• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bangunlah Jiwa dan Raganya - Dari Saya dan Untuk Saya - Fase D

N/A
N/A
Erma Wati

Academic year: 2024

Membagikan " Bangunlah Jiwa dan Raganya - Dari Saya dan Untuk Saya - Fase D"

Copied!
74
0
0

Teks penuh

Pada akhir proyek ini, siswa diharapkan mampu memahami dirinya sendiri, mencintai dirinya sendiri, memahami segala emosi yang dirasakannya serta peduli terhadap kesehatannya baik mental maupun fisik. Siswa juga diharapkan mencari berbagai kegiatan lain yang dapat membantunya menjaga kesehatan mentalnya dan mendorong orang lain untuk sadar dan menjaga kesehatan mentalnya. Kesejahteraan siswa merupakan keadaan dimana siswa berada dalam suasana hati yang positif, mempunyai karakter yang kuat, tangguh dan puas diri, merasa aman di sekolah dan mempunyai kesehatan mental yang baik.

Sekolah sebagai lembaga pendidikan harus mewaspadai dan memastikan siswa terhindar dari perilaku negatif tersebut. Menanamkan dan mengajarkan hal-hal positif akan sangat membantu siswa dalam menghadapi tantangan yang ada. Melalui pelaksanaan proyek ini, siswa akan mengetahui cara-cara menjaga kesehatan mental dan fisik, yang akan membantu siswa dalam kualitas pelaksanaan kegiatan pembelajaran di masa depan.

Kegiatan pengaturan emosi sebaiknya diselesaikan selama kurang lebih satu jam untuk memastikan siswa memahami instruksi yang diberikan. Pendidik diharapkan mampu mendorong siswa untuk melakukan aktivitas pengaturan emosi dimanapun dan kapanpun diperlukan (misalnya saat bel berbunyi, 5 menit sebelum pelajaran, di dalam bus, dan lain-lain).

Dimensi Profil Pelajar Pancasila

Proyek yang bertemakan “Membangun Jiwa dan Raga” ini diharapkan dapat membantu para pendidik SMP di sekolah dalam melaksanakan kegiatan kokurikuler. Proyek ini hanya memberikan beberapa contoh topik kesehatan pribadi untuk dikembangkan lebih lanjut oleh para pendidik (contoh pengenalan depresi, panik, stres, negosiasi, dll). Pada setiap topik kesehatan pribadi, hendaknya pendidik selalu memulai dengan pengenalan topik terkait agar siswa dapat lebih memahami sebelum melakukan aktivitas terkait.

Agar pelaksanaan proyek ini dapat berjalan maksimal, selain menciptakan lingkungan sekolah yang lebih terbuka dan positif, sekolah dapat menyediakan sarana dan prasarana yang dapat mendukung pelaksanaan proyek ini, misalnya: ruang emosional bagi siswa.

Subelemen Merawat diri secara

Tingkat pencapaian Fase D (SMP)

Aktivitas terkait

Sub- elemen

Merawat diri secara fisik,

Berempati kepada orang

Mengembangk an

Regulasi emosi

Mulai

Sedang berkembang

Berkembang sesuai

Sangat

Mengenal kesejahteraan diri

Persiapan

Pendidik sebelumnya sudah mencari materi mengenai kesejahteraan diri peserta didik dan cakupannya

Pendidik sudah mempelajari setiap kegiatan yang akan dilaksanakan pada tema ini dan dapat menjelaskan kepada peserta didik

Pendidik membuat presentasi mengenai kesejahteraan diri peserta didik yang mencakup kesehatan mental dan fisik

Peserta didik menuliskan jawaban tersebut di selembar kertas atau secara lisan

Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok kecil (4-5 peserta didik/kelompok) untuk berdiskusi mengenai hasil pemikiran mereka

Pendidik menyebutkan ciri-ciri kesejahteraan seseorang: sikap dan emosi yang positif, konsep diri akademik yang positif, menikmati kegiatan sekolah, tidak

Peserta didik secara bergantian membagikan hasil diskusi mereka dan menjawab

Pendidik memperkenalkan tema dan tujuan dari projek ini serta menjelaskan relevansi tema ini terhadap

