• Tidak ada hasil yang ditemukan

aneka pengkajian studi al-qur'an

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "aneka pengkajian studi al-qur'an"

Copied!
305
0
0

Teks penuh

Jika kita renungkan, belakangan ini penelitian kajian kajian Al-Qur’an kembali menarik perhatian banyak pihak. Dan Kami turunkan kepadamu Kitab (Al-Qur'an) sebagai penjelas segala sesuatu (An-Nahl: 89).

Proses Turunnya Wahyu Kepada Nabi Muhammad SAW

Untuk itu kami ucapkan: Al-Quran itulah yang berdiri di antara kedua jilid kitab tersebut, atau kami ucapkan juga: Al-Quran itu bismillahi rrahmani rrahim, alhamdulillahi rabbil 'alamiin, tot minal jinnati wannas. Para ulama menyebutkan pengertian Al-Qur’an yang lebih mendekati makna dan pendekatannya dari yang lain dengan mengatakan bahwa: “Al-Qur’an adalah kalam atau kalam Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW yang bacaannya merupakan ibadah” .

Wahyu Turun Kepada Malaikat Jibril

Ketika dilahirkan dalam perjalanan Jibril membawa wahyu, hadis di atas secara khusus menunjukkan wahyu al-Quran, tetapi hadis tersebut juga menjelaskan bagaimana wahyu datang secara umum. Pendapat pertama adalah yang betul; dan pendapat ini disokong oleh Ahlus sunnah wal jama'ah serta dikuatkan dengan hadis nawas binsam'an di atas.

Turunya Wahyu Pada Nabi Muhammad SAW

Kedua hal tersebut merupakan jenis ucapan ketuhanan yang ketiga yang tersirat dalam ayat tersebut: “Dan tidak ada seorang manusia pun yang kepadanya Allah berbicara kecuali dengan wahyu, atau dari balik tabir, atau dengan mengutus seorang rasul, lalu diturunkan kepadanya. Izin-Nya apa yang Dia kehendaki Hal ini dapat berubah menjadi salah satu dari dua keadaan yang disebutkan dalam hadis Aisyah.

Proses Penyimpanan Al-Qur‘an dalam Tulisan dan Hafalan

Adapun mengenai tiupan ke dalam hati, disebutkan dalam hadis Nabi SAW yang artinya: “Roh suci telah ditiupkan ke dalam hatiku sehingga seseorang tidak akan mati hingga ia menuntaskan rezekinya dan mengakhiri hidupnya. Al-Qur’an pada masa Nabi dikelompokan menjadi dua kategori, yaitu: pertama, koleksi dalam peti berupa hafalan dan penghayatan serta koleksi dalam catatan berupa kitab tulis.

  • Nilai Keaslian Tulisan Mushaf Al-Qur‘an
  • Pembukuan Al-Qur‘an Oleh Khalifah Abu Bakar
  • Pembukuan Al-Quran Oleh Khalifah Utsman bin Affan
    • Usaha Menjaga Keaslian Arsip Al-Qur‘an
  • Perbandingan Kemurnian Al-Qur’an dengan Bibel

Beberapa ciri-ciri Mushaf Al-Qur'an yang antara lain ditulis pada masa Utsman bin 'Affan:24 1. Penguatan hanya dapat dilakukan melalui media yaitu metode para ahli membaca Al-Qur'an . .

DAFTAR PUSTAKA

Kaitan Dialek dan Bahasa Suku-Suku Arab Berkaitan dengan Bahasa Al-Qur’an

Maka sewajarnya al-Quran diturunkan dalam bahasa Quraisy kepada Rasulullah Quraisy demi menyatukan bangsa Arab dan menyedari keajaiban al-Quran serta kelemahan apabila mereka diminta membawa surat seperti al-Quran. Apabila orang Arab berdialektik dalam mengungkapkan makna tertentu dengan beberapa perbezaan pendapat tertentu, maka Al-Quran yang diturunkan Allah kepada Rasul-Nya menyempurnakan makna mukjizatnya kerana ia merangkumi semua huruf dan versi.

