• Tidak ada hasil yang ditemukan

Catatan Perkembangan Asma

N/A
N/A
Omar Bin Basit

Academic year: 2024

Membagikan "Catatan Perkembangan Asma"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Hari/

tangga l

Diagnosa Implementasi Evaluasi

12 Januari 2024

Pola nafas tidak efektif Jam 14.30

1. Memonitor pola nafas 2. Memonitor bunyi nafas

tambahan Jam 14.35

1. Memposisikan pasien semi fowler

2. Menganjurkan pasien minum air hangat 3. Mengajarkan teknik

batuk efektif Jam 14.40

1. Memberikan oksigen nasal 3 liter

2. Berkaloborasi dalam pemberian obat : - Rl

- Cefriaxone 1x2 g - Salbutamol Jam 17.00 wib

Memberikan terapi nebulizef ventulin2,5 mg dan flixodite 2mg

Jam 17.50 Wib S:

- Pasien mengatakan sesak nafas

- Pasien mengatakan sesak nafas terjadi pada saat udara dingin biasanya pada malam hari

- Pasien mengatakan sesak sedikit berkurang setelah dilakukan posisi Semi fowler

- Pasien mengatakan telah minum air hangat sedikit - Pasien mengetakan tentang

cara melakukan tekni batuk efektif

- Pasien mengatakan sesak sedikit berkurang setelah diberikan oksigen

- Pasien mengatakan nafas sedikit terasa ringan setelah diberikan obat

- Pasien mengatakan pernafasan sedikit lenga setelah diberi inhalasi uap O :

- RR: 28x/mnt - Pasien tampak sulit

bernafas - Terpasangn

oksigen nasal kanul - Pasien tampak

batuk dan terdengar suara wheezing A; Masalah Pola Nafas tidak efektif (+)

A: Lanjutkan intervensi 1. Monitor bunyi

tambahan

2. Evaluasi teknik batuk efektif

3. Berikan oksigen 4. Posisikan semi fowler

(2)

5. Kaloborasi pemberian obat

13 Januari 2024

Pola nafas tidak efektif Jam 14.30

3. Memonitor pola nafas 4. Memonitor bunyi nafas

tambahan Jam 14.35

4. Memposisikan pasien semi fowler

5. Menganjurkan pasien minum air hangat 6. Mengajarkan teknik

batuk efektif Jam 14.40

3. Memberikan oksigen nasal 3 liter

4. Berkaloborasi dalam pemberian obat : - Rl

- Cefriaxone 1x2 g - Salbutamol Jam 17.00 wib

Memberikan terapi nebulizef ventulin2,5 mg dan flixodite 2mg

Jam 17.50 Wib S:

- Pasien mengatakan sesak sedikit berkurang setelah dilakukan posisi Semi fowler

- Pasien mengatakan telah minum air hangat sedikit - Pasien mengetakan tentang

cara melakukan tekni O :

- RR: 28x/mnt - Pasien tampak sulit

bernafas - Terpasangn

oksigen nasal kanul - Pasien tampak

batuk dan terdengar suara wheezing A; Masalah Pola Nafas tidak efektif (+)

A: Lanjutkan intervensi 1. Monitor bunyi

tambahan

2. Evaluasi teknik batuk efektif

3. Berikan oksigen 4. Posisikan semi fowler 5. Kaloborasi pemberian

obat 14

Januari 2023

Pola nafas tidak efektif Jam 08.30

5. Memonitor pola nafas 6. Memonitor bunyi nafas

tambahan Jam 08.35

7. Memposisikan pasien semi fowler

8. Menganjurkan pasien minum air hangat 9. Mengajarkan teknik

batuk efektif Jam 08.40

5. Memberikan oksigen nasal 3 liter

6. Berkaloborasi dalam pemberian obat : - Rl

Jam 12.30 Wib S:

- Pasien mengatakan sudah tidak sesak

- Pasien mengatakan sudah tidak batuk

- Pasien mengatakan napas teras ringan setelah diberikan obat - Pasien mengatakan

pernafasan lega setelah diberi inhalasi

O :

- RR: 22x/mnt A; Masalah Pola Nafas tidak efektif (-)

(3)

- Cefriaxone 1x2 g - Salbutamol Jam 10.00 wib

Memberikan terapi nebulizef ventulin2,5 mg dan flixodite 2mg

A: Hentikan Intervensi pasien telah diperbolehkan pulang

Referensi

Dokumen terkait

DRPs merupakan suatu masalah yang timbul dalam penggunaan obat atau terapi obat yang secara potensial maupun aktual dapat.. mempengaruhi outcome terapi pasien, meningkatkan

Evaluasi ketepatan pemilihan dan interaksi obat pada pasien asma perlu dilakukan mengingat obat asma teofillin merupakan obat yang memiliki indeks terapi sempit yang lebih

Pada penelitian ini kriteria inklusi adalah pasien yang berumur ≥ 17 tahun; pasien menggunakan terapi obat antibiotik injeksi sesuai dengan clinical pathway; pasien

penurunan mobilisasi, pasien mengalami kerusakan neuromuscular, posisi pasien di ubah setiap 2 jam sekali, tidak ada tanda- tanda edema, luka peradangan pada ekstremitas

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x4 jam yang dilakukan pada tanggal 20 Januari 2022 pada pukul 08.30 WIB maka hasil evaluasi pada pasien dengan metode SOAP didapatkan

FH-3.1 Preskripsi Obat • Piracetam 1 g / 8 jam inj: memperbaiki fungsi kognitif pada pasien demensia dan memperbaiki kemampuan motorik pasien mioklonus kortikal • Citicolin 500 mg / 12

Golongan Obat Hipertensi Terapi Obat Golongan Obat Nama Obat Jumlah Pasien Persentase % Tunggal ACE-I Captopril 17 31% CCB Amlodipine 14 25% Diuretik Hidroklorotiazid

Evaluasi tindakan/implementasi pada hari kedua selasa, 29 mei 2018 jam 09:00 wib, diperoleh data subyektif tidak ada, pasien mengalami penurunan kesadaran, data obyektif pasien