• Tidak ada hasil yang ditemukan

BUSINESS PLAN KLP 4

N/A
N/A
Adrian Dasilva

Academic year: 2025

Membagikan "BUSINESS PLAN KLP 4"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

BUSINESS PLAN COFFEE SHOP

“POJOK KOPI”

Oleh Kelompok 4:

Ni Made Erviana Wati (202233121165) Ni Putu Reni Sujati (202233121173) Elvinia Tamu Apu (202233121174) I Nyoman Alit Syaputra (202233121189) Ni Wayan Dea Pratistha (202233121192) Ignasius Ivan Motolele (202233121195) Ni Putu Dewi Nandarini (202233121198)

PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS WARMADEWA DENPASAR 2025

(2)

PERENCANAAN MEMBUKA SEBUAH BISNIS COFFEE SHOP “POJOK

KOPI”

1. Pendahuluan

1.1 Latar Belakang Berdirinya Usaha

Masyarakat Indonesia dapat dikatakan merupakan tipe masyarakat yang tingkat konsumtifnya tinggi terutama pada tingkat konsumtif bidang kuliner. Membangun bisnis di bidang kuliner dapat dikatakan tidak ada matinya, selama pebisnis tersebut dapat terus menggunakan kreativitas dan inovasinya untuk terus bertahan di pasar itu sendiri. Bisnis kuliner juga mampu memenuhi seluruh kebutuhan target pasar yang berbeda-beda. Target pasarnya tidak hanya konsumen dari kalangan atas namun dapat dilihat dari berbagai kalangan sampai pelajar pun suka untuk mencoba produk makanan atau minuman baru yang inovatif. Oleh karena itu, maka tidaklah heran jika berbisnis di bidang kuliner saat ini kian marak digeluti oleh para pengusaha.

Salah satu bisnis kuliner yang sedang berkembang adalah bisnis coffee shop atau kedai kopi. Kopi telah menjadi sebuah kebutuhan primer bagi masyarakat saat ini. Setiap hari hampir semua kalangan mengkonsumsi kopi mulai dari mengawali aktivitas hariannya hingga mengakhiri aktivitasnya di malam hari. Hal ini yang menjadi sebuah peluang usaha di bidang coffee shop karena terlihat dari minat masyarakat untuk mengkonsumsinya semakin meningkat.

Kopi sendiri merupakan sebuah minuman yang digemari oleh berbagai kalangan masyarakat di dunia termasuk kopi asli Indonesia yang memiliki aroma, ciri khas, dan cita rasa yang beraneka ragam di setiap daerahnya karena itu kualitas kopi asli Indonesia sendiri pun mampu diakui berkualitas oleh dunia. Cita rasa yang berbeda pada setiap biji kopi yang dihasilkan dari tiap daerah di Indonesia membuat para penikmat kopi memiliki banyak pilihan rasa untuk dapat menikmati kopi kesukaannya.

Industri kopi di Indonesia dalam beberapa kurun waku terakhir melaju dengan pesat dengan semakin bertambah dan meningkatnya produksi kopi olahan yang dihasilkan oleh industri pengolahan kopi, semakin banyaknya cafe dan coffee shop di perkotaan.

Peningkatan pada konsumsi kopi domestik Indonesia selain didukung dengan pola sosial masyarakat juga ditunjang dengan harga yang terjangkau, kepraktisan dalam penyajian serta keragaman rasa atau cita rasa yang sesuai dengan selera konsumen. Dengan

(3)

meningkatnya taraf hidup dan pergeseran budaya hidup masayarakat perkotaan di Indonesia telah menunjukkan terjadinya pergeseran dalam pola konsumsi kopi khususnya anak muda.