TURUNNYA AL-QUR’AN DALAM TUJUH HURUF

  • Macam-Macam Pendapat Para Ulama tentang Nuzul Al- Qur’an ‘Ala Sab’ati Ahrufin
  • Analisis Tarjih Atas Macam-Macam Pendapat Tujuh Huruf
  • Sejarah Timbulnya Qira’ah Tujuh, Qira’ah 10, dan Qira’ah 14
    • Qira’ah Sab’ah
    • Qira’ah ‘Asyrah
    • Qira’at Arba’ Asharah
    • Qira’ah Syadz
  • Sejarah Perkembangan Ahlul Qurra wal Huffadz dan Lagu- Lagu Bacaan Al-Qur’an
    • Ibnu Amir
    • Ibnu Katsir
    • Ashim Al-Kuti
    • Abu Amr
    • Hamzah Al-Kufi
    • Imam Nafi’
    • Al-Kisai

Selain itu, qira'at merupakan salah satu cabang ilmu yang ada dalam Ulum al-Qur'an. Ilmu ini belum banyak dipelajari kecuali di kalangan akademis. Selain Mutawatir dan Syadz, masih ada jenis qira'at lain yang dikenal dalam dunia ilmu Al-Qur'an.

Ä áâ'T

R IST

I äÑ

I STR

2 3îp

Pengertian Muhkam dan Mutashabih

Kata muhkam dan mutashâbih merupakan bentuk mudzakkar yang digunakan untuk menggambarkan perkataan yang mudzakkar, seperti ungkapan al-Quran yang muhkam atau mutashâbih. Manakala perkataan mutashâbih dalam pelbagai bentuk dan bentuk muncul sebanyak dua belas kali yang tersebar dalam beberapa surah dan ayat al-Quran.

ANALISIS MASALAH MUHKAM DAN MUTASYABIH DALAM AL-

Sedangkan kata muhkamah dan mutashâbihât merupakan bentuk mu'annath untuk mencirikan kata yang juga mu'annath, seperti ungkapan huruf dan ayat muhkamât atau mutashâbihât.1 Al-Qur'an menerjemahkan kata muhkam yang dikaitkan dengannya sebanyak tiga kali dalam cara yang berbeda. bentuknya yaitu muhkamat, uhkimat dan muhkamah. Secara khusus kata muhkam mempunyai arti menahan atau mencegah, al-hukm artinya memilah dua hal, membedakan benar dan salah, jujur ​​dan dusta, serta memberi hikmah.

QUR’AN

Artinya, huruf dan ayatnya kuat, fasih (indah dan jelas) dan membedakan kebenaran dari kebatilan dan kebenaran dari kepalsuan. Sedangkan arti umum kata mutashâbih secara bahasa berarti teshâbuh, yaitu jika salah satu dari dua hal itu serupa dengan yang lain.

Ä áâ'T

Perbandingan Jumlah Ayat Muhkam dan Mutasyabih

Mutesyabih ialah lafaz yang dapat dikenali dengan mencari penjelasan ayat-ayat lain, lafaz al-Quran yang tidak jelas maknanya, sehingga tidak dapat difahami oleh akal manusia. ulama memberi contoh ayat muhkam dan mutesyabih dalam al-Quran dengan ayat yang berkaitan dengan hukum. 22 Jabatan Agama RI, Al-Qur'an dan.., 6. . digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

34ïx

2Ið>

Pandangan dan Sikap Para Ulama terhadap Ayat-Ayat Muhkam dan Mutasyabih

Pandangan dan sikap ulama menghadapi ayat-ayat mutashabihat dalam al-Quran tidak sama, bahkan ada kelebihan dan kekurangan antara mereka. Justeru, orang yang mendalam ilmunya pun tidak dapat mengetahui takwil ayat-ayat mutashabihat, tetapi harus redha untuk menyatakan diri mereka sebagai orang yang beriman dengan ayat-ayat tersebut.

