• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V - Perpustakaan Poltekkes Malang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB V - Perpustakaan Poltekkes Malang"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

64 BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada 26 responden anak usia dini (4-5 tahun) dimana 13 responden diberi stimulasi permainan lego dan 13 responden diberi stimulasi permainan balok susun di PAUD Al-Ihsan Desa Gondowangi Wagir Kabupaten Malang, setelah dilakukan analisis data dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Dari seluruh responden anak usia dini (4-5 tahun) yang diberi stimulasi permainan lego sebelum diberi stimulasi sebagian besar anak masih memiliki perkembangan motorik halus kategori kurang. Sesudah diberi stimulasi permainan lego sebagian besar anak memiliki perkembangan motorik halus kategori baik.

2. Dari seluruh responden anak usia dini (4-5 tahun) yang diberi stimulasi permainan balok susun sebelum diberi stimulasi sebagian besar anak masih memiliki perkembangan motorik halus kategori kurang. Sesudah diberi stimulasi permainan balok susun sebagian anak memiliki perkembangan motorik halus kategori baik dan sebagian tetap (tidak berkembang).

3. Permainan lego lebih efektif meningkatkan motorik halus anak karena permainan lego lebih melatih keterampilan jari tangan anak untuk menekan atau memasangkan lego yang akan mempengaruhi koordinasi

(2)

65

saraf sehingga otot-otot halus anak akan berkembang sehingga dapat melatih dan mengembangkan kemampuan motorik halus anak.

5.2 Saran

5.2.1 Bagi Profesi Kebidanan

Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat perbedaan perkembangan motorik halus anak usia dini antara yang diberi stimulasi permainan lego dan balok susun. Meski begitu, bidan tetap harus memperhatikan perkembangan anak secara keseluruhan dalam melakukan penilaian perkembangan pada anak.

5.2.1 Bagi Orang Tua

Melalui hasil penelitian ini, diharapkan para ibu yang mempunya anak terutama usia golden age (1-5 tahun) dapat mengerti bahwa anak harus diberi stimulasi secara terus menerus agar anak dapat berkembang sesuai dengan usianya.

5.2.3 Bagi Peneliti Selanjutnya

Banyak keterbatasan yang terdapat dalam penelitian ini, sehingga saran untuk peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian dengan menghilangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi perkembangan, memperbanyak waktu penelitian dan responden yang diteliti.

Referensi

Dokumen terkait

permainan balok bagi anak TK untuk mengembangkan motorik

Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini .... Pengertian Motorik

Sibling rivalry ini rentan terjadi pada anak usia dini dan saudara yang memiliki perbedaan usia yang berdekatan dan memiliki jenis kelamin yang sama, tetapi tidak menutup kemungkinan

Manfaat penelitian 1.4.1 Manfaat Teoritis Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pengetahuan bagi pembaca untuk mengetahui stimulasi perkembangan balita sebagai

Hasil penelitian terhadap murid PAUD Permata Bunda Kota Malang sebelum diberikan edutainment terhadap sikap melindungi bagian tubuh pribadi anak usia dini 4-5 tahun menunjukkan sikap

Analisa perbedaan media edukasi video dengan e-booklet terhadap peran orang tua mengenai sibling rivalry pada anak usia dini Setelah hasil penelitian data terkumpul berupa data

3.2 Kerangka Operasional Pada penelitian ini, kerangka operasionalnya adalah sebagai berikut: Gambar 3.1 Kerangka Operasional Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi

1.4.2 Bagi Puskesmas Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada pihak puskesmas dalam upaya peningkatkan kemampuan ibu dalam memberikan stimulasi untuk