• Tidak ada hasil yang ditemukan

analisis penerapan standar operasional prosedur (sop)

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "analisis penerapan standar operasional prosedur (sop)"

Copied!
106
0
0

Teks penuh

Judul Skripsi: Analisis Penerapan Standard Operating Procedure (SOP) Dalam Peningkatan Kualitas Kerja Pekerja Bengkel Mobil Dakar Ponorogo. Salah satu faktor utama yang menentukan pencapaian keuntungan dan kemajuan suatu usaha adalah peran sumber daya manusia dalam menjalankan usaha tersebut.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Berdasarkan permasalahan tersebut maka peneliti terdorong untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisis penerapan SOP untuk meningkatkan kualitas kerja karyawan Bengkel Dakar Ponorogo”. Sebagai media untuk menambah wawasan dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh berupa analisis penerapan standar operasional prosedur untuk meningkatkan kualitas kerja karyawan di Bengkel Mobil Dakar Ponorogo.

Sistem Pembahasan

Bab ini merupakan bab terakhir dari rangkaian pembahasan sampai dengan bab keempat yang berisi kesimpulan dan saran terkait implementasi proses SOP dalam peningkatan kualitas kerja karyawan di bengkel Auto Dakar Ponorogo.

Kajian Teori

Standar Operasional Prosedur

Menurut Santoso, ada tujuh dimensi atau hal utama yang harus dicantumkan dalam SOP, yaitu sebagai berikut: 4. Sedangkan menurut Purnamasar yang dikutip Aldin, hal-hal yang harus dicantumkan dalam SOP adalah: 6.

Kualitas Kerja

Kualitas kerja merupakan bentuk perilaku dari suatu kegiatan yang dilakukan dan sesuai dengan harapan yang telah ditetapkan. Menurut Flippo yang dikutip oleh Sisca et al. dalam bukunya “Teori Sumber Daya Manusia” disebutkan bahwa kualitas kerja adalah suatu hasil yang dapat diukur dari efisiensi dan efektifitas suatu pekerjaan yang dilakukan oleh sumber daya manusia atau sumber daya manusia lainnya untuk mencapai tujuan atau sasaran perusahaan secara baik dan efektif. Menurut Wilson dan Hayel, kualitas kerja adalah “Quality Of Work”, yaitu sejauh mana kualitas seorang pegawai (sumber daya manusia) dalam melaksanakan tugasnya meliputi:18 . 1) Akurasi.

Selain itu, menurut Matutina yang dikutip oleh Sisca dkk. dalam bukunya “Teori Sumber Daya Manusia”, menyebutkan bahwa kualitas kerja sumber daya manusia mengacu pada : 19. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Kerja Menurut Swasono dan Sulistiyaningsih yang dikutip oleh Agustiani ada empat yang di identifikasi.

Sumber Daya Manusia

Mindpower adalah kecerdasan yang dibawa sejak lahir (modal dasar) sedangkan keterampilan diperoleh melalui usaha (belajar dan latihan). Sumber daya manusia adalah satu-satunya sumber daya yang memiliki perasaan, keinginan, keterampilan, pengetahuan, dorongan, daya, dan karya (rasio, rasa, dan karsa). Tidak peduli seberapa canggih teknologi informasi, ketersediaan modal dan material yang sesuai, jika tanpa personel sulit bagi organisasi untuk mencapai tujuannya. Manajemen sumber daya manusia dapat didefinisikan sebagai proses pencapaian tujuan organisasi melalui memperoleh, mempertahankan, mengakhiri, mengembangkan dan menggunakan atau.

24Erni Tisnawati Sule Dan Kurniawan Saefullah, Pengantar Manajemen (Jakarta: Kencana memanfaatkan sebaik-baiknya sumber daya manusia dalam suatu organisasi. 25. Sedangkan tujuan manajemen sumber daya manusia adalah untuk meningkatkan kontribusi produktif orang atau tenaga kerja kepada suatu organisasi atau perusahaan meningkatkan dengan cara yang strategis, etis dan bertanggung jawab secara sosial.

