• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab 3 Kerangka Berpikir

N/A
N/A
038@DINI APRILIA ANGGRAINI

Academic year: 2024

Membagikan "Bab 3 Kerangka Berpikir"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Kerangka Berpikir

Efektivitas Pelaksaan Program Penghapusan Sanksi Administrasi PBB-

P2

Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 4 Tahun

2017

Adaptasi Integrasi

Pencapaian Tujuan

Optimalisasi Penerimaan Pajak Daerah

(3)

PENJELASAN TEORI

Teori efektivitas menurut Ducan dalam Streers (1985:53) mengatakan mengenai ukuran efektivitas, sebagai berikut:

1. Pencapaian Tujuan

Pencapaian tujuan merupakan keseluruhan upaya pencapaian tujuan yang dilihat sebagai suatu proses. Untuk agar pencapaian tujuan akhir semakin terjamin, diperlukan tahapan dalam mencapai tujuan. Pencapain tujuan terdiri dari beberapa faktor yaitu kurun waktu dan sasaran tujuan yang telah

ditentukan.

2. Integtrasi

Integrasi adalah pengukuran terhadap tingkat kemampuan suatu organisasi untuk dapat mengadakan sosialisasi, pengembangan komunikasi dengan berbagai macam organisasi lainnya. Integrasi melibatkan sosialisasi.

3. Adaptasi

Adaptasi adalah kemampuan organisasi untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkunganya. Tolak ukur dalam adaptasi menggunakan pengadaan dan pengisian tenaga kerja.

(4)

BAB III

METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian

Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang focus untuk mendeskripsikan suatu keadaaan sifat pada suatu objek.

Pengumpulan data tidak berpatok pada teori tetapi pada fakta-fakta yang ditemukan saat di lapangan.

Penelitian studi kasus yaitu melibatkan masalah yang dieksplorasi melalui satu atau lebih kasus dalam sistem yang telah dibatasi. Penelitian studi kasus melibatkan banyak sumber informasi seperti pengamatan, dokumen atau laporan, dan wawancara. Studi kasus merupakan penelitian mendalam mengenai individu maupun kelompok, suatu organisasi, atau suatu program kegiatan dalam kurun waktu tertentu dengan tujuan untuk mendapatkan deskripsi yang mendalam dan menyeluruh pada sebuah entitas dan dapat menghasilkan data yang selanjutnya dapat dianalisis.

3.2 Tempat Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Badan Pelayanan Pajak Derah Kabupaten Sidoarjo yang berada pada alamat Jl Pahlawan No.56 Kwadengan Barat, Lemahputro, Kec.Sidoarjo, Kab.Sidoarjo 61212. Lembaga instansi pemerintahan tersebut mengadakan kebijakan Program penghapusan sanksi administrasi pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2).

(5)

3.3 Sumber dan Jenis Data

Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder.

a. Data Primer

Data primer adalah data yang didapatkan secara langsung oleh peneliti melalui informan dari hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan informan di tempat penelitian. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini berupa wawancara kepada pegawai Badan Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Sidoarjo, untuk mengetahui efektivitas program penghapusan sanksi administrasi pajak bumi dan bangunan.

b. Data Sekunder

Data sekunder adalah data yang tidak diperoleh secara langsung, didapatkan melalui studi keputakaan dari jurnal, artike, dan buku.

Peraturan yang mengatur tentang penghapusan sanksi adminstrasi pajak bumi dan bangunan diatur dalam undang-undang.

3.4 Informan Penelitian

Teknik penentuan narasumber yang digunakan pada penelitian ini adalah Teknik pusposive, yaitu Teknik yang bertujuan untuk memilih narasumber yang akan memberikan informasi penting dan narasumber yang sulit dicapai serta narasumber yang akan diwawancarai secara mendalam. Menurut Spradley dalam Bungin (2003), ada lima kriteria untuk pemilihan sampel narasumber awal, sebagai berikut:

(6)

1. Subyek yang telah cukup lama dan intensif menyatu dengan kegiatan atau aktivitas yang menjadi informasi. Biasanya, hal ini ditandai dengan melihat kemampuan subyek dalam memberikan informasi atau hapal di luar kepala.