Menurut Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) tahun 2011, terdapat peningkatan konsumsi kopi harian pada remaja usia 18 – 24 tahun. (Swastika, 2012) Hal ini menunjukkan jika dahulu kebanyakkan penikmat kopi pada umumnya adalah orang- orang tua namun sekarang generasi muda pun ikut serta dalam menjamahi kenikmatan kopi. Dari segi selera, generasi muda umumnya lebih menyukai minuman kopi yang cenderung manis dan instan seperti kopi three in one ( campuran kopi, gula, dan susu) serta minuman berbasis espresso yang disajikan di kedai kopi atau cafe. Sedangkan bagi golongan tua atau masyarakat pedesaan kebanyakan mengkonsumsi kopi tubruk atau kopi bubuk. Oleh karena semakin meningkatnya permintaan akan kopi, membuat munculnya berbagai brand kopi, cafe, dan coffee shop di kota-kota besar yang memiliki pangsa pasar yang berbeda-beda.

Terlebih lagi didukungnya perkembangan teknologi yang kian pesat sehingga mempengaruhi gaya hidup masyarakat terutama dalam mencari dan menemukan informasi akan kebutuhan mereka, seperti misalnya GO-JEK dan GRAB. Dalam aplikasi GO-JEK dan GRAB terdapat fitur-fitur yang terpisah sesuai kebutuhan seperti contohnya, dalam aplikasi GOJEK terdapat GO-FOOD yang mampu membantu masyarakat dalam memesan dan membeli makanan ataupun minuman yang mereka inginkan tanpa harus membuang waktu untuk mengunjungi tempat makanan atau minuman itu dijual karena kurir GO-FOOD sendiri yang akan mengantarkan pesanan ke lokasi yang diminta oleh pelanggan, di mana dalam fitur GRAB dinamakan GRAB FOOD.

Berdasarkan hal tersebut penulis memiliki ide untuk membuat sebuah coffee shop dengan menggunakan biji kopi asli Indonesia yang kaya akan keunikkan dan cita rasa, tentunya dengan harga yang cukup terjangkau sehingga dapat dinikmati oleh seluruh kalangan.

Untuk mendukung hal tersebut, penulis juga ingin membangun coffee shop yang memiliki suasana yang nyaman dan santai sehingga pengunjung pun merasa nyaman dan tidak cepat bosan. Penulis juga menggunakan jasa GO-FOOD dan GRAB FOOD dalam melakukan penjualan sehingga memudahkan untuk sampai ke tangan pembeli tanpa harus pembeli mengunjungi kedai kopi langsung. Penulis memberi nama kedai kopi ini dengan nama “Pojok Kopi”. Penulis memilih nama merek tersebut berdasarkan dari kalimat

“Pojok Kopi” yang dapat diartikan sebuah tempat untuk bersantai atau beristirahat.

(4)

Pojok Kopi merupakan sebuah coffee shop yang tidak hanya menjual namun juga memperkenalkan kopi asli Indonesia kepada berbagai kalangan masyarakat. Untuk kisaran harga yang dipatok oleh Pojok Kopi, seharusnya dapat dijangkau oleh semua golongan baik kalangan bawah, menengah, maupun atas karena Pojok Kopi menawarkan sajian kopi dengan harga yang cukup terjangkau.

Di samping itu, Pojok Kopi juga menyediakan makanan dan minuman lain seperti minuman non-coffee, rice bowl, dan makanan ringan lainnya seperti coffee snacks yang merupakan makanan ringan yang berbahan dasar kopi.

1.2 Visi, Misi dan Tujuan Usaha a. Visi

Menyajikan minuman kopi yang kekinian yang berkualitas dari hasil panen petani Indonesia yang dapat diterima dari semua kalangan.

b. Misi

1. Menjamin kualitas bahan baku terutama biji kopi yang akan disajikan ke konsumen.

2. Menumbuhkan keterampilan dan pengetahuan bagi para barista dengan melakukan latihan rutin.

3. Menggunakan biji kopi khas dari berbagai wilayah Nusantara.

4. Menciptakan sebuah kopi dengan berbagai variasi rasa dan aroma yang unik dan menarik.

c. Tujuan Usaha Mencari Keuntungan

Tujuan utama didirikannya suatu bisnis tak lepas dari usaha untuk mencari keuntungan atau laba. Bahkan, secara lebih rinci tujuan utama dari seluruh keputusan serta kegiatan entitas bisnis adalah untuk memaksimalkan laba. Seperti halnya dengan perusahaan- perusahaan lain, bisnis Pojok Kopi tidak dapat mempertahankan kelangsungan hidup, tumbuh dan juga berkembang tanpa adanya suatu keuntungan yang diperoleh dari hasil operasionalnya. Tidak menutup kemungkinan pula untuk bekerja sama dengan pihak lain untuk mengembangkan dan membesarkan bisnis ini. Meskipun memaksimalkan laba