Kajian Pustaka

Studi Penelitian Terdahulu

Implementasi Penerapan Standard Operating Procedure (SOP) pada Layanan Pengguna di Perpustakaan UIN FITK Syarif Hidayatullah Jakarta”. 29Syufia Hadiyatis Sholehah, “Penerapan Standard Operating Procedure (SOP) Penyelenggaraan Umrah Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Pt Ashanta Tours & Travel Tangerang Selatan ,” Disertasi (Surabaya : Uin Sunan Ampel, 2019). 30 Sarifudin, “Implementasi Penerapan Standard Operating Procedure (SOP) pada Layanan Pengguna di Perpustakaan Fitk Uin Syarif Hidayatullah Jakarta,” skripsi (Jakarta: Uin Syarif Hidayatullah, 2014).

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi penerapan Standar Operasional Prosedur dalam proses produksi di PT Pertiwima Adi Kencana. 31Nikhlatus Syarifah, “Implementasi Standard Operating Procedure (SOP) Dalam Peningkatan Kinerja Pegawai Bagian Pendidikan dan Pondok Pesantren di Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya,” Skripsi (Surabaya: Uin Sunan Ampel, 2019).

Lokasi/Tempat Penelitian

Pada jenis penelitian ini, penelitian lapangan dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian ini disebut penelitian lapangan karena melibatkan penggalian data dengan cara mencari langsung di lapangan. Menggunakan metode observasi ke bengkel Auto Dakar Ponorogo dengan melakukan dan mendokumentasikan wawancara langsung dengan kepala bengkel, Bapak Wahana dan karyawan yang bekerja di bengkel.

Data dan Sumber Data

Teknik Pengumpulan Data

Dengan tujuan mendapatkan informasi yang dilakukan dengan melihat secara langsung bagaimana sistem operasional dan benda kerja bekerja. Observasi adalah kegiatan memperoleh informasi yang diperlukan untuk memberikan gambaran nyata tentang suatu kejadian atau kejadian untuk menjawab pertanyaan penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode wawancara terstruktur dimana akan dilakukan wawancara langsung dengan kepala bengkel Auto Dakar Ponorogo yaitu Bapak Wahana dan dengan beberapa karyawan bengkel Auto Dakar Ponorogo.

Wawancara ini dilakukan untuk mengetahui lebih detail penerapan SOP di bengkel Auto Dakar Ponorogo. Dokumen yang diperiksa dapat bermacam-macam, tidak hanya dokumen resmi, dapat berupa catatan harian, surat pribadi, laporan, risalah rapat, catatan khusus dalam bakti sosial dan dokumen lainnya 4 Peneliti melakukan penggalian informasi pada dokumen atau arsip yang dimiliki perusahaan. seperti SOP bagian produksi, daftar hasil produksi dan mutu pekerjaan termasuk ketelitian, kelengkapan dan kerapihan.

Teknik Pengecekan Keabsahan Data

Penulis menggunakan teknik triangulasi metode karena untuk memperkuat data yang diperoleh melalui wawancara dan observasi. Teknik kedua menggunakan triangulasi sumber, yaitu perbandingan dan pengujian kredibilitas data yang dilakukan dengan cara mengecek data ke sumber data yang sama dengan menggunakan teknik yang berbeda. Jika ketiga teknik pengujian kredibilitas data tersebut menghasilkan data yang berbeda, peneliti melakukan diskusi lebih lanjut dengan sumber data yang relevan atau lainnya, untuk menentukan data mana yang dianggap benar atau mungkin semuanya benar karena sudut pandangnya berbeda.

Menyunting, memeriksa kembali data yang ditemukan untuk kelengkapan, kejelasan makna, keterbacaan, kesesuaian dan rekonsiliasi, relevansi dan keseragaman satuan atau kelompok data. Pengorganisasian, pengumpulan data yang sekaligus mensistematisasikan data yang diperoleh dalam konteks pemaparan yang direncanakan sebelumnya sesuai dengan masalah.2 Penulis kemudian mengelompokkan sesuai dengan rumusan masalah penelitian.

Teknik Analisis Data

  • Sejarah Berdirinya Bengkel Auto Dakar Paint And Body Repair Bengkel Auto Dakar Paint and Body Repair merupakan
  • Visi dan Misi Bengkel Auto Dakar paint and Body Repair Ponorogo
  • Struktur Organisasi
  • Portofolio Usaha

Berkaitan dengan hal tersebut, peneliti mengumpulkan data yang diperoleh dari bengkel Auto Dakar Ponorogo. Sejarah Berdirinya Bengkel Auto Dakar Paint and Body Repair Auto Dakar Paint and Repair seorang manager bertanggung jawab terhadap operasional bengkel, menjaga efisiensi dan efektifitas kerja, menjalankan strategi pemasaran untuk mencari keuntungan yang maksimal.

