BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
a) Ejaan adalah keseluruhan peraturan bagaimana melambangkan bunyi ujaran,
dan bagaimana menghubungkan serta memisahkan lambang-lambang. Secara teknis, ejaan adalah aturan penulisan huruf, penulisan kata, penulisan unsur serapan, dan penulisan tanda baca.
b) Ejaan yang berlaku sekarang ini adalah ejaan yang telah ditetapkan dan
diberlakukan Ejaan yang Disempurnakan (EYD) yang diatur dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah.
c) Ada banyak sekali tata cara penulisan huruf kapital, yang kesemuanya telah
diatur dalam pedoman umum Ejaan yang Disempurnakan (EYD).
d) Akan halnya dengan penulisan huruf besar, penulisan tanda bacapun telah
diatur dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan.
3.2 Saran
Makalah ini hanyalah mengupas sebagian kecil dari pedoman umum ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan, oleh karena itu bagi rekan-rekan yang ingin lebih mendalami tentang ejaan yang disempurnakan, sebaiknya mencari referensi tambahan sebagai pelengkap dari yang telah kami sajikan ini.
DAFTAR PUSTAKA
Negara, Kesuma. 2012. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang disempurnakan. Jakarta: Agogos Publishing
Salam, Rosdiah. 2006. Bahasa dan Sastra Indonesia. Makassar
Arifin, E. Zaenal.1995. Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akademika Presindo.
H. G. Taringan. 1985. Pengajaran Ejaan Bahasa Indonesia. Bandung: Angkasa.
Agustin, Risa, S.Pd. 2008. Pedoman Umum Ejaan yang Disempurnakan. Surabaya:
SERBA JAYA.