• Tidak ada hasil yang ditemukan

ASAS HUKUM ADMINIISTRASI

N/A
N/A
marsela gusnefa

Academic year: 2023

Membagikan "ASAS HUKUM ADMINIISTRASI"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

ASAS-ASAS HUKUM

ADMINISTRASI

(2)

PENGERTIAN ADMINISTRASI

1. Leonard D. White: Administrasi negara adalah keseluruhan operasi (aktivitas-aktivitas kerja) yang bertujuan menyelenggarakan/

menegakkan kebijaksanaan kenegaraan.

2. Demock & Koening mengartikan administrasi negara ke dalam 2 bagian, yaitu; Dalam arti luas, administrasi negara adalah kegiatan Negara dalam melaksanakan kekuasaan politiknya; Dalam arti sempit, administrasi Negara adalah kegiatan eksekutif dalam penyelenggaraan pemerintah.

(3)

PENGERTIAN ADMINSTRASI NEGARA

1. Sebagai Aparatur Negara, aparatur pemerintah, institusi politik (kenegaraan), artinya meliputi organ yang berada di bawah pemerintah yang menjalankan administrasi negara.

2. Sebagai fungsi atau aktivitas, yakni kegiatan pemerintahan yang mengurus kepentingan negara.

3. Sebagai proses teknis melaksanakan undang- undang, artinya meliputi semua tindakan

aparatur negara dalam menyelenggarakan undang-undang.

(4)

PENGERTIAN HUKUM ADMINISTRASI

Prajudi Atmosudirdjo; Hukum administrasi Negara adalah hukum yang secara khas mengenai seluk beluk dari administrasi Negara, dan terdiri dari dua tingkatan.

Hukum Administrasi Negara Heteronom yang bersumber pada UUD, TAP MPR, dan UU adalah hukum yang mengatur seluk beluk organisasi dan fungsi administrasi Negara.

Hukum Administrasi Negara Otonom adalah hukum operasional yang diciptakan oleh Pemerintah dan Administrasi Negara sendiri.

(5)

KEDUDUKAN HUKUM ADMINISTRASI

Hukum Administrasi materiil terletak diantara hukum privat dan hukum pidana.

Hukum pidana berisi norma-norma yang begitu penting bagi kehidupan masyarakat sehingga penegakan norma-norma tersebut tidak diserahkan kepada pihak partikelir tetapi harus dilakukan oleh penguasa.

Hukum privat berisi norma-norma yang penegakkannya dapat diserahkan kepada pihak partikelir.

Diantara kedua bidang hukum itu terletak hukum administrasi (hukum antara).

(6)

OBYEK HUKUM ADMINISTRASI NEGARA

Obyek HAN Khusus adalah peraturan- peraturan hukum yang berhubungan dengan bidang tertentu dari kebijaksanaan penguasa. Contoh : Hukum Atas Tata Ruang, IMB dll

Obyek HAN Umum adalah peraturan-

peraturan hukum yang tidak terikat pada

suatu bidang tertentu dari kebijaksanaan

penguasa. Contoh : Asas-asas umum

pemerintahan yang baik, dll

(7)

SUMBER HUKUM ADMINISTRASI NEGARA

1.

UNDANG-UNDANG

2.

KEBIASAAN

3.

JURISPRUDENTIE

4.

TRAKTAT

5.

DOKTRIN

(8)

KEGIATAN ADMINISTRASI NEGARA

Kegiatan-kegaiatan admnistrasi negara terdiri atas perbuatan-perbuatan yang

bersifat yuridis dan perbuatan-perbuatan yang bersifat non yuridis.

Perbuatan-perbuatan hukum admnistrasi negara ada empat macam; penetapan

(beschikking adminitrativ discretion),

rencana (plan), norma jabatan (concrete normgeving), legislasi-semu (pseudo-

wetgeving).

(9)

SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN (TUGAS, FUNGSI, KEWAJIBAN) HUKUM ADMINISTRASI NEGARA

Efektivitas; kegiatan harus mengenai

sasaran atau tujuan yang telah ditetapkan atau direncanakan.

Legitimasi; artinya kegiatan AN jangan sampai menimbulkan keributan oleh

karena tidak dapat diterima masyarakat atau lingungan tempat sasaran.

Yuridiktas; perbuatan pejabat administrasi

negara tidak boleh melawan hukum

(10)

Legalitas; setiap keputusan atau perbuatan pejabat administrasi negara harus

berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Moralitas; moral dan etika umum maupun kedinasan wajib dijunjung tinggi.

Efisiensi; wajib dikerjakan seoptimal mugkin, hemat biaya, produktvitas yang tinggi.

Teknik dan Teknologi, wajib dipakai untuk

mengembangkan atau mempertahankan

mutu dan prestasi yang sebaik-baiknya.

