www.ruangmadrasah.com | Sumber: https://hasilun.puspendik.kemdikbud.go.id/akm/akm?j=2&l=
21
1 Pilihan Ganda
Siti dan Udin namanya. Muka mereka penuh debu.
Dengan baju rombengan, mereka menyanyi di tengah
kebisingan. Pagi sampai malam, mereka tersenyum dalam peluh, menyapa om dan tante, mengharap receh seadanya. Beribu Siti dan Udin berkeliaran di jalan-jalan,
dengan suara serak dan napas yang sesak oleh polusi.
Kalau hari ini bisa makan, alhamdulillah.
Siti dan Udin tetap berdoa agar mereka bisa sekolah dan punya rumah berjendela. (Februari 2003)
Klik pada satu pilihan jawaban!
Apa permintaan Siti dan Udin dalam doanya?
A Ingin bersekolah.
B Ingin bernyanyi.
C Ingin bekerja.
D Ingin bertamasya Kunci Jawaban/ Pembahasan
A
CONTOH SOAL AKM LITERASI TEKS FIKSI KELAS 3 & 4 SD
A. Menemukan Informasi
1. Mengakses dan mencari informasi dalam teks
Menemukan informasi tersurat (siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) pada teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (5 Soal)
Siti dan Udin di Jalan
www.ruangmadrasah.com | Sumber: https://hasilun.puspendik.kemdikbud.go.id/akm/akm?j=2&l=
22
Siti dan Udin namanya. Muka mereka penuh debu.
Dengan baju rombengan, mereka menyanyi di tengah kebisingan.
Pagi sampai malam, mereka tersenyum dalam peluh, menyapa om dan tante, mengharap receh seadanya.
Beribu Siti dan Udin berkeliaran di jalan-jalan,
dengan suara serak dan napas yang sesak oleh polusi.
Kalau hari ini bisa makan, alhamdulillah.
Siti dan Udin tetap berdoa agar mereka bisa sekolah dan punya rumah berjendela. (Februari 2003)
Ketik jawabanmu!
Apa yang dilakukan Siti dan Udin di jalan?
3 Uraian
Widi hari ini berulang tahun. Widi senang melihat Nenek pulang dari pasar.
Widi membayangkan Nenek akan membuat kue ulang tahun yang lezat hari ini.
Tapi, tunggu dulu. Apa itu yang dikeluarkan Nenek dari tas belanja?
Beras, air santan kelapa, dan daun pandan. Nenek mengaduk semua bahan menjadi sebuah adonan. Nenek lalu menyalakan kompor. Nenek bilang, hari ini Nenek akan membuat bubur.
"Mengapa Nenek malah membuat bubur, bukan kue seperti keinginanku?" pikir Widi.
Nenek meminta Widi membantu Nenek. Widi membantu mengaduk bubur.
Siti dan Udin di Jalan
Kue Ulang Tahun Widi
Penerbit: Litara, Tahun terbit: 2015, Diedit oleh Nurhayati Pujiastuti
Widi mencium bau wangi dari bubur. Kata Nenek, daun pandan membuat bubur menjadi wangi.
Setelah matang, bubur dibagi menjadi dua bagian.
Lalu, ke dalam salah satu bubur dimasukkan gula jawa.
Gula jawa ini membuat bubur menjadi
kecokelatan. Namun, orang menyebutnya bubur merah.
Digabungkan dengan bagian yang putih, maka menjadi bubur merah putih.
Hapus Jawaban Kunci Jawaban/ Pembahasan
Mereka menyanyi untuk mendapatkan uang; Mereka mengamen.
2 Uraian
www.ruangmadrasah.com | Sumber: https://hasilun.puspendik.kemdikbud.go.id/akm/akm?j=2&l=
23
4 Uraian
Bubur merah putih buatan Nenek sudah jadi. Yummy, ternyata Widi suka.
Kata Nenek, bubur merah putih ini untuk memperingati hari lahir.