IȘ I

IƊn`

Pertama, ayat-ayat yang makna sebenarnya tidak dapat diketahui kecuali oleh Allah, seperti kapan hari kiamat tiba, jenis-jenis hewan melati yang akan berbicara kepada manusia sebelum hari kiamat tiba, dan lain sebagainya. Begitu pula dengan hal-hal yang berkaitan dengan keterangan dalam Al-Qur'an tentang hal-hal ghaib yang hanya Dia yang mengetahui secara pasti.

IȘI

Hikmah Ayat-Ayat Muhkam dan Mutasyabih

  • Hikmah Ayat-Ayat Muhkam
  • Hikmah Ayat-Ayat Mutasyabihat

Kewujudan ayat-ayat al-Quran jelas mengandungi banyak manfaat/hikmah untuk manusia, seperti berikut: Al-Suyuti, Jalaluddin, Al-Itqan fi Ulum al-Qur'an, Jilid 2, Kaherah: Shirah Maktabah al-Babi al -Halabi, 1951.

Pengertian Israiliyat

RIWAYAT ISRAILIYAT

Semua makanan adalah halal bagi Bani Israil kecuali makanan yang diharamkan oleh Israel (Ya’qub) untuk dirinya sendiri sebelum Taurat diturunkan” (Q.S.Ali Imran/3:93)2.

ʴo=

Proses Masuknya Riwayat Israiliyat ke Dalam Tafsir Al-Qur’an

Dan karena adanya keinginan untuk mengetahui kelengkapan alur cerita dalam Al-Qur'an, maka di kalangan umat Islam pada masa para sahabat ada yang bertanya kepada berbagai ulama kitab yang telah masuk Islam untuk memperoleh informasi mengenai hal tersebut. .untuk memberi. Sekadar memperjelas kisah dalam Al-Qur'an yang disebutkan di seluruh dunia. Sekalipun kita membaca salah satu cerita yang sama seperti yang diceritakan dalam Al-Qur'an dan Taurot atau Al-Qur'an dan Alkitab lalu membandingkannya, kita akan dengan jelas menemukan bahwa ada perbedaan pola cerita-cerita tersebut.

Ia juga dikaitkan dengan kisah-kisah orang dahulu yang bukan nabi atau rasul, seperti Dzulkarnain, Eshabulkahfi dan lain-lain.

YÖ­JmSVÊ%

WÛ¯KÜW)°

1ÀI \ÈVXT

Kedudukan Hukum Riwayat Israiliyat dalam Usaha Penafsiran Al-Qur'an

  • Dalil-dalil yang Melarang
  • Dalil-Dalil yang Membolehkan

Janganlah kamu membenarkan Ahli Kitab dan janganlah kamu mengingkari mereka dan katakanlah: Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami (H.R. Bukhori). Jika kamu dalam keraguan tentang apa yang Kami wahyukan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu (Q.S. Yunus.

Kitab Tafsir yang Menerima Riwayat Israiliyat

Dalam tafsirnya, Syaikh Nawawi menyinggung pelbagai disiplin ilmu dalam menafsirkan ayat-ayat al-Quran yang dihuraikannya. Keistimewaan Ibnu Katsir ialah dalam ingatannya yang kerap tentang sejarah kejahatan Israiliyat yang terdapat dalam tafsir bil ma'sur.

Sejarah Perkembangan Ilmu Tafsir

SEJARAH PERKEMBANGAN METODE PENAFSIRAN AL-

Tafsir Pada Masa Nabi

Allah juga memberi jaminan bahawa Nabi mampu mengumpulkan seluruh isi al-Quran di dalam dadanya seperti yang dijelaskan dalam firman berikut. Di samping itu, Allah menjamin Nabi dapat menerangkan dan menafsirkan al-Quran kepada umatnya.

WÛ¯KÜWÈ)°

Dan Kami turunkan kepadamu Ad-Zikr Al-Quran agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan. Ayat tersebut menunjukkan bahawa salah satu tugas rasul ialah menyampaikan dan menerangkan risalah kepada manusia. Oleh sebab itu, Nabi pasti memahami kandungan al-Quran, baik secara global mahupun terperinci, sehingga tidak ada yang tidak jelas baginya. 3.

