• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS STRUKTURASI PADA SINETROM “ANAK JALANAN”

N/A
N/A
Wawan @

Academic year: 2023

Membagikan "ANALISIS STRUKTURASI PADA SINETROM “ANAK JALANAN” "

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS STRUKTURASI PADA SINETROM “ANAK JALANAN”

Ekonomi Politik Media

Dosen Pengampu: Lintang Citra Christiani, S.I.Kom. , M.I.Kom.

Disusun Oleh :

1. Adelia Regina Damayanti 2010202065 2. Okky Widyaningtyas S. P 2010202067 3. Muhammad Rizqi Roikhan 2010202016 4. Fajar Sisti Yudistira 2010202018 5. Ahmad Zakial Shodiqin 2010202015

6. Setiawan 2010202083

JURUSAN ILMU KOMUNIKASI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TIDAR

2023

(2)

Penjabaran Kasus

Anak Jalanan merupakan sinteron Indonesia yang tayang pada stasiun tv RCTI, mulai ditayang pada 12 oktober 2015 dan memiliki 810 episode. Anak Jalanan merupakan sebuah sinteron yang menceritakan mengenai kehidupan geng motor di sekumpulan anak muda. Dikisahkan para ABG tersebut memiliki geng motor, yang mana geng motor tersebut sering terjadi perselisihan dengan geng motor lain. Dalam sinetron tersebut para anggota geng motor digambarkan suka memacu motor gede dan memiliki kehidupan yang dapat dibilang mapan.

Sinetron Anak Jalanan juga menceritakan tentang kisah percintaan yang mana banyak terdapat adegan kurang pantas untuk ditayangkan. Sinetron Anak Jalanan sering menayangkan aksi-aksi anak muda yang kuat, pemberani layaknya seorang superhero. Dan adegan-adegan heroik ini lebih ditonjolkan oleh pemeran laki-laki. Perkelahian, umpatan, percintaan, tindakan arogan menjadi suatu hal yang membuat sinetron ini dapat menimbulkan dampak buruk bagi penonton terutama anak muda.

Banyak kritik mengenai sinetron Anak Jalanan ini, telah banyak kasus yang timbul akibat tayangan sinetron ini. Bahkan KPI sudah memberikan beberapa peringatan kepada sinetron Anak Jalanan ini karena sering menayangkan adegan yang kurang pantas untuk ditayangkan di televisi. Meskipun begitu, sinetron Anak Jalanan ini memiliki banyak sekali peminatnya dimasyarakat waktu itu.

Penjabaran Cuplikan Video Sinetron Anak Jalanan Episode 670

Dalam sinetron Anak Jalanan episode 670, diceritakan ketika Reva sedang dalam perjalanan ke kampus, ia tiba-tiba dihadang Rio dan Churong dan kunci motornya diambil. Reva dipaksa untuk ikut mereka namun Reva tidak mau.

Karena sudah dekat kampus, Ariel senior dari Reva melihat Reva diganggu dan mendatanginya.

Dia ingin membantu Reva, Rio yang melihat hal itu langsung menyerang Ariel, sehingga Ariel dan Rio akhirnya melakukan perkelahian. Namun, Ariel nampak kesulitan dan kewalahan melawan Rio.

Reva menelepon Boy untuk meminta pertolongan. Boy diminta menuju ke dekat kampus Reva, karena ia dihampiri oleh Rio dan Churong dan saat ini ia sedang dibantu oleh kakak seniornya.

Akhirnya Boy berangkat menyusul ke lokasi Reva untuk menolongnya. Sesampainya ditempat Reva. Boy langsung memisahkan Rio dan Ariel yang sedang berkelahi. Melihat ada Boy datang, Churong nampak emosi dan ia bilang akan mengalahkan Boy 2 kali, karena ketika si MMA Asia,

(3)

Boy berkata bahwa ia tidak kalah. Namun karena Rio curang dan ganggu konsentrasi Boy sehingga Boy tidak fokus.

Churong lalu menyerang Boy, sehingga mereka berdua akhirnya berkelahi. Melihat pertarungan Boy dan Churong seimbang, Reva khawatir Boy akan kalah. Lalu, ia mau menghubungi Haikal untuk meminta pertolongan, namun Haikal tidak bisa dihubungi. Reva lalu ingin mendatangi pertarungan antara Churong dan Boy namun ditahan oleh Rio, karena perempuan tidak boleh ikut campur. Boy dan Churong menyerang satu sama lain, hingga akhirnya Boy dapat memukul Churong bertubi-tubi dan membuat Churong jatuh kalah.

