BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Data Penelitian
Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 4 Pariaman. SMK Negeri 4 Pariaman adalah salah satu SMK Negeri di Kota Pariaman yang terletak di Desa Taluk Dusun Pasar Hilalang Kecamatan Pariaman Selatan. Sekolah didirikan pada tahun 2008 berdasarkan SK Walikota Pariaman nomor:
420/5002/WAKO-2008 tanggal 29 Oktober 2008. Atas dasar surat Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah No.
2672/05.4/MN/2008 tentang Data Usulan Program Tahun Anggaran 2009, tentang usulan Unit Sekolah Baru (USB) SMK. Penelitian ini dilakukan di kelas XI GEO sebagai kelas eksperimen dan XI KKBT sebagai kelas kontrol.
Data yang digunakan adalah data nilai hasil belajar peserta didik dengan menggunakan test akhir (post-test) pada pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti dengan metode snowball throwing. Dengan menggunakan metode snowball throwing pada pembelajaran pendidikan agama Islam mampu meningkatkan minat belajar peserta didik. Data hasil belajar dan rata-rata nilai tes akhir peserta didik kelas ekperimen adalah 88, nilai terendah adalah 76 dan nilai tertinggi adalah 97. Dan rata-rata nilai akhir peserta didik kelas kontrol adalah 86, nilai terendah adalah 64 dan nilai tertinggi adalah 95. Simpangan baku (s), nilai maksimum (X max) dan nilai
70
minimum (Xmin) kelas eksperimen dan kelas kontrol dapat dilihat pada table dibawah ini
Deskripsi data hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol
Kelas N X S (X max) (X min)
Eksperimen 19 88.4737 349.778 97 76
Kontrol 19 86.1053 6.806 95 64
Pada tabel di atas dapat dilihat bahwa nilai rata-rata hasil belajar pada pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti. Jadi minat belajar dengan menggunakan metode snowball throwing akan menjadi meningkat.
B. Analisis Uji Hipotesis
1. Uji Instrument Penelitian a) Uji Validitas
Tes yang akan diberikan kepada peserta didik yang menjadi sampel penelitian, terlebih dahulu dilakukan uji validitas instrument untuk mengetahui instrument yang digunakan valid atau tidak. Adapun data hasil angket pengaruh metode snowball throwing dan minat belajar peserta didik kepada 19 responden sebagai berikut:
Tabel 4.1
Hasil Angket Metode Snowball Throwing Dan Minat Belajar Peserta Didik
No Nama Kelas Skor
1 ASF XI-GEO 95
2 AP XI-GEO 82
3 BDM XI-GEO 97
4 FA XI-GEO 89
5 HA XI-GEO 80
6 IN XI-GEO 97
7 JA XI-GEO 79
8 MFFL XI-GEO 94
9 MRE XI-GEO 97
10 MDH XI-GEO 97
11 MGS XI-GEO 80
12 MY XI-GEO 91
13 RA XI-GEO 97
14 RPN XI-GEO 97
15 RMP XI-GEO 76
16 SH XI-GEO 82
17 SN XI-GEO 88
18 ZDP XI-GEO 85
19 ZST XI-GEO 78
Adapun data hasil perhitungan uji validitas soal angket menggunakan SPSS 22 adalah sebagai berikut:
Tabel 4.2 Uji Validitas Angket
Nama R-Hitung R-Tabel Keterangan
Item 1 0,615 0,456 Valid
Item 2 0,804 0,456 Valid
Item 3 0,649 0,456 Valid
Item 4 0,649 0,456 Valid
Item 5 0,552 0,456 Valid
Item 6 0,820 0,456 Valid
Item 7 0,750 0,456 Valid
Item 8 0,675 0,456 Valid
Item 9 0,718 0,456 Valid
Item 10 0,836 0,456 Valid Item 11 0,664 0,456 Valid Item 12 0,068 0,456 Tidak valid Item 13 0,772 0,456 Valid Item 14 0,741 0,456 Valid Item 15 0,834 0,456 Valid Item 16 0,750 0,456 Valid Item 17 0,772 0,456 Valid Item 18 0,732 0,456 Valid Item 19 0,667 0,456 Valid
Berdasarkan tabel uji validitas soal angket menggunakan SPSS 22 dapat dilihat nilai pearson correlation atau r.hitung pada item 1-19 nilai rhitung ≥ r tabel.
b) Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas dilakukan untuk mengetahui bahwa tes tersebut dapat dipercaya atau diandalkan. Uji reliabilitas menggunakan bantuan program SPSS 22. Dan untuk uji reliabilitas diambil dari data uji validitas sebelumnya. Soal tes dikatakan reliabilitas apabila r hitung ≥ reliable apabila r hitung ≥ r tabel. Oleh karena itu, nilai r hitung dari masing-masing item pada correlations dibandingkan dengan nilai r tabel agar diketahui item yang reliable. Sehingga dapat dilihat hasilnya pada tabel dibawah ini:
Tabel 4.3
Uji Reliabilitas Angket
Angket Pengaruh Metode Snowball Throwing
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha N of Items
.901 10
Minat Belajar Peserta Didik
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha N of Items
.856 10
Berdasarkan hasil uji realibilitas menggunakan rumus Cronbach Alpha bantuan software SPSS 22, didapatkan nilai alpha atau r hitung
≥ r tabel yaitu 0,901 ≥ 0,456 pada angket minat belajar peserta didik dan pada angket pengaruh metode snowball throwing nilai alpha atau r hitung ≥ r tabel yaitu 0,856 ≥ 0,456. Nilai alpha tersebut menunjukkan kategori sangat baik. Sehingga kedua instrumen tersebut reliable dan layak digunakan untuk penelitian.
2. Pengujian Prasyarat Analisis
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di SMK Negeri 4 Pariaman dengan menerapkan metode snowball throwing untuk mengetahui pengaruh dari metode snowball throwing terhadap minat belajar peserta didik dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Sebelum dilakukan analisis data, terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat data yang terdiri dari
uji normalitas. Pengujian prasyarat analisis ini bertujuan untuk menentukan jenis statistik yang digunakan untuk menganalisis data.
a) Uji Normalitas
Uji normalitas ini dilakukan untuk menguji apakah data berdistribusi normal atau tidak.1 Data yang digunakan diambil dari hasil post-test pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dalam menguji normalitas ini peneliti menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dengan perhitungaan SPSS 22 for windows. Uji normalitas ini memiliki kriteria jika Asymp. Sig. (2-tailed) > maka, data berdistribusi tidak normal.2 Pada penelitian ini data yang terkumpul berupa post-test pengaruh metode snowball throwing dan minat belajar peserta didik dalam pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti. Adapun data yang digunakan dalam uji normalitas adalah sebagai berikut:
1) Data Angket
Tabel 4.4
Daftar Nilai Angket Kelas Eksperimen Dan Kelas Kontrol
No
Kelas Eksperimen Kelas Kontrol Kode Peserta
Didik Nilai Kode Peserta
Didik Nilai
1 ASF 95 ANB 95
1 Syofian Siregar, Metode Penelitian Kuantitatif, (Semarang: Kencana Prenada Media, 2014), h.
86.
