FAULT TREE ANALYSIS UNTUK INSIDEN AMBRUKNYA JEMBATAN DI TAMAN CADIKA JOHOR
Oleh
AYU LESTARI 237025017
M A G I S T E R T E K N I K I N D U S T R I F A K U L T A S T E K N I K
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA M E D A N
2 0 2 4
Latar Belakang
Pada 29 Oktober 2023, insiden yang mengejutkan terjadi di Jembatan Taman Cadika di Medan, ketika jembatan yang digunakan oleh para pengunjung untuk menikmati pemandangan danau ambruk dan menyebabkan puluhan orang tercebur ke dalam danau. Kejadian ini mengungkapkan permasalahan yang lebih dalam mengenai kualitas pemeliharaan dan keamanan infrastruktur publik.
Meskipun jembatan ini adalah fasilitas rekreasi yang populer, kurangnya perhatian terhadap faktor keselamatan dan kondisi fisik jembatan dapat berpotensi menimbulkan risiko besar bagi pengunjung.
Dikutip dari detiknews.com, "Di lokasi jelas terlihat pondasi ikatan sling jembatan terangkat dan besi dan tiang pengikat sling patah dan lepas dari ikatannya," kata Pj Sekda Medan Topan Obaja Putra Ginting dalam keterangannya, Minggu (13/10/2024).
Analisa sementara dari kejadian tersebut adalah karena jembatan kelebihan beban. Jembatan sendiri disebut memiliki kapasitas beban 20 orang.
"Dari kondisi ini dapat dianalisa bahwa ini telah terjadi kelebihan beban (over kapasitas) pada jembatan sehingga menyebabkan gagalnya jembatan menahan beban karna melebihi beban maksimal. Kondisi ini disebabkan jumlah orang yang berada di atas jembatan dalam waktu yang sama melebihi kapasitas maksimal yakni 20 orang," ucapnya.
Saat kejadian, terdapat 50-80 orang di jembatan tersebut. Terdapat juga beberapa orang yang lompat-lompat di atas jembatan.
"Didapatkan informasi bahwa saat itu secara bersamaan ada sekitar lebih dari 50-80 orang yang berada diatas jembatan, dan saat itu ada juga sekelompok anak muda yang melakukan gerakan lompat-lompat di atas jembatan sehingga menyebabkan jembatan goyang dan akhirnya ambruk," ujarnya.
Keamanan infrastruktur publik, seperti jembatan, adalah salah satu aspek penting dalam perencanaan kota yang perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak berwenang. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi integritas sebuah jembatan, termasuk usia, pemeliharaan yang tidak memadai, serta penggunaan yang melebihi kapasitas desain awal. Hal ini mengingatkan kita pada pentingnya pengelolaan risiko secara menyeluruh dengan pendekatan berbasis data dan analisis yang dapat memetakan potensi kegagalan sebelum terjadinya insiden.
Analisis menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai penyebab utama kegagalan infrastruktur seperti jembatan ini. Dengan mengidentifikasi dan menganalisis faktor
penyebab yang berpotensi, kita dapat memahami bagaimana kegagalan sistemik dapat terjadi dan bagaimana langkah-langkah pencegahan dapat diterapkan. Oleh karena itu, penting untuk mengintegrasikan pendekatan ini dalam kebijakan pengelolaan dan pemeliharaan infrastruktur untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Berikut adalah Fault Tree Analysis (FTA) yang lebih detail dan komprehensif untuk insiden ambruknya Jembatan Taman Cadika di Medan, berdasarkan berita yang telah disediakan.
Fault Tree Analysis untuk Ambruknya Jembatan Taman Cadika
Ambruknya Jembatan Taman Cadika
Kegagalan Struktur Jembatan
Over Kapasitas Pengunjung
Desain yang Tidak Memadai
Pemeliharaan yang Buruk
Jumlah Pengunjung Melebihi Batas
Perilaku Pengunjung
Kurangnya Pengawasan dan
Penegakan Aturan
Kurangnya Petugas Keamanan
Informasi yang Tidak Memadai
Material konstruksi tidak sesuai
standar
Desain jembatan tidak mempertimban gkan beban
dinamis
Tidak ada inspeksi rutin
Jumlah pengunjung
>20 orang
Pengunjung melompat- lompat di atas
jembatan
Tidak ada petugas yang
mengawasi jumlah pengunjung Kerumunan
yang tidak terkontrol
Kurangnya tanda peringatan tentang batasan
kapasitas
Analisis dan Rekomendasi Analisis:
Ambruknya jembatan disebabkan oleh kombinasi dari kegagalan struktur, over kapasitas, dan kurangnya pengawasan. Desain yang tidak memadai dan pemeliharaan yang buruk berkontribusi signifikan terhadap keruntuhan, sementara perilaku pengunjung dan kurangnya informasi memperburuk situasi.
Rekomendasi:
1. Melakukan evaluasi dan perbaikan desain jembatan untuk memastikan dapat menampung beban dengan aman.
2. Meningkatkan pemeliharaan rutin dan inspeksi struktural untuk mendeteksi kerusakan lebih awal.
3. Menerapkan sistem pengawasan dengan petugas keamanan di lokasi untuk mengatur jumlah pengunjung dan perilaku mereka.
4. Menyediakan informasi jelas mengenai batasan kapasitas dan bahaya terkait melalui tanda peringatan dan sosialisasi kepada pengunjung.