Boy berkata ke Churong jangan kembali lagi ke Indonesia. Rio lalu mendatangi Churong dan Rio memberikan kembali kunci motor Reva yang diambil sebelumnya ke Boy sebagai awal pertarungan mereka nanti.

Dari adegan-adegan tersebut menunjukkan pemeran perempuan didalam kehidupan selalu menjadi pihak yang lemah. Perempuan mudah digoda, perempuan mudah dijadikan umpan tindak kejahatan, perempuan tidak diperbolehkan untuk membela diri, harus ada laki-laki yang menjadi pihak pelindung perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa sinetron Anak Jalanan melanggengkan struktur sosial yang sudah umum di masyarakat. Perempuan selalu diperankan sebagai pihak yang lemah daripada laki-laki. Adegan diatas merupakan sebagian contoh kecil dari banyaknya adegan ketidakadilan gender yang ditayangkan di sinetron Anak Jalanan. Oleh karena itu, kami meneliti sinetron Anak Jalanan dalam perspektif gender strukturasi ekonomi politik media.

Teori strukturisasi pertama kali dikemukakan oleh Anthony Giddens, seorang sosiolog terkenal.

Menurut Giddens, teori ini bertujuan untuk memahami hubungan yang kompleks antara struktur sosial dan agensi individu. Dalam konteks ekonomi politik media, teori strukturisasi menekankan pentingnya memahami bagaimana struktur sosial, seperti kekuasaan politik dan ekonomi, membentuk praktik dan perilaku media, sementara sekaligus dipengaruhi oleh agensi individu dalam menciptakan dan mengubah struktur tersebut.

Komunikasi Gender

Kasus yang ada di dalam sinetron Anak Jalanan, dimana perempuan selalu dipandang menjadi yang paling lemah. Dari cara bersikap, sampai cara diperlakukan. Berbeda dengan laki-laki yang dianggap paling kuat, paling berpengaruh, dan paling dominan, perempuan yang selalu

(4)

dikendalikan. Seperti adegan dalam contoh, dimana perempuan yang tidak dapat berbuat apa- apa saat ada sebuah permasalahan atau perkelahian. Perempuan juga tidak diberi peran diluar kebiasaan yang dilakukan seorang perempuan. Perempuan tidak diberi ruang atau adegan dalam berkelahi, naik motor sport, dan perempuan tidak diberi ruang untuk mengekspresikan hobinya yang terkadang diluar kebiasaan perempuan.

Hal ini termasuk ketidaksetaraan gender karena perempuan akan dipandang kurang pantas jika melakukan hal-hal yang seringnya dilakukan laki-laki. Perempuan harus bersikap feminis seperti yang ada didalam pandangan masyarakat pada umumnya.

Komponen Teori Strukturisasi dalam Ekonomi Politik Media Struktur Sosial:

Struktur sosial dalam konteks ekonomi politik media mengacu pada kekuasaan politik dan ekonomi yang memengaruhi fungsi, isi, dan distribusi media. Struktur ini mencakup institusi- institusi politik dan ekonomi yang mengatur media, seperti peraturan pemerintah, kepemilikan media, dan model bisnis media. Struktur sosial menciptakan batasan dan peluang dalam ekonomi politik media.

Temuan kasus yang terdapat di sinetron anak jalan ini memiliki model bisnisnya sendiri yaitu sebagai media hiburan yang digemari berbagai kalangan. Dari scene tersebut model bisnis yang diperlihatkan adalah kesukaan masyarakat indonesia yaitu kisah percintaan dan perkelahian antar anak motor. Dibalik hal tersebut, di sinetron Anak Jalanan, kedudukan perempuan masih saja dalam posisi gender kedua. Adegan - adegan dalam sinteron Jalanan tidak jauh dari perempuan lemah atau perempuan tertindas, perempuan jahat, atau perempuan yang tidak pintar (bisa dikelabui).

(5)

Sehingga dalam sinetron "Anak Jalanan," struktur sosial terlihat mencerminkan pandangan gender yang patriarkal terhadap perempuan. Hal ini jelas terlihat pada Sinetron Anak Jalanan yang menampilkan berbagai sifat dan karakter perempuan lemah dan tertindas.

