69
DAFTAR REFERENSI
A. Buku-Buku
abdulsyani. (1994). Sosiologi Skematika, Teori, Dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara.
Alfiandri, D. A. (2019). Collaborative Governance Suatu Konnsep Penguatan Kelembagaan Dalam Dunia Ivestasi. (W. E.
Yudiatmaja`, Ed.) Tanjungpinang, Kepulauan Riau: Umrah Press Tanjungpinang.
Aronowitz, A. A. (2009). Human Trafficking,Human Misery: The Global Trade In Human Beings. Westpoint Connecticut. Greenwood:
Publishing Group.
Dr.Ika Dewi Sartika Saimima, S. (2020). Rekonstruksi Pidana Restitusi Dan Pidana Kurungan Pengganti Dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang. Sleman: Cv Budi Utama.
Dr.R.A.Fadhallah, S. (2021). Wawancara. Jakarta Timur: Unj Press.
H., L. O. (2018). Colaborative Governance Konsep Dan Aplikasi. (D.
Publisher, Ed.) Yogyakarta: Grup Penerbit Cv Budi Utama.
Kurniadi. (2020). Collaborative Governance Dalam Penyediaan Infrastruktur. Yogyakarta: Cv Budi Utama.
Nainggolan, P. P. (2018). Aktor Non - Negara Kajian Implikasi Kejahatan Transnasional Di Asia Tenggara (Vol. Ii). Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
70
R.O’leary, S. V. (2010). The Future Of Public Administration Around The World. Washinton Dc: Georgetown University Press.
Retno Sunu Astuti, H. W. (2020). Collaborative Governance Dalam Perspektif Administrasi Publik. (T. D. Press, Ed.) Semarang:
Program Studi Doktor Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro Press.
Setiawan, A. A. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jawa Barat: Cv Jejak.
Stephen Greenwood, L. S. (2021). Colaborative Governance Principles,Processes, And Practical Tools. New York: Routledge.
Sudarmo. (2011). Isu-Isu Administrasi Publik Dalam Perspektif Governance. Surakarta: Smart Media.
Sugiyono. (2002). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Umar Sidiq: Moh, M. C. (2019). Metode Penelitian Kualitatif Di Bidang Pendidikan. Ponorogo: Cv. Nata Karya.
B. Jurnal dan Skripsi
Ansell, C. d. (2007). Collaborative Governance in Theory and Practice.
Journal Of Public Administration Research and Theory, 543-571.
Fiany Intan Vandini, R. P. (2018). Peran Diplomasi Pertahanan Dalam Menjaga Perbatasan Maritim Indonesia – Malaysia Di Kepulauan Riau Guna Mencegah Perdagangan Orang. Jurnal Diplomasi Perbatasan, 4.
71
Khoerunnisa. (2020). Efektivitas United Nations High Commissioner For Refugees (Unhcr) Dalam Menangani Human Trafficking Terhadap Pengungsi Di Indonesia (Studi Kasus: Provinsi Dki Jakarta).
Skripsi.
Trismaya, D. A. (2020). Kerjasama General Border Committee Malindo Dalam Human Trafficking Di Perbatasan Tahun 2015-2019.
SKRIPSI.
Wahyurudhanto, A. (2019, April ). Kerjasama Antar-Negara dalam Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) (Studi Kasus Kerjasama Indonesia – Malaysia). Jurnal Ilmu Kepolisian, 13.
wicaksono, C. W. (2014, Desember). Tindak Pidana Perdagangan Orang (Human Trafficking) Khususnya Terhadap Perempuan dan Anak:
Suatu Permasalahan dan Penanganannya di Kota Semarang.
Yustisia, 11.
Wolf, T. (2002). True collaboration as the most productive from of exchange. Collaborative solutions newsletter.
Yunda, A. P. (2020, Januari 3). Upaya Indonesia Dalam Menanggulangi Kasus Human Trafficking Di Selat Malaka. Padjadjaran Journal of International Relations (PADJIR), 1, 177-201.
C. Peraturan Perundang-Undangan
Undang – Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang
72
Peraturan Presiden RI No.69 tahun 2008 tentang Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT PP TPPO).
Peraturan Pengganti Presiden RI No.22 Tahun 2021 tentang Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT PP TPPO).
D. Sumber Lain
(CPI), C. P. (2011). Human Trafficking and Exploitation. Retrieved from www.netce.com .