HØÈW*°

Adapun para Sahabat yang hidup bersamanya ketika itu, mereka adalah generasi Muslim yang paling mengetahui bahasa Arab dan menyaksikan sendiri mengapa ayat-ayat tersebut diturunkan.

ÈO\ÈØ+VF

  • Tafsir Pada Masa Sahabat
  • Tafsir pada Masa Tabi’in
  • Tafsir pada Masa Tabi’ Tabi’in
  • Metode Tafsir
    • Tafsir Al-Ijmali (Metode Global)
    • Tafsir At-Tahlili (Metode Analitis)
    • Tafsir Al-Muqaran (Metode Komperatif )

5 Ibid digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac. ID. 17 Nasarudin, Al-Quran-fortolknningsmethodology.., 2. . digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

FGÑ

Adapun yang dibandingkan, ayat dengan ayat lain, ayat dengan hadis, atau pendapat mufassir dengan pendapat mufassir yang lain. Muhammad adalah Pesuruh Allah dan orang-orang yang bersamanya bersikap keras terhadap orang-orang kafir (A.S. Apabila diperkatakan perkataan Al-Kuffar, ia tidak boleh disamakan dengan perkataan Al-Kuffar yang terdapat dalam ayat berikut.

F\UÙ¯

Úϰ

Tafsir Al-Maudhu’i (Metode Tematik)

Di bawah adalah ciri-ciri yang terdapat dalam tafsir al-maudhu'i. 23 Nasarudin, Metodologi Pentafsiran Al-Qur'an.., 151. . digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id Manakala tafsir al-Quran ada caranya, asalkan ilmu al-Quran tidak pernah habis.

Bahasa Arab sebagai Suatu Faktor dari Lima Faktor dalam Definisi Al-Qur’an

BAHASA ARAB SEBAGAI BAHASA KITAB SUCI AL-QURAN

  • Sejarah Bahasa Arab Sejak Dahulu Sampai Jaman Turunnya Al-Qur’an
  • Perbandingan Bahasa Al-Qur’an dengan Bahasa Kitab Taurat dan Injil (Bibel)
  • Bukti Bahwa Al-Qur’an Bersifat Universal
  • Al-Qur’an sebagai Mu’jizat Nabi dan Seluruh Umat Islam

Perbandingan bahasa Al-Qur'an dengan bahasa Taurat dan Alkitab (Alkitab) dan Injil (Alkitab). Quraish Shihab, Membumikan Al-Qur'an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat (Bandung: Mizan.

Bentuk Mukjizat

Definisi

  • Definisi al-Qur’an

HUKUM MENAFSIRKAN AL- QUR’AN

  • Definisi Terjemah Al-Quran
  • Definisi Ilmu Tafsir Al-Quran a. Pengertian Etimologi
  • Definisi Ta’wil atas al-Qur’an
  • Hukum Menerjemahkan Al-Quran

Benarlah firman Allah dalam al-Quran: "Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Quran dan Kamilah yang memeliharanya. Dalam takrifan As-Sibagh, tafsir disifatkan sebagai alat yang digunakan untuk memahami al-Quran.

Alasan-Alasan Para Penentang Terjemahan Al-Quran

Fatwa-Fatwa Ulama

Memaksimalkan Penyebaran Tafsir dan Usaha Penafsiran

  • Metode Tahlili (analitis)
  • Metode Ijmali (global )
  • Metode Muqarin (komparative)
  • Membandingkan Ayat Al-Qur’an Dengan Ayat Al-Qur’an Yang Lain

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata Tafsir diartikan sebagai uraian atau penjelasan terhadap ayat-ayat Al-Qur'an. Membandingkan teks ayat Al-Quran yang mempunyai persamaan atau kesamaan dalam dua hal atau lebih.

