari B. Penyajian dan Analisis Data

METODE PENELITIAN

Pendekatan dan Jenis Penelitian

Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian menunjukkan tempat dilakukannya penelitian, peneliti harus melakukan survei terlebih dahulu sebelum melakukan penelitian. Alasan peneliti memilih tempat ini karena di Dusun Poreng, Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, mayoritas penduduknya merupakan petani kopi rumahan. Warga Dusun Poreng, Desa Jambesari sebagian besar berprofesi sebagai petani dan sebagian besar bercocok tanam kopi.

Subyek Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Peneliti menggunakan wawancara terstruktur, atau wawancara di mana pewawancara menetapkan sendiri masalah dan pertanyaan yang ingin diajukan, sebagai metode wawancara. Pencarian informasi dalam publikasi seperti jurnal, prasasti, agenda rapat, dan sebagainya disebut dengan dokumentasi.46. Dokumentasi adalah segala materi tertulis atau film dokumenter, biasanya dibagi menjadi dokumen pribadi dan dokumen resmi.

Analisis Data

Analisis data terdiri dari beberapa langkah, antara lain: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Mereduksi data artinya peneliti merangkum, memilih hal yang paling penting, memusatkan perhatian pada hal yang penting, mencari tema dan polanya, sehingga data yang telah direduksi memberikan gambaran yang lebih jelas, dan memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian lebih lanjut. pengumpulan data, dan mencarinya jika perlu. Yang paling sering digunakan untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah teks naratif, dengan menyajikan data akan memudahkan dalam memahami apa yang terjadi, merencanakan pengerjaan lebih lanjut dengan apa yang sudah dipahami.

Langkah terakhir dalam analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman adalah menarik dan menguji kesimpulan awal. Namun apabila kesimpulan yang disampaikan pada tahap awal didukung dengan bukti-bukti yang valid dan konsisten pada saat peneliti kembali ke lapangan untuk mengumpulkan data, maka kesimpulan yang disampaikan merupakan kesimpulan yang kredibel. Temuannya dapat berupa gambaran atau gambaran suatu benda yang sebelumnya gelap atau gelap, sehingga setelah diperiksa menjadi jelas.

Keabsahan Data

Tahap-Tahap Penelitian

Jambesari". Sepanjang sejarah berkembangnya Desa Jambesari, jumlah penduduk Desa Jambesari semakin bertambah, baik yang berasal dari luar desa, misalnya masyarakat Madura yang merantau kemudian menetap di Desa Jambesari, maupun dari masyarakat peningkatan jumlah kelahiran Untuk memaksimalkan tugas pemerintahan desa, berikut penjelasan kondisi Pemerintahan Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru. Secara umum Desa Jambesari terletak di Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember dan mempunyai wilayah administratif sebesar 1.178.934 Ha.

Desa Jambesari terdiri dari 3 (tiga) dusun yaitu Dusun Krajan, Dusun Poreng dan Dusun Kedungliyer. Jambesari merupakan sebuah desa di Kabupaten Jember yang terletak di bagian barat daya Pusat Pemerintahan Kabupaten Jember, sebelah barat jalur menuju Kabupaten Lumajang. Secara administratif Desa Jambesari merupakan bagian dari Kecamatan Sumberbaru. Desa Jambesari terletak di perbukitan kaki Gunung Argopuro dengan cuaca yang cukup dingin terutama pada musim hujan, dengan batas desa sebagai berikut: Bagian utara berbatasan dengan Desa Andungsari Tiris Kabupaten Probolinggo, bagian timur berbatasan dengan Desa Andungsari Tiris Kabupaten Probolinggo. Desa Gelang Sumberbaru Jember bagian selatan berbatasan dengan Desa Kaliglagah. Dengan luas wilayah mencapai 1.178.934 hektar, Desa Jambesari merupakan salah satu desa yang cukup luas di Kabupaten Jember, dengan wilayah yang masih berupa perkebunan yaitu wilayah barat yang memanjang dari ujung utara Dusun Krajan hingga ujung barat daya Dusun Krajan.

Berdasarkan data yang ada, sektor perekonomian Desa Jambesari didominasi oleh sektor pertanian, hal ini ditunjukkan dengan hasil panen tanaman seperti padi, buah kopi, buah durian, buah manggis, pohon sengon, tanaman kapulaga dan getah pohon karet. Untuk tanaman perkebunan, kopi menjadi andalan karena letak geografis Desa Jambesari yang berada di kaki Gunung Argopuro yang notabene merupakan dataran tinggi. Selain bertani, masyarakat Desa Jambesari juga banyak yang bermatapencaharian sebagai supir truk pengangkut, ada pula yang merantau ke luar daerah bahkan ke luar negeri.

Pada penelitian pertanian di Dusun Poreng Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru biaya tenaga kerja langsung merupakan biaya tenaga kerja petani kopi yang meliputi: tenaga kerja tanam, biaya tenaga kerja pemupukan, biaya tenaga kerja penyemprotan, biaya tenaga kerja pemangkasan dan biaya tenaga kerja panen. . Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa budidaya kopi di Dusun Poreng Desa Jambesari Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember mempunyai komponen biaya produksi yang tidak sama dengan teori yang dikemukakan oleh Mulyadi dan terdapat beberapa komponen di lapangan yang tidak sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Mulyadi. konsisten dengan teori Mulyadi.70.