Apa yang ditambahkan nenek ke dalam bubur sehingga menjadi kecokelatan?
Jentik
“Permisi, boleh kami masuk ke dalam, ya, Pak?” “Boleh kami lihat kamar mandinya, Bu?”
Pagi itu, sekelompok ibu berseragam biru menyapa warga di setiap rumah di Jalan Mustika.
"Ibuuu ... Ada pasukan biru!" seru Nuha.
"Oh iya, hari ini hari Minggu pekan kedua, ya?" sahut Ibu.
Nuha beranjak ke pintu depan dan membukakan pintu untuk tamu mereka.
Hari Sabtu lalu, Nuha membantu ayahnya membersihkan halaman rumah. Pagi itu, bak kamar mandi pun sudah dikuras ibunya.
Rumah Nuha siap menerima pasukan biru!
"Eh, Nuha!” sapa Mbak Nurul, salah satu petugas berseragam biru itu.
“Halamannya rapi. Wah, ada pohon serai untuk menghalau nyamuk juga!” Mbak Nurul memuji.
Ibu mempersilakan mbak Nurul masuk. Mereka pun langsung menuju kamar mandi.
Keluar dari sana, Mbak Nurul mengacungkan ibu jarinya. Nuha tersenyum. Tak ada kartu kuning hari ini.
"Jangan lupa ikut gerebek jentik minggu depan ya, Bu?" pesan Mbak Nurul sebelum meninggalkan rumah.
Ibu menganggukkan kepala.
“Apa gerebek jentik itu, Bu?” tanya Nuha.
“Oh, itu kerja bakti membersihkan selokan, taman, dan lapangan agar tidak ada sarang nyamuk,” jawab Ibu.
“Kita, kan, mau mencegah demam berdarah atau penyakit dari nyamuk lainnya,” lanjutnya.
Rasanya Nuha tak sabar menunggu minggu depan.
Hapus Jawaban Kunci Jawaban/ Pembahasan
Gula jawa.
www.ruangmadrasah.com | Sumber: https://hasilun.puspendik.kemdikbud.go.id/akm/akm?j=2&l=
24
5 Pilihan Ganda
Siapa itu pasukan biru?
Ori Si Pemberani
Oleh Irawati Subrata, Ilustrasi oleh Gery Adams, Room to Read Accelerator Project.
Di penampungan orang utan, si kecil Ori bangun lebih pagi dari biasanya.
“Ayo!” kata Ito. “Saatnya berlatih!”
Ori belajar memanjat, berayun, dan membuat sarang.
Kalau sudah mahir baru Ori boleh bermain ke dalam hutan. Ori giat berlatih. Ito guru yang hebat.
Ito memanjat tinggi. Ori memanjat seperti Ito
Ito berayun cepat. Ori berayun mengikuti. Tahu-tahu, Ito berayun semakin cepat dan menghilang di antara pepohonan. “Kembali Itoooooooo!”
Ori mencari Ito sampai di ujung lahan penampungan.
Ori belum pernah masuk ke hutan sendirian.
Memberanikan diri, Ori melompat ke pohon berikutnya lalu memanjat lebih tinggi lagi.
Ia berayun secepat mungkin melewati sulur-sulur yang menjuntai.
Sesaat, Ori sudah sangat jauh dari penampungan. Tapi, Ito belum ditemukan.
Ori merasa lapar! Dilihatnya beberapa orang utan menyantap durian.
Mereka mengajak Ori makan bersama.
Hari mulai gelap. Ori bersiap membuat sarang sendiri untuk pertama kalinya.
Di atas pohon, Ori mendapati Ito yang sedang menunggunya.
Setelah hari yang panjang si kecil Ori tertidur nyenyak dan memimpikan petualangannya esok.
