APLIKASI SISTEM
PNEUMATIK
Penerapan Secara Umum
Airbrush Pneumatic
Drill
Pompa udara
Penerapan Pneumatik Secara Umum
a) Pengemasan (packaging) b) Pemakanan (feeding)
c) Pengukuran (metering)
d) Pengaturan buka dan tutup (door or chute control) e) Pemindahan material (transfer of materials)
f) Pemutaran dan pembalikan benda kerja (turning and inverting of parts) g) Pemilahan bahan (sorting of parts)
h) Penyusunan benda kerja (stacking of components)
i) Pencetakan benda kerja (stamping and embosing of components)
Contoh Kontrol Pneumatik
1. Rem
2. Buka dan Tutup Pintu (seperti pintu busway) 3. Pelepas dan penarik roda-roda pendaratan pesawat.
4. pengikat part pada jig machining
Dan lain-lain…
Pressing Moving Clamping Hammering
Pick & Place Packing Door Turning
Contoh Kontrol Pneumatik
Aplikasi dari gerakan ini dapat digunakan untuk menekan atau menggeser benda kerja sampai titik tertentu hingga menekan katup roll 1.3, kemudian silinder akan kembali secara otomatis. Silinder Penggerak Ganda akan bergerak maju dan mundur secara otomatis, bila katup 1.2 diganti penekan roll kemudian dipasang bersama dengan katup roll 1.4.
Contoh Kontrol Pneumatik
Sistem gerak silinder penggerak ganda dapat dilihat pada diagram gerak silinder 1.0 di bawah ini.
Bila katup 1.4 aktif pada posisi awal dan knop katup 1.2 ditekan maka katup 1.2 dan 1.4 akan aktif secara bersamaan atau dapat ditulis sebagai 1.2 and 1.4 (1.2 Λ 1.4), maka silinder 1.0 akan bergerak maju, silinder 1.0 akan kembali secara otomatis bila telah menekan katup roll 1.3
Rangkuman
• Sistem pneumatik merupakan salah satu sistem yang sering digu- nakan di industri-industri.
• Keunggulan sistem pneumatik yaitu bersifat kering, gesekan antara fluida yang digunakan dengan pipa dapat diabaikan karena kecil sekali.
• Aktuator pada sistem pneumatik contohnya adalah linear aktuator, ro- tari aktuator, dan pneumatik gripper. Penggunaan aktuator dis- esuaikan dengan kebutuhan.
• Udara yang digunakan harus bersih, kering, dan bebas debu agar tidak ada kerusakan dan penyumbatan.
• Pada sistem pneumatik terdapat komponen-komponen yang berfungsi untuk mengontrol kualitas udara yang digunakan yaitu filter, lubricator, air dehumidfer, post-drain chiller/separator, dll
• Pengontrolan pada sistem pneumatik menggunakan komponen-kom- ponen salah satunya adalah valve.