Tugas

Tips untuk sekolah

Pelaksan aan

Pendidik mencari artikel atau video mengenai gangguan kesehatan mental pada remaja

Pendidik mempelajari artikel dan memahami tema terkait dalam aktivitas ini

Pelaksanaan

  • Pendidik mengulas pertemuan sebelumnya terkait kesejahteraan peserta didik
  • Pendidik membagikan artikel mengenai kesehatan mental pada remaja
  • Setelah membaca artikel, peserta didik dipandu untuk mendiskusikan hasil eksplorasi isu secara berkelompok. pendidik dapat memandu diskusi peserta
  • Pendidik memberi penjelasan singkat mengenai topik terkait
  • Pendidik memperkenalkan beberapa aktivitas yang dapat membantu peserta didik dalam menanggulangi masalah yang dihadapi peserta didik(misalnya,
  • Pendidik mempersiapkan lembar dan pertanyaan refleksi terkait kesehatan mental

Jika hasil refleksi pelajar kebanyakannya negatif, maka pendidik boleh menghubungi dan menawarkan bantuan kepada pelajar berkenaan.

Pelaksanaan

  • Dari hasil eksplorasi isu, peserta didik diajak untuk melakukan refleksi awal terkait kesejahteraan
  • Peserta didik menjawab beberapa pertanyaan berikut
  • Peserta didik mengisi lembar refleksi, pendidik dapat membaca dan mengidentifikasi masalah
  • Peserta didik berbagi pendapat terhadap pertanyaan yang diberikan, seperti
  • Apa yang membuat kamu nyaman dengan hidup anda?
  • Apa yang membuat kamu merasa cemas?
  • Apa yang membuat kamu merasa takut?
  • Apa yang kamu lakukan saat kamu merasa stress atau cemas? (silakan
  • Apa yang kamu lakukan untuk membantu kamu merasa lebih baik saat

Apabila hasil refleksi siswa sebagian besar negatif, maka pendidik dapat memanggil dan menawarkan bantuan kepada siswa yang bersangkutan. Pendidik dapat memberikan lembar refleksi yang berbeda-beda untuk kegiatan ini sesuai dengan topik refleksi permasalahan yang telah dibahas sebelumnya. Apa yang Anda lakukan untuk membantu Anda merasa lebih baik saat lebih baik saat. silakan centang lebih dari satu).

TIPS

Seberapa puas anda dengan: STP TP P SP

Jika guru melihat bahwa bimbingan yang diberikan tidak menyelesaikan permasalahan siswa, direktur sekolah dapat menyediakan pengawas yang sesuai.

Indikator dan Sub-

Sedang berkemb

Berkemba ng sesuai

Sangat berkemb

Refleksi diri (mengacu

Berempati (mengacu

Jika di akhir diskusi pendidik mendapat jawaban yang kurang baik, misalnya Jika seorang siswa menyetujui perkara yang dibicarakan, maka pendidik dapat mengatur waktu untuk membicarakan hal ini dengan siswa yang bersangkutan secara pribadi. Pendidik menanyakan tiga contoh kasus permasalahan yang sering ditemui pada remaja, seperti: bullying, penggunaan obat-obatan terlarang, merokok di kalangan remaja, dan lain-lain. Pendidik memberikan penjelasan apakah kasus yang dibicarakan itu baik atau buruk serta dampak yang terjadi akibat perilaku tersebut.

Apa yang bisa kita lakukan agar tubuh tetap sehat dari makanan yang kita makan.

Guru dan siswa masing-masing mencari dua contoh kasus status gizi yang bisa berupa obesitas, gizi buruk, atau normal. Siswa mencatat berat badan dan tinggi badan setiap anggota keluarga, menghitung indeks massa tubuh dan mengetahui status gizi anggota keluarganya. Indeks Massa Tubuh adalah ukuran standar yang digunakan untuk menentukan siapa yang termasuk dalam kelompok berat badan yang sehat.