2 Ibid, h.159.
2 AP 82 BF 85
3 BDM 97 CT 90
4 FA 89 CS 88
5 HA 80 DMP 80
6 IN 97 DRA 90
7 JA 79 DAL 79
8 MFFL 94 DA 94
9 MRE 97 FA 90
10 MDH 97 GKN 92
11 MGS 80 HH 80
12 MY 91 ID 91
13 RA 97 MTM 92
14 RPN 97 REP 89
15 RMP 76 RS 64
16 SH 82 S 82
17 SN 88 SAF 88
18 ZDP 85 SMR 85
19 ZST 78 YN 78
Rata-rata 89,05 Rata-rata 86.33
Adapun hasil perhitungan uji normalitas data angket pengaruh metode snowball throwing dan minat belajar peserta didik menggunakan SPSS 22 adalah sebegai berikut:
Tabel 4.5
Uji Normalitas Metode Snowball Throwing Dan Minat Belajar Peserta Didik
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Eksperimen Kontrol
N 19 19
Normal Parametersa,b Mean .0000000 0
Std. Deviation
1.67275741 2.47473287
Most Extreme Differences
Absolute .199 0.158
Positive .154 0.089
Negative -.199 -0.158
Test Statistic .199 0.158
Asymp. Sig. (2-tailed) .047c .200c,d
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
Sumber data: hasil olahan data SPSS
Berdasarkan tabel di atas dapat mengetahui nilai signifikansi melalui Asymp. Sig. (2-tailed), pada kelas eksperimen diperoleh nilai signifikansi 0,047 > 0,05 dan pada kelas kontrol diperoleh nilai signifikansi 0,200 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi Normal.
C. Pengujian Hipotesis
Setelah uji prasyarat sudah terpenuhi, selanjutnya adalah menguji hipotesis penelitian menggunakan uji t-test. Uji t-test digunakan untuk mengetahui pengaruh metode snowball throwing terhadap minat belajar peserta didik mata pelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti di kelas XI SMK Negeri 4 Pariaman. Adapun yang akan diuji yaitu:
Ha : Ada pengaruh yang positif dan signifikansi antara metode snowball throwing terhadap minat belajar peserta didik.
Ho: Tidak ada pengaruh yang signifikansi antara metode snowball throwing terhadap minat belajar peserta didik.
Berikut hasil pengujian hipotesis metode snowball throwing dan minat belajar peserta didik dapat dilihat pada tabel sebagai berikut:
Tabel 4.6
Uji T-Test Metode Snowball Throwing Dan Minat Belajar Peserta Didik
ANOVAa
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 266.055 1 266.055 89.801 .000b
Residual 50.366 17 2.963
Total 316.421 18
a. Dependent Variable: minat belajar peserta didik
b. Predictors: (Constant), pengaruh metode snowball throwing
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
T Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) -5.005 5.015 -.998 .332
pengaruh metode
snowball throwing 1.025 .108 .917 9.476 .000
a. Dependent Variable: minat belajar peserta didik
Pada tabel di atas yaitu hasil uji t, menunjukkan bahwa nilai sign.
pengaruh metode snowball throwing (X) terhadap minat belajar peserta didik (Y) adalah 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung 9,476 > nilai t tabel 2,119. Maka Ho ditolak dan Ha diterima, Artinya: terdapat Pengaruh metode snowball throwing terhadap minat belajar peserta didik secara signifikansi.
D. Pembahasan
1. Minat Belajar Peserta Didik Terhadap Mata Pelajaran Pendidika Agama Islam Dan Budi Pekerti Sebelum Metode Snowball Throwing
Minat adalah kecenderungan yang tetap untuk memperhatikan dan mengenang beberapa kegiatan.3 Dapat disimpulkan bahwa minat itu sendiri merupakan rasa ketertarikan, perhatian, keinginan yang lebih dimiliki seseorang terhadap suatu hal, tanpa ada dorongan. Sedangkan minat belajar merupakan kecenderungan individu untuk memiliki rasa senang tanpa ada paksaan dari seseorang sehingga menyebabkan perubahan pengetahuan dan tingkah laku. Sebagaimana penulis menemukan pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti ini belum mengalami peningkatan karena masih ada anak yang kurang berminat dalam belajar, malas. Sebagai contoh yang sering dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti, peserta didik merasakan bahwa kondisi di kelas pendidik yang menjelaskan materi pelajaran sering menggunakan metode bercerita atau berceramah. Sehingga peserta didik yang lain merasa bosan dan sibuk dengan aktifitas yang lain di kelas, ada yang tidur, ada yang main hp, sering izin keluar kelas. Kondisi seperti ini pendidik dituntut melakukan pendekatan, strategi ataupun metode yang dapat meningkatkan minat belajar peserta didik.
