• Tidak ada hasil yang ditemukan

bab i pendahuluan - Perpustakaan Poltekkes Malang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "bab i pendahuluan - Perpustakaan Poltekkes Malang"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

Kehamilan dapat menjadi krisis emosional bagi sebagian wanita dan jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan komplikasi maternal dan neonatal (Shahhosseini et al., 2015). Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa banyak masalah pada somatik dan psikologis, termasuk rasa takut, cemas, dan depresi yang berhubungan dengan kehamilan (Glasheen dkk., 2010; Hassanzadeh dkk., 2020; Kiruthiga, 2017). Ibu hamil mengalami kecemasan seperti reaksi emosional saat merawat diri dan janin, melanjutkan kehamilan, melahirkan, nifas, dan memenuhi peran ibu (Alza & Ismarwati, 2017).

Kecemasan yang terjadi selama kehamilan diperkirakan akan memengaruhi antara 15-23% wanita dan berpengaruh dengan peningkatan risiko negatif pada ibu dan anak yang dilahirkan (Dennis dkk., 2017; Sinesi dkk., 2019).

Prevalensi kecemasan pada ibu hamil diperkirakan 7-20% di negara maju, namun lebih dari 20% di negara berkembang (Biaggi et al., 2016; Husain et al., 2012). Di Indonesia sendiri, 28,7% ibu hamil dilaporkan mengalami kecemasan pada akhir kehamilan (Siallagan & Lestari, 2018).

Kecemasan ibu hamil meningkat menjelang akhir kehamilan, sebagian besar karena takut melahirkan dan nyeri persalinan (Kiruthiga, 2017). Kurangnya pengetahuan dan kecemasan yang tidak diketahui selama kehamilan dan persalinan membuat para ibu cemas dan takut. Takut, cemas, dan depresi terkait dengan masalah seperti persalinan prematur dan berat badan lahir rendah (Hasim, 2018; Pinar dkk., 2018). Rasa nyeri atau sakit pasti akan dialami wanita yang akan melahirkan. Hal yang akan dicemaskan jika wanita yang akan melahirkan tidak dapat menahan rasa nyeri dan dibiarkan adalah konsentrasi ibu menghadapi persalinan akan terganggu yang dapat membahayakan ibu ataupun bayi, dan dapat menyebabkan kematian (Ardyanti, 2012). Banyak faktor yang dapat menjadi penyebab kecemasan pada ibu hamil. Dukungan keluarga dan lingkungan mempengaruhi tingkat kecemasan pada ibu hamil. (Susilowati Nunuk; Murti, Bisma, 2012), komunikasi terapeutik juga dapat mempengaruhi kecemasan pada ibu hamil (Novianti et al., 2019)

(2)

2

Pemberian aromaterapi dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain dengan menggunakan oil burner atau anglo pemanas, lilin aromaterapi, pijat, penghirupan, berendam pengolesan langsung pada tubuh. Secara ilmiah, reaksi tersebut terjadi karena aroma mengirimkan sinyal tertentu ke bagian otak yang mengatur emosi kita (Asiyah1 & Wigati2, 2015). Salah satu wewangian yang paling populer dalam aromaterapi adalah lavender. Salah satu wewangian yang paling populer dalam aromaterapi adalah lavender. Bunga lavender berukuran kecil dan berwarna ungu. Bunga lavender bisa dioleskan ke kulit. Selain aromanya yang harum, lavender juga dapat mencegah gigitan nyamuk.

Sebagian besar aromaterapi yang menggunakan minyak lavender dipercaya dapat memberikan efek relaksasi bagi saraf dan otot-otot yang tegang (carminative) setelah lelah beraktivitas. Efek dari bunga lavender yaitu memberikan rasa kantuk (sedatif). Banyak penelitian yang mengatakan bahwa aromaterapi terbukti efektif menurunkan kecemasan pada ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan.

Menurut penelitian Tobing et al (2016), lilin aromaterapi lavender dapat mempengaruhi tingkat kecemasan pada ibu hamil menjelang persalinan pada 60 responden ibu hamil di klinik bidan mandiri YRH Kota Pematangsiantar.(Sianipar Kandace, Sinaga Renny, 2017).

