Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi yang digunakan Radio Silaturahim AM 720 Cibubur-Bekasi dalam mempertahankan eksistensinya sebagai media dakwah. Menurut Walgito, komunikasi kelompok terdiri dari dua kata, yaitu komunikasi dan kelompok, komunikasi dalam bahasa Inggris, komunikasi berasal dari kata latin communicatio, dan berasal dari kata communis yang artinya sama, yaitu tujuannya untuk menyamakan suatu pemahaman. Komunikasi kelompok menyamakan satu makna pada suatu waktu, saling mempengaruhi satu sama lain untuk mencapai tujuan kelompok dalam waktu yang bersamaan.
Pengertian komunikasi kelompok menurut Michael Burgoon dan Michael Ruffner (dalam Komala, 2009): komunikasi kelompok sebagai interaksi tatap muka antara 3 individu atau lebih untuk memperoleh tujuan dan sasaran yang diinginkan seperti berbagai informasi, perawatan diri atau pemecahan masalah. bahwa semua karakteristik pribadi anggota dapat secara akurat menumbuhkan anggota lainnya. Jika jumlah orang dalam kelompok sedikit, berarti kelompoknya kecil, maka komunikasi yang terjadi disebut komunikasi kelompok kecil. Sehubungan dengan hal tersebut sering muncul pertanyaan, berapa banyak orang yang termasuk dalam kelompok kecil, begitu pula dengan komunikasi kelompok besar.
Secara teoritis, pembedaan komunikasi kelompok kecil dan komunikasi kelompok besar dalam ilmu komunikasi bukan didasarkan pada jumlah komunikan secara matematis, melainkan pada kualitas proses komunikasinya. Ciri-ciri yang membedakan komunikasi kelompok kecil dengan kelompok besar dapat dikaji pada penjelasan berikut ini. a) Komunikasi dalam kelompok kecil. Pesan yang disampaikan komunikator dalam situasi komunikasi kelompok besar ditujukan kepada afeksi komunikator, ke hatinya, atau ke perasaannya.
Jika komunikan dalam komunikasi kelompok kecil umumnya homogen (meliputi sekelompok orang yang berjenis kelamin sama, pendidikan sama, status sosial sama), maka komunikan dalam komunikasi kelompok besar umumnya heterogen.
Fungsi Komunikasi Kelompok
Mereka terdiri dari individu-individu yang berbeda-beda dalam hal jenis kelamin, usia, jenis kelamin, jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, agama dan sebagainya.
Karakteristik Komunikasi Kelompok
Proses Komunikasi Kelompok
Perkembangan Komunikasi Kelompok
Perencanaan Komunikasi
Tujuan Perencaaan komunikasi
Fungsi Perencanaan Komunikasi
Jenis Perencanaan Komunikasi
Rencana ini dimaksudkan untuk mengembalikannya ke keadaan semula, tanpa ada pertimbangan apa yang akan terjadi. Pada dasarnya perencanaan jenis ini bersifat tersegmentasi, namun tidak berfungsi sebagai penambah upaya perencanaan secara keseluruhan.
Hambatan Penyusunan Perencanaan Komunikasi
Langkah-langkah Perencanaan Komunikasi
Dalam merencanakan strategi komunikasi ini perlu diketahui tujuan komunikasi, media yang paling tepat digunakan dan tingkat efektivitasnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, strategi tidak berfungsi sebagai pedoman yang hanya menunjukkan arah, tetapi juga menunjukkan taktik operasional. Jaringan komunikasi merupakan suatu proses komunikasi yang terjadi dari setiap komponen yang terlibat dalam komunikasi tersebut melalui proses penyampaian hingga tercapai suatu hasil.
Media komunikasi umumnya dikenal dengan dua jenis, yaitu media umum dan media massa (Davis K. Nerlo, 1999). Teknik sekunder yaitu media pendukung seperti kertas, mesin tik, komputer atau benda lain yang diyakini dapat memudahkan proses komunikasi.