Hapus Jawaban Kunci Jawaban/ Pembahasan
Pasukan biru adalah sekelompok ibu yang kerja bakti memeriksa dan membersihkan lingkungan agar tidak ada sarang nyamuk.
www.ruangmadrasah.com | Sumber: https://hasilun.puspendik.kemdikbud.go.id/akm/akm?j=2&l=
25
A Saat sedang menyantap durian bersama orang utan lainnya.
B Saat akan membangun sarang di atas pohon.
C Saat sedang berayun di antara sulur-sulur pohon.
D Saat Ori sedang belajar memanjat.
Kunci Jawaban/ Pembahasan
B
1 Pilihan Ganda Kompleks
Kapan Ori akhirnya menemukan Ito di hutan?
B. Memahami
1. Memahami teks secara literal
Mengidentifikasi dan menjelaskan permasalahan yang dihadapi tokoh cerita pada teks sastra sesuai jenjangnya. (2 Soal)
Jentik
“Permisi, boleh kami masuk ke dalam ya, Pak?” “Boleh kami lihat kamar mandinya, Bu?”
Pagi itu sekelompok ibu berseragam biru menyapa warga di setiap rumah di Jalan Mustika.
'Ibuuu ... ada pasukan biru!' seru Nuha.
'Oh iya, hari ini minggu pekan kedua ya?' sahut Ibu.
Nuha beranjak ke pintu depan dan membukakan pintu untuk tamu mereka.
Hari Sabtu lalu ia sudah membantu Ayah membersihkan halaman rumah.
Pagi itu bak kamar mandi pun sudah dikuras ibu. Rumah Nuha siap menerima pasukan biru! 'Eh, Nuha!” sapa Mbak Nurul, salah satu petugas berseragam biru itu.
“Halamannya rapih! Wah, ada pohon serai untuk menghalau nyamuk juga!” Mbak Nurul memuji.
Ibu mempersilakan mbak Nurul masuk. Mereka pun langsung menuju kamar mandi.
Keluar dari sana, Mbak Nurul mengacungkan ibu jarinya. Nuha tersenyum. Tak ada kartu kuning hari ini.
'Jangan lupa ikut Gerebek Jentik minggu depan ya, Bu?' pesan mbak Nurul sebelum meninggalkan rumah.
Ibu menganggukkan kepala.
“Apa Gerebek Jentik itu, Bu?” tanya Nuha.
“Oh, itu kerja bakti membersihkan selokan, taman dan lapangan agar tidak ada sarang nyamuk,” jawab Ibu.
“Kita kan mau mencegah demam berdarah atau penyakit dari nyamuk lainnya,” lanjutnya.
Rasanya Nuha tak sabar menunggu minggu depan.
www.ruangmadrasah.com | Sumber: https://hasilun.puspendik.kemdikbud.go.id/akm/akm?j=2&l=
26
Pernyataan
Rumah Nuha akan mendapat kartu kuning.
Banyak nyamuk yang akan bersarang di rumah Nuha.
Nuha dan keluarga akan terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh nyamuk.
Hapus Jawaban Kunci Jawaban/ Pembahasan
A dan B
2 Pilihan Ganda Kompleks
Apa yang terjadi jika ada jentik dalam bak mandi rumah Nuha? Kamu dapat memilih lebih dari satu jawaban.
Ori si Pemberani
Oleh Irawati Subrata, Ilustrasi oleh Gery Adams, Room to Read Accelerator Project.
Di penampungan orang utan, si kecil Ori bangun lebih pagi dari biasanya. “Ayo!” kata Ito. “Saatnya berlatih!”
Ori belajar memanjat, berayun dan membuat sarang.
Kalau sudah mahir baru boleh bermain ke dalam hutan. Ori giat berlatih. Ito guru yang hebat.
Ito memanjat tinggi. Ori memanjat seperti Ito Ito berayun cepat. Ori berayun mengikuti.
Tahu-tahu, Ito berayun semakin cepat dan menghilang di antara pepohonan. “Kembali Itoooooooo!”
Ori mencari Ito sampai di ujung lahan penampungan.
Ori belum pernah masuk ke hutan sendirian.
