PENDAHULUAN
Pertanyaan Penelitian
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Berdasarkan latar belakang tersebut maka pertanyaan penelitian dalam penelitian ini adalah “Bagaimana proses rekrutmen dan penempatan pegawai BPRS Aman Syariah dari perspektif manajemen sumber daya manusia?”. Secara teoritis, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penelitian dengan memberikan gambaran yang sebenarnya mengenai proses rekrutmen dan penempatan pegawai pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Secara praktis memberikan konsultasi dan kontribusi kepada pengelolaan sumber daya manusia BPRS Aman Syariah yang dapat bermanfaat bagi perusahaan dalam menerapkan sistem rekrutmen dan penempatan pegawai yang efektif dan efisien di perusahaan guna mengurangi penyimpangan dan meningkatkan produktivitas perusahaan.
Penelitian Relevan
Rekrutmen, seleksi dan penempatan tenaga kerja dari perspektif manajemen Syariah di Rumah Sakit Islam Kendal. Bedanya dengan penelitian yang saya lakukan adalah penelitiannya tentang rekruitmen, seleksi dan penempatan tenaga kerja seperti yang terlihat pada manajemen syariah di Rumah Sakit Islam Kendal. 14 Ahmad Munadin, Rekrutmen, Seleksi dan Penempatan Tenaga Kerja Perspektif Manajemen Syariah di Rumah Sakit Islam Kendal, (Semarang, 2010).
LANDASAN TEORI
Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia adalah pegawai yang mau, mampu dan waspada dalam mencapai tujuan organisasi. Manajemen sumber daya manusia (human resource management) adalah rangkaian kegiatan organisasi yang ditujukan untuk menarik, mengembangkan dan mempertahankan tenaga kerja yang efektif. Definisi ini memberikan penjelasan bahwa manajemen sumber daya manusia adalah proses pengelolaan dan pendayagunaan manusia untuk mencapai tujuan organisasi.
Tujuan dan Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen sumber daya manusia lebih mengenal keberadaan sumber daya manusia dalam mencapai efektivitas organisasi, meminimalkan dampak negatif bagi organisasi untuk meningkatkan produktivitas. Dalam manajemen kepegawaian, kualitas sumber daya manusia diutamakan agar dapat berperan aktif dalam mencapai tujuan organisasi itu sendiri. Disiplin merupakan fungsi penting dari manajemen sumber daya manusia dan merupakan kunci untuk mewujudkan tujuan organisasi karena tanpa disiplin sulit mencapai tujuan yang maksimal.
Profesionalisme Sumber Daya Manusia dalam Islam
Pegawai dengan etos kerja yang tinggi menjalankan tugasnya dengan penuh keikhlasan, keikhlasan dan semangat yang tinggi, mencapai tujuan kerja yang telah ditetapkan tanpa kesalahan sedikitpun. Seseorang dikatakan memiliki profesionalisme apabila memiliki etos kerja yang tinggi, yaitu memiliki sikap mental berupa disiplin, tanggung jawab, kerja keras, rasionalitas dan kejujuran. Hidayat, “Etika Ketenagakerjaan yang Konsisten dengan Etika Profesi Islami” dalam Jurnal Sosial dan Pembangunan MIMBAR, (Bandung: P2U), Vol.
Rekrutmen Karyawan dalam Manajemen Sumber Daya
- Pengertian Rekrutmen
- Sumber-Sumber Rekrutmen
- Proses dan Prosedur Rekrutmen
- Kualifikasi Seleksi
Dapat didefinisikan bahwa rekrutmen adalah proses mencari karyawan atau tenaga kerja yang sesuai dengan kriteria, pengalaman dan keahlian yang ditetapkan oleh perusahaan untuk dipekerjakan pada lowongan yang sedang dibutuhkan dan memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di dalam perusahaan. Rekrutmen tenaga kerja dapat dilakukan melalui dua sumber, yaitu rekrutmen dari dalam perusahaan dan rekrutmen dari luar perusahaan. Eksekutif perusahaan atau sumber daya manusia secara informal bertanya kepada karyawan yang ada apakah mereka mengenal seseorang yang tertarik untuk berganti pekerjaan atau mencari peluang di lokasi baru.
Outsourcing adalah kebijakan penarikan SDM yang mengutamakan atau memberikan kesempatan kepada masyarakat luas. Dengan menjaring sumber daya manusia melalui lembaga pendidikan atau sekolah, perusahaan akan memperoleh calon tenaga kerja yang berkualitas. F. Metode perekrutan sumber daya manusia, biasanya dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh tenaga kerja tidak terampil seperti buruh bangunan, buruh perkebunan, dll.