(5)

merupakan tujuan utama perusahaan, namun cara untuk memperoleh laba harus berpegang pada nilai-nilai moral.

Membuka Lapangan Pekerjaan

Dengan berdirinya Pojok Kopi, maka diharapkan akan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan akan mengurangi tingkat pengangguran yang semakin meningkat saat ini.

Memenuhi Kebutuhan Konsumen

Pojok Kopi hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen khususnya para generasi milenial yang mempunyai kegemaran untuk berkumpul sambil menikmati berbagai jenis minuman kopi dan kudapan yang di tawarkan. Karena pesaing di daerah sekitar pada umumnya hanya menyediakan menu minuman tanpa menawarkan pilihan menu makanan yang lengkap.

2. Gambaran Usaha

Pojok Kopi merupakan sebuah unit usaha yang bergerak pada bidang makanan dan minuman yang berfokus pada bidang perkopian. Pojok Kopi menawarkan berbagai variasi sajian kopi murni. Selain itu, Pojok Kopi juga menyediakan makanan ringan yang berbahan dasar kopi, seperti tiramisu cake, donat kopi, dll sebagai pendamping untuk menikmati secangkir kopi.

Pojok Kopi juga mengedepankan atmosfer atau suasana yang nyaman dan homey, baik untuk pekerja maupun pelanggan lainnya. Konsep dari Pojok Kopi sendiri adalah simply modern coffee shop, yang dihiasi oleh mural serta beberapa hasil fotografi pada beberapa spot atau dinding tertentu yang menambah arti dan makna. Ditambah dengan sentuhan sedikit warna hijau dari beberapa artificial plants pada letak-letak tertentu. Outlet atau toko dari Pojok Kopi dibuat atau diatur sedemikian rupa sehingga menciptakan atmosfer yang membuat konsumen merasa nyaman seperti berada di rumah dan ingin berkunjung lagi. Pojok Kopi ini direncanakan akan didirikan di salah satu kawasan Kota Denpasar.

3. Segmentasi Pasar

3.1 Segment Pasar, Target Pasar, Positioning a.Segmentasi Pasar

(6)

Segmentasi pasar artinya membagi pasar menjaadi beberapa kelompok pembeli yang berbeda yang mungkin memerlukan produk atau marketing mix yang berbeda pula (Purwana & Hidayat & Hidayat, 2016).

-Segmentasi berdasarkan demografis, yaitu laki-laki dan perempuan, semua umur (kecuali balita).

- Segmentasi berdasarkan geografis, yaitu masyarakat di jalan yang melewati coffee shopnya.

b.Pasar Sasaran

Target utama Pojok Kopi adalah masyarakat masa kini yang gemar berkumpul santai bersama dengan orang-orang tersayang atau mereka yang hendak mengerjakan tugas kuliah atau kantornya di tempat yang nyaman dengan menyediakan fasilitas lengkap dan memadai, serta menawarkan pilihan menu yang menarik.

c.Positioning

Kalau para kaum milinial mempunyai mood atau hari yang buruk, setidaknya ada minuman kopi yang dapat menemani mereka dalam menjalani hari. Pojok Kopi juga menjual berbagai variasi minuman kopi yang dapat menaiki mood agar lebih baik.

3.2 Strategi Pemasaran Terhadap Pesaing

Pemasaran adalah suatu fungsi organisasi dan serangkaian proses untuk menciptkan, mengomunikasikan dan memberikan nilai kepada pelanggan serta untuk mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan pemangku kepentingan.