Bengkel mobil Dakar ponorogo merupakan bengkel yang bergerak di bidang body painting dan body repair dengan menggunakan sistem gabungan menggunakan bahan baku berkualitas untuk mencapai hasil yang optimal. Pada tahap ini pemasangan atap hanya dapat dilakukan oleh tenaga ahli, bengkel Auto Dakar hanya memiliki 1 orang karyawan yang ahli dalam bidang pemasangan atap.

Data

Pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam meningkatkan Kualitas Kerja Karyawan di Bengkel Auto Dakar

Adanya prosedur kerja juga tidak terlalu berpengaruh, karena prosedur dibuat lebih hati-hati dan agar karyawan mengetahui posisi pekerjaannya. Selanjutnya, hal terpenting yang harus dimiliki prosedur kerja keenam adalah lembar kerja. Kartu kerja berisi tata cara kerja dan tata cara yang dibuat sesuai dengan tugas masing-masing pegawai dan dapat dijadikan pedoman bagi pegawai.

Dari data diatas, mulai dari bagian kantor dan bagian bengkel telah dijelaskan bagaimana prosedur kerja yang harus dilakukan oleh karyawan saat bekerja. Pengaturan yang dibuat tertuang dalam tata kerja sehingga tidak ada yang bisa mengubah kecuali dari dalam perusahaan itu sendiri, misalnya dari pihak luar atau relasi yang menginginkan kejelasan kartu kerja.

Foto Poxy Dempul
Foto Poxy Dempul

Manfaat Standar Operasional Prosedur (SOP) Terhadap Kualitas Kerja di Bengkel Auto Dakar Ponorogo

Tidak tepat waktu karena karyawan sering melakukan kesalahan teknis dalam pekerjaan panel mobil sehingga harus dilakukan berulang kali untuk menjaga kualitas. Nunggu spare partnya lama mba, makanya jadwal pemberangkatan mobil sering tidak tepat waktu.”31 Sementara itu, informasi dari Gayatri dari bagian administrasi menjelaskan bahwa menurut bagian sering terjadi keterlambatan. dalam jadwal keberangkatan mobil Gayatri jika kendaraan masuk bengkel dan memiliki stok suku cadang. Sementara itu, informasi lain dari Suroto bagian dempul bahwa selain bahan baku sealing spare part juga menjadi kendala dalam proses sealing, “terkadang terlambat dan tidak tepat waktu karena bahan tidak ready, bahan supplier datang terlambat tiba-tiba jadi produksi melambat, hanya diproses di sini dan belum selesai".

Proses produksi perbaikan dan pengecatan kendaraan dari awal sampai akhir adalah yang pertama dari customer, tahap kedua adalah kontrol suku cadang dan oli, lampu dan peralatan lainnya di dalam kendaraan, tahap ketiga adalah proses pengerjaan mulai dari pembuangan . roofing, dempul, poxy dan bagian terakhir pengecatan (mixing) di kiln room, polishing, quality control untuk pengecekan ulang hasil dan finishing. Ya persis disini alur pertama dari customer, kontrol suku cadang dan oli, lampu dan perlengkapan lainnya di dalam kendaraan, tahap kedua adalah proses pengerjaan mulai dari bagian knalpot setelah dibongkar, lalu atapnya, lalu dempul. , kemudian proses pocky, dan terakhir bagian pengecatan (mixing) di ruang oven, biasanya setelah keluar dari oven di keringkan dulu baru di poles, kalau masih basah baru di poles catnya mudah retak, jadi sebelum di poles harus benar-benar kering dulu, setelah kering baru di poles agar terlihat mengkilat, selesai Quality Control mengecek kembali hasilnya, baru selesai.”34 Sementara itu, dari hasil wawancara dengan narasumber yang bekerja di Bengkel Auto Dakar Ponorogo terkadang proses pengerjaannya tidak tuntas karena faktor dari customer yang mengharuskan kendaraannya dikebut agar segera selesai.

