28
ANALISA DAN PEMBAHASAN
A. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN
1. NAME : KM FREEDOM
2. TYPE OF SHIP : CONTAINER
3. FLAG : INDONESIA
4. SHIP MANAGER : MENTARI SEJATI PERKASA
5. CALL SIGN : H8RY
6. YEAR OF BUILD : 1993
7. NAME OF BUILDER :GDANSK - POLLAND 8. ASSIGNED CLASS : DNV
9. IMO : 9001485
10. LENGTH OVERALL : 105,35 METER 11. BREADTH OVERALL : 16,8 METER 12. DEPTH MOULDED : 8,25 METER 13. MAXIMUM HEIGHT : 36 METER
14. GROSS TONAGE : 4303 TON
15. NETTO TONAGE : 1690 TON
16. TANK FO :270.17 TON
17. TANK HSD :92.92 TON
18. CAPACITY GRAIN : 6053 TON 19. CAPACITY BALLAST : 6020 TON
20. MAIN ENGINE : WARTSILA VAASA 8R32D
21. TYPE : 8R32D
22. TENAGA KUDA / PK : 4025 HP (2960 KW)
23. SPEED : 11.5 KNOTS
24. R.P.M : 720 RPM
25. BBM : HSD + FO
26. MAIN DIESEL GENERATOR : CEGIELSKI SULZER
27. TYPE : 6S20
28. TENAGA KUDA / PK : 750 KW
29. JUMLAH MESIN : 2 BH
30. BOW THRUSTER : ZEMECH LIAANEN 370 KW
B. DESKRIPSI DATA
Diatas kapal milik MENTARI SEJATI PERKASA, pada umumnya terdapat jenis-jenis pesawat pendukung kerja dari sebuah kapal baik untuk navigasi maupun untuk permesinan kapal. Termasuk salah satunya adalah terdapat mesin pengerak utama dan mesin bantu, untuk mendukung kelancaran operasional kapal.
Kapal KM FREEDOM menjadi salah satu objek pengamatan dari sekian puluh kapal milik MENTARI SEJATI PERKASA , dikamar mesin terdapat puluhan jenis pesawat yang diatur dan diletakkan pada lokasi yang telah ditentukan, Sehingga dapat diketahui dalam mendukung kelancaran pengoperasian kapal baik untuk mesin utama maupun mesin Bantu. Di kapal KM FREEDOM menggunakan central cooling frash water system. Sitem pendingin ini didisain dengan hanya mempunyai satu head exchanger yang
didinginkan dengan air laut.central cooling frash pump itu terletak dilantai dasar kamar mesin. Perlu diketahui bahwa dikamar mesin KM FREEDOM terdapat tiga lantai yang tiap lantai terdapat jenis pesawat yang berbeda jenis dan fungsinya. Adapun central cooling frash pump terletak dilantai dasar kamar mesin dengan pertimbangan.
1. Untuk menghasilkan daya isap yang maksimal karenate kanan air tawar dapat digunakan untuk mengisi ruangan dalam pompa impeller sebagai zat cair yang akan dipompakan sehingga pompa dapat bekerja secara normal.
2. Mempunyai kapasitas yang besar, karena terletak lebih rendah 3. Ruang dan tempatnya besar.
1. Proses Kerja dari central Cooling Pump.
a. Proses pemasukan zat air
Karena letak frash wáter cooling pump lebih rendah.Maka akan memaksimalkan sirkulasi pada pipa pipa air tawar sebelum masukke pompa pendingin (pompa gendong pada mesin diesel generator).
b. Proses penekanan zat cair
Zat cair yang telah masuk ke dalam ruang impeller akan ditekan keluar oleh pompa dengan tenaga penggerak motor listrik disini zat cair akan ditekan keluar oleh impeller akibat gaya sentrifugal dengan dihubungkan satu poros dengan motor listrik melalui saluran keluar yang berbentuk konis. Permulaan dari rumah keong adalah bagian yang sempit, kemudian melebar semakin jauh
semakin lebar dan akhirnya keluar dari bagian ini adalah bagian yang paling lebar dan cairan itu akan bergerak mengisi pipa pipa pendingin.
2. Cara kerja pompa sentrifugal
Prinsip kerja dari pompa sentrifugal adalah rotor yang bersudu disebut kipas (baling-baling) yang dibuat untuk berputar dengan kecepatan tinggi. Kecepatan kipas ini menambah pengeluaran zat cair, meningkatkan baik tekanan maupun kecepatan, selanjutnya zat cair menuju rumah-rumah spiral (keong).