3.2.1 Produk

Pojok Kopi menawarkan produk berupa minuman kopi kekinian maupun minuman non kopi dan berbagai macam kudapan ringan namun mengenyangkan. Kopi yang kami sajikan aman bagi lambung karena kami menggunakan lebih banyak biji kopi arabika yang mana mengandung kafein yang lebih kecil dari biji kopi robusta, yakni sebesar 1,1% - 1,5% saja. Biji kopi yang kami gunakan juga merupakan 100% biji kopi asli Indonesia yang didapat dari petani kopi yang berasal dari berbagai daerah.

(7)

Pojok Kopi juga menjual berbagai kudapan ringan seperti French Fries, Chicken Finger, Chicken Popcorn hingga berat seperti Spaghetti, Chicken Steak, Beef Steak, CordonBleu, dan masih banyak lagi.

3.2.2 Harga

Metode penetapan harga yang kami gunakan adalah metode cost plus pricing dengan mark up. Laba kotor dari menu minuman yang diharapkan berkisar antara 35% - 80%

pergelas sedangkan untuk menu makanan berkisar antara 20% - 70% per porsi.

Penentuan harga juga didasari oleh hasil kuesioner yang dilakukan penulis yaitu harga yang disetujui untuk membeli produk minuman dan makanan berkisar antara Rp.

20,000 Rp. 25,000. Namun kami menyediakan pula menu makanan berat berkisar antara Rp. 24,000 Rp. 35,000.

Selain itu, yang menjadi pertimbangan dalam penentuan harga jual ini adalah

persaingan harga dengan kompetitor yang sudah lebih dulu menjalankan bisnis serupa.

Dalam hal ini, harga yang ditawarkan Pojok Kopi dibawah harga pesaing atau kompetitor.

Tabel . Menu Minuman Menu Minuman

Coffee

Americano Rp. 20.000 Coffee latte Rp. 20.000 Caramel latte Rp. 25.000 Hazelnut latte Rp. 25.000 Vanilla latte Rp. 25.000 Cappucino Rp. 25.000 Coffee matcha Rp. 25.000 Moccacino Rp. 25.000

Non coffee

Matcha latte Rp. 25.000 Choco latte Rp. 25.000 Pinky punk Rp. 25.000 Red velvet Rp. 25.000

(8)

Tabel . Menu Makanan Menu M akanan

French Fries Rp. 20.000 Sweet Toast Rp. 20.000 Egg Drops Rp. 20.000 Tiramisu Cake Rp. 25.000

Donat Kopi Rp. 20.000

Chicken Popcorn Rp. 20.000 Chicken Finger Rp. 25.000 Spaghetti Bolognese Rp. 25.000 Fried rice Rp. 23.000 Mac n Cheese Rp. 25.000 Chicken Cordon Bleu Rp. 26.000 Chicken Steak Rp. 30.000 Beef Steak Rp. 30.000

3.2.3 Tempat

Kebanyakan orang membeli produk olahan kopi kekinian langsung dari outlet atau kedai kopi dan pesan online, untuk itu kami akan berfokus pada penjualan secara langsung dan tidak langsung yaitu dengan pembeli datang ke outlet kami maupun pesan online lewat situs web outlet kami.

Karena modal yang kami punya tidak terlalu besar, maka dalam memulai bisnis ini kami menyewa tempat yaitu sebuah rumah yang telah di renovasi, dan terletak di pinggir jalan raya yang ramai dilalui oleh banyak orang. . Mempertimbangkan letak yang strategis Pojok Kopi rencananya akan beralamat Jalan Cemara, Sanur, Denpasar Selatan.

3.2.4 .Waktu Oprasional

Pojok Kopi dibuka mulai pukul 10 AM sampai dengan 10 PM yang mana segala kalangan dapat mengunjungi cafe saya saat waktu senggang seperti break lunch, atau sepulang ngampus sambil mengerjakan tugas dari dosen MK ataupun kampus.