ISTR

Ë IQŒ X

Sama saja bagi mereka sama ada kamu beri peringatan atau tidak, mereka tidak akan percaya” (QS: Yasin: 10).

2 lȿ> 1

Membandingkan Ayat Dengan Hadits

Tidak akan masuk syurga seseorang daripada kamu kerana amalnya” (HR. Tirmidzi). Mufasir membandingkan tafsir ulama tafsir, baik ulama Salafi mahupun Halaf, dalam menafsirkan ayat-ayat al-Quran, baik yang mankul (al-tafsir al-ma'tsur) mahupun yang ra'yu (al-tafsir. al - ra'yi).

Metode Maudhu’i (tematik)

Mempelajari ayat-ayat secara keseluruhan dengan menghimpunkan ayat-ayat yang mempunyai makna yang sama, atau berkompromi antara 'am (umum) dan khas (khusus), mutlak dan muqayyad (terikat) sehingga kesemuanya bertemu dalam satu muara, tanpa perdebatan atau perbahasan. paksaan. Muhammad bin Muhammad Abu Syahbah, Al-Madkhal li Dirasat Al-Quran Al-Karim (Kaherah: Maktabah As-Sunnah.

Definisi Asbab al-Nuzul dari Berbagai Ahli

LATAR BELAKANG TURUNNYA AL-QUR’AN, SABAB AL-NUZUL

Pembagian Macam-Macam Asbab al-Nuzul, Frekuensi Turunnya dan Bunyi Ayat

  • Ta’addud As-Sabab wa Nazil Al-Wahid
  • Ta’addud Nazil As-Sabab Al-Wahid

Dilihat dari banyaknya sebab dan ayat yang diturunkan, Asbab al-nuzul terbagi menjadi dua jenis, yaitu: Ada kalanya satu ayat memuat versi sejarah Asbab al-nuzul yang berbeda. digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id.

Nilai Kedudukan Hukum Sebab Al-Nuzul Berkaitan dengan Bunyi Redaksi Hadits

  • Redaksi yang Berkedudukan Sharih

Begitu juga Hakim meriwayatkan hadis ini dengan suntingan yang sama: "Maka Allah menurunkan surat al-Mujadalah ayat 18-19." Maka dari satu kejadian itu, turunlah dua ayat iaitu Surah at-Taubah ayat 74 dan Surah al-Mujadalah ayat 18-19.13.

ZVÙ

YTÀi¦IVf

Redaksi yang Berkedudukan Muhtamilah

Ayat ini (istri-istrimu [ibarat] tanah tempat seseorang bercocok tanam), sama dengan mendatangi wanita dari belakang (untuk bersetubuh). Sebagaimana diketahui, ada suatu kebiasaan para sahabat dan tabi'in Nabi, jika salah seorang di antara mereka berkata: 'Ayat ini diturunkan mengenai.

1¯J¦ÁÝ5U

Variasi Pendapat dan Argumentasinya atas Penggunaan Asbab al-Nuzul sebagai Tafsir Al-Qur’an

  • Ayat bermakna umum dan sebab turunnya juga umum

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang bersuci.” (QS. Al-Baqarah: 222). Sebab turunnya ayat ini juga bersifat umum yaitu berkaitan dengan sikap orang Yahudi ketika isterinya mengusir haid.

CWÃ

ÉFSÉ"ÚVÙ

ÕC°%

OÕCXT

W×S_VXT

WÛϰŠXT

Ô2VXT

ÛWÙ_ÙVU%

Rݰ

1ÀIVXT

Ayat bermakna khusus dan sebab turunnya juga khusus

Mengenai permasalahan ayat yang mempunyai makna umum dengan alasan khusus turunnya (Asbab al-nuzul), memang terdapat ikhtilaf atau perubahan pendapat di kalangan ulama; antar ulama'. Syekh bin Shalih al-Utsaimin juga menjelaskan bahwa dalam kaidah tafsir para ulama menyatakan bahwa yang dimaksud adalah keumuman kata, bukan kekhususan penyebabnya.

