Cahayaku Oleh: Wiwit Oktaviani
Dalam keheningan malam yang menusuk Terdengar tangis pilu menyayat hati Bagai alunan melodi dimalam yang sunyi
Meluluhlantahkan seluruh angan di hati
Saat itulah engkau datang Membawa kembali secercah harapan
Menyembuhkan hati yang terluka Menjadi obat penenang cuma-cuma
Sorot matamu penuh dengan arti Menyiratkan kelembutan di relung hati
Seakan mengajakku terbang tinggi Menembus awan-awan mimpi yang suci
Mata yang indah mengintip dalam jiwa Menyimpan kelembutan dan kebijaksanaan
Menggandengku keluar dari kegelapan Mengajarkan arti impian dan kepercayaan
Horizon Oleh: Wiwit Oktaviani
Kita bagaikan bumantara dan bentala Yang dipisahkan garis cakrawala Memilikimu adalah sebuah fatamorgana
Yang hanya kupendam dalam atma
Aku terhipnotis
Tatapan matanya yang tulus dan hangat Seakan mengulurkan tangan untuk digenggam
Menggandeng disetiap kaki memijak
Namun, aku sadar
Kita tak akan pernah menjadi amorfati Biarlah ini menjadi motivasi
Bagiku menjalani hidup ini
Biarkan horizon ini memsiahkan
Menjadi saksi bisa pertemuan tak terdugaantar kita Yakinlah dibalik horizon yang memisahkan
Tersembunyi keajaiban
Biarkan aku menjadikanmu motivator Menuntunku menuju jalan yang terang Menggapapai mimpi-mimpi yang terlupakan
Dan harapan-harapan yang hilang
Buku
Oleh: Wiwit Oktaviani
Menjadi istimewa ditangan yang tepat
Menjadi tempat singgah sesaat bagi yang tak berminat Tempat berjuta-juta rahasia tersemat
Sebagai warisan untuk semua umat
Lembar demi lembar Halaman demi halaman
Kupusatkan pikiran dan pengelihatanku padamu Merangkai kata demi kata yang ada padamu
Senyum merekah terbit di bibir Memunculkan rasa gembira tak terkira
Begitu mebaca isi darimu
Yang menunjukkan jalan menuju nirwana
Tak sia-sia kuhabiskan waktuku denganmu Menjadikanmu teman kepercayaanku Menjadi cahaya penenrang dijalan gelapku
Menuju masa depan yang gemilang