• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV OLAHRAGA DAN OLAHRAGA KESEHATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB IV OLAHRAGA DAN OLAHRAGA KESEHATAN"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IV

OLAHRAGA DAN OLAHRAGA KESEHATAN

SASARAN BELAJAR:

1. Memahami macam-macam OR 2. Sasaran Olahraga Kesehatan 3. Dosis Olahraga (kesehatan) 4. Indikator untuk menilai

intensitas aktivitas fisik

5. Hasil dari latihan Olahraga aerobik

(2)

Olahraga

Olahraga adalah serangkaian gerak raga yg teratur dan terencana yang dilakukan orang dengan sadar utk meningkatkan kemampuan fungsionalnya, sesuai dengan tujuannya

melakukan olahraga

Berdasarkan sifat dan tujuan OR dibagi:

– 1. OR Prestasi OR sebagai Tujuan – 2. OR Rekreasi

– 3. OR Kesehatan OR sbg alat utk

mencapai tujuan – 4. OR Pendidikan

(3)

Ditinjau dari segi pesertanya maka OR dapat dibagi menjadi :

Perorangan : 1 – 4 orang (senam – Tenis)

Kelompok : 6 – 22 orang (sepak takraw - sepak bola)

Massal : > 22 orang

(4)

Olahraga Kesehatan

Olahraga kesehatan : aktivitas gerak raga dg intensitas setingkat diatas

intensitas gerak raga utk keperluan tugas kehidupan sehari – hari ( Blair, 1989 dlm Cooper 1994)

OR Kes ialah suatu betuk kegiatan

Olahraga untuk tujuan kesehatan

(5)

Sifat / ciri umum OR Kes ;

– 1. Massal : mampu menampung

sejumlah besar peserta scr bersama- sama

– 2. Mudah : gerakan mudah dpt

diikuti peserta memperkaya dan meningkatkan kemampuan gerak dasar (utk kegiatan sehari-hari)

– 3. Murah : peralatan sgt minim/ tanpa peralatan

– 4. Meriah : membangkitkan

kegembiraan dan tdk membosankan – 5. Manfaat dan aman

– 6. Intensitas sub maksimal dan homogen

(6)

Syarat manfaat dan aman menuntut adanya ciri khusus yaitu :

1. Homogen dan submaximal

2. Ada Kesatuan Takaran (dosis) 3. Adekuat

4. Bebas Stress psikis

(7)

1. Homogen dan Submaximal

Intensitas yang rata / homogen memudahkan mengatur dosis OR

Tdk ada gerakan dg beban / intensitas maximal faktor keamanan

Tdk ada pengerahan kemampuan maximal

OR Kes td satuan gerak yg dibuat utk

menjangkau seluruh sendi dan otot dan

dpt dirangkai menjadi gerakan kontinu

(tanpa henti)

(8)

2. Ada Kesatuan Takaran (Dosis) - Dapat diatur baik intensitas maupun lama-waktu (durasi) pelaksanaannya

3. Adekuat

- Ada batas minimal dlm intensitas dan waktu pelaksanaan agar dpt

meningkatkan kemampuan

fungsional perangkat pendukung

gerak ( 3- 5 x / minggu ) / Min 2x

(mg)

(9)

- Dpt mencapai intensitas 60-80% DNM sesuai umur. (DNM = 220 – umur)

4. Bebas Stress Psikis

- Dilakukan dg santai, tanpa beban emosional

- Tdk saling berlomba dan tdk dipertandingkan

OrKes melatih fungsi alat tubuh secara bertahap agar tetap normal pd waktu

bergerak derajat sehat dinamis yg lebih baik

(10)

Sasaran Olahraga kesehatan

1. S-1 = Sasaran Minimal

Tujuan utama ialah minimal memelihara kemampuan gerak yg masih ada dan bila mungkin meningkatkan

kemampuan gerak dg peningkatan

pergerakan semua persendian melalui peregangan dan pelemasan tanpa

adanya sentakan atau renggutan

(11)

2. S-2 = Sasaran Antara

Adalah memelihara dan meningkatkan kemampuan otot utk meningkatkan

kemampuan gerak lebih lanjut. Latihan dilakukan dg cara dinamis dan statis

- Lat. Dinamis : dg cara melakukan gerakan cepat berulang dan bersifat antagonistik disertai deg sentakan . Pelaksanaannya hrs bertahap dan tdk melebihi kemampuan

- Lat. Statis : melakukan kontraksi isometrik, tanpa adanya manuver valsava (mengejan)

Kontraksi dipertahankan selama 4-6 detik diulang 3-5x dg istirahat aktif diantaranya

(12)

3. S-3 = sasaran Utama

Ialah memelihara kemampuan aerobik yang telah memadai atau

meningkatkan kapasitas aerobik untuk mencapai kategori minimal sedang

Mengapa Sasaran utamanya Kapasitas

Aerobik ?

(13)

Utk Mempertahankan Hidup manusia perlu:

– 1. sumber energi, vitamin dan mineral – 2. Air

– 3. Oksigen melalui mekanisme pernafasan

Tdk ada makanan tahan hidup 1mg/lebih

Tdk ada air tahan hidup bbrp hari Tdk ada oksigen tahan hidup bbrp

detik

(14)

Olahraga yg paling baik utk OR Kes adalah olahraga aerobik yg

berbentuk senam (senam aerobik) , krn :

– 1. Peningkatan dan pemeliharaan

kapasitas aerobik merupakan sasaran utama or kes

– 2. Pada senam gerakannya dapat dibuat :

Menjangkau seluruh sendi dan otot Dosis di mulai dari yg paling ringan

(pelemasan dan perluasan gerak sendi / S1 samapi dg gerakan utk meningkatkan

kekuatan dan daya tahan otot/S2)

(15)

Ciri Olahraga aerobik adalah olahraga yg mengaktifkan otot-otot :

– Sekitar 40% atau lebih

– Secara serentak / simultan

– Intensitas yg adekuat dan sesuai umur (mencapai nadi daerah latihan / zona training)

– Secara kontinu dg waktu adekuat (min 10 mt / lebih)

(16)

Dosis Olahraga

Dosis (volume) olahraga adalah sejumlah tertentu kegiatan raga yg harus dilakukan seseorang = sejumlah tertentu daya

(energi) yg harus dihasilkan seseorang melalui proses olahdaya (metabolisme) dalam tubuhnya.