(9)

3.2.5 Keunikan/Khas

Kesan yang akan kami bangun dalam melayani pelanggan yaitu ”Service With Love”

sehingga pelanggan merasa nyaman ketika berada di cafe kami, dan membuat

pelanggan selalu ingin kembali ke kedai kopi kami karena pelayanan berkualitas yang dapat memuaskan semua pelanggan.

3.2.6 Promosi

Promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran (Tjiptono, 2008:219). Strategi promosi dapat dilakukan melalui lima bentuk promosi yang paling dikenal yaitu

periklanan, hubungan masyarakat, personal selling, promosi penjualan, dan penyaluran.

a. Periklanan (Advertising)

Bentuk promosi yang dilakukan dengan cara memasang Poster di sekitar lingkungan masyarakat yang ramai didatangi, pemasangan banner agar dapat diketahui oleh semua masyarakat, serta juga menggunakan media sosial seperti Instagram, Whatsapp, Tiktok sebagai media promosi.

b. Hubungan Masyarakat

Bentuk promosi public realtion yang digunakan Pojok Kopi adalah dengan lebih mengutamakan pelayanan agar konsumen merasa puas atas pelayanan ynag diberikan, pelayanan yang diberikan tersebut berupa menggunakan bahasa yang sopan dan ramah terhadap konsumen dimedia offline maupun online (seperti Instagram, Whatsapp, dan Tiktok). Dengan memberikan pelayanan yang ramah terhadap konsumen merasa nyaman dalam berbelanja.

c. Penjualan Personal (Personal Selling)

Penjualan personal yang digunakan sebagai media promosi oleh Pojok Kopi yaitu melalui promosi secara langsung oleh pemilik kepada keluarga teman dan masyarakat disekitar rumah.

d. Promosi Penjualan

Bentuk promosi penjualan yang digunakan oleh usaha Pojok Kopi yaitu dengan memberikan diskon pada minggu pertama saat pembukaan awal usaha dimana berupa beli 3 varian kopi gratis 1 tiramisu cake dan promo ini hanya ada di offline storenya sedangkan di onlinenya minimal pembelian 100 ribu dapat diskon sebesar 10%.

(10)

3.3 Analisis Strategi

Pojok Kopi menggunakan analisis SWOT sebagai analisis perencanaan strategis untuk memonitor dan mengevaluasi lingkungan bisnis baik eksternal maupun internal.

Analisis SWOT Pojok Kopi dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel . Analisis SWOT Pojok Kopi

Strenght (Kekuatan) Weakness (Kelemahan) o Bahan baku yang mudah

didapat

o Belum dikenal banyak orang

o Tempat yang strategis dan nyaman untuk para konsumen

o Modal untuk

mengembangkan usaha masih kurang

o Harga jual yang relative murah

o Varian rasa yang premium

o Lahan parkir yang terbatas

Opportunity (Peluang) Threat (Ancaman) o Bisnis yang sedang ramai di

pasaran dan hasil yang menjanjikan

o Munculnya para pesaing baru yang menyerupai bisnis serupa

o Cakupan pemasaran yang luas dengan pemanfaatan digital marketing

o Telah ada produk kopi yang memiliki merk dagang ternama

o Program Kampus Merdeka yang mendukung peningkatan Kewirausahaan Muda

Indonesia

o Bisnis yang mudah ditiru

4. Aspek Organisasi Dan Manajemen

Yang perlu diketahui pada tahap perencanaan ini adalah jenis-jenis pekerjaan yang diperlukan agar aktivitas bisnis dapat berjalan dengan baik dan efektif. Agar tidak terjadi pemborosan biaya tenaga kerja, pada bisnis Pojok Kopi ini hanya dibutuhkan 6 orang karyawan agar dapat bekerja secara optimal, terdiri dari:

Manajer : 1 orang

(11)

Koki : 1 orang Barista : 1 orang Kasir : 1 orang Waiter : 2 orang

Tidak ada kriteria khusus seperti tingkat pendidikan bagi mereka, hal yang paling utama adalah memiliki loyalitas yang tinggi, mau bekerja sama serta mampu bekerja dibawah tekanan. Namun diutamakan mereka yang berdomisili di sekitar tempat bisnis.

