• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Rasio Kinerja Keuangan SPBU 54.673.15 Desa Sentul Tahun 2019-2020

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Analisis Rasio Kinerja Keuangan SPBU 54.673.15 Desa Sentul Tahun 2019-2020"

Copied!
268
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG MASALAH

FOKUS PENELITIAN

TUJUAN PENELITIAN

MANFAAT PENELITIAN

DEFINISI ISTILAH

SISTEMATIKA PEMBAHASAN

KAJIAN KEPUSTAKAAN

PENELITIAN TERDAHULU

Penelitian pertama dilakukan oleh Ramang, Tumbel dan Rogahang (2019) dengan judul “Analisis rasio keuangan untuk mengevaluasi kinerja keuangan pada PT. Rasio keuangan yang dianalisis meliputi current ratio (CR), quick ratio (QR), total turnover to assets (TAT) , Net Profit Margin (NPM), Gross Profit Margin (GPM) dan Total Debt to Asset (DtAT) Dari analisis data terlihat bahwa rasio aktivitas setiap tahunnya mengalami penurunan, hal ini disebabkan karena jumlah barang yang akan dijual lebih banyak. tidak banyak hasil penjualannya.

Penelitian kedua dilakukan oleh Pulloh, et, al., (2019) dengan judul Analisis rasio keuangan untuk mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan (studi kasus PT. HM Sampoerna Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia), ini penelitian bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan kinerja keuangan PT. HM Sampoerna Tbk. Penelitian ketiga dilakukan oleh Linda, dkk., (2018) dengan judul Analisis Rasio Keuangan Untuk Mengevaluasi Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Semen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2011).

KAJIAN TEORI

Laporan keuangan juga dapat diartikan sebagai ringkasan proses pencatatan keuangan yang juga dapat digunakan untuk mengevaluasi kinerja perusahaan, kinerja aktivitas operasi, aktivitas investasi, dan aktivitas pendanaan (Kesuma, 2014). Sementara itu, Sudana menyatakan, secara khusus laporan keuangan suatu perusahaan mempunyai fungsi yang sejalan dengan tujuan perusahaan. Fungsi laporan keuangan diantaranya adalah sebagai alat yang digunakan untuk mempertimbangkan keputusan investasi, keputusan pendanaan, dan keputusan dividen.

Ketika suatu perusahaan memutuskan untuk melakukan investasi maka akan terdapat beberapa alternatif pilihan yang sejalan dengan pilihan yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Warsono (2003:27) mengatakan bahwa neraca adalah laporan keuangan yang menggambarkan posisi keuangan suatu organisasi selama suatu periode waktu. Agar laporan keuangan lebih bermakna, dapat dipahami dan dipahami oleh berbagai entitas, maka diperlukan analisis laporan keuangan.

Tujuan utama analisis laporan keuangan adalah untuk dapat mengetahui posisi keuangan perusahaan saat ini dan mengefektifkan kegiatan pengelolaan (Triyanto, 2017). Analisis komparatif laporan keuangan merupakan suatu teknik analisis dengan cara membandingkan laporan keuangan dua periode atau lebih dengan menunjukkan perubahannya, baik dalam jumlah (mutlak) maupun dalam persentase (relatif).

METODE PENELITIAN

  • PENDEKATAN DAN JENIS PENELITIAN
  • LOKASI PENELITIAN
  • SUBYEK PENELITIAN
  • TEKNIK PENGUMPULAN DATA
  • ANALISIS DATA
  • KEABSAHAN DATA
  • TAHAP- TAHAP PENELITIAN

Hal ini menunjukkan kelebihan yang dimiliki SPBU 54-673-15 Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang dibandingkan SPBU lainnya. Mushola, Toilet dan ATM BNI Center di SPBU 54-673-15 Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang. Apalagi jika dilihat dari perhitungan tahunannya, pada tahun 2019 perusahaan ini mengalami penurunan total sebesar 34,15, sedangkan pada tahun 2020 totalnya sebesar 30,94.

Dalam temuan deskriptif penelitian ini ditemukan cash rasio SPBU 54-673-15 Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang. Namun jika melihat perhitungan tahunan, likuiditas perseroan pada 2019 turun total. Hasil analisis deskriptif diketahui bahwa perusahaan SPBU 54-673-15 Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang dapat menggunakan seluruh asetnya untuk menghasilkan laba setelah pajak meningkat, namun mengalami penurunan pada bulan Februari 2020 sebesar 0,11 .

Berdasarkan hasil analisis deskriptif dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa total ekuitas (debt-equity rasio) SPBU 54-673-15 Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang mengalami fluktuasi atau naik turun. Namun jika dilihat dari perhitungan tahunan pada tahun 2019 hingga tahun 2020, nilai rasio utang terhadap aset desa SPBU 54-673-15 Sentul Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang mengalami kenaikan total sebesar 1,17 selama periode penelitian dari 2019, sedangkan pada tahun 2020 totalnya sebesar 1,61.

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

GAMBARAN OBYEK PENELITIAN

Lokasi SPBU ini berada di Jalan Semeru no. 1999 Nak. Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, di jalan selatan arah Lumajang-Malang (letak geografis SPBU Sentul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang).