Agensi Individu

Agensi individu adalah kemampuan individu untuk bertindak dan berperan dalam konteks media.

Agensi ini melibatkan wartawan, produser konten, pengambil keputusan, dan pemirsa yang secara aktif terlibat dalam produksi, konsumsi, dan interpretasi media. Agensi individu memainkan peran penting dalam membentuk dan mempengaruhi struktur sosial melalui tindakan mereka.

Di agensi individu juga terdapat keterlibatan produser membuat tayangan menjadi lebih menarik pemirsa. Mereka memiliki kekuatan untuk mempengaruhi dan berpartisipasi dalam struktur sosial yang ada. Dalam Sinetron Anak Jalanan memiliki alur mengenai kisah cinta, pertemanan, permusuhan dan penghianatan juga tersaji didalamnya. Akan tetapi disisi lain karakter laki – laki dalam sinetron anak jalanan cenderung lebih memiliki ruang untuk mengekspresikan diri melalui hobi menggunakan motor sport dan memiliki kekuasaan lebih terhadap suatu tindakan seperti menahan perempuan untuk melakukan suatu tindakan dibandingkan perempuan, selain itu dalam sinetron “anak jalanan” juga memang lebih banyak diperlihatkan sisi laki-laki dalam adegan-nya dan tidak begitu memperlihatkan sisi perempuan yang berada di posisi yang sama dengan laki- laki. Oleh karena itu, agen individu dapat mempengaruhi dan berpartisipasi dalam struktur sosial yang ada

Praktik Media

Praktik media melibatkan cara media beroperasi dalam praktek sehari-hari. Ini mencakup pemilihan topik berita, framing, pemilihan narasumber, dan penyajian informasi. Praktik media juga mencakup pengambilan keputusan editorial, strategi pemasaran, dan interaksi dengan

(6)

audiens. Praktik media tidak hanya dipengaruhi oleh struktur sosial, tetapi juga dipengaruhi oleh agensi individu.

Dalam konteks sinetron "Anak Jalanan" episode 670, praktik media juga memainkan peran penting dalam membentuk narasi dan persepsi tentang karakter gender perempuan pada sinetron anak jalanan. Karakter perempuan sering kali dihadirkan dalam peran yang terbatas dan klise. Mereka cenderung digambarkan sebagai korban yang membutuhkan perlindungan laki-laki atau sebagai objek romantis yang harus bergantung pada kehadiran pria dalam hidup mereka.

Representasi ini mencerminkan pandangan tradisional yang melemahkan perempuan dan menempatkan mereka dalam posisi lebih lemah dibandingkan dengan karakter laki-laki.

Kurangnya keberagaman dalam representasi karakter perempuan juga dapat memperkuat pandangan stereotip tentang peran dan kemampuan perempuan dalam masyarakat.

Dalam hal ini sebenarnya media mengungkapkan suatu peristiwa yang pada dasarnya adalah mengkonstruksi sebuah realitas, bisa dikatakan bahwa isi media merupakan realitas yang telah dikonstruksikan. Maka dari itu banyak isi dari media tidak menggambarkan kenyataan, karena apa yang ditampilkan telah dikonstruksi sesuai dengan kepentingan tertentu.

Dampak Pada Masyarakat Terkait Teori Strukturisasi

Melihat dari permasalahan – permasalahan diatas, dampak pada masyarakat terkait Teori Strukturisasi pada sinetron Anak Jalanan yaitu adanya pengulangan praktik sosial. Dampak pengulangan praktik sosial yang memperkuat perspektif patriarki gender dalam sinetron "Anak Jalanan" dapat memiliki konsekuensi negatif terhadap masyarakat. Dalam jangka panjang, pengulangan praktik media yang menggambarkan perempuan dalam peran terbatas, klise, dan memperkuat stereotip gender dapat menyebabkan pemahaman yang terdistorsi tentang perempuan dan peran mereka dalam masyarakat. Hal ini dapat mempengaruhi cara masyarakat