Perencanaan sumber daya manusia berarti estimasi sistemik permintaan (kebutuhan) dan pasokan tenaga kerja organisasi di masa depan. Hal ini memungkinkan departemen SDM menyediakan tenaga kerja secara lebih tepat sesuai dengan kebutuhan organisasi.57. Pengertian ini memberikan pengertian bahwa perencanaan sumber daya manusia menentukan kebutuhan tenaga kerja masa depan, baik dari segi kuantitas maupun keterampilan.
70 Ike Kusdyah Rachmawati, Manajemen Sumber Daya Manusia, (Yogyakarta: ANDI, 2008), hal. Keahlian harus mendapat pertimbangan utama kualifikasi seleksi.
Penempatan Karyawan dalam Manajemen Sumber Daya
- Pengertian Penempatan Karyawan
Prestasi akademik tenaga kerja harus diperhatikan selama menjalani pra pendidikan, khususnya dalam penempatan tenaga kerja untuk melaksanakan tugas pekerjaan dan memikul wewenang dan tanggung jawab. Karyawan dengan prestasi akademik tinggi ditempatkan pada tugas dan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuannya, sedangkan karyawan dengan latar belakang akademik menengah atau di bawah standar ditempatkan pada tugas dan pekerjaan ringan dengan wewenang dan tanggung jawab yang relatif kecil. Pengalaman kerja pada pekerjaan yang sama yang telah diperoleh sebelumnya perlu pertimbangan dan perhatian dalam penempatan karyawan.
Fakta menunjukkan bahwa ada kecenderungan bahwa semakin lama seseorang bekerja, semakin banyak pengalaman yang dimiliki karyawan yang terlibat. Karyawan yang agak tua sebaiknya ditempatkan pada pekerjaan yang tidak melibatkan terlalu banyak risiko dan tanggung jawab. Di sisi lain, pekerja muda dan energik diberi tugas dan pekerjaan yang lebih menuntut dan berisiko.
Indikatornya meliputi kesesuaian usia untuk bekerja.96 Saat mengirim pekerja, faktor usia pekerja yang telah menyelesaikan seleksi harus diperhitungkan, jika perlu. Pekerjaan adalah segala hal yang berkaitan dengan pekerjaan sebelum, selama, dan sesudah masa kerja. Pekerja (karyawan) adalah mereka yang bekerja pada badan usaha atau perusahaan, baik swasta maupun pemerintah, dan menerima tunjangan kerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, harian, mingguan, dan bulanan, yang biasanya diberikan mingguan. .101.
Dapat kita pahami bahwa pekerja (pegawai) adalah pihak-pihak yang bekerja dalam perusahaan untuk bersama-sama merencanakan dan membangun perusahaan dalam mencapai tujuannya.
Jenis dan Sifat Penelitian
Penelitian deskriptif kualitatif ini berupa prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati.
Sumber Data
Sumber data sekunder merupakan sumber data kedua setelah sumber data primer.107 Data dapat diambil dari buku perpustakaan, dokumen, atau laporan yang dapat digunakan untuk mendukung atau melengkapi data primer dalam pengumpulan data. Sumber sekunder yaitu data yang diperoleh dari laporan perusahaan dan pegawai BPRS Aman Syariah, serta kelengkapan data sekunder, peneliti mempelajari buku-buku, internet dan literatur lain yang relevan dalam penelitian ini. Buku-buku yang melengkapi data sekunder adalah buku Edy Sutrisno, Manajemen Sumber Daya Manusia, buku Siswanto Sastrohadiwiryo, Manajemen Ketenagakerjaan Indonesia, buku T.
Hani Handoko, Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia Edisi 2, Buku Irham Fahmi, Teori dan Aplikasi Manajemen Sumber Daya Manusia, Buku Suwanto dan Donni Juni Priansa, Manajemen SDM di Organisasi Publik dan Bisnis, Buku Sondang P. Siagian, Manajemen Sumber Daya Manusia, Isi Buku Nurzaman , Manajemen Sumber Daya Manusia, Buku Marwansyah, Manajemen Sumber Daya Manusia Edisi-2, Buku Malayu S.P.
