• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB V PENUTUP"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

89

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dijelaskan sebelumnya, maka dapat disimpulkan adalah sebagai berikut :

1. Aspek-aspek penilaian Kelayakan Calon Nasabah dalam Pembiayaan Modal Kerja di BNI Syariah Parepare bahwa sudah sesuai ketentuan yang berlaku secara umum dalam menyalurkan pembiayaan modal kerja yaitu: pengajuan berkas – berkas, penyediaan berkas pinjaman, wawancara, one the spot, keputusan pembiayaan, pencairan pembiayaan, tetapi dalam penilaian aspek 5C BNI Syariah KC Parepare hanya lebih mementingkan aspek Character, Capacity dan collateral, ketiga prinsip ini sudah dianggap cukup untuk mewakili kelayakan nasabah untuk menerima pembiayaan. Aspek 5C diperlukan pihak BNI Syariah Parepare dikondisikan, jika ketiga aspek tersebut tidak mampu memenuhi unsur layak.

2. Penerapan Penilaian Kelayakan dalam Pembiayaan Modal Kerja di BNI Syariah KC Parepare, yaitu penerapan 3C yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku umum yaitu dalam Undang-undang No.21 Tahun 2008 Pasal 23 ayat 2, sehingga bertentangan pula dalam prinsip etika bisnis islam yaitu prinsip kesatuan, penerapan jaminan yang tidak sesuai dengan Fatwa DSN No.04/DSN-MUI/IV/2000 yang seharusnya dalam pembiayaan murabahah bank tidak harus memaksakan nasabah dalam hal jaminan dan tentu bertentangan pula dalam salah satu prinsip etika bisnis islam yaitu kehendak bebas yang cenderung memaksakan dan memberikan ketidaknyamanan,

(2)

90

penerapan kluster nasabah yang ternyata dalam prosedur kajian kelayakan pembiayaan modal kerja tidak menggambarkan konsistensi atau keseragaman dalam memberikan informasi kepada nasabah yang mana terdapat perbedaan dalam memberikan kebijakan untuk nasabah yang lama dan yang baru terkesan memberikan kemudahan yang lebih untuk nasabah yang sudah pernah mengajukan pembiayaan dan hal tersebut akan berdampak pada etika prinsip keseimbangan yaitu tidak memberikan keadilan dalam setiap tindakan-tindakan operasional bisnis.

5.2 Saran

Adapun saran yang dapat penulis sampaikan berdasarkan hasil penelitian : 1. Bagi bank, hendaknya di dalam penyaluran pembiayaan mikro oleh BNI

Syariah Parepare dalam melakukan kajian kelayakan pembiayaan modal kerja sebaiknya menerapkan prinsip kelayakan pembiayaan yang sudah diatur ddan sesuai peraturan Bank Indonesia, yakni prinsip 5C. Selain itu, perlu adanya evaluasi mengenai kebijakan yang ditetapkan agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan nasabah serta lebih teliti dalam mendeteksi gejala-gejala yang akan berdampak kerugian pada pihak bank.

2. Bagi nasabah, diharapkan amanah ketika diberikan tanggung jawab atau jika berjanji harus menepati janji dan jangan hidup bermewahan atau hidup boros ketika mengambil sebuah pinjaman.

Referensi

Dokumen terkait

Permasalahan moral hazard yang dihadapi oleh BNI Syariah KC Tanjung Karang adalah kurangnya etika syariah dan penyimpangan yang dilakukan oleh nasabah pembiayaan

vi ABSTRAK PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO PRODUK PEMBIAYAAN GRIYA IB HASANAH TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS DI BANK BNI SYARIAH KC TANJUNG KARANG Oleh: DELLA DAMAYANTI Manajemen

Variabel perilaku kerja pegawai terletak pada 88,8% yang berarti bahwa perilaku kerja pegawai pada Bank BRI Syariah KC Bandung Suniaraja sudah berada dalam kategori sangat baik.. Walau

Pengusaha Cafe yang sudah memiliki pengalaman memanfaatkan pembiayaan syariah cenderung memiliki kepercayaan tinggi terhadap pembiayaan syariah, sedangkan pengusaha cafe yang sama

Pesan dakwah yang diminati oleh mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Parepare adalah pesan dakwah dilihat dari segi materi yang membahas syariah dan aqidah dengan diisi

Berdasarkan hasil wawancara di Bank BNI Syariah Cabang Parepare oleh bapak Ainul Rahmat A yang merupakan Marketing di Bank BNI Syariah Cabang Parepare yang mengatakan bahwa: “Yang

Produk-produk tersebut ditawarkan pihak BNI Syariah Cabang Parepare dalam kegiatan ‘Literasi Keuangan Syariah dan Sosialisasi serta Penawaran Produk BNI Syariah di Ruang Lingkup IAIN

Adanya aturan-aturan hukum/undang-undang yang mengatur mengenai tugas danwewenang penyidik merupakan salah satu faktor pendudukung dari penerapan asas praduga tak bersalah tersebut