• Tidak ada hasil yang ditemukan

Artikel Pembangunan Kelompok 10 Bukit Paninjauan Mancak

N/A
N/A
Hoiru Mustofa

Academic year: 2025

Membagikan "Artikel Pembangunan Kelompok 10 Bukit Paninjauan Mancak"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

“Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Wiasata Bukit Paninjauan Mancak”

Yustika Irfani Lindawati, Dini Rahmawati, Hoiru Mustofa, Rusdi Muhammad Zidan

Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.Email:

[email protected] Abstract

Abstrak berisi 150-200 kata dan hanya terdiri atas 1 paragraf, yang memuat latar belakang, tujuan, metode, serta hasil penelitian.

Keywords: kata kunci 1; kata kunci 2; kata kunci 3 Abstrak

Abstrak berisi 150-200 kata dan hanya terdiri atas 1 paragraf, yang memuat latar belakang, tujuan, metode, serta hasil penelitian.

Kata kunci: Pemberdayaan 1; Wisata 2; kata kunci 3

1. Pendahuluan

Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan wisata dapat dilihat dari perspektif sosiologi sebagai suatu proses yang melibatkan interaksi dan struktur sosial. Berikut adalah beberapa aspek pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan wisata dari sudut pandang sosiologi, salah satunya adanya partisipasi Masyarakat. Dalam konteks pengembangan wisata, sosiologi menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat. Proses perencanaan dan pengembangan wisata seharusnya melibatkan masyarakat setempat secara aktif. Dengan melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan, dapat tercipta rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap perkembangan wisata.

      Sosiologi mengevaluasi dampak sosial dari pengembangan wisata terhadap masyarakat setempat.

Hal ini mencakup analisis perubahan dalam pola interaksi sosial, nilai-nilai budaya, dan struktur sosial. Dampak positif seperti peningkatan peluang pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi lokal, serta dampak negatif seperti perubahan sosial dan ketidaksetaraan, perlu dipahami secara holistik Sosiologi menyoroti pentingnya mempertahankan identitas dan keberlanjutan budaya lokal dalam pengembangan wisata, dalam hal ini adalah wisata bukit paninjauan, Mancak.

      Bukit Paninjauan Mancak merupakan wisata alam yang termasuk cagar alam Rawa Danau, terletak di Kecamatan Mancak Kabupaten Serang.  (Komoditas durian sebagai produk khas dari bukit Paninjau sehingga menjadi kearifan local). Sebagai destinasi wisata alam yang menjanjikan, memiliki peran yang signifikan dalam pembangunan masyarakat setempat dan peningkatan ekonomi. Dalam situasi seperti ini, penting untuk memahami bahwa pengembangan wisata bukan hanya pertumbuhan ekonomi tetapi juga mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dan merasakan manfaatnya. Daerah-daerah di sekitar Bukit Paninjauan Mancak mungkin menghadapi masalah keuangan dan ketidaksetaraan dalam akses ke peluang. Menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan lokal, dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat setempat dapat dicapai melalui pengembangan wisata.

      Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari potensi dan keuntungan dari pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan wisata di Bukit Paninjauan Mancak. Penguatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan wisata lokal dapat membantu melestarikan kearifan lokal dan mendukung perkembangan berkelanjutan.

Pemberdayaan Komunitas Melalui Pengembangan Wisata Bukit Paninjauan Mancak

(2)

2. Metode

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif dalam penelitian ini melibatkan pendekatan deskriptif untuk memahami secara mendalam pengalaman, persepsi, dan dampak pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan wisata Bukit Paninjauan Mancak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan seperti masyarakat setempat, pengelola wisata, dan pihak terkait lainnya. Analisis data dilakukan secara induktif, menekankan interpretasi konteks dan makna yang muncul dari perspektif partisipan, dengan tujuan mendapatkan pemahaman komprehensif tentang efektivitas pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan wisata di lokasi tersebut. Observasi langsung dilaksanakan pada

….dengan target/sasaran…..subjek penelitian…… prosedur, instrumen dan teknik analisis data serta hal-hal lain yang berkait dengan cara penelitiannya …….

Jika menggunakan kerangka konsep dan atau kerangka teori, sampaikan disini secara praktis bagaimana penggunaannya dalam penelitian ini…..

3. Hasil dan Pembahasan

1.1. Gambaran Umum Wisata Bukit Paninjauan Mancak

Bukit Paninjauan Mancak menawarkan pengalaman wisata yang memesona dengan pemandangan alam yang menakjubkan dan keindahan alam pedesaan. Pengunjung dapat menikmati panorama hijau bukit, udara segar, dan keindahan matahari terbenam yang memukau. Selain menawarkan keindahan alam, wisata Bukit Paninjauan Mancak juga memberikan peluang untuk berinteraksi dengan masyarakat lokal, mengeksplorasi kearifan lokal, dan menikmati komoditas lokal seperti buah durian. Pak Amin merupakan narasumber sekaligus pengelola wisata bukit Paninjauan Mancak ini. Menurut Pak Amin, tempat wisata ini dimiliki oleh orang asli Serang yaitu Bapak Fattah. Selain dikelola oleh keluarga pak Fattah, tempat wisata bukit Paninjauan Mancak ini juga dibantu oleh karang taruna.

