• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN - Repository Ekuitas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2025

Membagikan "BAB V KESIMPULAN - Repository Ekuitas"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

83

BAB V KESIMPULAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan dan pengujian hipotesis mengenai pengaruh Kinerja Perusahaan dan Struktur Modal terhadap Nilai pada 7 Perusahaan kelapa yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2008-2012 maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Pengaruh Kinerja Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan memiliki hubungan yang sangat signifikan, dilihat dari hasil uji T, nilai signifikan Return On Asset (ROA) memiliki hubungan yang sangat kuat, karena nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,005. Faktor-faktor lain yang memepengaruhi kinerja perusahaan terhadap nilai perusahaan yang tidak diteliti di dalam penelitian ini yaitu merupakan faktor lain diluar struktur modal, seperti arus kas dan capital expenditure.

2. Pengaruh Struktur modal terhadap Nilai Perusahaan memiliki hubungan yang cukup kuat, dilihat dari uji T, nilai signifikan Debt To Equity Ratio (DER) memiliki hubungan yang cukup kuat, nilai signifikan lebih kecil dari 0,005 yaitu 0,047. Faktor-faktor lain yang memepengaruhi kinerja perusahaan terhadap nilai perusahaan yang tidak diteliti di dalam penelitian ini yaitu merupakan faktor lain diluar kinerja perusahaan, seperti profitabilitas dan struktur kepemilikan.

(2)

84 3. Secara keseluruhan dari hasil nilai koefisien korelasi Pengaruh Kinerja Perusahaan dan Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan yaitu sebesar 0,674 menunjukkan adanya hubungan yang kuat. Selanjutnya berdasarkan perhitungan koefisien determinasi didapat nilai sebesar 45,5%, yang menunjukan bahwa Kinerja Perusahaan dan Struktur modal memiliki hubungan yang kuat. Sisanya sebesar 54,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti di dalam penelitian ini yaitu merupakan faktor lain diluar struktur modal dan kinerja perusahaan, seperti arus kas, capital expenditure, profitabilitas, dan struktur kepemilikan.

5.2 Saran

1. Perusahaan kelapa sawit disarankan agar dalam menentukan nilai perusahaan dapat optimal pada suatu perusahaan, maka sebaiknya perusahaan perlu memperhatikan terlebih dahulu seberapa besar laba dan tingkat pengembalian yang nantinya harus dihasilkan oleh perusahaan, baik dalam jangka waktu pendek maupun jangka waktu panjang, yaitu dengan memperkerjakan tenaga yang ahli dalam bidangnya, menjaga keharmonisan antara atasan dengan buruh/pegawai, menciptakan kenyamanan dilingkungan perusahaan baik dengan intern maupun ekstern agar terjalin komunikasi yang baik dan terbuka tidak ada yang ditutup-tutupi yang bersifat kerahasiaan, memperhatikan kesehatan para buruh, dan menciptakan semua pihak yang terlibat di perusahaan termotivasi untuk memberikan kontribusi yang seoptimal mungkin perusahaan dalam mencapi tujuan perusahaan.

(3)

85 2. Perusahaan kelapa sawit yang diteliti disarankan dalam menentukan nilai perusahaan dapat optimal pada suatu perusahaan, maka sebaiknya perusahaan membuat kebijakan periode struktur modal selama masa manfaatnya.Dalam menentuan kebijakan periode struktur modal, dapat dilakukan dengan cara menggunakan baik modal utang maupun modal sendiri sesuai dengan kebutuhan pada periode tertentu dan selama masa manfaat modal tersebut masih ada diharapkan perusahaan harus memperoleh pengembalian yang tinggi guna melunasi utang yang jatuh tempo agar terciptanya perimbangan antara utang dan modal sendiri dalam meningkatkan nilai perusahaan.

3. Perusahaan kelapa sawit sebaiknya memperhatikan tingkat profitabilitas dan harga saham di pasar. Dimana perusahaan harus meningkatkan kemampuannya untuk memperoleh laba dalam hubungannya dengan penjualan, total aktiva maupun modal yang digunakan dalam operasional perusahaan, karena dengan penjualan yang tinggi perusahaan akan mendapatkan pendapatan yang tinggi pula, total aktiva sebagai harta perusahaan untuk menutupi kewajiban lancarnya yang jatuh tempo dan modal yang digunakan dalam operasioanl perusahaan sebagai awal dalam membiayai kegiatan produksi perusahaan. Kemudian, harga saham di pasar. Dimana jika harga saham di pasar lebih besar dibandingkan dengan nilai perusahaan, maka nilai perusahaan di masa yang akan datang akan mengalami penurunan. Begitupun sebaliknya. Oleh karena itu, harga saham di pasar sebagai pembanding bagi para calon investor dalam melihat prospek suatu perusahaan pada masa mendatang agar perusahaan yang mereka tanamkan modalnya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dari tahun ke

(4)

86 tahun, selain itu juga dengan perusahaan tumbuh dan berkembang investor dapat menerima bagi hasil yang berupa dividen dengan tinggi dan lancar setiap tahunnya.

Referensi

Dokumen terkait

Kebijakan dalam perusahaan untuk menentukan struktur modal apakah dengan modal sendiri atau modal hutang merupakan upaya dalam meningkatkan nilai perusahaan, maka perusahaan

Objek yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah kebijakan dividen, profitabilitas, struktur modal, dan nilai perusahaan pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa

Weston dan Brigham (2008) mengatakan bahwa Kebijakan struktur modal merupakan kebijakan perusahaan yang bertujuan untuk menentukan sumber pembiayaan kegiatan operasi

“Pengaruh Struktur Aktiva, Ukuran Perusahaan, Tingkat Pertumbuhan, Profitabilitas dan RisikoBisnis Terhadap Struktur Modal: Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor

Sebaiknya dalam proses merealisasikan anggaran Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat lebih mengoptimalkan kinerjanya sehingga presentase realisasi terhadap anggarannya yang

Sebaiknya Pemerintah, dalam hal ini Dirjen Pajak harus lebih aktif lagi menyosialisasikan Peraturan Pemeritah Nomor 46 Tahun 2013 ini seperti mengadakan seminar bersama para

Oleh karena itu bank syariah disarankan agar memiliki sumber daya yang termapil dalam mengelola pembiayaan yang disalurkan kepada debitur serta terus melaksanakan pembinaan dan

Perkembangan Return On Asset ROA pada perusahaan food and beverages tahun 2010-2012 yang dijadikan sampel penelitian cenderung membukukan nilai Return On Asset ROA positif, hal ini