• Tidak ada hasil yang ditemukan

analisis sistem shopee paylater menurut

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "analisis sistem shopee paylater menurut"

Copied!
116
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Dapat memberikan wawasan tentang analisis sistem Shopee PayLater bagi mahasiswa IAIN Bengkulu angkatan 2018 menurut teori konsumsi Islami. Analisis Fitur Shopee Paylater Terhadap Kepuasan Pelanggan, (Studi Kasus Pengguna Shopee PayLater Di Kota Bandung), Skripsi: Universitas Sangga Buana YPKP Bandung, (2020). Hiperrealitas Shopee PayLater Sebagai Gaya Hidup (studi kasus remaja di kota Malang), Skripsi: Universitas Muhammadiyah Malang, (2021).

Kegunaan Penelitan

Penelitian Terdahulu

Tesis Iin Cristin Sidabutar (2021) berjudul Penelitian Pengaruh Kepuasan Pengguna Fitur Shopee PayLater Terhadap Loyalitas Pelanggan. 18 Iin Cristin Sidabutar (2021), Pengaruh Kepuasan Pengguna Fitur Shopee PayLater Terhadap Loyalitas Pelanggan, Skripsi: Universitas Sumatera Utara. Kesamaan dari kedua tesis ini adalah sama-sama membahas tentang perilaku konsumsi terhadap Shopee PayLater dan gaya hidup.

Metode Penelitian

  • Jenis dan Pendekatan Penelitian
  • Informan Penelitian
  • Waktu dan Lokasi Penelitian
  • Sumber dan Teknik Pengumpulan Data
  • Populasi dan Teknik Pengambilan Sample
  • Teknik Analisis Data

Selanjutnya teknik pengumpulan data dilihat dari segi cara atau teknik pengumpulan datanya dapat dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dokumentasi dan gabungan dari keempatnya.24 Data diperoleh melalui penelitian kepustakaan yaitu pengumpulan data dari buku-buku. buku, majalah, tesis dan bahan bacaan lain yang mendukung penelitian ini. Dokumentasi adalah pengumpulan data yang digunakan untuk menelusuri data historis.26 Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan dokumentasi yang diambil langsung dari objek penelitian berupa data yang berkaitan dengan Shopee PayLater, serta data yang diperoleh selama melakukan penelitian. Proses reduksi data melibatkan pemilihan seluruh data umum yang dikumpulkan pada proses pengumpulan data sebelumnya sedemikian rupa sehingga peneliti dapat mengenali data mana yang sesuai dengan tujuan penelitian.

27 menekankan, memfokuskan dan menghilangkan hal-hal yang tidak diperlukan. 31 Data yang terkumpul dibaca, dipelajari dan dianalisis, setelah itu dilakukan reduksi data melalui abstraksi. Data yang direduksi dalam penelitian ini adalah data hasil wawancara dengan mahasiswa UINFAS Bengkulu angkatan 2018 yang menggunakan Shopee PayLater. Peneliti kemudian merangkum data yang dipilih dalam suatu rangkuman singkat yang memberikan gambaran umum tentang hasil wawancara.

Melalui data yang disajikan, Anda dapat melihat dan memahami apa yang terjadi dan apa yang perlu dilakukan, termasuk menganalisis atau mengambil tindakan berdasarkan pemahaman yang diperoleh dari penyajian data. Tujuan penyajian data adalah untuk menemukan makna dari data yang diperoleh kemudian diorganisasikan secara sistematis, dari bentuk informasi yang kompleks ke bentuk informasi yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Peneliti menyajikan data yang direduksi dalam bentuk penjelasan yang menggambarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan.

Data yang direduksi dan disajikan selanjutnya akan diambil kesimpulan yaitu menguji data penelitian dengan persepsi mahasiswa terkait praktik kredit shopee paylater marketplace shopee pada konsumsi.

Sistematika Penulisan

KAJIAN TEORI

  • Shopee PayLater
  • Syarat & Ketentuan Mengaktifkan Shopee PayLater
  • Mekanisme Penggunaan Shopee PayLater
  • Teori Konsumsi Islam
  • Norma dan Etika dalam Konsumsi
  • Prinsip Konsumsi Muslim
  • Kaidah-Kaidah Konsumsi Islam

Shopee PayLater Aplikasi Shopee hadir untuk memberikan layanan terbaik guna memenuhi kebutuhan penggunanya agar masyarakat dapat menaruh kepercayaannya dalam menggunakan aplikasi. Shopee PayLater merupakan fitur metode pembayaran dengan sistem pembayaran “beli sekarang bayar nanti” yang memungkinkan pengguna mendapatkan kenyamanan berbelanja online. Syarat dan ketentuan aktivasi Shopee PayLater. Syarat untuk mengaktifkan fitur shopee paylater adalah pengguna harus memiliki akun shopee aktif yang terdaftar dan terverifikasi selama 3 bulan, rutin bertransaksi dengan aplikasi shopee, aplikasi shopee harus selalu update dengan versi terbaru.