Pengorganisasian (Organizing)

Untuk mendukung proses produksi dan pelayanan dalam menjalankan bisnis Pojok Kopi diperlukan struktur organisasi yang sesuai. Setiap karyawan mulai dari

waiter/pelayan hingga manajer bertaggung jawab pada bagiannya masing-masing.

Manajer akan bertanggung jawab memimpin perusahaan, membuat sistem untuk di tetapkan di dalam perusahaan, dan bertugas mengawasi serta mengkontrol setiap bagian yang ada. Berikut ini Struktur Organisasi pada Pojok Kopi.

Gambar. Struktur Organisasi Pojok Kopi

Pelaksanaan (Actuating)

Untuk mengetahui tanggung jawab karyawan pada masing-masing jabatan, pada bagian ini dijelaskan mengenai job description atau deskripsi jabatan serta besarnya kompensasi yang diberikan atas jasa yang telah mereka berikan kepada perusahaan.

Tabel. Jobdesk Karyawan Pojok Kopi

Pemilik/Owne r Ma najer

Koki Barista Kasir Waiter Waiter

(12)

Manajer Rp. 2.000.000 /

bulan

- -

Memimpin dan mengkoordinasi semua kegiatan bisnis

Melakukan pengembangan kegiatan operasional Memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang muncul

Koki Rp.

1.500.000 / bulan

- - -

Membuat makanan sesuai dengan pesanan konsumen Membuat standar resep menu beserta food cost nya Membuat menu-menu makanan baru

- Bertanggung jawab atas kebersihan area dapur

Barista Rp.

1.500.000 / bulan

- - -

Membuat minuman sesuai dengan pesanan konsumen Membuat standar resep menu beserta food cost nya Membuat menu-menu minuman baru

- Bertanggung jawab atas kebersihan area bar

Kasir Rp.

1.500.000 / bulan

- - -

Melakukan transaksi penjualan Membuat laporan penjualan rutin

Bertanggung jawab dalam proses transaksi penjualan - Bertanggung jawab atas kebersihan area kasir

Waiter Rp.

1.500.000 / bulan

- - -

Mengantarkan pesanan kepada konsumen Bertanggung jawab atas kebersihan area dine in Tanggap akan kebutuhan konsumen

Pengendalian (Controlling)

Controlling adalah aktivitas yang dilakukan guna memastikan bahwa hasil aktual sesuai dengan hasil yang direncanakan. Salah satu upaya yang digunakan adalah meeting rutin yang dilakukan setiap minggu dengan seluruh karyawan sekaligus pemilik untuk membahas berbagai permasalahan yang ditemui ataupun tentang proyek yang akan datang.

Kegiatan yang perlu dilakukan selanjutnya adalah cek FIFO yaitu First In First Out yang mana melakukan pengecekan terhadap stok barang persediaan. Sesuai namanya barang yang masuk pertama harus digunakan pertama. Pengecekan dilakukan setiap hari untuk menghindari resiko stok barang yang kadaluarsa.

(13)

5. Aspek Teknis dan Operasional Pemilihan Lokasi

Pojok Kopi ini akan didirikan di Jalan Cemara, dekat Pantai Sanur,Sanur, Denpasar Selatan . Pemilihan lokasi ini dengan pertimbangan karena letaknya sangat strategis, berada di dekat Pantai Sanur tempat rekreasi saat liburang berlangsung.

5.1 Penentuan Layout

Pertimbangan layout yang kami susun berdasarkan optimalisasi penggunaan ruang yang tidak terlalu luas, serta diharapkan dapat meminialisasi biaya yang artinya dengan tata letak yang teratur dapat mencegah penambahan biaya dan resiko kecelakaan kerja yang akan timbul.