1ÈN

Umar bin Khattab berkata ketika dia membaca ayat-ayat yang diturunkan tentang Ahli Kitab. Sebagaimana firman Allah, “Dan janganlah kamu menjual ayat-ayat-Ku dengan harga murah.” (QS. al-Maidah: 44).

1ÀI¾ÁÝ5U

Jelas sekali, jika sesuatu ayat itu hanya terpakai khusus kepada orang yang menjadi latar belakang ayat tersebut, akan ada banyak ayat yang tidak dikira. Walaupun ayat ini ditujukan kepada orang Yahudi, ia juga menjadi peringatan kepada masyarakat ini secara keseluruhannya.”16.

ÈO5¯

Arti Nasikh dan Mansukh secara Lughawi dan Istilahi

MAKNA NASIKH DAN MANSUKH

Cara Mengetahui Adanya Nasikh dan Mansukh serta Urgensinya

Diriwayatkan bahawa Ali pada suatu hari melewati seorang hakim dan bertanya kepadanya: "Tahukah kamu apa itu Nasikh dan Mansukh?" Yang dimaksudkan ialah nasikh dan batal, muhkam dan mutesyabih, mukaddam dan mu'akhr, serta halal dan haram.

Macam dan Jenis Nasikh

Ini dibenarkan oleh Jumhur. Contohnya adalah masalah yang dihadapi oleh Baitul Maqdis yang termaktub di dalam Sunnah dan di dalam al-Quran tidak ada dalil yang membuktikannya. Tiga bentuk pertama dibenarkan, manakala bentuk keempat melibatkan pendapat silang sebagaimana yang berlaku dalam al-Quran dengan hadis Ahad, yang tidak dibenarkan jumhur.

Pendapat Ulama dan Hikmah Nasikh

Adapun membuktikan ijma dengan ijma dan qiyas dengan qiyas atau membuktikan dengan kedua-duanya, pemikiran yang sahih tidak membenarkannya. Setiap makanan adalah halal bagi Bani Israil, kecuali makanan yang diharamkan oleh Israel (Yaakub) untuk dirinya sendiri.” (Ali Imran [3]:93).

Namun kemudian Allah melarang pernikahan seperti itu bagi Musa, dan Musa memerintahkan bani Israel untuk membunuh siapa pun di antara mereka yang menyembah patung anak sapi, namun kemudian perintah ini dicabut.

Syarat Mental Sebelum Menafsirkan Al-Qur’an

Adapun yang wajib dipenuhi dalam seorang mufassir, adalah syarat yang berkaitan dengan aspek kepribadian. Yang dimaksud dengan aspek kepribadian adalah akhlak dan nilai-nilai spiritual yang harus dimiliki seorang mufassir agar layak mengemban amanah untuk mengungkap dan menjelaskan suatu kebenaran kepada orang yang belum mengetahuinya.

SYARAT-SYARTA MUFASIR YANG AKAN MENAFSIRKAN AL-QUR’AN

Persyaratan Macam-macam Disiplin Ilmu untuk Menafsir- kan Al-Qur’an

  • Ilmu bahasa
  • Ilmu nahwu
  • Tashrif (ilmu sharaf)
  • Ilmu etimologi
  • Tiga Cabang Ilmu Retorika (Balaghah), yaitu Ma’ani, Bayan dan Badi’
  • Ilmu Membaca (Qira'at)
  • Ilmu Ushuluddin Yaitu Kaidah–Kaidah yang Berkaitan dengan Sifat-Sifat Allah dan Iman
  • Ilmu Ushulul-Fiqih Yaitu Pokok-Pokok Hukum Syari’at Islam
  • Ilmu Asbabun-Nuzul
  • Pengetahuan tentang nasikh dan mansukh
  • Ilmu hadits

Ulama silam banyak bercakap tentang ilmu yang diperlukan untuk menafsirkan al-Quran. Orang yang tidak menguasai ilmu sharaf sudah tentu akan mengalami kekeliruan yang tidak masuk akal ketika mentafsir ayat-ayat al-Quran.

