Pada tahun 2019, iklan banner Rabbani menjadi viral karena kalimat editorial dalam iklan tersebut menimbulkan kontroversi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanda dan makna iklan Rabbani edisi kambing berhijab (Idul Adha). Sehingga peneliti tertarik untuk menelitinya dengan judul “OBJEK DAN MAKNA DALAM IKLAN (ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE PADA IKLAN RABBANI EDISI BUKU HIJAB (IDUL ADHA).
Batasan Masalah dan Rumusan Masalah .1 Batasan Masalah .1 Batasan Masalah
Rumusan Masalah
Dari latar belakang berikut ini peneliti tertarik untuk menyelidiki makna dan simbol yang terdapat pada iklan Rabbani edisi kambing berhijab (Idul Adha.
Tujuan Penelitian
Semiotika
Setiap kali kita melihat suatu tanda, otomatis kita akan mengartikan maksud dari tanda itu, misalnya kita melihat seseorang tertawa kita mengartikannya bahagia, ketika kita melihat seseorang menangis kita mengartikannya sedih. Ketika kita melihat poster suatu produk, kita sendiri yang akan menafsirkannya berdasarkan persepsi kita terhadap iklan tersebut.
Pengertian Tanda atau Simbol dan Makna
Misalnya, jika Anda mengatakan “jaket adalah pakaian yang dikenakan saat cuaca dingin atau hujan”, maka Anda menunjukkan aspek logis dari simbol “jaket” yang merupakan makna denotatif. Dikutip Morrisan Menurut Langer, konsep adalah pemahaman bersama antar komunikator yang merupakan simbol dari sebuah simbol.
Bahasa
Simbol
Tanda-tanda atau simbol-simbol yang kita lihat selalu mempunyai makna tersendiri, yang setiap orang dapat mengartikannya secara berbeda-beda berdasarkan persepsinya terhadap makna dari tanda atau simbol tersebut.
Makna
Desain Penelitian
Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis, dimana peneliti ingin melihat makna tanda dan makna yang terkandung dalam Iklan Rabbani (Idul Adha) Edisi Kambing Hijab. Peneliti menilai pendekatan kualitatif sangat tajam dalam eksplorasi informasi, apalagi dalam penelitian ini digunakan untuk mengidentifikasi tanda dan makna dalam Iklan Rabbani Hijab Kambing edisi (Idul Adha.
Paradigma Penelitian
Penulis menggunakan metode ini karena metode ini cocok untuk data yang akan diperoleh yaitu berupa kata-kata, bukan angka. Dalam penelitian ini peneliti ingin melihat makna dari tanda-tanda dan makna yang terkandung dalam Iklan Rabbani Edisi Kambing Hijab (Idul Adha) seperti yang terkandung dalam paradigma konstruktivis itu sendiri, yaitu ingin mengungkapkan realitas melalui simbol-simbol dalam bentuk deskriptif, sehingga peneliti ingin mendeskripsikan makna dibalik tanda dan simbol, makna yang terkandung dalam iklan Rabbani.
Pendekatan Penelitian
Metode Penelitian
Sifat Penelitian
Subjek dan Objek Penelitian
Teknik pengumpulan data dan Alat/instrument pengumpulan data
Teknik analisis data
Interpretasi tanda dan makna iklan Rabbani Edisi Kambing Hijab (Idul Adha) menggunakan model triktomik Pierce. Penjelasan makna unsur visual (pilihan warna, tipografi dan bentuk) yang terdapat pada iklan Rabbani edisi kambing berhijab (Idul Adha. Jadi bukan simbol yang berdasarkan konvensi atau menjadi acuan, melainkan simbol salah satu yang memberikan wawasan dan bahkan mengarahkan konvensi.
Peneliti menggunakan metode semiotika, menurut Morissan (2013), semiotika adalah studi tentang tanda dan simbol, yang merupakan tradisi penting dalam pemikiran tradisi komunikasi. Secara khusus penelitian ini menggunakan metode semiotika Charles Sender Pierce sebagai pisau untuk menganalisis iklan Rabbani. Yang dimaksud dengan proses 'semiosis' adalah proses yang menggabungkan suatu entitas (dalam bentuk representasi) dengan entitas lain yang disebut objek.
Selain sebagai indeks, tanda juga berfungsi sebagai simbol.26 Selain itu, Peirce juga membagi jenis-jenis tanda ke dalam kategori-kategori lebih lanjut, yakni kategori firstness, secondness, dan thirdness. Peirce membedakan jenis-jenis tanda menjadi: ikon, indeks, dan simbol yang didasarkan pada hubungan antara representasi dan objeknya. Misalnya, sebagian besar rambu jalan merupakan rambu ikonik karena 'menggambarkan'. suatu bentuk yang mempunyai kemiripan dengan benda sebenarnya.