Berdasarkan pengalaman penulis terkait pemberian lilin aromaterapi pada tiga orang yang mengalami ansietas dengan skala ringan-sedang, lilin aromaterapi terbukti mampu mengurangi rasa cemas pada beberapa orang. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian kepada ibu hamil khususnya ibu hamil primigravida di trimester III tentang pemberian lilin aromaterapi lavender untuk mengatasi ansietas pada ibu hamil primigravida trimester III dengan metode studi kasus serta pemberian dan evaluasi secara langsung kepada subjek penelitian.

1.2 Rumusan Masalah

”Bagaimanakah pemberian lilin aromaterapi lavender untuk mengatasi ansietas pada ibu hamil primigravida trimester III?”

(3)

3

1.3 Tujuan

1.3.1 Tujuan Umum

Mengetahui pemberian lilin aromaterapi lavender untuk mengatasi ansietas pada ibu hamil primigravida trimester III di wilayah Kabupaten Blitar.

1.3.2 Tujuan Khusus

a. Identifikasi tingkat kecemasan / ansietas sebelum diberikan lilin

aromaterapi lavender pada ibu hamil primigravida trimester III di wilayah Kabupaten Blitar.

b. Identifikasi tingkat kecemasan / ansietas sesudah diberikan lilin

aromaterapi lavender pada ibu hamil primigravida trimester III di wilayah Kabupaten Blitar.

c. Identifikasi pengaruh pemberian lilin aromaterapi lavender terhadap kecemasan / ansietas pada ibu hamil primigravida trimester III di wilayah Kabupaten Blitar.

1.4 Manfaat

1.4.1 Manfaat Teoritis

Pencegahan ansietas atau kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III dapat menurunkan risiko negatif pada ibu hamil maupun bayinya yang akan dilahirkan, penggunaan lilin aromaterapi lavender dapat mempengaruhi tingkat kecemasan pada ibu hamil khususnya saat kehamilan primigravida di trimester III.

1.4.2 Manfaat Praktis

Meningkatkan pelayanan keperawatan khususnya dalam department keperawatan maternitas untuk pencegahan kasus ansietas pada ibu hamil primigravida di trimester III.

Referensi

Dokumen terkait

8 2.1.2 Perubahan anatomi dan adaptasi fisiologi pada kehamilan trimester III ... 9 2.1.3 Perubahan psikologis pada ibu hamil trimester

Berdasarkan hal tersebut diatas, penulis terdorong untuk melakukan penelitian tentang hubungan dukungan suami dengan keteraturan ibu hamil dalam kunjungan antenatal care ANC trimester

Pelayanan kesehatan ibu hamil diwujudkan melalui pemberian pelayanan ANC sekurang-kurangnya empat kali selama masa kehamilan, dengan distribusi waktu minimal satu kali pada trimester

Manfaat Teoritis Menambah wawasan dan pengetahuan tentang pengaruh edukasi gizi dengan media booklet terhadap tingkat pengetahuan, asupan kalsium dan aktivitas fisik untuk mencegah

D bahwa ibu telah memahami mengenai ketidaknyaman yang umum terjadi pada ibu hamil trimester III khususnya ketidaknyamanan yang ibu rasakan saat ini yaitu sakit punggung bagian bawah,

Manfaat Teoritis Hasil penelitian ini secara teoritis diharapkan dapat digunakan untuk memberikan informasi dalam bidang gizi tentang pengaruh penyuluhan dengan media permainan ular

1 Kesimpulan 5.1.1 Berdasarkan hasil penelitian ini, perencanaan persalinan pada Ibu hamil trimester III di PMB Sumidjah Kota Malang dari keseluruhan responden hasilnya hampir sama,

Melakukan penatalaksanaan sesuai perencaan yang telah disusun untuk menghadapi masalah yang bisa terjadi pada ibu hamil trimester III, bersalin dan BBL, nifas dan neonatus, dan masa