Analisis Data

Analisis Pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) Dalam Meningkatkan Kualitas Kerja Karyawan Di Bengkel Auto Dakar

Untuk konsistensi kualitas produk di bengkel Auto Dakar Ponorogo, sebelum kendaraan sampai ke tangan pelanggan terlebih dahulu dilakukan quality control. Menurut Wahana, selaku pengelola bengkel Auto Dakar Ponorogo, juga terjadi konflik antar karyawan. Seperti yang dikatakan Rina, bengkel Auto Dakar Ponorogo membekali karyawannya dengan alat pelindung diri sebagai bagian dari pemberian kesehatan dan keselamatan kerja oleh pemerintah.

Selain itu, format prosedur kerja bengkel Auto Dakar Ponorogo disertakan dalam langkah-langkah sederhana. Selain itu, di bengkel Auto Dakar Ponorogo, bagian perkantoran khususnya bagian admin masih tidak konsisten dalam pekerjaannya dan selalu berpindah-pindah ketika kehabisan material/sparepart.

Analisis Manfaat Standar Operasional Prosedur (SOP) Terhadap Kualitas Kerja karyawan Bengkel Auto Dakar Ponorogo

Dakar Ponorogo mengalami kerugian yang cukup besar dan bersedia menjual gedung penyimpanan suku cadang untuk menutupi kerugian bengkel tersebut. Menurut hasil wawancara dengan Gayatri selaku pengelola gudang, proses produksi di bengkel Auto Dakar Ponorogo memiliki beberapa tahapan, terutama bagian pemolesan, misalnya jika panel setelah dicat, tahap pertama panel ( sebelum di poles agar terlihat mengkilat) terlebih dahulu dikeringkan karena jika panel dalam keadaan basah menyebabkan cat mudah retak saat di poles, setelah kering diproses pada bagian poles, dan tahap selanjutnya setelah poles barulah kualitas kontrol dilakukan untuk memastikan hasil untuk memeriksa lagi. Berdasarkan hasil wawancara dengan Wahana, pegawai bengkel Auto Dakar dari segi kebersihan produksinya masih kurang rapi, namun ada juga yang sudah memenuhi standar.

Berdasarkan tiga aspek yang meliputi ketepatan waktu, kelengkapan dan keakuratan analisis, keuntungan yang diperoleh di bengkel Auto Dakar Ponorogo, namun secara keseluruhan tidak meningkat. Dengan manfaat SOP bagi perusahaan tentunya akan menjadi pendorong dan dapat meningkatkan kualitas kerja para karyawan di bengkel Auto Dakar Ponorogo yang meliputi tiga aspek yaitu ketelitian, kelengkapan dan ketertiban.

PENUTUP

Saran

Pengaruh Motivasi dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Ditjen Perbendaharaan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Analisis (SOP) Penerapan Standard Operating Procedures di Bagian Pemasaran dan SDM PT Cahya Indo Persada”. Gishella, Sherilyn “Analisis Penerapan Standard Operating Procedure Pada Proses Produksi Di PT Pertiwimas Adi Kencana”, Jurnal, AGORA Vol.6, No.2, 2018.

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Standar Operasional Prosedur Penyelenggaraan Pemerintahan. Implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Penyelenggaraan Umrah dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan di PT Ashanta Tours & Travel Tangerang Selatan,” Tesis.

Gambar

Foto Poxy Dempul

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Analisis Kimia Proksimat Batubara telah menghasilkan sebuah prosedur kerja baku yang terbagi menjadi SOP

52 demikian dengan masa kerja yang cukup lama serta rata-rata skor SOP sebesar 67% yang dikategorikan cukup baik berdasarkan hasil penelitian bidan kurang

Catatan kekurangan yang harus dipenuhi pemohon jika berkas kurang

Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) mengacu kepada standar kelola ISO, dimana dalam pelakasanaanya akan terus disesuaikan dengan kebutuhan dan

harus dipenuhi pemohon jika berkas kurang lengkap kepastian waktu kapan akta dapat diambil 2 menit Bukti Penyerahan berkas. NO

Persamaan dari penelitian yang penulis lakukan dengan penelitian sebelumnya adalah kesamaan topik dalam meneliti bagaimana penerapan Standar Operasional Prosedur yang

Kaji Ulang : Agustus 2027 Paraf : Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa izin tertulis dari Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan

Kaji Ulang : Oktober 2027 Paraf : Dokumen ini tidak dikendalikan jika di unduh/Uncontrolled when downloaded Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa izin