(7)

memandang kemampuan, potensi, dan kebebasan perempuan, serta memberikan kontribusi pada pemeliharaan ketidaksetaraan gender dan ketidakadilan sosial. Dampak tersebut dapat memperkuat sikap dan perilaku yang merendahkan perempuan, membatasi pilihan mereka, serta menghambat perjuangan untuk kesetaraan gender dan keadilan sosial. Oleh karena itu, penting untuk mengakui dampak yang ditimbulkan oleh praktik media yang memperkuat perspektif gender yang patriarkal dan berupaya untuk mempromosikan representasi yang lebih inklusif, kuat, dan beragam tentang perempuan dalam media dan masyarakat secara keseluruhan

Kesimpulan

Strukturasi memiliki tujuan untuk memahami hubungan antara struktur sosial dan agensi individu, fokus dalam strukturasi ada pada agrn dan strukturnya. Dalam kasus ini membahas mengenai ketidakadilan gender dalam perspektif strukturasi. Media menjadi sebuah agen dan memiliki kuasa, strukturasi sendiri menggambarkan mengenai perubahan sosial sebagai proses bagaimana sebuah struktur diproduksi dan direproduksi oleh manusia yang berperan sebagai pelaku dalam struktur itu sendiri.

dalam sinetron “Anak Jalanan” memperlihatkan tentang bagaimana sebuah struktur sosial dan agendi individu saling berinteraksi, kemudian adanya ketidakadilan gender yang muncul dalam kehidupan dalam sinteron “Anak Jalanan”, lalu juga tentang bagaimana media dapat mempengaruhi persepsi publik.

Alternatif Solusi

hal dan dampak yang terjadi pada masyarakat dalam permasalahan ini adalah adanya pengulanga praktik sosial. Terjadi pengulangan praktik sosial mengenai gender. Dimana perempuan ada dalam peran terbatas, klise, dan memperkuat stereotip gender yang dapat menyebabkan adanya perbedaan mengenai perempuan dan peran mereka dalam masyarakat.

dalam sinetron “Anak Jalanan” akan lebih baik jika tidak terlalu memperlihatkan bahwa perempuan itu terlihat lemah dan kurang pantas melakukan hal yang sering dilakukan oleh laki laki. Untuk medianya sendiri juga akan lebih baik jika memperhatikan tayangan yang disiarkan tersebut, apakah adegan dalam siaran tersebut layak atau tidak dan apakah memberikan dampak yang positif ataupun negatif dalam masyarakat karena hal tersebut dapat memberikan pengaruh tentang bagaimana cara pandang masyarakat nantinya dalam melihat kemampuan, potensi serta kebebasan perempuan, serta agar dapat lebih memahami tentang ketidaksetaraan gender dan ketidakadilan sosial.

(8)

Pembagian Tugas :

● Muhammad Rizqi Roikhan : Analisis Kasus Teori Strukturisasi

● Fajar Sisti Yudistira : Analisis Kasus Teori Strukturisasi

● Ahmad Zakial Shodiqin : Penjabaran Kasus

● Setiawan : Penjabaran Kasus

● Okky Widyaningtyas S.P : Kaitan dengan Gender

● Adelia Regina Damayanti : Kesimpulan, Alternatif Solusi, dan Penyusunan Paper

Referensi

Dokumen terkait

Untuk itu penelitian ini menjelaskan permasalahan tentang asal mula musik religi dalam perspektif Islam, dampak musik religi terhadap praktik keagamaan masyarakat

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peranan sektor industri TPT menganalisis dampak keterkaitan dan dampak penyebaran, dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh

Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) merupakan teknik analisis yang digunakan untuk menginvetarisir dampak yang mungkin akan ditimbulkan dari adanya suatu kegiatan, analisis ini

Penelitian mengenai Representasi Perempuan Dalam Ketidakadilan Gender yang ditinjau dengan Analisis Wacana Kritis ini bertujuan untuk mengetahui representasi bentuk

Pembinaan yang dilakukan LPKA memiliki dampak perubahan pada diri anak didik, pembinaan tentunya berupaya untuk memperbaiki kondisi anak menjadi lebih baik dan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peranan sektor industri TPT menganalisis dampak keterkaitan dan dampak penyebaran, dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh

Keywords: psychology developmen, gadget, ABSTRAK Latar belakang dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah terdapat dampak yang ditimbulkan terhadap penggunaan gadget dampak

Dampak pada Anak Jalanan di Kota Malang Jika kembali pada kebijakan PMKS, yaitu keputusan Walikota Malang Nomor 88 Tahun 2011 yang saat ini dijadikan payung kebijakan dalam