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

Gambaran Objek Penelitian

Penyajian data dan Analisis

Pembahasan Temuan

Tidak ada biaya overhead lainnya seperti listrik, karena budidaya kopi tidak memerlukan listrik selama proses penanaman hingga panen. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa ketika menganalisis biaya produksi budidaya kopi, petani kopi harus mengeluarkan biaya yang cukup besar dalam proses produksi untuk menghasilkan barang atau jasa hingga produk tersebut terjual, seperti biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung. biaya dan biaya overhead. Penelitian budidaya kopi di Dusun Poreng sesuai dengan teori Soekartawi yaitu hasil analisis menunjukkan nilai R/C budidaya kopi lebih dari 1 yaitu 1,8.

71 Ronaldo Esayas, Esry Laoh, Gene Kapantow, “Analisis Pendapatan Usaha Usahatani Kopi di Desa Purwerejo Timur, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,” Jurnal Agri-Sosioekonomi Unsrat, ISSN 107-428, Volume 13, Number 2 A Esayas Ronaldo, Esry Laoh, Gene Kapantow, “Analisis Pendapatan Usaha Pertanian Kopi di Desa Purwerejo Timur Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur”, Jurnal Agri-SosioEkonomi Unsrat, ISSN 107-428, Volume 13, Nomor 2 A (Juli 2017 ) ). Fikri, Sofwan, “Analisis Pendapatan Usaha Pertanian Kelapa Sawit Di Kecamatan Mersam Kabupaten Batang Hari,” (Skripsi, Universitas Jambi, 2022).

Imsar, S.E.I., M.Si “Analisis Produksi dan Pendapatan Petani Kopi Gaya (Arabika) Kabupaten Bener Meriah (Studi Kasus Desa Pantan Tengah Kecamatan Permata)” (Skripsi UIN Sumut Medan, 2018), 2 .Mahasin, Nurkholis Habib, “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Pertanian Kopi Arabika di Desa Sait Buttu Saribu Kecamatan Pematang Sidamani,” (Disertasi Doktor, 2020). Mirwansyah, Kiki, “Kontribusi Budidaya Kopi Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi di Pekon Kegeringan Kecamatan Batubrak Kabupaten Lampung Barat)”, (skripsi, UIN Raden Intan Lampung, 2019).

Rahmi, Fauzia “Analisis Produksi dan Usaha Pertanian Kopi di Kabupaten Gayo Lues” (disertasi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, 2021), 65. 7. Peralatan apa saja yang digunakan untuk usaha pertanian kopi dan berapa harga masing-masing peralatan tersebut.

Tabel 4.12  Biaya Overhead
Tabel 4.12 Biaya Overhead

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Albayan, “Analisis Pendapatan Usahatani Kopi Arabika di Desa Kuyun Kecamatan Celala Kabupaten Aceh Tengah”, (disertasi, UM Sumatera Utara Medan, 2019). Anggara Bayu, Sri Wahyuni, “Analisis Biaya Produksi Pendapatan Usaha Peternakan Kambing Dengan Sistem Kandang Di Desa Melati Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai”, Jurnal AgroNusantara Volume 2 Nomor 2, ISSN 2798-6381. Ariputra, Resky “Analisis Pendapatan Usaha Produk Kopi Sebelum dan Pada Masa Pandemi Covid-19” (Disertasi Universitas Hasanuddin Makasar, 2022) Badan Pusat Statistik Kabupaten Jember Kabupaten Jember Dalam Angka Tahun 2021.

Hidayat, Taufik, “Analisis Biaya Produksi Untuk Menentukan Harga Jual Makanan Restoran Ikan Bakar Taria Minang di Bogor”, Jurnal Sains Pascasarjana Vol.2, No.1, April. Kii, Melkianus Yengu, “Analisis Perhitungan Anggaran Biaya Produksi Dalam Rangka Pertumbuhan Pendapatan UKM Kerajinan Kayu (Studi Kasus pada UD Rizky)”, (skripsi, 2021). Noveri, Riky Faristia, “Analisis biaya produksi dan keuntungan pada industri bangunan kayu di Indonesia”, (skripsi, 2020).

Purba, Gunarty “Analisis Pendapatan Petani Kopi Arabika di Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan”, (Skripsi, Universitas Medan Area, 2019). Bahwa yang bersangkutan melakukan survei lapangan di desa kami pada tanggal 14/12/2022 sampai dengan 01/06/2023.

Gambar

Gambar 4.1 Peta Desa Jambesari ...............................................................
Gambar 4.1  Peta Desa Jambesari  B.  Penyajian dan Analisis Data
Tabel 4.6  Biaya Bahan
Tabel 4.7  Biaya Tenaga Kerja  No  Keterangan  Jumlah
+5

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Sedangkan menurut Soekartawi (1994: 84) pendapatan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, dapat berupa luas lahan pertanian, tenaga kerja, produksi, sarana produksi. Namun,

Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap besar pendapatan petani kopi rakyat di Kabupaten Jember adalah besar biaya pupuk dan biaya tenaga kerja

Sedangkan penerimaan diperoleh dari hasil kali antara jumlah produksi dengan harga produksi yang diterima oleh petani sebelum dikurangi dengan total biaya yang

Analisis usaha tani digunakan untuk mengukur tingkat pendapatan hasil usaha tani komoditas sawi yang dilakukan oleh petani responden dengan mengelola unsur

Banyak petani ikan yang belum menghitung biaya total tenaga kerja dalam usaha tani ikan sistem karamba ini, sehingga peneliti ingin memasukkan pengeluaran biaya tenaga

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan petani jeruk dan pengaruh luas lahan, biaya produksi dan modal KUR BNI (Kredit Usaha Rakyat) terhadap pendapatan petani

Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap besar pendapatan petani kopi rakyat di Kabupaten Jember adalah besar biaya pupuk dan biaya tenaga kerja

Rendahnya biaya variabel yang dikeluarkan petani kopi arabika di Kelompok Tani Margamulya ini disebabkan umumnya petani kopi mengerjakan sendiri usahatani kopi