• Tidak ada hasil yang ditemukan

bab iii metodologi penelitian - Perpustakaan Poltekkes Malang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "bab iii metodologi penelitian - Perpustakaan Poltekkes Malang"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

24 BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Jenis Penelitian

Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional yang dilakukan dengan desain cross sectional, yaitu dengan menggali data tentang karakteristik, tingkat pengetahuan dan perilaku higiene sanitasi tenaga penjamah makanan dalam waktu yang bersamaan.

3.2 Waktu dan Tempat Penelitian

Waktu : 15 Februari – 15 April 2021

Tempat : Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Putra Waspada Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung.

3.3 Populasi dan Sampel Penelitian

Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah semua orang yang secara langsung berhubungan dengan makanan mulai tahap persiapan bahan makanan sampai dengan penyajian makanan. Sampel penjamah makanan yang digunakan juga merupakan total populasi seluruh penjamah makanan di Rumah Sakit Putra Waspada Tulungagung sejumlah 5 orang.

Teknik Sampling pada penelitian ini adalah sampling jenuh. Menggunakan sampel jenuh karena jumlah populasi cenderung lebih sedikit yaitu kurang dari 30.

3.4 Variabel penelitian

Variabel dalam penelitian ini adalah:

Variabel Dependent : Perilaku Higiene Sanitasi Penjamah Makanan Variabel Independent : Tingkat Pengetahuan Higiene Sanitasi

3.5 Definisi Operasional Variabel Tabel 3. Definisi Operasional Variabel

Variable Definisi Metode Alat ukur Hasil ukur Sakala ukur Tingkat

pengetahuan

Tingkat pemahaman penjamah

makanan tentang

Wawancara Kuesioner - Baik

>80%

- Sadang 60-80%

Ordinal

(2)

25

Variable Definisi Metode Alat ukur Hasil ukur Sakala ukur higiene sanitasi

pengolahan makanan

- Kurang

˂60%

(Fatmawati , dkk., 2013) Perilaku

penjamah makanan

Aktivitas atau

upaya yang

dilakukan

penjamah dalam menerapkan

higiene sanitasi dalam pengolahan makanan

Cek list Form Cek list

- Baik

>80%

- Sedang 60-80%

- Kurang

˂60%

(Fatmawati , dkk., 2013)

Ordinal

3.6 Instrumen Penelitian

Alat dan bahan yang diperlukan dalam penelitian antara lain:

1. Form karakteristik tenaga penjamah makanan tentang higiene dan sanitasi di Rumah Sakit Putra Waspada Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung.

2. From tingkat pengetahuan tenaga penjamah makanan tentang higiene dan sanitasi di Rumah Sakit Putra Waspada Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung.

3. Form perilaku tenaga penjamah makanan tentang higiene dan sanitasi di Rumah Sakit Putra Waspada Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung.

4. Alat Tulis yang terdiri dari bolpoin dan stapler dan kalkulator

3.7 Metode Pengumpulan Data

Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah:

1. Data identitas atau karakteristik penjamah makanan yang diperoleh dengan wawancara dengan alat bantu kuesioner secara langsung terhadap tenaga penjamah makanan di Rumah Sakit Putra Waspada Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung.

(3)

26

2. Data tingkat pengetahuan penjamah makanan diperoleh wawancara dengan dibantu menggunakanan alat bantu kuesioner yang diberikan secara langsung terhadap tenaga penjamah makanan di Rumah Sakit Putra Waspada Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung.

3. Data perilaku tenaga penjamah makanan pada proses pengolahan makanan dan penerapan higiene dan sanitasi yang diperoleh dengan cara observasi perilaku tenaga penjamah makanan selama bekerja dengan dibantu form pengamatan (check list) dengan pengamatan langsung di ruang pengolahan makanan Rumah Sakit Putra Waspada Kecamatan Tulungagung Kabupaten Tulungagung selama 3 hari tidak berturut-turut. Pengamatan dilakukan selama 3 hari tidak berturut-turut dengan harapan dapat mencerminkan perilaku kebiasaan tenaga penjamah makanan saat persiapan bahan makanan sampai dengan penyajian makanan.

3.8 Pengolahan, Penyajian dan Analisis Data

1. Data identitas atau karakteristik tenaga penjamah makanan (usia, masa kerja, dan tingkat pendidikan) diolah dengan cara mengklasifikasikan data berdasarkan klasifikasi sebagai berikut:

a. Usia

b. Jenis kelamin c. Masa kerja

d. Tingkat pendidikan

Selanjutnya disajikan dalam bentuk grafik dengan mencantumkan persentase, kemudian diinterpretasikan secara deskriptif.

2. Data pengetahuan tenaga penjamah makanan diolah dengan skor 1 bagi jawaban benar dan skor 0 bagi jawaban yang salah, kemudian dihitung dalam persentase dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

Nilai-nilai pengetahuan responden dikelompokkan menurut kriteria (Fatmawati, dkk., 2013) sebagai berikut:

Baik : > 80%

Sedang : 60-80%

(4)

27

Kurang baik : ˂ 60%

Selanjutnya disajikan dalam bentuk grafik, dan hasil penelitian diinterpretasikan secara deskriptif.

3. Data perilaku tenaga penjamah makanan diolah dengan skor 1 bagi jawaban Ya dan skor 0 bagi jawaban yang Tidak, kemudian dihitung dalam persentase dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

Nilai-nilai perilaku responden dikelompokkan menurut kriteria (Fatmawati, dkk., 2013) sebagai berikut:

Baik : > 80%

Sedang : 60-80%

Kurang baik : ˂ 60%

Selanjutnya disajikan dalam bentuk grafik, dan hasil penelitian diinterpretasikan secara deskriptif.

Referensi

Dokumen terkait

Terdapat faktor lain yang mempengaruhi perilaku higiene misalnya kebiasaan tenaga penjamah makanan yang belum memperhatikan higiene personal, tidak tersedianya fasilitas seperti sabun

Penelitian lain yang dilakukan oleh Miranti dan Adi 2016 menyatakan bahwa tingkat pengetahuan penjamah makanan tentang higiene sanitasi pada Asrama Putri Al Izzah Kota Batu dan Ar

Tujuan Umum Untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan terhadap perilaku higiene sanitasi penjamah makanan pada Pedagang Kaki Lima di sekitar Kampus Universitas Brawijaya,

Hasil-hasil Penelitian tentang Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Hygiene Sanitasi Tenaga Penjamah Makanan ....

Pengaruh Penyuluhan Higiene Sanitasi Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Penjamah Makanan Pada Penyelenggaraan Makanan Di Sdit Insan Permata Kota Malang.. Dibimbing oleh : Maryam

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Petugas Penjamah Makanan Dengan Praktik Higiene Sanitasi Makanan di Unit Gizi RSUD Dr.Amino Gondohutomo Semarang.. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia

Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas didapatkan rumusan masalah sebagai berikut “Apa faktor yang mempengaruhi perilaku higiene sanitasi penjamah makanan di

Faktor yang mempengaruhi perilaku higiene sanitasi penjamah makanan di Sekolah Ar-Rohmah Putri Kecamatan Dau Kabupaten Malang adalah pendidikan, pengetahuan, dan fasilitas higiene