Teknik keabsahan data
Pada bab ini, penulis menganalisis iklan Rabbani kambing berhijab (Idul Adha) dan melakukan dokumentasi untuk mengumpulkan data yang diperlukan untuk penelitian ini. Data tersebut akan menjelaskan tanda dan makna pada iklan Rabbani edisi kambing berhijab (Kurban Bayram).
Sejarah Rabbani
- VISI DAN MISI RABBANI A. GLOBAL VISION
Rabbani merupakan salah satu perusahaan syal instan pertama dan terbesar di Indonesia yang memproduksi produk andalan berupa syal instan dan produk lainnya juga dikembangkan yaitu pakaian muslim antara lain kemko, tunik, kastun, kemko, tunik dan perlengkapan lainnya seperti f.eg. ciput/selendang bagian dalam dan aksesorisnya. Saat pertama kali didirikan, Rabbani ingin mengubah paradigma sebagian besar masyarakat yang menganggap perempuan berbusana muslim kurang modis. Untuk itu Rabbani ingin menunjukkan bahwa wanita berbusana muslim itu modern dan terhormat serta tampil gaya dan trendi yang syar'i.
Pasalnya, pada masa itu, perempuan yang mengenakan baju muslim masih jarang dan belum menjadi tren seperti sekarang. Asal usul kata Rabbani terinspirasi dari salah satu surat dalam kitab suci Alquran yaitu surat Ali Imron ayat 79 yang artinya Hamba Allah yang mau belajar dan diajar kitab Allah.
SPECIFIC VISION
MISSION
- SELALU BERSYUKUR a. Totalitas dalam pekerjaan
- SEMANGAT PANTANG MENYERAH
- PERBAIKAN BERKESINAMBUNGAN a. Selalu berfikir Kreatif dan Inovatif
- PEDULI DALAM SETIAP KEADAAN a. Menjaga asset perusahaan
- MEMILIKI TANGGUNG JAWAB YANG TINGGI
- Sosial media Rabbani
Seluruh karyawan Rabbani Holding mendukung penuh pengembangan dan pemeliharaan budaya kualitas produk, untuk terus meningkatkan standar kualitas produk, meminimalkan kesalahan dalam proses produksi dengan fokus pada pencegahan dengan memproduksi dengan baik sejak awal dan meningkatkan kepuasan konsumen dengan mengurangi pengembalian produk. kepada perusahaan. Kami memandang bahwa pegawai merupakan aset yang paling berharga bagi perusahaan, oleh karena itu kami memandang bahwa pegawai harus kita kembangkan dan terus ditingkatkan nilai-nilai kompetensinya, baik kompetensi, pengetahuan maupun perilakunya, sehingga terbentuklah pegawai yang kuat iman, kuat semangat dan kuat. kuat. di dalam tubuh. Menurut Adzikra Ibrahim, pentingnya Facebook. Jika diartikan berdasarkan kalimat tersebut, maka Facebook dapat diartikan sebagai buku wajah.
Terlebih lagi, Facebook merupakan situs yang menyediakan layanan jejaring sosial dimana penggunanya dapat berinteraksi dengan pengguna lain dari seluruh dunia. Situs jejaring sosial ini memungkinkan penggunanya mengunggah berbagai informasi tentang dirinya sehingga pengguna Facebook lainnya dapat mengetahui informasi tersebut dan lebih mengenal pemilik akun. Tak hanya itu, pengguna akun Facebook juga bisa mengomentari berbagai hal seperti postingan status atau informasi lain yang dibagikannya di situs jejaring sosial ini.
Produk dari Rabbani
HASIL PENELITIAN
- Identifikasi tanda dalam iklan
- Interpretasi Makna berdasarkan Identifikasi Jenis Tanda dalam Iklan Berdasarkan identifikasi tanda dalam iklan Rabbani yang dilakukan
Pada iklan Rabbani edisi kambing berhijab (Idul Adha) berlatar belakang warna pink lembut dan di tengahnya terdapat tulisan “Tidak wajib bagi korban berhijab”. perhatian iklan. Interpretasi makna berdasarkan identifikasi jenis-jenis tanda pada iklan Rabbani yang kami lakukan dengan mengadaptasi jenis-jenis tanda yang dikemukakan oleh Peirce, diperoleh tanda-tanda berupa ikon, indeks dan simbol. Interpretasi makna berdasarkan identifikasi tipe karakter ikon Berdasarkan hasil identifikasi karakter yang dilakukan pada iklan Rabbani, secara visual diperoleh tipe karakter ikon pertama yang berwujud kambing berhijab.
