Analisis Film
Thank You for Smoking
Pendekatan negosiasi (Win-Win) di mana pihak- pihak dalam negosiasi mencoba mencapai tujuan yang tidak secara fundamental berbeda dari
lawan negosiasi sehingga tujuan masing-masing pihak dapat diintegrasikan dan dapat dicapai oleh masing-masing pihak tanpa membuat pihak lain kalah.
Negosiasi Intergratif
Negosiasi Distributif
Merupakan strategi negosiasi kompetitif (Win-Lose) yang digunakan saat negosiator berusaha untuk
memberikan sumber daya tetap. Pihak yang bernegosiasi mencoba untuk mengklaim bagian maksimum untuk hasil diri mereka sendiri, strategi
ini dipilih oleh saat tidak ada rasa saling percaya
dan kerja sama.
Strategi yang digunakan ialah Teknik Negosiasi Integratif
Berikut beberapa Aspek Negosiasi Integratif yang digunakan pada film Thank You for Smoking
Rancangan Strategi Tokoh Utama (di film Thank You for Smoking) dalam mendekati tokoh Marlboro Man
Aspek Adegan di Film
Struktur imbalan Uang “Tutup Mulut” untuk Marlboro Man, Nick Naylor yang berhasil meyakinkan Marlboro Man untuk tutup mulut Pencapaian Tujuan Agar Marlboro Man Tutup Mulut tentang bahaya rokok walau martabat nya menjadi taruhan nya
Hubungan Nick Naylor meyuap agar Marlboro Man kedepan nya tutup mulut saat sidang berjalan
Kepercayaan dan keterbukaan Nick Naylor dari awal menganalisis kebutuhan Marlboro Man serta mendengarkan apa yang ingin dia katakan, lalu memberikan solusi terkait masalah Marlboro Man
Pengetahuan akan kebutuhan
Prediktabilitas Marlboro Man bersikap fleksibel, yang awalnya menolak Uang Suap tsb, berakhir menerima nya karena aksi Nick Naylor yang mengejutkan nya
Keagresifan Baik Marlboro Man maupun Nick Naylor, mereka saling bertukar informasi secara jujur serta paham motif dari masing masing pihak
Perilaku mencari solusi Solusi Nick Naylor yaitu mendekati Marlboro Man secara logis yaitu dengan memberi tahu bahwa uang suap tersebut hanya bisa di donasikan atau dia gunakan dengan syarat “Tutup Mulut”
Bukti Ekstrim tidak sehat Dengan Marlboro Man menerima uang suap tersebut maka dia harus mengabaikan kepentingan diri yaitu martabat nya
Analisis Strategi
Tokoh Utama (Nick Naylor) dalam mendekati Pemuda Pengidap Kanker (Robin
Wilinger)
Strategi yang digunakan oleh Nick Naylor mendekati Pemuda Pengidap Kanker (Robin Wilinger) pada film berjudul “Thankyou For Smoking” adalah negosiasi Distributif
Neg osias i
Distr
ibutif Hal ini adalah bentuk dari negosiasi distributive, karena didalam acara ini Nick Naylor dapat membuat berbagai pernyataan yang memposisikan dia tidak bersalah, tetapi malah membuat dia menang dan pihak lain kalah.
Nick Naylor memenangkan argument dengan memberikan pernyataan bahwa Perusahaannya pasti tidak menginginkan Robin untuk meninggal karena hal tersebut akan membuat perusahaannya kehilangan para
konsumennya,dan memberikan pernyataan sebaliknya bahwa Ron Goodies ingin Robin Willigers meninggal karena dapat menyebabkan anggaran
mereka naik dan tidak lain adalah bentuk dari perdagangan dalam
kesengsaraan manusia.
Kognitif merupakan cara negosiator meyakinkan lawan negosiasi dengan menggunakan informasi untuk membuat keputusan mengenai taktik dan
strategi. Dalam memproses informasi, negosiator akan memiliki kecenderungan membuat kesalahan informasi (bias kognitif). Bagi negosiator, hal yang dapat dilakukan adalah dengan menyadari aspek-aspek negatif dari efek ini serta membahasnya dalam pola terstruktur dalam tim.
Pend ekat an Kogn itif
Nick menggunakan taktik dan strategi guna mengurangi bias kognisi dengan melakukan research yang dapat menguatkan argumennya di depan lawan.
Nick berkata, ilmuwan yang berasal dari Jerman sudah menguji hubungan antara nikotin dan paru-paru selama 30 tahun dan belum menemukan hasil apapun yang konklusif.
Nick juga mengungkapkan fakta yang belum banyak publik ketahui sebelumnya guna menarik perhatian audience agar menyetujui argumennya.