5.2Penentuan kapasitas produksi

Dalam proses produksi, bisnis ini memiliki daya tamping sebanyak 11 meja yang mana 6 meja memiliki 4 kursi dan 5 meja lainnya memiliki 2 kursi, yang berarti dapat

menampung 34 orang konsumen sekaligus. Dengan luas bangunan sebesar 60m2 (panjang 10m dan lebar 6m). pada pelaksanaannya pekerjaan ditangani oleh 2 orang waiter/pelayan, 1 orang kasir, 1 orang koki, dan 1 orang barista, serta 1 orang manajer yang akan mengawasi jalannya proses produksi. Bisnis Pojok Kopi ini buka pada pukul 10.00 22.00 setiap harinya.

6. Aspek Keuangan Sumber dan Kebutuhan Dana

Sumber dana yang digunakan dalam membangun bisnis Pojok Kopi berasal dari modal sendiri, namun tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan pihak lain untuk mengembangkan dan memaksimalkan bisnis ini.

Untuk memulai pendirian bisnis Pojok Kopi dana yang diperlukan dapat di kategorikan menjadi dua bagian yaitu dana untuk investasi dan dana untuk modal kerja perbulan.

Besarnya dana yang dibutuhkan sebagai berikut :

(14)

Tabel. Modal Investasi

No Keterangan Jumlah

1 Modal Investasi

a) Sewa bangunan usaha (1 tahun) Rp. 12.000.000

b) Peralatan Rp. 26.000.000

c) Perlengkapan Rp. 5.000.000

Total Kebutuhan Modal Rp. 43.000.000

Tabel. Modal Kerja Selama Satu Bulan

2 Modal Kerja Selama Satu Bulan Jumlah

a) Biaya bahan baku Rp. 20.000.000

b) Biaya gaji Rp. 9.500.000

c) Biaya telepon Rp. 100.000 d) Biaya listrik Rp. 700.000

e) Biaya promosi Rp. 500.000

f) Biaya lain-lain Rp. 100.000 Total kebutuhan dana Rp. 30.900.000

Kebutuhan modal investasi untuk memulai bisnis Pojok Kopi adalah sebesar Rp.

43,000,000 dan modal kerja selama satu bulan sebesar Rp. 30.900.000. Sehingga total modal untuk membuka Pojok Kopi adalah sebesar Rp. 73.900.

(15)

DAFTAR PUSTAKA

Nugraemi Ulvita.2018. Lanting Coklat. Universitas Negeri Jakarta

Astuti Rahmawati Dwi & Etyca Rizky Yanti. 2021. Business Plan "Atleast" Coffee and Eaatery. Jurnal Mahasiswa Bina Insani. Vol.5,No.2

Referensi

Dokumen terkait

Analisis SWOT adalah salah satu alat yang digunakan dalam sebuah strategi yang melihat Strenght (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunity (peluang), dan Threat (ancaman)..

Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk menganalisis dan mengevaluasi kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity),

Penyusunan Rencana Strategis ini menyajikan secara garis besar kekuatan (strenght), kelemahan (weakness), peluang (oppurtunity) dan tantangan (thread) selama 5 (lima) tahun

( threats ) dengan faktor internal kekuatan ( strengths ) dan kelemahan ( weakness ). Alat yang dipakai untuk menyusun faktor-faktor strategis perusahaan adalah matrix

SWOT Analysis STRENGHT WEAKNESS - Our product is healthier than any popping boba out there - Our product using waste of dragon fruit skin - Our product is relatively new and

Strength Kekuatan Weakness Kelemahan Opportunity Peluang ANALISIS SWOT Kekuatan yang didapat apabila dibangun penyewaan ruko pada lokasi yang telah ditentukan Kelemahan yang

TABEL 2 Strategi Pengelolaan Bisnis Perjalanan Kota Parepare Strenght Kekuatan Weakness Kelemahan a SDM Sangat memadai b Keberadaan travel agent membuka peluang kerjasama

5 Perumusan Strategi SWOT KEKUATAN STRENGHT KELEMAHAN WEAKNESS - Cita rasa makanan dan minuman yang khas - Penyajian etalase makanan dan minuman menarik - Harga makanan dan minuman