Gambar 4.1 Central coolingfrash wáter pump (sumber : KM FREEDOM)
C. ANALISA DATA
Analisa merupakan langkah awal untuk mencari penyelesaian suatu masalah. Didalamnya berisikan penyebab timbulnya sekaligus untuk mencari bagaimana penannggulangan dari masalah tersebut dan dapat kita jadikan pelajaran agar tidak terjadi hal yang surupa yang menggangu operasi kelancaran kapal. Dimana salah satu pesawat atau permesinan membutuhkan perhatian khusus guna kelancaran pengoperasian kapal pada waktu berlayar maupun pada waktu melakukan bongkar muat. Salah satu permesinan
tersebut adalah mesin diesel generator yang berfungsi sebagai pembangkit listrik di atas kapal. Salah satu penunjang kinerja mesin diesel generator tersebut adalah sistem pendinginan. Dimana pentingnya fungsi dari sistem pendingin mesin diesel generator, dalam hal ini pada kapal KM FREEDOM menggunakan mesin diesel generator CEGIELSKI SULZER 6S20.
Air pendingin memegang peranan penting untuk keoptimalan mesin diesel generator. Oleh karena itu penulis mengetangahkan beberapa masalah menyangkut faktor-faktor yang menjadi penyebab meningkatnya suhu air pendingin dari sistem pendinginan, serta perawatannya selama temuan penelitian di kapal.
Adapun tujuan dari pendinginan seperti yang telah dijelaskan pada definisi-definisi terdahulu adalah sebagai penyerap panas yangn dihasilkan dari mesin pada saat beroperasi. Untuk mengetahui terjadinya proses pendinginan secara garis besar proses pendinginan pada mesin diesel generator adalah sebagai barikut :
Air pendingin dari pompa sentral melalui pipa pendingin air tawar lalu dihisap oleh pompa (gendong) diesel generator kemudian air pendinngin tersebut dialirkan ke cylinder blok, kemudian dialirkan ke silinder head dan oil cooler untuk mendinginkan minyak lumas, setelah melakukan penyerapan panas air pendingin mengalir kembali ke pipa air tawar tadi melakukan sirkulasi menuju pompa sentral. Dimana pompa yang digunakan untuk menghisap air pendingin yaitu pompa jenis impeller yang bergerak mengikuti putaran dari crank shaft diesel generator.
Analisa penulis sementara, kendala dan hambatan yanng sering terjadi di kapal akan menjadi masalah dan bahkan dapat mengakibatkan kerusakan yang sangat fatal pada mesin diesel generator, temuan-temuan tersebut antara lain :
1. Temperatur air pendingin terlalu tinggi
Fungsi air pendingin adalah untuk mendinginkan mesin agar kondisi kerja mesin selalu optimal. Dengan temperatur yang optimal maka kerja mesin diesel akan normal. Namun dalam operasional mesin diesel pada kenyataanya temperatur air pendingin melebihi batas maksimal yang diizinkan. Temperatur yang diizinkan antara 800C- 850C, dan pada kondisi tidak normal dapat melebihi dari 1000C. Jika hal ini terjadi akan mengakibatkan mesin menjadi overheating, dan otomatis akan mati dengan sendirinya. Dikarenakan terbaca oleh sensor dari temperatur air pendingin di mesin tersebut bahwa air pendingin melebihi dari limit yang ditentukan. Kejadian tersebut akan menganggu operasional kapal.
2. Kurangnya perawatan pada sistem air pendingin.
Salah satu syarat normal nya system pendinginan adalah jumlah air pendingin dalam system harus mencukupi.Padao perasional sesungguhnya terkadang jumlah air pendingin berkurang cukup banyak.Berkurangnya jumlah air pendingin dapat menyebabkan terjadinya overheating juga Berkurangnya air pendingin ini dapat disebabkan oleh penguapan, dan
kebocoran.Kebocoran terbesar yang sangat mempengaruhi adalah melalui Overflow tangki ekspansi. Dan penyebab utamanya adalah kurangnya perawatan pada sitem pendingin tersebut.
D. PEMBAHASAN MASALAH.
Dari permasalahan yang sudah ada, berikut akan penulis bahas satu persatu agar memperoleh kebenaran yang akurat.