Nick membuka fakta bahwa Academy Of Tobacco Studies memiliki kepedulian terhadap anak-
anak Amerika dan berhasil memberikan citra baik bahwa mereka peduli dan setuju jika anak-
anak tidak diperbolehkan untuk merokok, padahal tujuan tersembunyi kampanye tersebut
adalah bahwa jika anak-anak tidak merokok maka mereka akan hidup sehat dan dapat
merokok ketika sudah dewasa.
Afektif adalah ranah yang berkaitan dengan sikap dan nilai. Ranah afektif mencakup watak perilaku seperti perasaan, minat, sikap, emosi, dan nilai.
Pend ekat an Afekt if
Nick Naylor mengeluarkan pernyataan bahwa Akademi Studi Tembakau peduli dengan anak muda Amerika dan menyumbangkan 50 juta dollar untuk kampanye yang membujuk anak-anak Amerika untuk tidak merokok.
“Karena menurutku bahwa kita semua bisa sepakat, bahwa tak ada yang lebih
penting daripada anak-anak Amerika” Kalimat ini menunjukkan bahwa Nick
memilki sikap peduli terhadap anak anak muda di amerika.
Saat ditanya oleh Media terkait Kasus tersebut Nick berkata “Dari hubungan seksual tidak berarti dengan penggodaan dalam bentuk wartawan muda berambut pirang di Washington yang namanya tak akan kusebut karena aku memiliki martabat.”
Maksud dari kalimat tersebut, dia memang bercinta dengan seorang wartawan itu.
Namun, sebenarnya nama dia sudah cukup buruk dikalangan orang yang mengenalnya. Dan penggodaan soal hal tersebut bukanlah hal yang tabu di Washington dengan dandanan yang dikenakan jurnalis tersebut.
Strategi Tokoh Utama menjaga nama baiknya ketika mendapatkan Kasus Perselingkuhan
Disini Nick menggunakan strategi
distributif dengan karakter negosiator dia
yang kompetitif. Nick akan cenderung
lebih berusaha untuk menang daripada
menjaga hubungan antar kedua belah
pihak
Tahapan Negosiasi
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4 Tahap 5 Tahap 6 Tahap 7
Persiapan → Pembinaan
Hubungan → Pengumpulan
Informasi → Penggunaan
Informasi → Penawaran → Menutup
Penawaran → Menerapkan
Kesepakatan
Nick Naylor dalam film Thank You for Smoking melakukan strategi negosiasi yang tepat dalam pemulihan dirinya setelah kasus
perselingkuhannya
Persiapan
1
Tahapan Negosiasi
Nick Naylor telah berusaha mengenali lawan bicaranya, Sang Senator yang nantinya akan ia manfaatkan ketika negosiasi sedang berlangsung.
Pembinaan Hubungan
2
Naylor menyiapkan beberapa argumentasi yang tepat untuk bertanggung jawab atas apa yang telah ia kampanyekan
Pengumpulan Informasi
3
Naylor menegaskan tidak perlu penambahan logo tulang silang dan tengkorak (berarti beracun dan
berbahaya) pada kemasan rokok, karena setiap orang bertanggung jawab atas kesehatan dirinya masing-masing.
Pengunaan Informasi
4
Nick melakukan taktik penawaran dengan cara Spin atau Propaganda yaitu Naylor juga mengklaim bahwa jika perusahaan tembakau bersalah atas kematian terkait tembakau, maka mungkin negara bagian Finistirre di Vermont, sebagai
produsen keju utama, juga bersalah atas kematian terkait kolesterol.
Penawaran
5
Nick Naylor secara tidak langsung telah menutup penawaran di antara mereka serta tetap teguh pada argumennya bahwa tidak ada bukti spesifik jika rokok diklaim sebagai faktor utama atas kematian terkait tembakau.
Menutup Penawaran
6
Tahapan Negosiasi
Kesepakatan dalam Rapat Senat tidak dapat diterima oleh kedua pihak, Naylor yang dipaksa untuk mengakhiri argumennya karena pihak Senator tidak dapat menerimanya. Akan tetapi, Naylor telah menerapkan kesepakatan dengan dirinya sendiri bahwa ia telah selesai dengan tugasnya sebagai Spinner.
Menerapkan Kesepakatan
7
Nick Naylor secara tidak langsung telah menutup penawaran di antara mereka serta tetap teguh pada argumennya bahwa tidak ada bukti spesifik jika rokok diklaim sebagai faktor utama atas kematian terkait tembakau.
Menutup Penawaran
6
Tahapan Negosiasi
Kesepakatan dalam Rapat Senat tidak dapat diterima oleh kedua pihak, Naylor yang dipaksa untuk mengakhiri argumennya karena pihak Senator tidak dapat menerimanya. Akan tetapi, Naylor telah menerapkan kesepakatan dengan dirinya sendiri bahwa ia telah selesai dengan tugasnya sebagai Spinner.