Anggo ta

IMT (kg/m

Stat us gizi

BB Idea l

Apabila di sekitar sekolah tidak terdapat kantin atau penjual makanan, pendidik dapat menanyakan makanan apa saja yang disukai siswa kemudian menuliskannya menggunakan format lembar observasi. Jika siswa tidak memiliki akses internet, pendidik harus mencari dan mengetikkan jenis bahan makanan dan kalorinya untuk dibagikan kepada siswa. Siswa mencari dan menghitung perkiraan kalori untuk setiap camilan yang mereka tulis. kesadaran: . nutrisi).

Di bawah bimbingan guru, siswa (secara berkelompok) berkeliling di lingkungan sekolah mencari jajanan apa saja yang dijual di lingkungan sekolah (berupa jajanan sekolah atau di kantin sekolah). Siswa melengkapi lembar observasi yang menunjukkan jenis-jenis jajanan yang dijual dan komposisi setiap jajanan atau makanan yang dijual. Pendidik menanyakan kepada siswa apakah makanan yang dijual di lingkungan sekolah itu sehat atau tidak, dan apa alasannya.

No Nama makan

Komposisi

Perkira an

Total perkira

RESUME KEGIATAN

Siswa menuliskan komposisi setiap menu yang disiapkannya (contoh: tempe goreng: berapa gram tempe yang dimasak, berapa sendok makan minyak goreng, berapa sendok teh garam yang digunakan). Para pendidik kembali menjelaskan apa yang dimaksud dengan kebutuhan kalori harian dan cara menghitung kalori yang dibutuhkan setiap orang. Siswa menghitung jumlah kalori dari menu yang tertulis (siswa juga dapat menambahkan jajanan yang dimakan sehari sebelumnya).

Siswa membuat menu makanan dengan jumlah kalori yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing sehari-hari.

No Menu makan

Perkira an kalori

Indikator dan Sub-

Refleksi diri (mengacu

Nama : Tangga

Aktivit as

  • Apa yang kamu rasakan sekarang?
  • Apa yang kamu rasakan setelah melakukan kegiatan ini?
  • Apakah kegiatan ini membuatmu tenang/rileks?
  • Apakah latihan/teknik ini adalah sesuatu yang dapat kamu lakukan untuk mendapatkan ketenangan diri/ mengurangi
  • Diari kegiatan dan/atau,
  • Mengisi lembar refleksi peserta didik

Apakah latihan/teknik ini merupakan sesuatu yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan ketenangan pikiran/melakukan lebih sedikit untuk mendapatkan ketenangan pikiran/mengurangi stres?

  • OPSIONAL
  • Pendidik mempersiapkan ringkasan kegiatan atau aktivitas yang telah dilakukan pada pertemuan- pertemuan sebelumnya
  • Peserta didik mengingatkan kembali aktivitas-aktivitas yang pernah dilakukan sebelumnya
  • Peserta didik mencari beberapa contoh cara peserta didik dapat menjaga kesehatan mentalnya
  • Peserta didik melakukan brainstorming aktivitas apalagi yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mental dan fisik peserta didik
  • Peserta didik mendiskusikan langkah apa yang dapat dilakukan agar orang sekitar sadar akan kesehatan mental dan fisiknya
  • Pendidik mengarahkan peserta didik untuk memulai aksi peduli terhadap kesehatan mental dan fisik mereka sendiri dan mengajak orang lain untuk
  • Masing-masing peserta didik mencari 1 poster yang menarik menurut mereka
  • peserta didik dibagi berkelompok (4-5 orang) untuk melakukan diskusi tentang poster yang mereka pilih. Pertanyaan pemandu
  • Setelah melakukan diskusi, peserta didik menjelaskan alasan kenapa poster ini menarik dan baik
  • Pada akhir kegiatan, pendidik dapat menjelaskan kriteria poster yang baik: isi poster, desain poster,

4. Guru meminta semua siswa berdiri pada jarak yang sesuai satu sama lain. Apakah aktivitas ini membantu mereka merasa tenang? 7. Di akhir kegiatan, siswa mengisi catatan kegiatan/lembar refleksi. Guru bertanya kepada siswa apakah ada yang pernah berlatih meditasi sebelumnya.

