• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI PENUTUP A.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB VI PENUTUP A."

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan

1. Akad bai taqsith pada sistem tukar tambah pada jual beli sound system bekas pakai di wijaya audio, yakni pihak pembeli bertransaksi langsung ke tempat penjualan. Pembeli tidak harus langsung menyetujui harga sound system bekas pakai yang ditawarkan. Pihak pembeli dapat menegosiasikan harga sound system bekas pakai untuk menghasilkan harga yang disetujui oleh kedua belah pihak. Penetapan harga oleh pihak penjual sangat variatif didasarkan pada tipe sound sytem bekas pakai yang dapat diketahui oleh pembeli pada ketentuan harga pasaran. Dalam penetapan harga sound system bekas pakai dapat dilihat dari beberapa faktor yaitu, dilihat dari segi kondisi, tahun pembuatan, lama penggunaan, desibel dan harga pasar. Setelah melalui kesepakatan, pihak penjual merealisasikan transaksi ini dengan perjanjian secara lisan sebagai bukti proses transaksi tukar tambah. Dilihat dari segala aspek dasar hukum Islam baik dari Al-Qur’an, Hadis dan ijma’ penerapan akad bai taqsith pada jual beli sound system bekas pakai di wijaya audio ini sudah sesuai dengan dasar hukum Islam, dalam artian praktinya sudah relevan dengan hukum Islam. Berdasarkan rukun dan syarat dalam jual beli sound system bekas pakai ini sudah sesuai syara’.

2. Berdasarkan penundaan pembayaran yang terjadi pada Wijaya Audio dalam pertukaran sound system pembeli menunda kekurangan pembayaran disebabkan oleh dua faktor yang mempengaruhinya.

(2)

Pertama, pembeli harus menunda pembayaran dikarenakan kebutuhan

yang mendesak dan tidak bisa membayar tanggungan yang ada, tetapi hal tersebut diperbolehkan karena ada unsur dharurat. Kedua, pihak pembeli mampu melunasi tanggungan tetapi pada saat tersebut pembeli menggampangkan, hal tersebut tidak diperbolehkan dikarenakan tidak ada unsur yang dharurat untuk melanggar akad. Kedua hal tersebut tidak bisa lepas dari kerugian oleh pihak penjual.

B. Saran

1. Diharapkan kepada pihak penjual dan pihak pembeli melaksanakan transaksi tukar tambah secara kerelaan dan tidak menguntungkan sebelah pihak. Sehingga adanya transparansi antara kedua belah pihak, yaitu antara penjual dan pembeli. Karena dalam transaksi tukar tambah harus di dasarkan pada hadist Nabi, yaitu an tarāḍim mingkum (suka sama suka), sehingga transaksi yang dilakukan tidak akan ada pihak- pihak yang terdzalimi atas transaksi tersebut.

2. Dengan adanya kajian terhadap transaksi jual beli yang dilakukan oleh wijaya audio ini maka penulis memberikan sebuah pandangan dan saran bahwa transaksi jual beli sound system bekas pakai ini adalah bertujuan untuk mempermudah kedua belah pihak, maka dengan akad bai’ taqsith hal tersebut sangat bermanfaat dan perlu dikembangkan lebih luas.

Selama dalam transaksinya tidak terjadi hal-hal yang dilarang oleh syariat maka akad jual beli ini sangat dibutuhkan oleh orang banyak

(3)

yang ingin memiliki sound system yang diinginkan dengan finansial terbatas.

Referensi

Dokumen terkait

Showroom mobil bekas adalah tempat sebuah transaksi atau jual beli kendaraan roda empat dilakukan, namun proses bisnis yang terjadi masih dilakukan secara manual

Dalam sebuah game yang berbasiskan transaksi jual beli, seperti yang didesain pada penelitian “Game Simulasi Peracikan Jamu Tradisional Jawa Dengan Kajian

Untuk mengatasi masalah itu dibuatlah suatu sistem jual beli mobil bekas berbasis website agar dapat memudahkan konsumen dalam melakukan transaksi jual beli secara cepat,efesien

Dalam prakteknya proses transaksi jual beli spare part motor bekas di Pasar Klithikan Notoharjo seperti kegiatan jual beli pada umumnya yaitu pedagang menjajakan barang

“Nilai Budaya dalam Ungkapan Minangkabau: Sebuah Kajian dari Perspektif Antropologi Linguistik”.. Linguistik Indonesia, Tahun ke

Salah satu masalah dalam sistem jual beli pada Toko Jilbab Pak Din adalah lambatnya pengerjaan dan pendataan transaksi jual beli, karena masih terdapat kesulitan dan

aktivitas jual beli kuliner khas Tionghoa di Kota Pangkalpinang) adanya.. sebuah interaksi dalam aktivitas jual beli kuliner khas Tionghoa

11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, praktik jual beli data supplier di Agen Fashion tersebut juga tidak sesuai dengan Pasal 9 mengenai keharusan pelaku usaha untuk