• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V

N/A
N/A
SHELVIA EKA

Academic year: 2024

Membagikan "BAB V"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

100

Sisca Erlita, 2022

HUBUNGAN SCREEN-TIME DAN UKURAN GADGET DENGAN COMPUTER VISION SYNDROME PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA

UPN Veteran Jakarta, Fakultas Kedokteran, Kedokteran Program Sarjana [www.upnvj.ac.id – www.library.upnvj.ac.id – www.repository.upnvj.ac.id]

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

V.1 Kesimpulan

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap mahasiswa Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta mengenai hubungan screen-time dan ukuran gadget terhadap computer vision syndrome (CVS), dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :

a. Terdapat 50 dari 84 (59,5%) mahasiswa Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta yang mengalami CVS.

b. Rata-rata usia subjek penelitian 20 (17-23) tahun dan penelitian ini diikuti oleh 60 orang perempuan (71,4%) dan 24 orang laki-laki (28,6%).

c. Karakteristik perilaku subjek lebih banyak yang melakukan kebiasaan istirahat (67,9%), interval istirahat paling sering dilakukan setiap ≥1 jam (54,8%), durasi istirahat <15 menit (44,1%), jarak penggunaan gadget sekitar <40 cm atau kurang dari satu lengan (64,3%), tidak menggunakan anti-glare (60,7%), pencahayaan redup (61,9%), dan mayoritas menggunakan gadget sebelum tidur (95,2%).

d. Dalam sehari rata-rata screen-time laptop sebesar 6,03 jam, smartphone 7,22 jam, sehingga total screen-time laptop dan smartphone sebesar 13,25 jam.

(2)

101

Sisca Erlita, 2022

HUBUNGAN SCREEN-TIME DAN UKURAN GADGET DENGAN COMPUTER VISION SYNDROME PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA

UPN Veteran Jakarta, Fakultas Kedokteran, Kedokteran Program Sarjana [www.upnvj.ac.id – www.library.upnvj.ac.id – www.repository.upnvj.ac.id]

e. Rata-rata ukuran laptop sebesar 14 inchi dan rata-rata ukuran smartphone sebesar 6,4 inchi.

f. Terdapat perbedaan pada gejala mata kemerahan pada kelompok ST laptop <2 jam dan ST laptop >2 jam, terdapat perbedaan pada gejala mata kering pada kelompok ST smartphone <2 jam dan ST smartphone >2 jam, terdapat perbedaan pada gejala berkedip berlebihan pada kelompok ukuran laptop <14 inchi dan ukuran laptop ≥14 inchi, terdapat perbedaan pada gejala mata kemerahan dan penglihatan kabur pada kelompok ukuran smartphone <5,8 inchi dan ukuran smartphone ≥5,8 inchi.

V.2 Saran

a. Saran bagi Subjek Penelitian

Subjek penelitian diharapkan dapat mengurangi durasi screen-time pada gadget baik pada laptop, smartphone, televisi, video games, dan lainnya serta

menerapkan pola perilaku yang dianjurkan seperti melakukan istirahat dengan melihat objek yang jauh sekitar 20 meter selama 20 detik setiap 20 menit, melakukan peregangan saat screen-time, tidak melakukan screen-time sebelum tidur, dan memperhatikan postur tubuh saat menggunakan gadget.

b. Saran bagi Penelitian Selanjutnya

Bagi penelitian selanjutnya dapat menggunakan aplikasi yang dapat mengukur screen-time di android sekaligus pada iOS dan perlu ditanyakan apakah waktu yang tercatum dalam aplikasi sesuai dengan lamanya keberadaan responden

(3)

102

Sisca Erlita, 2022

HUBUNGAN SCREEN-TIME DAN UKURAN GADGET DENGAN COMPUTER VISION SYNDROME PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA

UPN Veteran Jakarta, Fakultas Kedokteran, Kedokteran Program Sarjana [www.upnvj.ac.id – www.library.upnvj.ac.id – www.repository.upnvj.ac.id]

saat di depan layar serta dapat ditanyakan mengenai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi penelitian.

c. Saran bagi Masyarakat

Bagi masyarakat kiranya dapat melakukan tindakan preventif dan promotif dengan cara membatasi screen-time gadget, menggunakannya hanya ketika diperlukan, dan mengubah perilaku penggunaan gadget yang mengarah kepada timbulnya gejala CVS.

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini dapat meningkatkan insidensi CVS (Computer Vision Syndrome) sehingga menjadi perhatian khusus bagi peneliti, oleh karena itu peneliti tertarik untuk

Mengetahui kemunculan salah satu gejala Computer Vision Syndrome serta perubahan tekanan darah dan konsumsi energi dalam penggunaan laptop.. 1.3.2

Untuk menambah pengetahuan sebagai Mahasiswa/i Hubungan Internasional Universitas Pembangunan Nasional &#34;Veteran&#34; Jakarta mengenai diplomasi kebudayaan yang

Penelitian ini dilakukan karena pada kegiatan pembelajaran dan praktikum Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta melibatkan teknologi modern yang berhubungan dengan

Hasil Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta dalam pemberian

Computer vision syndrome CVS merupakan salah satu pengaruh penurunan ketajaman penglihatan, dan juga menjelaskan masalah gangguan mata dan terkait penglihatan, yang dihasilkan dari

Gangguan penglihatan yang disebabkan karena penggunaan komputer, oleh American Optometric Association AOA mendefinisikan Computer Vision Syndrome CVS sebagai gangguan kesehatan mata

Pendidikan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta II – Jakarta Selatan Juni 2022 – Present Kesehatan Lingkungan,  Juara 2 Poster tingkat Nasional FORMASI Tahun 2024 