Sejarah Perkembangan ‘Ulm Al-Qur’an dari Abad ke Abad

  • Perkembangan Al-Qur’an Pada Abad I dan II H
  • Perkembangan Ulumul Qur’an Pada Abad III H 13
  • Perkembangan ‘Ulumul Qur’an Pada Abad IV H 14
  • Perkembangan Ulumul Qur’an Pada Abad V H 15
  • Perkembangan Ulumul Qur’an Pada Abad VI H 16
  • Perkembangan Ulumul Qur’an Pada Abad VII H 17
  • Perkembangan Ulumul Qur’an Pada Abad VIII H 18
  • Perkembangan Ulumul Qur’an Pada Abad IX H 20
  • Perkembangan Ulumul Qur’an Pada Abad X H 22

Ibnul Qayyim (w. 752 H) menyusun Ilmu Aqsamil Al-Qur'an (ilmu yang membahas sumpah-sumpah yang terdapat dalam Al-Qur'an). Said Qutub mengarang kitab al-Tashwitul Fanni fil Al-Qur'an dan kitab Fi Dzilalil quran.

Pengertian Makkiyah dan Madaniyah

ILMU MAKKI DAN MADANI

Ciri-Ciri dan Cara Mengetahui Surat Makkiyah dan Madaniyah

Jumlah surah Madaniyah dalam Al-Quran menurut ulama berjumlah dua puluh surah, antaranya: al-Baqarah, ali 'Imron, an-Nisa', al-Maidah, al-Anfal, at-Taubat, an-Nur, al -Ahzab, Muhammad, al-Fath, al-Hujurat, al-Hadid, al-Mujadalah, al-Hasyr, al-Mumtahanah, al-Jumu'ah, al-Munafiqun, al-Talaq, at-Tahrim, an -Nasr . Namun, terdapat "isyarat" tertentu yang boleh diambil untuk membezakan ayat Makkiyah dengan ayat Madaniyah.

Ciri-Ciri Surat Makkiyah

Setiap huruf yang mengandung pelafalan kalla dalam Al-Qur'an disebutkan kurang lebih tiga puluh kali.

Ciri-Ciri Surat Madaniyah

Macam-Macam Surat Makkiyah dan Madaniyah serta Dasarnya

  • Macam-macam Surat Makkiyah dan Madaniyah
  • Dasar-Dasar Penetapan Makkiyah dan Madaniyah

Umumnya para ulama membagi berbagai surah Al-Qur’an menjadi dua golongan, yaitu surah Makkiyah dan surah Madaniyah. Surat seperti itu ada di dalam Al-Qur'an sebanyak 32 buah yang terdiri dari 2699 ayat.

Faedah Mengetahui Makkiyah dan Madaniyah

Sangat mudah untuk mengetahui ayat mana yang turun lebih dulu dan ayat mana yang turun kemudian dari Al-Qur'an. Dengan mengetahui makki dan ilmu-ilmu sipil maka dapat diketahui situasi dan kondisi masyarakat kota Mekkah dan Madinah, khususnya pada masa turunnya ayat-ayat Al-Qur’an.

Pengertian Ilmu Munasabah

ILMU MUNASABAT

Pembahasan Ilmu Munasabah

Namun berbeda urutan huruf-huruf dalam mushaf tersebut, apakah tauqifiy atau ijtihadi (urutannya berdasarkan ijtihad penyusun mushaf). Abu Zaid, salah satu perwakilan ulama masa kini, berpendapat bahwa susunan huruf dalam mushaf adalah tauqifiy, karena menurutnya pemahaman seperti itu sesuai dengan konsep keberadaan sebuah teks.

Referensi

Dokumen terkait

It is stated in Article 6 (2) of ASEAN Charter that the admission shall be based on the following criteria, such as: Location in the recognized geographical region

Penelitian eksperimental dengan rancangan pretest and posttest control group design digunakan untuk menguji apakah penerapan sugesti pada layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan