• Tidak ada hasil yang ditemukan

BUKU DRAINASE PERKOTAAN UNIVERSITAS GUNADARMA

N/A
N/A
Ajeng Swariyanatar Putri

Academic year: 2024

Membagikan "BUKU DRAINASE PERKOTAAN UNIVERSITAS GUNADARMA"

Copied!
114
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

xv

DAFTAR ISI

BAB I. PENDAHULUAN

1.1. Sejarah Perkembangan Drainase ... 1

1.2. Definisi Drainase ... 3

1.3. Jenis Drainase ... 3

1.3.1. Menurut Sejarah Terbentuknya ... 3

1.3.2. Menurut Letak Bangunan ... 5

1.3.3. Menurut Fungsi ... 5

1.3.4. Menurut Konstruksi ... 5

1.4. Pola Jaringan Drainase ... 6

BAB II. ASPEK HIDROLOGI 2.1. Karakteristik Hujan ... 11

2.1.1. Durasi ... 11

2.1.2. Intensitas ... 11

2.1.3. Lengkung Intensitas ... 11

2.1.4. Waktu Konsentrasi ( T ) ... 13

2.2. Data Hujan ... 14

2.2.1. Pengukuran ... 14

2.2.2. Alat Ukur ... 14

2.2.3. Kondisi dan Sifat Data ... 15

2.3. Pengolahan Data ... 16

2.3.1. Hujan Rerata Daerah Aliran ... 16

2.3.2. Melengkapi Data ... 19

2.3.3. Kala Ulang Hujan ... 19

2.3.4. Analisis Intensitas Hujan ... 20

2.4. Debit Rancangan Dengan Metode Rasional ... 21

(4)

xvi BAB III. ASPEK HIDROLIKA

3.1. Umum ... 27

3.2. Aliran Air Pada Saluran Terbuka ... 28

3.2.1. Jenis Aliran ... 28

3.2.2. Sifat-sifat Aliran ... 30

3.2.3. Bentuk-bentuk Penampang Melintang ... 32

3.2.4. Rumus-rumus ... 32

3.3. Aliran Air Pada Saluran Tertutup ... 36

3.3.1. Jenis Aliran ... 36

3.3.2. Sifat Aliran ... 36

3.3.3. Rumus-rumus ... 38

3.4. Bangunan Air ... 42

3.5. Pemakaian Hidrolika Jadi Perencanaan Drainase ... 44

BAB IV. SISTEM DRAINASE 4.1. Umum ... 53

4.2. Sumber Air Buangan ... 54

4.3. Fungsi Jaringan ... 54

4.3.1. Sistem Terpisah (Separate System) ... 55

4.3.2. Sistem Tercampur (Combined System) ... 55

4.3.3. Sistem Kombinasi (PSCUDO Separate System) ... 56

4.4. Diskripsi Lingkungan Fisik Dalam Sistem Drainase ... 57

4.5. Tata Letak ... 58

4.5.1. Alternatif Tata Letak Saluran Drainase ... 58

4.5.2. Susunan Dan Fungsi Saluran Dalam Jaringan Drainase 61 4.5.3. Prosedur Perancangan Tata Letak Sistem Jaringan Drainase ... 62

4.6. Bangunan Penunjang ... 63

(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)
(80)
(81)
(82)
(83)
(84)
(85)
(86)
(87)
(88)
(89)
(90)
(91)
(92)
(93)
(94)
(95)
(96)
(97)
(98)
(99)
(100)
(101)
(102)
(103)
(104)
(105)
(106)
(107)
(108)
(109)
(110)
(111)
(112)
(113)
(114)

Referensi

Dokumen terkait

Metode yang digunakan adalah pendekatan tingkat kapasitas saluran drainase yaitu penilaian tingkat kondisi tiap ruas jaringan drainase dengan menghitung perbandingan luas penampang

 Merencanakan sistem drainase Kecamatan Menganti meliputi saluran primer dan saluran sekunder dan bangunan pelengkapd.  Merencanakan Standart Operation Prosedur

adalah 16,7% pada saluran depan SDN 3 Jaten, artinya prioritas pertama rehabilitasi jaringan drainase primer di Sub Sistem Songgorunggi dilakukan di Saluran

 Merencanakan sistem drainase Kecamatan Menganti meliputi saluran primer dan saluran sekunder dan bangunan pelengkap..  Merencanakan Standart Operation Prosedur (SOP)

Dokumen ini membahas tentang pola jaringan drainase yang perlu dipertimbangkan dalam perencanaan sistem drainase suatu kawasan, dengan mempertimbangkan topografi dan tata guna

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi kondisi saluran drainase perkotaan serta mengevaluasi sistem jaringan drainase perkotaan yang sudah ada eksisting dalam

Kesimpulan Berdasarkan pembahasan pada rumusan masalah didapatkan hasil perhitungan perencanaan sistem jaringan drainase sudah memenuhi ketentuan yaitu Q saluran rancangan lebih besar

sistem drainase, tata letak jaringan drainase, bangunan penunjang pada sistem drainase c BM: menjelaskan tentang Sistem drainase perkotaan Diskusi System LMS perkotaan lingkungan