• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III Elemen Pembentuk Ruang Lobby

N/A
N/A
Turn Wink

Academic year: 2023

Membagikan "BAB III Elemen Pembentuk Ruang Lobby"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III 3.1. Elemen Pembentuk Ruang Lobby

Ada beberapa syarat penting yang harus di perhatikan dalam merancang sebuah Lobby rumah sakit hal ini dikarnakan pada umunya rumah sakit harus steril dari segalahal, maka dari itu material pada bangunan harus mnggunakan bahan yang aman dan baik untuk kesehatan. Dikarnakan Lobby juga menjadi bagian salah satu dari rumah sakit, adapun syarat dan ketentuannya sebagai berikut:

3.1.1. Dinding

Menurut keputusan direktur jendral pemberantasan penyakit menular pada penyehatan lingkungan pemukiman nomor: HK.00.06.6.44. tentang persyaratan kesehatan lingkungan, ruang dan bangunan serta fasilitas rrumah sakit persyaratan dinding dalam rumah sakit yaitu:

- Permukaan dinding harus rata, berwarna terang di cat tembok yang mudah di bersihkan

- Permukaan dinding yang selalu terkena percikan air harus terbuat dari bahan yang kedap dan kedap air.

Menggunakan material kaca sebagai elemen estetika pada dinding untuk memberikan kesan modern, baik dalam bentuk panel maupun kombinasi dengan material lain.

Gambar : Panel Dinding Kaca Lobby Sumber : www.Google.com

3.1.2. Plafon

Plafon rumah sakit juga harus menggunakan bahan yang ramah terhadap lingkungan.

Menurut keputusan direktur jendral pemberantasan penyakit menular pada penyehatan lingkungan pemukiman nomor: HK.00.06.6.44. tentang persyaratan kesehatan lingkungan, ruang dan bangunan serta fasilitas rrumah sakit, persyaratan plafon dalam rumah sakit yaitu:

- Kuat, berwarna terang dan mudah di bersihkan - Tinggi minimal 2,5 meter dari lantai

- Kerangka kayu plafon dibuat anti rayap dan perlu diresidu terlebih dahulu agar anti rayap.

(2)

- Sebelum pemasangan kayu reng dilapisi lembaran triplek dalan aluminium foil supaya tidak bocor.

Gambar : Desain Plafon Lobby Sumber : www.Google.com

3.1.3. Lantai

Kriteria permukaan lantai dibagi menjadi 2, yaitu kriteria fungsional dan kriteria estetik. Berdasarkan peraturan standarisasi yang diterapkan oleh American National Standards yang terkait dengan persyaratan umum untuk interior yang aksesibel (General Requirements for Accesible Interior). Ditetapkan bahwa kriteria umum lantai area public dengan intensitas pemakaian tinggi meliputi persyaratan: kesehatan dan keselamatan, konstruksi dan penampilan. Kriteria kesehatan dan keselamatan meliputi kriteria: tahan api (flammability), mampu meredam pantulan cahaya (light reflectance), tidak licin (slipperiness), dan kerataan permukaan

3.1.4. Furnitur

Furniture merupakan eleman penunjang sebuah ruangan dan banyak jenis-jenis komponen yang ada di ruangan Lobby. Furniture juga harus mencerminkan sebuah ruangan apa yang ingin di tampilkan pada ruangan tertentu

3.2. Ruangan Yang Terdapat Pada Lobby

Ada beberapa ruangan yang terdapat pada Lobby diantaranya:

3.2.1. Resepsionis

Resepsionis adalah bagian penting dari sebuah Lobby dimana seluruh pasyen/tamu yang datang dapat menemukan informasi yang dia tidak tahu tentang bagian dari rumah sakit.

Resepsionis juga dapat menjadi pusat dari sebuah Lobby.

(3)

Gambar : Resepsionis Sumber : www. Google.com 2.2.1. Area Tunggu

Area tunggu di Lobby dapat berupa kursi-kursi tanpa meja atau sofa set tergantung kebutuhan, material yang digunakan pada interior/furniture harus menggunakan bahan yang sehat dan mudah perawatannya.

Gambar : Ruang Tunggu Lobby Sumber: www.Google.com

Referensi

Dokumen terkait

Pada penelitian ini metode observasi yang akan dilakukan meliputi bangunan Masjid Agung Tuban, khususnya pada lantai satu seperti kontinuitas elemen pembentuk ruang dan

Bangunan merupakan fasilitas penjualan material dengan berbagai fasilitas pendukung berupa gudang penyimpanan material bangunan, konsultan teknik dan ruang pameran perumahan dan

Berikut adalah uraian fasilitas yang ada di Rumah Sakit Kelas B berdasarkan Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit Kelas B Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik dan Sarana

Modul yang akan digunakan dalam bangunan Rumah Sakit ini adalah modul perencanaan dan modul struktur. Ukuran unit-unit ruang pada Rumah Sakit disesuaikan dengan

Perencanaan dan perancangan bangunan Rumah Sakit Gigi dan Mulut di Kabupaten Gianyar yang mampu meningkatkan pelayanan fasilitas kesehatan, khususnya pada kesehatan

Misalnya, Tile dengan permukaan yang mengkilap (Polished Tile), seperti Body Tile Aurora yang dipasang pada dinding.. Pilih Tile yang berwarna terang sehingga pantulannya

Standarisasi luasan ruang dan persyaratan teknis sudah termuat dalam Standar Teknis Bangunan Gedung Rumah Sakit, namun yang terkait dengan panduan desain

Persyaratan Teknis Bangunan Ruang Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Kelas D mengacu pada “Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit, Ruang Gawat Darurat” yang telah diterbitkan oleh Direktorat