• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANOA (Bubalus spp.) pdf

N/A
N/A
Alfa Putra

Academic year: 2023

Membagikan "ANOA (Bubalus spp.) pdf"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ANOA (Bubalus spp.)

A. Klasifikasi dan Taksonomi

Anoa (Bubalus spp.) adalah sejenis hewan ruminansia yang termasuk dalam famili Bovidae, yang juga mencakup hewan-hewan seperti sapi, kerbau, dan kambing. Di bawah famili Bovidae, Anoa dikelompokkan dalam genus Bubalus, yang merupakan genus yang sama dengan kerbau air (Bubalus bubalis). Walaupun demikian ada beberapa peneliti yang menganggap bahwa anoa merupakan genus tersendiri yaitu genus Anoa, terpisah dari genus Bubalus (Mustari, 2020).

Secara umum anoa diklasifikasikan sebagai berikut (Mustari, 2020):

• Phylum : Chordata

• Sub Phylum : Vertebrata

• Klas : Mammalia

• Sub Klas : Theria

• Infra Klas : Metatheria

• Ordo : Artiodactyla/Cetartiodactyla

• Sub Ordo : Ruminantia

• Famili : Bovidae

• Tribe : Bovini

• SubTribe : Bubalina

• Genus : Bubalus

• Subgenus : Anoa

• Spesies : Bubalus depressicornis : Bubalus quarlesi

Meskipun Anoa dan kerbau air termasuk dalam genus yang sama, mereka adalah spesies yang berbeda dan memiliki perbedaan-perbedaan penting dalam morfologi dan habitat.

Kemungkinan terdapat lebih dari dua spesies anoa di Sulawesi berdasarkan analisis mtDNA cytochrome b (cytb) ditemukan jumlah kromoson yang sangat beragam yaitu 2n=36, 38, 42, 44,

(2)

45, 46, 47, dan 48 mengindikasikan tingginya variasi genetik anoa di Sulawesi, serta kemungkinan adanya speseis baru berdasarkan variasi genetic anoa di seluruh Sulawesi (Mustari, 2020).

Terlepas dari berapa spesies anoa di Sulawesi, secara morfologi dapat dibedakan minimal dua spesies yaitu yang warnanya hitam dan ukuran tubuhnya lebih besar lebih sering dijumpai di hutan dataran rendah dan yang warnanya cokelat kemerahan umumnya menghuni hutan-hutan pegunungan. Anoa dataran rendah digolongkan dalam Bubalus depressicornis (Antilope depressicornis, Bos bubalus anoa, Bos depressicornis fergusoni, Oreas platyceros, Probubalus celebensis) dan Anoa gunung di golongkan dalam Bubalus quarlesi (Sinonim: Anoa quarlesi, Anoa anoa, Bubalus depressicornis quarlesi). Namun demikian sesungguhnya variasi dan gradasi warna sangat beragam, mulai dari hitam pekat, agak hitam, hitam keabuan, hitam kecokelatan, hitam kemerahan, dan seterusnya. Demikian pula dengan variasi bentuk tanduk anoa yang sangat tinggi yang menunjukkan adanya adaptasi lokal. Oleh karena itu, adanya variasi morfometris (ukuran tubuh, bentuk dan ukuran tanduk, warna rambut dan kulit, dan lain- lain) dan genetik yang tinggi mendukung hipotesis bahwa kemungkinan terdapat lebih dari dua spesies anoa di Sulawesi (Mustari, 2020).

Gambar 1. Anoa Dataran Rendah dan Anoa Gunung (Mustari, 2020)

Referensi

Dokumen terkait

Peubah yang diamati untuk sifat-sifat kualitatif yaitu 1) warna bulu 2) bentuk jengger 3) warna kulit kaki (shank). Untuk sifat kuantitatif yaitu ukuran- ukuran tubuh

Peubah yang diamati pada penelitian ini yaitu karakteristik ternak (warna rambut, bentuk muka, dan panjang telinga) dan ukuran tubuh (bobot tubuh, lingkar dada, panjang badan,

Bagian rambut yang berada dalam kulit disebut dengan akar rambut sedangkan bagian rambut yang berada di luar kulit disebut batang rambut3. Berikut adalah bentuk penampang kulit

gangguan pertumbuhan, anemia dan diare, sedangkan ektoparasit (parasit yang berada diluar tubuh hospes) berasal dari golongan lalat, tungau dan caplak dapat menyebabkan timbulnya

Fisiologis adalah sesuatu yang berkaitan dengan faal (ciri-ciri tubuh), misalnya bibir, hidung, bentuk kepala, raut muka, tampang, rambut, warna kulit, aksesoris

Bentuk tubuh kerbau Surti besar dan baik, kaki agak pendek, tanduk termasuk menengah dan berbentuk bulan sabit, dan kulit berwarna antara hitam atau coklat, Terdapat warna

Pada penelitian ini variasi karakteristik fisik yang diamati pada kelompok marga Ba’alwi dan kelompok marga Syech meliputi: warna kulit, bentuk rambut, mata dari segi letak

dalam akar rambut terbentuk zat-zat yang sangat berguna bagi rambut, yaitu zat tanduk, zat warna, zat lemak serta zat-zat lain yang dibutuhkan oleh rambut. a) bentuk sel