See discussions, stats, and author profiles for this publication at: https://www.researchgate.net/publication/357539634
BUKU SEDIMENTOLOGI
Book · January 2019
CITATIONS
0
READS
9,830
1 author:
Ordas Dewanto Lampung University 84PUBLICATIONS 72CITATIONS
SEE PROFILE
All content following this page was uploaded by Ordas Dewanto on 03 January 2022.
The user has requested enhancement of the downloaded file.
BAHAN AJAR
SEDIMENTOLOGI
Oleh:
Dr. Ordas Dewanto
Teknik Geofisika Unila
2019
BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 KONSEP SEDIMENTOLOGI
Sedimentologi adalah studi tentang proses-proses pembentukan, transportasi dan pengendapan material yang terakumulasi sebagai sedimen di dalam lingkungan kontinen dan laut hingga membentuk batuan sedimen (Nichols G, 2009). Konsep interpretasi batuan dalam proses modern menjadikan sedimentologi adalah cabang yang berbeda dalam ilmu geologi. Material sedimen secara alami sangat bervariasi dari asal usul, ukuran, bentuk dan komposisi.
Partikel seperti gravel dan kerikil bisa terbawa dari erosi batuan yang lebih tua atau secara langsung keluar dari gunung api. Organisme adalah sumber material sangat penting dari ukuran filamen yang terselubung kalsium karbonat hingga pecahan cangkang, terumbu karang, dan serbuk tanaman. Presipitasi langsung dari larutan air juga berkontribusi dalam sedimen pada beberapa situasi.
Pembentukan tubuh sedimen termasuk transportasi partikel ke tempat pengendapan baik oleh gravitasi, air, udara, es, aliran masa atau kimia atau proses tumbuh material biologi pada tempat tersebut. Proses transportasi dan pengendapan dapat ditentukan dengan melihat masing-masing lapisan sedimen.
Ukuran, bentuk, dan distribusi partikel memberikan petunjuk bagaimana material tertransport dan terendapkan. Maka dengan mempelajari hal tersebut dapat memberikan informasi lebih luas mengenai sedeimentologi.
Pada 1970an penelitian sedimentologi mulai beralih dari makroskopis dan fisik ke arah mikroskopis dan kimia. Dengan perkembangan teknik analisa dan penggunaan kata doluminisen dan mikroskop electron memungkinkan para ahli sedimentologi mengetahui lebih baik tentang geokimia. Perkembangan yang pesat ini memacu kita untuk mengetahui hubungan antara diagenesa, pori-pori dan pengaruhnya terhadap evolusi porositas dengan kelulusan batupasir dan batugamping. Saat ini berkembang perbedaan antara makrosedimentologi dan mirosedimentologi. Makrosedimentologi berkisar studi fasies sedimen sampai ke struktur sedimen. Di lain fihak, mikrosedimentologi meliputi studi batuan sedimen di bawah mikroskop atau lebih dikenal dengan petrografi.
1.2 APLIKASI SEDIMENTOLOGI
Sebagai ilmu pengetahuan sedimentologi sangat erat berhubungan dengan tiga ilmu dasar: biologi, fisika mupun kimia. Biologi, yang mempelajari binatang dan tetumbuhan, dapat mempelajari sisa kehidupan masa silam yang sudah menjadi fosil. Ilmu ini dikenal dengan nama paleontologi. Paleontologi sangat bermanfaat dalam studi stratigrafi, terutama dalam penentuan umur runtunan batuan berdasarkan kandungan fosilnya (biostratigrafi) dan kaitannya dengan litostratigrafi. Hal ini sangat berguna bagi analisa struktur dan sedimentologi regional. Selain itu paleontologi juga melukan studi lingkungan purba dimana fosil itu hidup dan berhubungan dengan kehidupan lainnya. Studi lingkungan
kehidupan fosil secara mendalam akan dapat membantu mengetahui cuaca, musim, bahkan kecepatan arus dan pengendapan batuan yang menyertai fosil tersebut. Sedimentologi telah memberikan kontribusi ke berbagai bidang, baik dalam pemanfaatan kekayaan alam maupun perekayasaan lingkungan. Banyak ahli sedimentologi datang dari usaha minyak bumi dan sedikit dari usaha tambang lainnya. Buku ini ditekankan pada batuan sedimen dan proses yang membentuknya. Namun demikian sedimen modern dimana proses pembentukannya sedang berlangsung mempunyai arti yang sangat penting dalam mempelajari batuan sedimen tua. Sebab proses pembentukan yang sedang berlangsung dapat diamati untuk diterapkan pada batuan sedimen tua.
Mempelajari sedimen modern ini juga akan sangat berguna dalam memanipulasi lingkungan.
Tabel 1.1. Aplikasi sedimentologi (Selley, 2000)
Pada pekerjaan teknik sipil yang berhubungan dengan aliran air misalnya pelabuhan, penahan erosi pantai, dan jaringan pipa di dasar laut (Tabel 1.1) sangat membutuhkan studi rinci tentang keadaan lokasi dimana bangunan itu akan ditempatkan. Studi ini meliputi angin, arus gelombang, pasang surut dan sedimentasi serta sifat fisik batuannya. Beberapa kehadiran sedimen yang
bersifat ekonomis juga terkait dengan berbagai tempat pengendapan sedimen yang bisa hadir sebagai syngenetik, epigenetik atau placer.
Tabel 1.2. Keterdapatan endapan mineral pada berbagai Lingkungan Pengendapan.(Selley, 2000)
DAFTAR PUSTAKA
1. Boggs, Sam, Jr., 1995, Principles of Sedimentology and Stratigraphy. Edisi 2. Prentice-Hall, New Jersey.
2. Nichols, G., 1999. Sedimentology and Stratigraphy. Blackwell Science Ltd., Oxford.
3. Selley R.C., 1980, Ancient Sedimentary Environments. Champman & Hall, London.
4. Selley R. C., 1988, Applied Sedimentology, Academic Press, New York
BAB 2 PELAPUKAN
View publication stats