• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI - Perpustakaan Poltekkes Malang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB VI - Perpustakaan Poltekkes Malang"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

114 BAB VI

PENUTUP

6.1. Kesimpulan

Setelah melakukan asuhan kebidanan dengan menggunakan pendekatan manajemen Varney yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan (komprehensif) serta pendokumentasian serta SOAP pada bayi Ny. L yang dimulai tanggal 13 Februari 2019 – 05 Maret 2019 dengan 3 kali kunjungan neonatal, dapat disimpulkan

1. Pada kunjungan neonatal I (13 Februari 2019) berdasarkan hasil anamnesa, tidak terdapat masalah pada bayi. Dari pemeriksaan fisik bayi secara keseluruhan, bayi dalam keadaan baik dan normal, tidak ditemukan kelainan maupun tanda bahaya apapun.

Pada kunjungan neonatal II (18 Februari 2019) didapatkan hasil bayi tampak kuning pada muka mata sampai leher, tali pusat bayi sudah lepas pada hari ini, tidak terdapat tanda infeksi pada tali pusat. dari hasil pemeriksaan fisik lain tidak ditemukan kelainan maupun tanda bahaya apapun

Pada kunjungan neonatal III (05 Maret 2019) didapatkan bayi tidak BAB selama dua hari dan pada kulit bayi timbul bintik-bintik merah yang disebabkan karena alergi susu sapi yang diberikan. Dari hasil pemeriksaan

(2)

115

didapatkan tanda-tanda vital bayi dalam batas normal dan tidak terdapat tanda bahaya pada bayi.

2. Berdasarkan hasil pengkajian, dilakukan identifikasi masalah dan diagnosa pada setiap kunjungan neonatal. Pada kunjungan pertama tidak didapatkan masalah yang dialami bayi. Pada kunjungan neonatal kedua didapatkan bayi mengalami ikterus fisiologis dan sudah tidak tampak kuning pada kunjungan ketiga. Pada kunjungan neonatal ketiga didapatkan bayi tidak bisa BAB selama dua hari dan timbul bintik-bintik merah pada kulit. Dari kunjungan pertama didapatkan diagnosa bayi baru lahir normal usia 6 jam, pada kunjungan kedua didapatkan diagnosa neonatus fisiologis usia 5 hari dengan ikterus fisiologis, dan pada kunjungan ketiga didapatkan diagnosa neonatus fisiologis usia 20 hari

3. Tidak ditemukan adanya diagnosa potensial dan masalah potensial pada bayi Ny. L

4. Tidak ditemukan adanya kebutuhan segera pada bayi Ny. L karena bayi tidak mengalami kegawatdaruratan selama dilakukan kunjungan neonatal.

5. Intervensi direncanakan sesuai dengan Planning Of Action (POA) dalam periode neonatal selama usia 6 jam – 28 hari yang telah disusun sebelum pelaksanaan dan disesuaikan dengan masalah yang muncul saat pelaksanaan asuhan kebidanan

6. Implementasi telah dilaksanakan sesuai dengan diagnosa dan masalah pada bayi Ny.L disetiap kunjungan neonatal sejak kunjungan I hingga kunjungan neonatal III

(3)

116

7. Pada evaluasi, didapatkan bahwa bayi dalam keadaan baik , tanda vital dalam batas normal, tidak terdapat kegawatdaruratan pada bayi.

kesimpulannya, asuhan yang diberikan telah mencapai kriteria hasil.

6.2. Saran

6.2.1 Bagi Penulis

Diharapkan dapat menambah dan memperluas pengetahuan serta dapat menambah ketrampilan mengenai asuhan yang diberikan pada neonatus, ketelitian masalah, dan kemampuan berkomunikasi yang baik guna menjaga hubungan baik antara pemberi asuhan kebidanan dengan klien sehingga tercapai suatu kepercayaan

6.2.2 Bagi Klien

Klien diharapkan mampu menerapkan asuhan yang sudah diberikan, sehingga ibu dapat mengasuh dan merawat bayi secara tepat, baik dan mandiri

6.2.3 Bagi Lahan Praktek

Bagi lahan praktek diharapkan mampu melaksanakan asuhan yang berkelanjutan, sehingga dalam perjalanan masa kritis baik ibu maupun bayi dapat diketahui dan dicegah apabila terjadi masalah maupun komplikasi.

6.2.4 Bagi Peneliti Selanjutnya

Diharapkan memberikan KIE kepada seluruh anggota keluarga, tidak hanya pada ibu atau subyek yang bersangkutan, sehingga seluruh anggota keluarga

(4)

117

dapat mendukung, dan memahani penjelasan serta asuhan yang diberikan kepada subyek.

Referensi

Dokumen terkait

Cakupan kunjungan pelayanan neonatal yang belum mencapai 100% khususnya pada 8-28 hari setelah lahir KN3 menjadi alasan peneliti untuk melakukan asuhan neonatal secara komprehensif

“P” dilakukan mulai kunjungan neonatus 1 yaitu saat bayi berusia 6 jam, kunjungan neonatus 2 pada usia bayi 7 hari, kunjungan neonatus 3 pada usia bayi 15 hari dan kunjungan neonatus 4

Alur KerangkaKerja Informed Concent Kunjungan I 2 jam postpartum - Pengkajian - Pemeriksaan umum - Pemeriksaan Fisik - Mengajarkan masase dan senam nifas dini - Pemeriksaan bayi -

Evaluasi Tanggal 05-03-2020 Pukul 10.20 WIB Ibu mengatakkan tidak ada keluhan, bayi tidur cukup dan mendapatkan ASI cukup dan tidak ditambah makanan lain selain ASI, kebersihan bayi

Intervensi yang disusun disesuaikan dengan kebutuhan ibu yaitu, jelaskan pada ibu tentang hasil pemeriksaan bahwa ibu dan bayi dalam keadaan baik, jelaskan pada ibu penyebab nyeri,

L sesuai dengan rencana asuhan atau intervensi yang telah disusun setiap kunjungan kehamilan diantaranya berikan informasi tentang hasil pemeriksaan kepada ibu, berikan edukasi kepada

Intervensi Pada tanggal 02 Maret 2019 telah dilakukan intervensi atau rencana pada Ny.Y diantaranya adalah beritahu pada ibu dan keluarga hasil pemeriksaan yang telah dilakukan pada

Intervensi pada kunjungan pertama yaitu Jelaskan hasil pemeriksaan pada ibu dan keluarga bahwa keadaan ibu dan bayi baik, Jelaskan pada ibu mengenai perubahan yang terjadi pada masa