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

Perusahaan mempunyai nilai flash rate tertinggi pada bulan Maret 2019 yaitu 5,48, sedangkan nilai flash rate terendah terjadi pada bulan September 2020 yaitu sebesar 1,44. Dari tabel 4.3 terlihat bahwa perusahaan mempunyai nilai cash rasio tertinggi pada bulan April 2019 yaitu sebesar 1,50, sedangkan nilai cash rasio terkecil terjadi pada bulan Oktober 2020 yaitu sebesar 0,41. Dari tabel 4.4 terlihat nilai return on assets bulan Januari 2019 sampai dengan Desember 2020 yang mempunyai nilai tertinggi pada bulan Desember 2020 yaitu 0,37, dan nilai return on assets terendah terjadi pada bulan Februari 2020 yaitu 0,11, yang berarti selama bulan Januari sampai dengan bulan Februari tahun 2020 SPBU 54-673-15 Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang mengalami penurunan kemampuan dalam menggunakan seluruh aset yang dimiliki untuk menghasilkan laba setelah pajak.

Dari tabel 4.5 terlihat bahwa nilai Return On Equity bulan Januari 2019 sampai dengan Desember 2020 mempunyai nilai tertinggi pada bulan September 2020 yaitu 0,47, dan nilai Return On Equity terendah terjadi pada bulan Februari 2020 yaitu 0,13 yang berarti pada bulan Januari sampai Februari 2020 SPBU 54-673-15 Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang mengalami penurunan kemampuan menghasilkan laba setelah pajak dengan menggunakan model kepemilikan perusahaan. Dari tabel 4.6 terlihat nilai net profit margin bulan Januari 2019 sampai dengan Desember 2020 yang mempunyai nilai tertinggi pada bulan Januari 2020 yaitu 0,02, dan nilai net profit margin terendah terjadi pada bulan Februari 2020 yaitu 0,01 yang berarti selama bulan Januari s/d Februari 2020 SPBU 54-673-15 Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang mengalami penurunan kemampuan dalam menghasilkan laba bersih dari penjualan yang dilakukan perusahaan. Dari tabel 4.7 terlihat bahwa total rasio utang terhadap ekuitas pada bulan Januari 2019 hingga Desember 2020 memiliki nilai tertinggi pada bulan September 2020.

Begitu pula jika melihat perkiraan tahunan, rasio lancar dari tahun 2019 hingga 2020 mengalami penurunan total sebesar 45,83. Dengan meninjau kinerja keuangan yang masih terdapat kekurangan menunjukkan bahwa SPBU 54-673-15 Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang perlu melakukan perbaikan untuk mencapai keunggulan kompetitif.

PEMBAHASAN TEMUAN

PENUTUPAN ATAU KESIMPULAN DAN SARAN

KESIMPULAN

Dilihat dari rasio solvabilitas (rasio utang terhadap aset dan rasio utang terhadap ekuitas), angka rasio ini mengalami peningkatan dalam periode dua tahun. Dilihat dari rasio profitabilitas (Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE) mengalami pertumbuhan atau pertumbuhan, namun (Net Profit Margin) mengalami penurunan. Untuk rasio likuiditas, nilai Current Ratio, Quick Ratio dan rasio uang cenderung memiliki tren yang mana.

Untuk rasio profitabilitas, nilai return on assets (ROA) dan return on equity (ROE) cenderung mengalami tren naik, nilai net profit margin (NPM) cenderung mengalami tren menurun. Untuk rasio solvabilitas, nilai rasio utang terhadap aset dan rasio utang terhadap ekuitas cenderung mengalami tren peningkatan.

SARAN-SARAN

Berdasarkan keterbatasan penelitian ini yang hanya mengukur kinerja rasio likuiditas, profitabilitas dan solvabilitas, maka analisis rasio ini dalam laporan keuangan sangat berguna untuk mengevaluasi atau mengukur kinerja keuangan suatu perusahaan, sehingga kami berharap bagi peneliti lain yang berkenan. melakukan penelitian yang sama sebaiknya melakukan analisis hubungan ini secara umum dengan menambahkan variabel penelitian seperti rasio aktivitas. Kami berharap pada penelitian selanjutnya dapat menambah periode penelitian sehingga lebih banyak data penelitian observasional yang dapat memberikan bukti lebih lanjut guna memperkuat hasil penelitian ini. Selain itu, fasilitas selain SPBU dapat dimanfaatkan untuk memperkaya temuan kinerja keuangan.

Analisis likuiditas dan profitabilitas untuk menilai kinerja keuangan (Studi Kasus Perusahaan SPBU 34.46214 Warudoyong Ciamis). Analisis Roa dan Roe Profitabilitas Bank di Bursa Efek Indonesia Jurnal Lembaga Keuangan dan Perbankan Al-Masraf.

Referensi

Dokumen terkait

Kondisi keuangan perusahaan dan perkembangannya dapat diukur dengan menggunakan analisis rasio keuangan dengan menggunakan alat analisis rasio keuangan yang dapat menilai

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERBANKAN

Rasio Keuangan atau Financial Ratio adalah merupakan suatu alat analisa yang digunakan oleh perusahaan untuk menilai kinerja keuangan berdasarkan data perbandingan masing-masing

1.2 Ruang Lingkup Permasalahan Penulis membatasi masalah pada penilaian kinerja keuangan perusahaan berdasarkan rasio likuiditas, rasio profitabilitas, rasio

Rasio keuangan (finantial ratio) merupakan alat bantu yang dapat digunakan untuk menilai kondisi dan kinerja keuangan perusahaan. Penggunaan analisis rasio akan

Rasio finansial atau Rasio Keuangan merupakan alat analisis keuangan  perusahaan untuk menilai kinerja suatu perusahaan berdasarkan perbandingan data keuangan yang

Rasio keuangan yaitu suatu perhitungan rasio yang menggunakan laporan keuangan yang berguna sebagai alat pengukuran untuk menilai kesehatan keuangan dan kinerja 6 Suhendro, “Analisis

Untuk menilai kinerja keuangan suatu perusahaan dengan menggunakan analisis rasio keuangan rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas Analisis kinerja keuangan perusahaan