Hal ini didukung dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Yeni Dianatun Nikma, pada tahun 2020 yang berjudul “ Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing Terhadap Minat dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Fikih Kelas V Di Mi Podorejo Sumbergempol Tulungagung” mengatakan bahwa dengan menerapkan snowball throwing
3 Slameto, Belajar Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya, (Jakarta: Rineka Cipta, 2013), h. 122
dalam proses pembelajaran, minay belajar peserta didik mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian menunjukkan sign.
0,000 < 0,05 maka terdapat pengaruh yang signifikansi pembelajaran metode snowball throwing terhadap minat belajar peserta didik kelas 5 MI.4 Hasil pengujian t dapat ditemukan pada hasil penelitian bahwa minat peserta didik sebelum diajarkan metode snowball throwing dari hasil uji t bahwa nilai signifikansi 0,005 < 0,05 dan nilai t hitung 3,202 > nilai t tabel 2,119.
Maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat ditarik kesimpulan terdapat pengaruh yang positif dan signifikansi minat belajar peserta didik.
Dari hasil tersebut seorang pendidik pendidikan agama Islam dan budi pekerti, beliau mengatakan bahwa:
Kurangnya minat belajar siswa terutama pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti. Salah satu penyebabnya yaitu kurang tepatnya metode yang digunakan pendidik dalam proses pembelajaran. Karena metode yang digunakan sebelumnya adalah metode ceramah, metode diskusi, metode tanya jawab, namun metode tersebut membuat peserta didik jenuh dalam belajar. Oleh karena itu, pendidik harus menggunakan metode yang bervariasi untuk penunjang proses pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti. Metode yang digunakan hendaknya bisa menarik perhatian peserta didik dan juga sesuai dengan materi serta pembelajaran yang dicapai. Dengan pemilihan metode yang tepat maka akan menarik minat peserta didik dan membuat peserta didik menjadi aktif.5
Dari penjelasan di atas penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa dibutuhkan sebuah metode pembelajaran yang dapat meningkatkan minat
4 Yeni Dianatun Nikma, Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing Terhadap Minat Dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Fikih Kelas V Di Mi Podorejo Sumbergempol Tulungagung,Skripsi. Tulungagung: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN 2020. h. 110.
5 Osmi Jelita, Wawancara Pendidik Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMK Negeri 4 Pariaman, Pada Tanggal 1 Maret 2023
belajar peserta didik dalam proses pembelajaran terkhusus pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti.
2. Proses Penerapan Metode Snowball Throwing Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti
Metode snowball throwing adalah suatu cara penyajian bahan pelajaran, murid dibentuk dalam beberapa kelompok yang heterogen kemudian masing-masing kelompok dipilih ketua kelompoknya untuk mendapat tugas dari pendidik lalu masing-masing murid membuat pertanyaan yang dibentuk seperti bola (kertas pertanyaan) kemudian dilempar kemurid lain yang masing-masing murid menjawab pertanyaan dari bola yang diperoleh.6 Dapat penulis simpulkan bahwa metode snowball throwing adalah suatu model pembelajaran yang membagi peserta didik dalam beberapa kelompok, yang nantinya masing-masing anggota kelompok membuat sebuah pertanyaan pada selembar kertas dan membentuk seperti bola, kemudian dilempar ke peserta didik yang lain selama durasi waktu yang ditentukan, selanjutnya masing-masing peserta didik menjawab pertanyaan dari bola yang diperolehnya.