Apabila fitur Shopee PayLater masih belum tersedia atau tidak dapat dilihat pada aplikasi Shopee, maka pengguna harus memenuhi persyaratan yang diajukan oleh pihak Shopee untuk dapat mendaftar. Sebaliknya jika fitur Shopee PayLater tersedia secara otomatis, pengguna aktif Shopee dapat langsung mendaftar untuk menggunakan fitur ini setelah disetujui oleh pihak Shopee.2. 3 Dikutip dari https://nekopencil.com/amp/e-commerce/kerja-shopee-paylater/, diakses pada 4 November 2021 di 08.10 WIB.

Dari pengertian di atas jelas bahwa konsumsi berarti pengeluaran atau pengeluaran yang berguna dalam memenuhi kebutuhan hidup fisik atau rumah tangga yang bertujuan untuk memuaskan keinginan manusia. Perilaku konsumsi yang sesuai dengan ketentuan Al-Qur'an dan Sunnah akan mengantarkan pelakunya meraih keberkahan dan kesejahteraan hidup. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas dan berlebihan dalam makan, minum dan lain-lain.14.

Sikap berlebihan ini berarti melampaui batas normal kebutuhan manusia hingga justru menyiksa diri sendiri.

GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN

Deskripsi Lokasi Penelitian

52 Negara di Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, IAIN Bengkulu merupakan transformasi atau perubahan kelembagaan Institut Agama Islam Negeri Bengkulu (IAIN Bengkulu) sesuai dengan Keputusan Presiden RI No. Perguruan tinggi ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari Fakultas Syariah IAIN Raden Fatah yang kemudian menjelma menjadi perguruan tinggi agama Islam negeri. Sejak tahun 2012, STAIN Bengkulu berubah status menjadi lembaga keagamaan Islam negara berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 51.

21 Dikutip dari situs resmi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu https://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Islam_Negeri_Fatmawati Sukarno_Bengkulu, diakses pada 23 Januari 2022 pukul 23.43 WIB. Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu diharapkan mampu mencetak ulama, da'i, pemimpin, guru dan pemikir muslim yang mampu menerjemahkan nilai-nilai agama Islam untuk kemaslahatan umat, masyarakat, bangsa dan negara Republik Indonesia. berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 Visi Universitas Islam Fatmawati Sukarno Negeri Bengkulu menjadikan Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu sebagai pusat unggulan dalam kajian Islam, ilmu pengetahuan dan kewirausahaan.

Saat ini UINFAS Bengkulu mempunyai 4 (empat) fakultas dengan total 24 program studi untuk Strata-1 dan tambahan 5 (lima) program studi untuk program Strata-2 (Magister). Dan program pascasarjana terdiri dari 5 (lima) program studi yaitu: Magister Filsafat Agama, Magister Pendidikan Agama Islam, Magister AHS, Magister Manajemen Pendidikan Islam, Magister Pendidikan Agama Islam, Konsentrasi Pengawasan. Fakultas Tarbiyah UINFAS Bengkulu saat ini mempunyai mahasiswa sebanyak 6040 orang yang dibimbing oleh 10 orang dosen yang terdiri dari tiga orang bergelar Ph.D, 100 orang bergelar Magister dan 5 orang bergelar Sarjana.

Data Informan

Karena saya sudah menggunakan shopee paylater sejak tahun 2020, saya sering berbelanja online di marketplace shopee, karena limit pinjaman yang diberikan shopee paylater kepada saya saat itu. Dari pernyataan siswa diatas dapat disimpulkan bahwa siswa sering berbelanja karena kemudahan sistem shopee paylater, dimana siswa hanya menggunakan shopee paylater untuk membeli barang yang diinginkan/menarik perhatiannya. Selain itu, ketika saya biasa menggunakan Shopee PayLater, saya membeli barang karena barang tersebut membuat saya lebih percaya diri, seperti membeli riasan, tas, baju, dan sepatu." 25.

Dari hasil wawancara yang dilakukan peneliti mengenai analisis sistem shopee paylater menurut teori konsumsi islami dijelaskan bahwa penggunaan sistem shopee paylater mengakibatkan terjadinya perilaku konsumsi atau boros mahasiswa setelah menggunakan shopee paylater. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa mahasiswa IAIN Bengkulu Angkatan 2018 tidak melakukan praktik konsumsi Islami yang sesuai dengan etika dalam menggunakan Shopee PayLater. Hal ini dilakukan karena pelajar cenderung menjadi konsumen karena layanan sistem Shopee PayLater yang sangat memudahkan mereka dalam berbelanja.

Tinjauan Hukum Islam Praktik Kredit Shopee PayLater dari Marketplace Shopee, Skripsi: Institut Agama Islam Negeri Purwokerto, (2020). Analisis Hukum Islam Pinjaman Uang Elektronik Shopee PayLater di E-Commerce, Skripsi: UIN Sunan Ampel, (2019). Analisis Perilaku Konsumen Muslim dalam Menawarkan Layanan Cash for Cash melalui Shopee PayLater di Marketplace Marketplace”, Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Vol 7 No.

Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah di Shopee PayLater", Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Vol 4 No 1, (2020).

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pembahasan

Kenyamanan sistem Shopee PayLater mengenai syarat aktivasi layanan Shopee PayLater sangat sederhana, sehingga Shopee PayLater menjadi pilihan mahasiswa sebagai alternatif pemenuhan keinginan konsumen. Mereka tertarik dengan penawaran-penawaran yang ditawarkan oleh sistem Shopee PayLater karena adanya promosi pemasaran di media sosial dan iklan, serta testimoni masyarakat mengenai manfaat dari Shopee PayLater, dengan adanya pengaruh lingkungan terhadap banyaknya promosi yang dilakukan, seperti sebagai penjualan, pengiriman gratis, dan diskon bulanan yang membuat belanja menjadi ketagihan. Shopee PayLater memberikan limit pinjaman yang cukup besar sehingga pelajar tergiur untuk berbelanja, apalagi jika sering berbelanja di shopee maka akan menambah besaran limit yang diberikan shopee paylater, jadi itu tujuannya.

Ketentuan di Shopee PayLater mengenai jangka waktu pengembalian pinjaman sangat memudahkan pelajar untuk mencicil tagihannya pada saat jatuh tempo. Dengan adanya sistem Shopee PayLater tidak menghalangi para pelajar untuk membeli barang-barang yang mereka inginkan walaupun memiliki uang saku yang minim setiap bulannya, sehingga para pelajar bebas membeli barang-barang yang dapat menunjang penampilan mereka tanpa mempengaruhi keadaan keuangan mereka. Hadirnya shopee paylater sebagai sistem pembayaran yang disediakan oleh aplikasi shopee membuat masyarakat khususnya pelajar menjadi konsumtif karena bisa mendapatkan barang yang diinginkan dan dibutuhkan, namun pembayaran bisa dilakukan pada awal bulan berikutnya, yang kita ketahui dengan semboyan “Beli dulu, bayar belakangan”. Pelajar yang mempunyai uang lebih akan cenderung lebih suka membelanjakan uangnya untuk membeli barang, sedangkan pelajar yang berlatar belakang ekonomi rendah akan berperilaku lebih konsumtif ketika menggunakan Shopee PayLater.

Melihat hasil wawancara pengguna Shopee PayLater yang dilakukan oleh mahasiswa IAIN Bengkulu angkatan 2018, analisis pembelanjaan yang dilakukan mahasiswa tidak sesuai dengan rezim Syariat Islam. Pelajar dalam analisis menggunakan Shopee PayLater untuk membeli barang yang mereka inginkan/menarik perhatiannya tanpa memikirkan manfaat dan kegunaannya, mereka tergiur dengan diskon/promosi, mereka membeli barang hanya untuk gaya hidup dan untuk menambah rasa percaya diri terhadap penampilan. dan karena minimnya pendapatan, hal ini mendorong mereka untuk berbelanja terus menerus menggunakan Shopee PayLater. Tinjauan Teori Konsumsi Islami Pada Analisis Sistem Shopee PayLater Mahasiswa UINFAS Bengkulu Angkatan 2018 dari 50 responden, terdapat 28 responden yang masih belum menerapkan Teori Konsumsi Islami, baik dari segi etika, aturan dan prinsip konsumsi umat Islam, padahal sebenarnya mereka mengetahui makna konsumsi Islami, namun kinerjanya belum baik.

Gunakan Shopee PayLater dengan bijak sesuai kebutuhan Anda jika memang benar-benar diperlukan untuk konsumsi dan perhatikan pemasukan dan pengeluaran Anda.

PENUTUP

Saran

Kami berharap penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan bahan referensi studi sastra khususnya bagi mahasiswa IAIN Bengkulu. Jika Anda memiliki uang lebih, Anda diharapkan mengetahui cara mengelola keuangan dengan baik, tidak hanya untuk memenuhi keinginan, namun juga membelanjakan uang tersebut untuk tabungan dan amal. Dampak Kualitas Layanan E-Commerce Shopee Terhadap Loyalitas Pengguna Shopee”, Jurnal Analisis Bisnis, Ekonomi, Sosial dan Politik, Vol.1 No.1, (2021).

Teori Konsumsi Islam dan Ekonomi Konvensional (Analisis Komparatif), Skripsi: Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pare-Pare, (2017). Analisis Kualitas Pelayanan Menggunakan Electronic Service Quality Untuk Mengungkap Kepuasan Pelanggan Pada Belanja Online Shopee", JurnalIkraith-Humaniora, Vol.2No.2, (2018). Jurnal Persepsi Mahasiswa Terhadap Pelayanan Belanja Online (Studi pada Mahasiswa Jurusan Ilmu Sosial dan Komunikasi, Universitas Sam Ratulangi).

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Menabung Mahasiswa”, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Vol.19 No.1, (2016).

Gambar

FOTO DOKUMENTASI

Referensi

Dokumen terkait