Transaksi Komunikasi a) Makna transaksi komunikasi
Mengembangkan strategi komunikasi
Evaluasi
Model Evaluasi
Kedua, kriteria yang dikembangkan didasarkan pada beberapa standar, seperti pandangan teoritis atau kumpulan tradisi yang dianggap baik. Kriteria yang digunakan dikembangkan dari ciri-ciri program dari luar, seperti berdasarkan pandangan teoritis, dari pihak pelaksana, dan dari pihak pengguna program.
Program Hang Out
Hang Out merupakan salah satu program rutin yang dijalankan oleh English Society Center yang ada di kota Bandung. Program ini dilaksanakan dua kali dalam seminggu yaitu setiap hari Selasa dan Kamis di base camp komunitas yaitu di Jalan Cihampelas 186 kav 17. Hang Out sendiri merupakan kegiatan komunikasi informal dalam bahasa Inggris asli yang disediakan oleh komunitas dimana masyarakat dapat berinteraksi secara santai satu sama lain. .
Ada berbagai kegiatan yang juga bisa dilakukan yaitu bermain kartu, bermain tenis meja atau bernyanyi dengan nyaman diiringi instrumen gitar yang disediakan oleh masyarakat. Hang Out merupakan bagian dari identitas komunitas The Center karena merupakan program pertama komunitas tersebut sejak komunitas ini didirikan. Anggota yang hadir biasanya beragam, mulai dari kalangan muda hingga orang tua, pelajar SMA, mahasiswa dari berbagai universitas.
Setiap anggota hanya diwajibkan membayar Rp 5.000 setiap kali datang ke program ini dan melengkapi daftar tamu serta melampirkan name tag yang mereka terima setiap kali melengkapi daftar tamu. Dalam program ini seluruh anggota mempunyai kesempatan besar untuk berbicara bahasa Inggris langsung dengan penutur asli. Mereka yang mengikuti program ini biasanya ingin melatih kemampuan komunikasi bahasa Inggrisnya bahkan bisa bertukar budaya dengan Native Speaker yang hampir semuanya berasal dari Amerika Serikat.
Jauh sebelum komunitas ini berdiri yaitu sekitar tahun 2000an, konsep Hang Out sebenarnya sudah dilakukan oleh pendiri komunitas tanpa nama komunitas. Sebelumnya pendiri komunitas ini menggunakan konsep “listener Gathering” yaitu perkumpulan yang diadakan untuk para pendengar radio Maestro fm Bandung. Dengan membludaknya animo masyarakat yang datang ke acara tersebut, akhirnya komunitas tersebut terbentuk dan konsepnya terus berlanjut hingga saat ini.
Hal ini menjadikan program Hangout menarik untuk dijadikan wadah bersosialisasi bagi generasi muda khususnya kalangan pelajar, apalagi jangka waktu pelaksanaannya cukup lama. Meskipun demikian, program Hangout telah berjalan dengan mantap bahkan setelah 17 tahun beroperasi, minat para anggota tidak pernah berkurang.
Kajian Teoritis
- Teori Sintalitas Kelompok (Group Syntality Theory)
- Kerangka Pemikiran
Cattell menyatakan, setidaknya diperlukan tiga panel dalam suatu kelompok, yang terdiri dari: sifat-sifat perasaan, yaitu dampak keberadaan kelompok secara keseluruhan, baik terhadap kelompok lain maupun terhadap lingkungan; ciri-ciri struktur kelompok, yaitu hubungan-hubungan yang terjalin antar anggota kelompok, perilaku-perilaku dalam kelompok, dan model organisasi kelompok; dan karakteristik populasi, yaitu rata-rata kepemilikan anggota kelompok. Dalam kajian yang terkait dengan teori kepribadian kelompok atau kepribadian ini, lebih ditekankan pada program Hang Out sebagai konteks kebersamaan, dinamika, perangai dan kemampuan kelompok masyarakat The Center. Selama keberadaannya Pusat banyak mengalami dinamika dan kemasyarakatan melalui program Hang Out, karena aktivitas atau aktivitas anggotanya sebagian besar tergabung dalam program Hang Out.
Sedangkan kapasitas komunitas dalam penelitian ini menunjukkan bahwa eksistensi komunitas Center dapat tetap terjaga berkat konsistensi pelaksanaan program Hang Out selama bertahun-tahun.
Kerangka Pemikiran