1.2. Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Wisata Bukit Paninjauan Mancak

Hasil penelitian ini mencerminkan dampak positif pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan wisata di Bukit Paninjauan Mancak. Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ekonomi lokal meningkat, hal ini karena masyarakat sekitar bisa menjual hasil pertanian seperti melinjo, petai dan khususnya buah durian. Dalam pembahasan, ditemukan bahwa interaksi antara masyarakat lokal dan wisatawan memainkan peran penting dalam penciptaan hubungan saling menguntungkan. Hal ini terbukti dari pengunjung yang datang dari berbagai daerah, bahkan ada juga pengunjung dari luar negeri.

Walupun jumlahnya tidak begitu signifikan akan tetapi membawa dampak tersendiri. Selain itu, adanya pengembangan wisata juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan

2

(3)

budaya setempat. Meskipun demikian, perlu diperhatikan potensi dampak negatif, seperti potensi kerusakan lingkungan dan perubahan sosial.

Rendahnya perekonomian masyarakat dan sulitnya mendapatkan pekerjaan pada saat ini membuat masyarakat dituntut untuk mencari pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan.

Dengan berkembangnya Bukit Panenjoan menjadi objek wisata, banyak masyarakat yang turut ambil bagian untuk meningkatkan perekonomiannya. Namun pada praktiknya, masyarakat harus memikirkan sendiri bagaimana cara mendapatkan penghasilan dengan mengembangkan Bukit Panenjoan. Dalam wawancara dengan pengelola tempat wisata, beliau mengatakan bahwa meski tidak seberapa, namun pendapatan mereka memang meningkat. Peningkatan perekonomian ini tentunya datang dari pihak-pihak yang ikut serta dalam pengelolaan objek wisata dan menghasilkan perubahan yang lebih baik. Dampak pembangunan pariwisata jika dilihat dari sudut pandang sosiologi memiliki beberapa indikator seperti meningkatkan solidaritas dari individu yang ada di daerah pariwisata, dan pertukaran budaya masyarakat sekitar dengan pengunjung. Sedangkan jika ditinjau dari sisi ekonomi mempunyai beberapa indikator berupa penciptaan lapangan kerja, dan munculnya pendapatan masyarakat lokal dari sektor pariwisata.

3.3.….

Paragraf berisi uraian sub judul 3.

4. Simpulan

Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan wisata di Bukit Paninjauan Mancak dapat dianggap berhasil, namun perlu manajemen yang bijak untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian budaya, dan perlindungan lingkungan.

Ucapan Terima Kasih (Opsional)

Daftar Rujukan

Daftar rujukan ditulis menggunakan gaya ASA (American Sociological Association). Wajib mengutip karya dosen dan mahasiswa pendidikan sosiologi minimal 5.

3

Referensi

Dokumen terkait

Dampak neto perubahan kebijakan anggaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah positif, dengan koefisien multiplier sebesar 0,1360.. Selanjutnya,

Adanya konversi lahan pertanian untuk pembangunan jalan tol Solo Ngawi dapat memberikan dampak positif dan dampak negatif terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat

Keuntungan aglomerasi diharapkan dapat memberikan dampak yang positif terhadap pertumbuhan wilayah, namun disisi lain aglomerasi juga menimbulkan dampak negatif yaitu

Dampak positif dari Pariwisata Bukit Mangunan untuk perubahan status sosial ekonomi bisa disimpulkan bahwa, Pariwisata Bukit Mangunan dengan kekayaan alam sekitar sebagai

2. Dampak yang dimaksud adalah dampak dari aktivitas pertambangan nikel baik itu dampak positif dan dampak negatif yang nantinya akan membawa perubahan terhadap kondisi sosial

Dampak perubahan guna lahan akibat pembangunan Kampus Terpadu UII yang terbesar adalah dampak ekonomi yang positif, yaitu: penduduk setempat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari

Transco Pratama tersebut menimbulkan perubahan sosial ekonomi terhadap masyarakat sekitar Jorong Sungai Betung, perubahan yang di timbulkan berupa dampak positif maupun negatif dalam

berfokus pada perubahan melalui pertumbuhan ekonomi, kemajuan material melalui industrialisasi, perluasan pasar, dan inovasi teknologi efek menetes ke bawah akan terjadi ketika ada