• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN 5.1. Kesimpulan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB V KESIMPULAN 5.1. Kesimpulan"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

115

BAB V KESIMPULAN 5.1. Kesimpulan

Berdasarkan hasilDSPSS yang penulis lakukan menganut hasil kuisioner yang dibagikan pada karyawan PT. Forin Transbuana Logistik di Surabaya, ditemukan bahwa terdapat pengaruh antara Variabel Pengembangan Karir (X1), Kepuasan Kerja (X2) dan Budaya Organisasi (X3) terhadap Loyalitas Karyawan (Y) pada PT. Forin Transbuana Logistik di Surabaya. Berikut kesimpulan menurut penulis:

1. Berdasarkan uji tQ(parsial) antara variabel pengembangan karir terhadap loyalitas karyawan ditemukan nilai thitung sebesar 2,333 lebih besar dari ttabel. Dan tingkat signifikansi 0,023 lebih kecil dari 0,05. Artinya bahwa variabel pengembangan karir (X1) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan (Y).

Dan mengandung makna semakin tinggi pengembangan karir, maka loyalitas karyawan meningkat. Hal tersebut menunjukkan hasil analisis hipotesis kesatu ”Pengembangan karir secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Loyalitas Karyawan”

terbukti kebenarannya.

2. Berdasarkan uji tQ(parsial) antara variabel kepuasan kerja terhadap loyalitas karyawan ditemukan nilai thitung sebesar 3,032 lebih besar dari ttabel. Dan tingkat signifikansi 0,003 lebih kecil dari 0,05. Artinya bahwa variabel kepuasan kerja (X2) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan (Y). Dan mengandung makna semakin tinggi kepuasan kerja, maka loyalitas karyawan meningkat. Hal tersebut menunjukkan hasil analisis hipotesis kesatu ”Kepuasan Kerja secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Loyalitas Karyawan” terbukti kebenarannya.

(2)

116

3. Berdasarkan uji tQ(parsial) antara variabel budaya organisasi terhadap loyalitas karyawan ditemukan nilai thitung sebesar 2,657 lebih besar dari ttabel. Dan tingkat signifikansi 0,010 lebih kecil dari 0,05. Artinya bahwa variabel budaya organisasi (X3) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan (Y). Dan mengandung makna semakin tinggi budaya organisasi, maka loyalitas karyawan meningkat. Hal tersebut menunjukkan hasil analisis hipotesis kesatu ”Budaya Organisasi secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Loyalitas Karyawan”

terbukti kebenarannya.

4. Berdasakan uji F (simultan), nilai Fhitung dinyatakan 41,570 dan termasuk lebih besar dari Ftabel 2,74. Artinya Ho ditolak dan Hi diterima. Dan nilai signifikan adalah 0,000 kurang dari 0,05. Oleh karna itu hipotesis keempat “Pengembangan Karir, Kepuasan Kerja, dan Budaya Organisasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Karyawan” terbukti kebenarannya. Dengan demikian Pengembangan Karir (X1), Kepuasan Kerja (X2) dan Budaya Organisasi (X3) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Karyawan (Y).

5.2. Saran

Berdasarkan kesimpulan diatas saran yang dapat disampaikan peneliti yang diharapkan dapat bermanfaat bagi PT. Forim Transbuana Logistik di Surabaya adalah sebagai berikut :

1. Jika perusahaan ingin meningkatkan loyalitas karyawan atau mempertahankan karyawan untuk tetap setia dan berkomitmen pada organisasi perusahaan perlu diperhatikan lebih detail berkenaan dengan pengembangan karir karyawan, peningkatkan kepuasan kerja karyawan serta mengoptimalkan budaya organisasi perusahaan. Sehingga menjadi nilai unggul PT. Forin Transbuana Logistik di Surabaya

(3)

117

untuk terus menjadi perusahaan logistik terkemuka dan membawa peluang besar bagi Forin Logistics untuk tumbuh pesat di masa depan.

2. Bagaimanapun variabel penelitian ini hanya bersifat mewakili dan tidak menilai secara keseluruhan. Maka dari itu disarankan untuk perusahaan atau penelitian selanjutnya tetap meninjau serta mengevaluasi kemungkinan variabel lain yang dinilai mampu untuk meningkatkan loyalitas karyawan kearah yang lebih baik lagi.

Referensi

Dokumen terkait

Pada Scatterplot model regresi antara variabel kompetensi kepemimpinan (X1), budaya organisasi (X2) dan perilaku responsif karyawan (Z) terhadap kepuasan pelanggan

Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Manajemen Sistem Informasi (X1), Kepuasan Pengguna (X2) dan Budaya Organisasi (X3) sebagai variabel independen

Bauran pemasaran yang terdiri dari variabel produk (X1), harga (X2), promosi (X3), tempat (X4) secara bersama-sama atau simultan mempunyai pengaruh yang signifikan

Hasil analisis diperoleh bahwa variabel kualitas informasi X1, kualitas sistem X2 dan kualitas layanan X3 memiliki nilai kolerasi R yaitu sebesar 0,692 terhadap kepuasan pengguna Y

Pengaruh Perencanaan Karir X1, Pengarahan Karir X2, dan Implementasi Pengembangan Karir X3 terhadap Kinerja Karyawan Y Berdasarkan hasil dari penelitian ini maka terlihat bahwa

Hasil analisis uji F menunjukkan bahwa Budaya Organisasi X1, variabel Komitmen Organisasi X2 dan Lingkungan Kerja X3 berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Karyawan pada PT..

Berdasarkan hasil analisis yang sudah dilakukan secara simultan atau uji F Variabel independen Gaya Kepemiminan X1, Pengembangan Karir X2 dan Kepuasan Kerja X3 secara simultan

Sementara pengujian secara bersama sama antara pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah X1, Budaya Organisasi X2 dan Reward X3 terhadap Kepuasan Kerja guru di SD Swasta Islam Terpadu Kota