(11)

AAUPB

AAUPB dapat dipahami sebagai asas-asas

umum yang dijadikan dasar dan tatacara

dalam penyelenggaraan pemerintahan

yang layak, yang dengan cara demikian

penyelenggaraan pemerintahan menjadi

baik, sopan, adil, terhormat, bebas dari

kedzaliman, pelanggaran peraturan

tindakan penyalahgunaan wewenang, dan

tindakan sewenang-wenang.

(12)

AAUPB: Jazim Hamidi

AAUPL (Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Layak) merupakan nilai-nilai etik yang hidup dan berkembang dalam lingkungan hukum Administrasi Negara.

AAUPL berfungsi sebagai pegangan bagi para

pejabat administrasi negara dalam menjalankan fungsinya, merupakan alat uji bagi hakim

administrasi dalam menilai tindakan

administrasi negara (yang berwujud penetapan atau beschikking) dan sebagai dasar pengajuan gugatan bagi pihak penggugat.

(13)

Sebagian besar dari AAUPB masih

merupakan asas-asas yang tidak tertulis, masih abstrak, dan dapat digalidalam

praktik kehidupan di masyarakat.

Sebagian asas yang lain sudah menjadi kaidah hukum tertulis dan terpencar

dalam berbagai peraturan hukum positif.

(14)

AAUPB

1. Asas kepastian hukum, yaitu asas dalam negara hukum yang mengutamakan landasan peraturan perundang-undangan, kepatutan, dan keadilan dalam setiap kebijakan penyelenggara negara.

2. Asas tertib penyelenggaraan negara, yaitu asas yang menjadi landasan keteraturan, keserasian, dan keseimbangan dalam pengendalian

penyelenggara negara.

3. Asas kepentingan umum, yaitu asas yang mendahulukan kesejahteraan umum dengan cara yang aspiratif, akomodatif, dan selektif.

(15)

4.

Asas keterbukaan, yaitu asas yang

membuka diri terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, jujur, dan tidak diskriminatif tentang

penyelenggraan negara dengan tetap

memperhatikan perlindungan atas hak asasi pribadi, golongan, dan rahasia negara.

5.

Asas proporsionalitas, yaitu asas yang

mengutamakan keseimbangan antara hak

dan kewajiban penyelenggara negara.

(16)

6. Asas profesionalitas, yaitu asas yang

mengutamakan keahlian yang berlandaskan kode etik dan ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku.

7. Asas akuntabilitas, yaitu asas yang menentukan bahwa setiap kegiatan dan hasil akhir dari

kegiatan penyelenggara negara harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat atau rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi negara sesuai dengan ketentuan

peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(17)

FUNGSI AAUPB

1. Bagi administrasi negara, bermanfaat sebagai pedoman dalam melakukan penafsiran dan penerapan terhadap ketentuan-ketentuan

perundang-undangan yang bersifat samar atau tidak jelas.

2. Bagi warga masyarakat, sebagai pencari keadilan, AAUPB dapat dipergunakan sebagai dasar gugatan.

3. Bagi hakim TUN, dapat dipergunakan sebagai alat menguji dan membatalkan keputusan yang

dikeluarkan badan atau pejabat TUN.

4. Selain itu, AAUPB tersebut juga berguna bagi badan legislatif dalam merancang suatu undang-undang.

Referensi

Dokumen terkait

1) Belum semua produk hukum daerah di wilayah penelitian merumuskan dan mengimplementasikan asas-asas umum pemerintahan yang baik dengan cara merumuskan

Kajian Hukum Administrasi Negara Mengenai Penerimaan Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Honorer di Pemerintahan Kota Medan. Dalam hukum administrasi negara kita mengenal yang

Eny, Kusdarini , Dasar-dasar Hukum Administrasi Negara dan Asas-asas Umum Pemerintahan Yang Baik , Cetakan I, UNY Press, Yogyakarta, 2011.. Gatot, Istomo, Himpunan Lengkap

Asas-asas kesaksamaan dan kejujuran dalam mengambl keputusan terhadap permohonan para warga masyarakat. Asas umum pemerintahan yang baik (AUPB) menurut UU RI Nomor 28

Hukum Internasional Publik (HI) : “keseluruhan kaidah-kaidah dan asas-asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas- batas negara yang bukan bersifat perdata”..

Dalam bab ini berisi tentang ciri-ciri hukum administrasi negara, asas-asas umum pemerintahan yang baik, transparansi dan akuntabilitas, asas transparansi, asas akuntabilitas,

Asas ini juga dapat dipahami sebagai asas-asas umum yang dijadikan sebagai dasar dan tata cara dalam penyelenggaraan pemerintahan yang layak, yang dengan cara

Asas-asas umum pemerintahan yang baik (AAUPB) yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan pelayanan publik antara lain : asas kepastian hukum, asas kemanfaatan,