1. FAKTOR - FAKTOR YANG MENYEBABKAN MENINGKATNYA SUHU AIR PENDINGIN
Jika temperatur pendinginan terlalu tinggi, seperti pada analisa di atas akan menyebabkan overheating dan mesin menjadi mati. Mesin tersebut menjadi mati karena, pada mesin terdapat engine safety device Fresh water cooling high temperature bekerja.Selain itu masih ada banyak penyebab yang lain, yaitu:
1. Penyebab dan akibat temperature air pendingin terlalu tinggi.
a) coolerkotor
Cooler merupakakomponenterpentingdalam proses pendinginan. Di dalam cooler inilah air pendingin yang telah bersirkulasi dan menyerap panas dari mesin didinginkan.Apabila cooler tersebut kotor maka pendinginan tidak akan maksimal.
b) Kebocoran atau masuk angin pada pompa (gendong diesel generator)
Agar kapasitas pendinginan dapat memenuhi pendinginan mesin, maka jumlah air pendingin yang disirkulasikan juga harus dapat memenuhi penyerapan panas mesin. Untuk mencapai target kapasitas perlu sekali kapasitas pompa pendingin yang baik. Dalam hal ini pompa harus mampu, mensuplai dan mensirkulasikan air dalam sistem dengan baik apabila terjadi suatu kebocoran misalnya pada cylinder head akan mengakibatkan udara ikut masuk pada saluran pendingin dan akan mengakibatkan pompa tersebut masuk angin karena adanya udara pada saluran pipa pendingin.
Gambar 4.2 kebocoran pada pompa gendong diesel generator (sumber : KM FREEDOM)
c) Kebocoran atau kebuntuan sistem pendinginan.
Jika sistem bocor atau buntu maka pendinginan juga terganggu. Kebocoran biasa terjadi pada valve hisap yang sudah tidak kedap, sambungan plendes pipa yang sudah korosi .kebocoran pada pipa pendingin, Kebuntuan
coolerjuga bisa terjadi pada jacket cooling akibat dari jeleknya kualitas air yang menyebabkan jadi endapan.
d) Kerusakan Packing Kepala Silinder
Adanya kebocoran dari packing kepala silinder atau biasa disebut kebocoran dari dalam.Disebut kebocoran dari dalam ini dikarenakan air yang keluar melalui saluran overflow disebabkan adanya kebocoran dari packing kepala silinder, sehingga kompresi yang dihasilkan dari hasil pembakaran di ruang bakar menerobos atau masuk kedalam saluran pendingin, sehingga menyebabkan air pendingin tidak dapat bekerja secara maksimal untuk mendinginkan mesin tersebut. Dan menyebabkan meningkatnya suhu pada air pendingin sehingga mengakibatkan mesinakan mengalami overheat.
Permasalahan ini dapat dideteksi pertama kali melalui thermometer yang terpasang pada saluran air pendingin atau pada manometer tekanan air pendingin yang terpasang pada mesin. Jika suhu pada penunjukan thermometer bertambah tinggi atau tekanan pada manometer pendingin kurang dapat dipastikan terjadi gangguan-gangguan sperti di atas. Adapun cara mengatasi permasalahan di atas adalah :
1. coolerkotor
Melakukan pembersihan dengan cara menyogok pipa kapiler cooler. Adapun cara melakukannya pertama tama penutup cooler
pada kedua ujungnya kita buka setelah semua air keluar barulah menyogok cooler dengan memasukkan alat pembersih kedalam lubang pipa kapiler
2. masuk angin atau kebocoran pada pompa (gendong diesel generator)
hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor bisa terjadi akibat kebocoran pada pompa tersebut, ataupun kurangnya supplay air pendingin ke pompa diakibakan adanya kebocoran maupun tersumbatnya saluran pipa pendingin oleh kerak-kerak maupun endapan kotoran
3. Kebocoran atau kebuntuan sistem pendinginan
Perawatan yang berkala merupakan salah satu solusi dari permasalah ini. Jadi agar tidak sampai adanya suatu kebocoran maupun kebuntuan pada sistem pendingin. Atau dengan melakukan pengetesan tekanan secara teratur. Dengan pengetesan yang teratur dapat diantisipasi jika ada kebocoran dan kebuntuan agar dapat di atasi lebih awal
4. Kerusakan Packing KepalaSilinder
Apabila packing kepala silinder sudah rusak atau terlalu tipis karena panas yang berlebih akan menyebabkan packing tidak rapat dan akan menyebabkan air pendingin bocor.dan mengganti dengan packing kepala silider dengan yang baru.
2. BAGAIMANA CARA MERAWAT SISTEM AIR PENDINGIN AGAR SELALU BEKERJA SECARA BAIK ?
Untuk menunjang kelancaran kerja mesin diesel generator perlu adanya perawatan yang baik. Selain pada sistem pendinginannya juga pada sistem lainnya. Untuk sistem pendinginannya yang perlu diperhatikan adalah :
1. Jumlah air pendingin pada sistem 2. Temperatur air pendingin
3. Kondisi cooler 4. Kondisi pompa
5. Pengetesan terhadap tekanan air pendingin atupun kebocoran internal dan eksternal
Adapun dalam melakukan perawatan yang baik harus mengacu pada buku petunjuk perawatan( instruction manual book). Berikut adalah tabel perawatan sesuai instruction manual book.