Jelaskan kepada siswa bahwa melalui kegiatan ini mereka dapat memberikan ketenangan pada tubuh, pikiran dan jiwa. Opsional: Mintalah siswa mengukur detak jantung mereka sebelum memulai aktivitas ini dan setelah menyelesaikan latihan meditasi. Pendidik mengatur kondisi kelas sedemikian rupa dengan siswa sehingga tercipta suasana nyaman untuk berbagi.

Guru membuat kelompok siswa berpasangan atau membiarkan siswa mencari pasangan. Siswa #1 berbicara sedangkan Siswa #2 hanya mendengarkan (misalnya mintalah Siswa #1 untuk menceritakan bagaimana perasaannya hari ini dan mengapa? Atau bagaimana perasaan mereka saat ini atau kekhawatiran apa pun yang mereka miliki) . Mintalah siswa untuk melihat apakah mereka merasa lega, tenang, lebih fokus, atau stresnya berkurang setelah kegiatan ini.

Sebelum memulai, buatlah contoh aktivitas menggunakan sukarelawan pendidik dan siswa untuk mendemonstrasikan aktivitas tersebut dengan jelas. kelompok. OPSIONAL: Di akhir kegiatan, bagikan kertas, pensil dan krayon/spidol kepada siswa untuk menggambar dan mewarnai binatang kesukaannya. Siswa yang meninggalkan permainan harus tetap diam dan tenang; tidak mengganggu permainan dengan cara apa pun.

Guru bertanya kepada siswa apakah kegiatan ini membantu mereka menjadi lebih tenang dan fokus. Siswa bertukar pikiran tentang kegiatan apa yang dapat mereka lakukan untuk menjaga kesehatan mental dan fisik siswa. Siswa mendiskusikan langkah-langkah apa yang dapat mereka ambil untuk membuat orang-orang di sekitar mereka sadar akan kesehatan mental dan fisik mereka. menyadari kesehatan mental dan fisiknya.

Tips untuk pendidik

Membuat & mempresentasikan poster

Persiapan;

Pendidik mempersiapkan bahan utama untuk membuat poster dan meminta peserta didik membawa perlengkapan untuk membuat poster

Pendidik membagi kelompok (2 peserta didik per kelompok) untuk membuat poster

Peserta didik menentukkan tema yang hendak dibuat dalam poster

Peserta didik mencari bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan poster 4. Peserta didik membuat poster sesuai dengan kriteria penilaian

Peserta didik mempresentasikan hasil poster

Anggota kelompok lain memberikan umpan balik secara lisan kepada kelompok yang melakukan

Kriteria Mulai berkemb

Tujuan penyampa

Sedang

Berkembang sesuai harapan

Referensi

Dokumen terkait

Pembelajaran dapat dimulai dari jenis teks yang memuat topik yang sudah dikenal oleh peserta didik untuk membantu mereka memahami isi teksyangdibacanya dan kemudian mampu

siap belajar. Selanjutnya guru bersama peserta didik berdoa, guru mengecek kehadiran peserta didik dan menegur peserta didik yang masih berbicara dengan

Hal itu dapat di lihat dari aktivitas peserta didik saat pembelajaran ada yang mulai berbicara dengan teman sebangkunya, bermain bolpoin, sikap duduk yang tidak

atau aktivitas pendidik adalah kegiatan positif, konstruktif dan bermanfaat bagi peserta dalam membantu peserta didik untuk mengembangkan potensi-potensi yang dimilikinya.16 Kurikulum

: Tahun 2022 : SMP/MTs : Bahasa Inggris : D / VII : This is My School : Menyimak – Berbicara :  Pada akhir Fase D, peserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk berinteraksi dan

Guru meminta peserta didik untuk Guru meminta peserta didik untuk saling memerhatikan lingkungan, saling memerhatikan lingkungan, saling membantu teman sejawat saling membantu teman

• Peserta didik bersama dengan kelompoknya mendesain kegiatan outbound dengan aktivitas yang dapat menjaga kesehatan mental remaja, menjaga keseimbangan kesehatan jasmani dan rohani,

Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan menganalisis aktivitas keterampilan gerak dan fungsional awalan, tolakan, sikap badan di udara,