Sejumlah daya tersebut dipergunakan

untuk mewujudkan bermacam gerakan dg intensitas dan dlm durasi (lama-waktu) yg berbeda-beda

(17)

Rumus : E = I x t

– E= Sejumlah tertentu daya (energi) yg dihasilkan melalui proses olahdaya utk melakukan satu satuan aktivitas

– t = durasi melakukan aktivitas fisik

– I = Intensitas melakukan aktivitas fisik I = E/t

Power adalah Intensitas maksimal yg

diperoleh dengan menghasilkan energi yg sebesar-besarnya dlm waktu yg

sesingkat-singkatnya

(18)

Besar daya yg dihasilkan oleh proses

olahdaya dalam tubuh berbanding lurus dengan :

1. Intensitas kerja / olahraga,lebih lanjut ditentukan oleh:

- Jumlah kumulatif kekuatan kontraksi otot pada saat bersamaan (= besar

olahdaya anerobik = berat beban = B), hal ini ditentukan oleh:

a. Banyaknya otot yg berkontraksi b. Kekuatan otot pada saat itu

- Frekuensi kontraksi otot (Repetisi=R)

(19)

2. Durasi yaitu lama waktu berlangsungnya kerja / OR Dgn demikian maka :

Rumus Dosis :

E = B x R x t

I = B x R

(20)

Dalam penentuan dosis :

– 1. syarat : individual, submaximal, adekuat

– 2. Peningkatan intensitas harus bertahap

(21)

Indikator menilai intensitas aktivitas fisik

Indikatornya : Denyut Nadi

Peningkatan intesitas kerja / or akan diikuti peningkatan denyut nadi

Tinggi frekuensi denyut nadi

ditentukan oleh tingkat kebugaran jasmani

Makin tinggi KJ maka makin rendah

denyut nadi

(22)

Menurut Cooper DNM adekuat

DNM = 220 - umur

DNMA = 65 – 80 % (220 – umur)

(23)

Hasil Olahraga Kesehatan

Syarat : OR teratur dan kontinu

Perubahan meliputi aspek jasmani, rohani dan sosial

I. Perubahan pd aspek Jasmani

- Akan terjadi perubahan pada unsur

ES I dan ES II

(24)

Perubahan itu adalah :

A. Persendian : dipelihara atau ditingkatkan

B. Otot dan Tendo :

Bila sampai S3 maka kekuatan otot dan saraf akan meningkat

C. Peningkatan fungsi saraf = waktu

reaksi lebih cepat dan koordinasi

lebih baik

(25)

D. Darah

- Peredaran darah lebih cepat - Banyak dibentuk eritrosit

- Sumsum tulang merah menjadi aktif = salah satu indikator KJ

E. Jantung

- Serabut otot besar dan kuat

- Pembuluh darah di otot jantung banyak yg aktif shg penyediaan oksigen dan

pembuangan sampah lebih baik

- Kemampuan jantung memompa darah lebih baik

- Jantung lebih efisien --- frekuensi jantung pada saat beristirahat berkurang

(26)

F. Pembuluh Darah

- Dinding pembuluh lebih kuat dan

elastis dan pembuluh darah lebih lebar (vasodilatasi) --- tekanan darah lebih normal

G. Olahdaya(metabolisme)

- OR menekan nafsu makan

- Pd Penderita DM toleransi glukosa lebih baik

- Pd Hyperlipidemia akan meningkatkan HDL dan mempercepat LDL

(27)

II. Aspek Rohani

- Lebih percaya diri III. Aspek Rohani

- Krn sifatnya masaal maka OR Kes

akan terjadi hub sosial yg lebih baik

--- menciptakan stabilitas mental-

emosional yg lebih baik

Referensi

Dokumen terkait

Jakarta: Deputi Pemberdayaan Olahraga, Kementerian Negara Pemuda..

19 Renang juga merupakan salah satu olahraga aerobik yang paling berdaya guna karena melibatkan seluruh otot utama tubuh dan sebagai hasilnya memberikan hasil

Pada saat melakukan olahraga dengan intensitas rendah hingga moderat, suplai pertama yang digunakan untuk otot skeletal adalah glukosa, berasal dari glikogenolisis

Aktivitas fisik yang harus di pertahankan pada intensitas yang relatif tinggi selama dua sampai tiga menit seperti olahraga, sumber daya yang digunakan untuk kontraksi

19 Renang juga merupakan salah satu olahraga aerobik yang paling berdaya guna karena melibatkan seluruh otot utama tubuh dan sebagai hasilnya memberikan hasil

H0 diterima : jika nilai probabilitasnya (sign) > 0,05, maka tidak ada pengaruh secara serentak atau simultan variabel independen (keadilan, kehendakbebas,

Kegiatan olahraga untuk kebugaran jasmani dilakukan 3 sampai 5 kali dalam. seminggu, lama latihan 30 - 45 menit tiap latihan, dan intensitas

Perbedaan pengaruh waktu latihan yang telah dijalani, intensitas dan keteraturan latihan pada program olahraga penurunan berat badan umum (senam aerobik) dan khusus (body language