Teknik Pengumpulan Data
Metode dokumentasi adalah sebagai laporan tertulis dari suatu peristiwa yang isinya terdiri dari penjelasan dan pemikiran tentang peristiwa tersebut dan sengaja ditulis untuk penyimpanan atau penyampaian informasi tentang peristiwa tersebut. Dokumentasi yang digunakan peneliti dalam penelitian ini meliputi arsip dan sebagainya yang berkaitan dengan proses rekrutmen, seleksi dan penempatan pegawai di BPRS Aman Syariah. Selain itu, peneliti juga menggunakan literatur (buku), jurnal, artikel, dll yang membahas tentang rekrutmen dan penempatan posisi karyawan, serta manajemen sumber daya manusia.
Teknik Analisis Data
Setelah peneliti memperoleh data yang diperlukan, maka data tersebut akan diolah dan dianalisis dengan pola pikir induktif, yaitu pola pikir yang didasarkan pada fakta-fakta tertentu, kemudian diselidiki, dianalisis dan disimpulkan sehingga dapat diterapkan pemecahan masalah atau solusi secara umum. . Fakta-fakta yang dikumpulkan sesuai dengan realitas proses rekrutmen dan penempatan pegawai khususnya di BPRS Aman Syariah, dan ditarik kesimpulan secara umum. Hal itu dapat diketahui setelah peneliti memperoleh informasi dan data yang diperlukan dari buku dan dokumen.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
- Sejarah Berdirinya BPRS Aman Syariah Sekampung
- Struktur Organisasi
- Uraian Tugas Pengurus dan Karyawan BPRS Aman Syariah
- Jumlah Karyawan BPRS Aman Syariah Sekampung
- Rekrutmen dan Penempatan Posisi Kerja Karyawan pada
- Analisa Rekrutmen dan Penempatan Posisi Kerja Karyawan
Selain itu, sumber rekrutmen pegawai BPRS Aman Syariah diperoleh dari dua sumber yaitu sumber internal dan eksternal. Selain itu, BPRS Aman Syariah juga akan mempertimbangkan pengalaman kerja calon pegawai yang nantinya akan berguna dalam penempatan kerjanya. Rekrutmen Pegawai BPRS Aman Syariah Sekampung dan Analisis Alokasi Jabatan dari Perspektif Manajemen Sumber Daya Manusia Aman Syariah Sekampung.
Oleh karena itu, terlihat bahwa rekrutmen dan penempatan pegawai oleh BPRS Aman Syariah belum sepenuhnya sejalan dengan pengelolaan sumber daya manusia. Oleh karena itu, rekrutmen dan penempatan pegawai BPRS Aman Syariah tidak sesuai dengan teori karena lebih mengutamakan sumber daya internal atau hubungan kekeluargaan dengan pemegang saham dalam rekrutmen calon pegawai dan menempatkan diri pada posisi sesuai kebutuhan perusahaan. Melihat BPRS Aman Syariah berimplikasi logis terhadap pegawai baru yang tidak sesuai dengan bidang profesinya.
Berdasarkan hal tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa rekrutmen dan penempatan jabatan pegawai yang dilakukan oleh BPRS Aman Syariah belum sepenuhnya sesuai dengan Manajemen Sumber Daya Manusia dalam proses dan prosedurnya. Apakah ada perbedaan tertentu antara internal dan eksternal dalam perekrutan pegawai di BPRS Aman Syariah Sekampung. Apakah ada kendala yang dihadapi BPRS Aman Syariah Sekampung dalam merekrut dan menempatkan pegawai baru?
Upaya apa saja yang dilakukan BPRS Aman Syariah untuk meningkatkan pemahaman terhadap tugas dan pekerjaan pegawai baru.
PENUTUP
Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang telah peneliti lakukan, maka peneliti dapat memberikan saran yaitu sebaiknya pihak perusahaan merekrut karyawan melalui seleksi yang ketat yaitu mencari karyawan yang potensial sesuai dengan bidangnya, memiliki pengetahuan tentang bank syariah agar ketika mereka menjadi karyawan dan ditempatkan pada posisi tertentu, mereka dapat bekerja secara mandiri secara maksimal sesuai dengan bidang keahliannya. Pengaruh Upah, Umur, Jaminan Sosial dan Disiplin Kerja terhadap Produktivitas Tenaga Kerja (Studi Kasus Pabrik Kayu PT. Tunas Madukoro Indah di Wonosobo)” dalam Jurnal ISSN. Analisis Prosedur Rekrutmen, Seleksi dan Penempatan Pegawai LPP TVRI Sumsel Babel Palembang” dalam Jurnal Ilmiah Orasi Bisnis, (Palembang: Universitas Tamansiswa), Vol.
Upaya apa yang telah dilakukan untuk meningkatkan pemahaman tugas dan pekerjaan bagi pegawai yang bukan ahli di bidangnya.