Hijab adalah segala sesuatu yang menutupi sesuatu yang wajib ditutupi atau dilarang untuk dipakai. Jilbab muslim dengan demikian adalah segala sesuatu yang menutupi hal-hal yang wajib ditutupi oleh seorang wanita muslim. Namun para ulama berbeda pendapat dalam menafsirkan makna 'hijab' pada surat Al Ahzab di atas.
Qatadah berkata: 'Hijab menutupi dahi dengan rapat dan menutupi hidung dengan ringan. Hijab sama dengan hijab Islami, yaitu pakaian apa pun yang menutupi aurat, lekuk tubuh, dan perhiasan wanita. Interpretasi makna berdasarkan identifikasi tipe simbol Untuk pengklasifikasian karakter tipe simbol pada iklan spanduk Rabbani edisi kambing berhijab (Idul Adha), terdapat tiga karakter tipe simbol.
PEMBAHASAN
Dalam iklan tersebut, Rabbani ingin menegaskan bahwa wajib bagi seluruh muslimah di dunia untuk berhijab dibandingkan harus mengorbankan diri untuk menulis kalimat tersebut. Rabbani ingin mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri dengan menggunakan ikon kambing yang identik dengan Idul Fitri dan juga sebagai hewan kurban. Sedangkan niat Rabbani sendiri merayakan Idul Adha dengan ikon yang identik dengan Idul Adha dan juga hijab yang identik dengan Rabbani sebagai produsen pakaian muslim di Indonesia.
Kalimat “Tidak wajib bagi korban berhijab”, juga pada kalimat ini sama seperti diatas, Rabbani ingin mengingat bahwa penggunaan jilbab bagi muslimah adalah wajib, sedangkan bagi korban pada saat Kurban Bayram hukumnya tidak wajib. wajib karena boleh dilakukan jika kita mampu. . Teori simbol Pierce dan Susanne Langer, peneliti menyimpulkan bahwa iklan Rabbani Jilbab Edisi Kambing (Kurban Idul Fitri) merupakan iklan yang dibuat oleh Rabbani untuk mempromosikan produknya dan juga menyambut datangnya Kurban Bayram. hari raya yang menampilkan icon berbentuk hewan kambing yang identik dengan hari raya Kurban Bayram juga melahirkan jilbab yang dikenakan oleh kambing, dimana hijab merupakan salah satu produk dari Rabbani. Kalimat “Korban Tidak Wajib Berhijab” Rabbani ingin menegaskan hal tersebut kepada masyarakat dengan menuliskannya dalam huruf besar agar segera mencuri perhatian masyarakat yang melintas di pintu keluar tol Bandung.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah makna dalam iklan banner Rabbani edisi kambing berhijab (Idul Adha) adalah Rabbani ingin merayakan hari raya Idul Adha dengan icon kambingnya dan juga mempromosikan dirinya sebagai Rabbani merupakan produsen busana muslim dengan menampilkan hijab bergambar kambing. Jilbab berwarna pink melambangkan cinta, romansa dan feminisme. Kalimat “Tidak Wajib Berkurban, Yang Wajib Jilbab” yang Rabbani ingin sampaikan bahwa berkurban tidak wajib, hanya dilakukan jika kita mampu, sedangkan berhijab adalah wajib bagi wanita muslim. Terdapat juga logo HUT Indonesia yang ke 74, karena libur Idul Adha tahun 2019 ini bertepatan dengan tanggal 10 Agustus 2019, dimana bulan Agustus merupakan bulan dimana Indonesia merayakan hari jadinya pada tanggal 17 Agustus.
SARAN TEORITIS
SARAN PRAKTIS
Daftar pustaka
Hamarudin, Hilman 2019 Bandung, Iklan Kambing Kerudung Viral, berikut tanggapan Rabbani yang diambil dari :. https://jabar.tribunnews.com ad-kambing-berkerudung-viral-gini-tunjungan-party-rabbani. Wawasan Tipografi dan Menurut Para Ahli, diambil dari: https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-tipografi/, diakses pada 10 April 2020 pukul 23.40 WIB). Lusiana Mustinda, Lusiana 2019, Jakarta, Arti Idul Adha yang perlu anda ketahui, diambil dari: https://blog.kitabisa.com/6-makna-idul-adha-yang-perlu-ka-ketahui/ .
Purnama, Yulian 2019, Arti Hijab, Khimar dan Jilbab, Jakarta, Diperoleh dari: https://muslim.or.id/26725-makna-hijab-khimar-dan-jilbab.html. Sendari, Anugerah Ayu, 2019, Mengenal Jenis-Jenis Penelitian Deskriptif Kualitatif dalam Karya Tulis Ilmiah, Jakarta, Disarikan dari.