2. Subyek yang masih terlibat secara penuh/aktif pada lingkungan atau kegiatan yang menjadi perhatian peneliti.

3. Subyek yang mempunyai cukup banyak waktu atau kesempatan untuk diwawancarai.

4. Subyek yang dalam memberikan informasi tidak cenderung diolah atau dipersiapkan terlebih dahulu. Mereka akan cenderung apa adanya dalam memberikan informasi.

5. Subyek yang sebelumnya tergolong masih “asing” dengan penelitian, sehingga peneliti merasa lebih tertantang untuk “belajar”

sebanyak mungkin dari subyek yang berfungsi sebagai “guru baru”

bagi peneliti.

Dalam penelitian ini yaitu pihak Internal dari Badan Pelayanan Pajak Daerah Bidang Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan.

3.5 Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi:

a. Wawancara

(7)

Wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data dengan melakukan studi pendahuluan untuk menemukan masalah dan potensi yang harus diteliti. Kelebihan menggunakan teknik wawancara yaitu informan dapat memberikan informasi dan jawaban dengan lebih bebas.

b. Dokumentasi

Dokumentasi merupakan catatan peristiwa yang dapat berupa tulisan atau gamabar. Dalam penelitian ini dokumentasi yang diperlukan berupa laporan tentang sanksi administrasi pajak di Kabupaten Sidoarjo yang berhubungan dengan Pelaksanaan Program Penghapusan Sanksi Administrasi Pajak Bumi dan Bangunan

3.6 Teknik Analisis Data

Analisis data merupakan proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang telah didapatkan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini sebagai berikut:

1. Data reduction (Reduksi Data)

Reduksi data adalah merangkum, memilih data yang akan digunakan dan menfokuskan hal-hal yang penting dalam sebuah data. Data yang direduksi akan memberikan paparan yang lebih luas dan jelas serta mempermudah peneliti dalam melakukan pengumpulan data selanjutnya.

2. Kategorisasi

(8)

Setelah melewati tahap reduksi data, data yang diperoleh dari wawancara dan dokumentasi akan dikelompokkan dan dikategorikan kedalam bagian-bagian tertentu.

3. Penyajian Data

Penyajian data adalah proses analisis data setelah melakukan kategori data. Penyajian data dilakukan dalam bentuk uraian, bagan, hubungan antar kategori. Dengan menyajikan data maka akan mempermudah dalam memahami hal yang terjadi.

4. Penarikan Kesimpulan

Penarikan kesimpulan adalah proses terakhir dalam analisis data penelitian kualitatif. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa data yang telah disajikan oleh peneliti telah mampu menjawab permasalahan penelitian. Pada tahap ini, peneliti telah mampu untuk memantapkan analisis dari data yang telah disajikan dan mencapai kesimpulan akhir.

(9)

Referensi

Dokumen terkait

(9) Dalam hal permohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi berupa bunga atau denda dan/atau kenaikan pajak terutang yang tercantum dalam Surat Ketetapan

Pengampunan Pajak ialah program pengampunan yang diberikan oleh pemerintah kepada Wajib Pajak (WP) meliputi penghapusan pajak terutang, penghapusan sanksi

Bedasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai Efektivitas Pelaksanaan Pembebasan/Penghapusan Sanksi Administrasi Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

Penghapusan pajak terutang yang belum diterbitkan ketetapan pajak, tidak dikenai sebuah sanksi administrasi perpajakan, dan tidak dikenai sanksi pidana di

Tentang petunjuk pelaksaan Pengurangan atau Penghapusan Sanksi Administrasi dan Pengurangan atau Pembatalan Surat Ketetapan Pajak atau Surat Tagihan Pajak merupakan

Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) Pelaksanaan penelaah keberatan terkait wajib pajak yang mengajukan permohonan penghapusan atau pengurangan

Amnesti pajak adalah program pengampunan yang diberikan oleh pemerintah kepada Wajib Pajak meliputi penghapusan pajak terutang, penghapusan sanksi administrasi

Efektivitas Penghapusan Sanksi Administrasi Pajak Restoran Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Restoran Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kota Administrasi Jakarta Pusat Tahun 2021 Penghapusan