Tabel 4.1perawatan sesuai instruction manual book
Jenis Perawatan
Periode Perawatan * 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Memariksa jumlah air pendinngin dan
minyak lumas dalam mesin
v
Memeriksa saringan udara v
Mengganti minyak lumas dalam sumptank
v o o o
Mengganti filter cartridge minyak lumas v o o o Membersihkan saringan udara v v Membuang air dari tangki bahan bakar v Memeriksa dan memngencangkan ulang
baut kepala silinder ( tahap 1 )
v Memeriksa dan mengencangkan seluruh
baut pada mesin
v Memeriksa dan mengnencangkan ulang
baut kepala sillinder ( tahap 2 )
v Memeriksa dan menyetel ulang celah
katup
v v v
Membersihkan intercooler v
Mengganti saringan bahan bakar v
Memeriksa turbocharge v
Mengganti air pendingin v
Memeriksa injektor v
* 1 – Pemeriksaan harian
2 –Setelah pengoperasian 10 sampai 20 jam ( kondisi baru atau setelah mesin di overhaul )
3 – Setiap 200 jam
4 – Setelah 400 jam pengoperasian 5 – Setiap 400 jam
6 – Setiap 1000 jam 7 – Setiap 3000 jam 8 – Setiap 2 tahun
9 – Setiap 5000 jam pengoperasian jika mesin beroperasi secara terus menerus
Setiap 48 bulan jika generator kondisi standby 10 - Jarak penggantian minyak lumas
Adapun pemeliharaan sistem pendinginan dapat dilakukan dengan cara 1. Pompa air pendingin pemeliharaan yang perlu dilakukan adalah
Periksa mekanik seal ataupun rames packing. Pada bagian ini pemeliharaan dilakukan selama kurang lebih 2000-3000 jam kerja atau tiap 2 bulan sekali. Bongkar
2. pipa air pendingin
saluran air pendingin biasanya menggunakan pipa yang terbuat dari baja dan pada bagian dalamnya digalvanisasi . pipa ini dilalui air pendingin, dimana aliran dan kecepatan sesuai dengan luas penampang pipa untuk kebutuhan pendinginan
3. pembersihan kerak- kerak
bersihkan mesindari kerak ataupun kotoran setiap 250 jam atau dua kali dalam setahun dengan membuka kran pembuangan dan memasukkan air yang bersih
Tujuan dari perawatan :
1. memperpanjang masa pakai barang 2. menjamin kesiapan peralatan kerja 3. menjamin keselamatan kerja 4. kemampuan produksi
5. menjaga kualitas
41
BAB
VPENUTUP
A. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil praktek yang dilakukan taruna diatas kapal, dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut.
1. Faktor penyebab
Terdapat pengaruh yang cukup signifikan antara meningkatnya suhu air pendingin terhadap kerja mesin diesel generator.Disebabkan karena temperatur air pendingin yang terlalu tinggi dan kurangnya perawatan pada sistem air pendingin.Suhu dan tekanan air pendingin yang tidak normal akan mengakibatkan berbagai permasalahan pada mesin diesel generator atau bahkan mengalami kerusakan.
2. Cara menanggulangi
Untuk menghindari sesuatu permasalahan yang tidak diinginkan hendaknya para crew engine memperhatikan perawatan- perawatannya dan melakukan pengecekan secara rutin diantaranya pada :
a) Coolerpendingin diesel generator b) Suhu air pendingin diesel generator
c) Kebocoran atau masuk angin pada pompa (gendong diesel generator)
d) Tekanan pada pompa gendong diesel generator
e) Kebocoran atau kebuntuan sistem pendinginan f) Kerusakan Packing KepalaSilinder
B. SARAN
Dari hasil analisa untuk diterapkan diatas, maka penulis mencoba menuliskan saran-saran guna meningkatkan kinerja system pendinginan pada mesin diesel generator, antara lain:
1. Meningkatkan Perawatan Secara Berencana (Planning Maintenance System) Diatas Kapal. Hal ini merupakan yang penting untuk dilakukan bagi seluruh crew mesin diatas kapal karena dengan perawatan yang di lakukan secara berencana akan dapat mencegah terjadinya kerusakan dini pada permesinan kapal. perawatan berencana ini dapat dilakukan dengan perawatan pencegahan maupun perawatan secara kolektif.
2. Agar kinerja system pendinginan mesin diesel generator berjalan normal dan tetap pada standar maka perlu diadakan perawatan secara rutin atau berkala sesuai dengan jam kerja mesin tersebut. Adapun jangkawaktu perawatan system pendingin adalah sebagai berikut:
a. Perawatan harian b. Perawatan mingguan
c. Perawatanpemakaianhitungan jam d. Perawatanbulanan
e. Perawatan tahunan