Hal ini didukung dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Silvia Isna Setyaningrum, Naniek Sulistya Wardani, Tego Prasetyo, pada tahun 2019 yang berjudul “ Pengaruh Pembelajaran Scientific Snowball Throwing Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas 5 SD” menyatakan bahwa dengan menerapkan metode Snowball Throwing dalam proses
6 Muhammad Yusuf Husen, Belajar Aktual Dengan Snowball Throwing Teaching, (Jawa Barat: CV Jejak, Anggota IKAPI: 2020), h. 111
pembelajaran, minat belajar peserta didik mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang menunjukkan sign. (2 tailed) 0,029
< 0,05, maka terdapat pengaruh yang signifikansi pembelajaran Snowball Throwing terhadap minat belajar siswa kelas 5 SD. T hitung 2,241 > 2,009 t tabel.7
Hasil pengujian t dapat ditemukan pada hasil penelitian bahwa proses penerapan metode snowball throwing dari hasil uji t bahwa nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung 9,476 > nilai t tabel 2,119. Maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat ditarik kesimpulan terdapat pengaruh metode snowball throwing terhadap minat belajar peserta didik secara signifikansi.
Dari hasil tersebut seorang pendidik pendidikan agama Islam dan budi pekerti, beliau mengatakan bahwa:
Metode snowball throwing sangat berpengaruh terhadap minat belajar peserta didik, karena dapat menumbuhkan semangat belajar, mejadikan kelas lebih aktif dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti. Hal ini dikarenakan membangkitkan semangat peserta didik dalam mengemukakan pertanyaan kepada teman dan guru, dapat mengurangi rasa takut dan membuat pelajaran tersebut tidak jenuh.8
Dari penjelasan di atas penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa metode snowball throwing ini sangat dibutuhkan dalam pembelajaran khususnya pembelajaran pendidikan agama Islam karena metode ini membuat suasana kelas kelas lebih aktif dan semanagat belajar.
7 Silvia Isna Setyaningrum, Naniek Sulistya Wardani, Tego Prasetyo, Pengaruh Pembelajaran Scientific Snowball Throwing Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas 5 SD” dalam Jurnal Cahaya Pendidikan 5, no 1.
8Osmi Jelita, Wawancara Pendidik Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMK Negeri 4 Pariaman, Pada Tanggal 1 Maret 2023
3. Minat Belajar Peserta Didik Terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Setelah Metode Snowball Throwing
Minat belajar yang besar cenderung menghasilkan hasil belajar yang tinggi, sebaliknya minat belajar yang kurang akan menghasilkan hasil belajar. Minat belajar merupakan ketertarikan seorang individu untuk melakukan perubahan tingkah laku serta menghasilkan pengetahuan baru melalui pengalaman-pengalaman. Ada tidaknya minat terhadap suatu pelajaran dapat dilihat dari cara anak mengikuti pelajaran dan lengkap tidaknya catatan tentang materi yang diajarkan. Maka minat sangat mempengaruhi proses dan hasil peserta didik. Jika anak tidak berminat pada suatu topik atau materi yang sedang dipelajarinya, maka mereka akan malas untuk mempelajarinya karena dengan belajar dengan situasi yang senang maka peserta didik akan merasa lebih mudah dalam mempelajari topik tersebut.
Penelitian ini didukung dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Royati Choiriyah, pada tahun 2017 yang berjudul “ Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Metro Selatan” hasil penelitian uji t diperoleh bahwa 0,029 < 0,05 maka Ho ditolak. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang positif pada penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Metro Selatan.9
9 Royati Choiriyah, Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Metro Selatan, dalam http://
diakses 18 juni 2023.
Berdasarkan hasil analisis uji t-test dalam penelitian setelah menggunakan metode snowball throwing terhadap minat belajar menunjukkan hasil signifikansi, nilai Sig.(2-tailed) pada uji t-test adalah 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung 9,476 > nilai t tabel 2,119. Berdasarkan kriteria pengambilan keputusan 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode snowball throwing terhadap minat belajar peserta didik secara signifikansi.