BAB III PENUTUP
A. KESIMPULAN
Ekskresi adalah proses sisa-sisa metabolisme tubuh. Alatalat tubuh yang berfungsi dalam hal ekskresi secara bersama-sama disebut sistem ekskresi.
1. Sistem Ekskresi Pada Hewan Hewan juga melakukan metabolisme untuk melakukan aktivitas kehidupan Metabolisme menghasilkan zat yang harus diekskresikan dari tubuh. Setiap hewan memiliki cara yang berbeda untuk mengekskresikan sisa metabolisme. Pada hewan invertebrata belum terdapat sistem ekskresi. Akan tetapi, sisa-sisa metabolisme harus dikeluarkan dari tubuh organisme. Untuk itu, hewan invertebrata memiliki alat dan cara ekskresi tersendiri. Alat ekskresi yang utama pada vertebrata adalah ginjal (ren).Struktur ginjal yang paling dikenal pada vertebrata disebut akrinefros atau holonefros.Pada prinsipnya, terdapat tiga tipe ginjal pada vertebrata, yaitu pronefros, mesonefros, dan metanefros. Dimana pronefros adalah ginjal yang berkembang pada fase embrio vertebrata selain mamalia, embrio berudu dan larva amphibian yang lain.
2. Sistem Ekskresi Pada Manusia Tubuh manusia memiliki beberapa sistem ekskresi, diantaranya Ginjal merupakan alat tubuh yang memiliki fungsi spesifik untuk ekskresi sisa metabolisme yang mengandung nitrogen.Banyak sedikitnya urin seseorang yang dikeluarkan setiap hari dipengaruhi oleh zat-zat diuretik, suhu, volume larutan dan emosi.
Ginjal manusia dapat mengalami gangguan dan kelainan, antara lain karena serangan bakteri, tumor, kelainan bentuk ginjal, atau pembentukan batu ginjal. kelainan dan gangguan fungsi ginjal antara lain nefritis, batu ginjal, albuminuria, glikosuria, hematuria, ketosa, diabetes melitus, diabetes insipidus.
B. Saran
Semoga apa yang saya paparkan diatas dapat membuka wawasan kita lebih terampil lagi dalam.
4