Memberanikan diri, Ori melompat ke pohon berikutnya lalu memanjat lebih tinggi lagi.
Ia berayun secepat mungkin melewati sulur-sulur yang menjuntai.
Sesaat, Ori sudah sangat jauh dari penampungan. Tapi Ito belum ditemukan.
www.ruangmadrasah.com | Sumber: https://hasilun.puspendik.kemdikbud.go.id/akm/akm?j=2&l=
27
Kemampuan Memanjat pohon.
Benar
Berayun dari satu dahan ke dahan pohon yang lain.
Membuat sarang.
Hapus Jawaban Kunci Jawaban/ Pembahasan
A, B, dan C
1 Pilihan Ganda Kompleks
Ori merasa lapar! Dilihatnya beberapa orang utan menyantap durian.
Mereka mengajak Ori makan bersama.
Hari mulai gelap. Ori bersiap membuat sarang sendiri untuk pertama kalinya.
Di atas pohon, Ori mendapati Ito yang sedang menunggunya.
Setelah hari yang panjang si kecil Ori tertidur nyenyak dan memimpikan petualangannya esok.
Ori kecil masih belum boleh bermain ke tengah hutan.
Ito mengajarkan kemampuan apa kepada Ori agar ia bisa bermain ke hutan? Kamu dapat memilih lebih dari satu jawaban.
2. Menyusun inferensi, membuat koneksi dan prediksi baik teks tunggal maupun teks jamak
Menyimpulkan perasaan dan sifat tokoh serta elemen intrinsik lain seperti latar cerita, kejadian-kejadian dalam cerita berdasarkan informasi rinci di dalam teks sastra yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (5 Soal)
Siti dan Udin di Jalan
Siti dan Udin namanya. Muka mereka penuh debu.
Dengan baju rombengan, mereka menyanyi di tengah kebisingan. Pagi sampai malam, mereka tersenyum dalam peluh, menyapa om dan tante, mengharap receh seadanya.
Beribu Siti dan Udin berkeliaran di jalan-jalan,
dengan suara serak dan napas yang sesak oleh polusi.
Kalau hari ini bisa makan, alhamdulillah.
Siti dan Udin tetap berdoa agar mereka bisa sekolah dan punya rumah berjendela. (Februari 2003)
Manakah yang merupakan sifat Siti dan Udin? Kamu bisa memilih lebih dari satu jawaban
www.ruangmadrasah.com | Sumber: https://hasilun.puspendik.kemdikbud.go.id/akm/akm?j=2&l=
28
pekerja keras pemalu sabar sombong
www.ruangmadrasah.com | Sumber: https://hasilun.puspendik.kemdikbud.go.id/akm/akm?j=2&l=
29
2 Pilihan Ganda
Siti dan Udin namanya. Muka mereka penuh debu.
Dengan baju rombengan, mereka menyanyi di tengah
kebisingan. Pagi sampai malam, mereka tersenyum dalam peluh, menyapa om dan tante, mengharap receh seadanya. Beribu Siti dan Udin berkeliaran di jalan-jalan,
dengan suara serak dan napas yang sesak oleh polusi.
Kalau hari ini bisa makan, alhamdulillah.
Siti dan Udin tetap berdoa agar mereka bisa sekolah dan punya rumah berjendela. (Februari 2003)
Klik pada beberapa pilihan jawaban!
Dalam sebuah cerita ada yang disebut latar. Latar cerita adalah tempat terjadi cerita.
Manakah yang merupakan latar cerita Siti dan Udin tersebut?
A jalanan
B sekolah
C masjid
D rumah
Kunci Jawaban/ Pembahasan
A
Siti dan Udin di Jalan Kunci Jawaban/ Pembahasan
Hapus Jawaban
A dan C
Widi hari ini berulang tahun. Widi senang melihat nenek pulang dari pasar.
Widi membayangkan nenek akan membuat kue ulang tahun yang lezat hari ini.
Tapi tunggu dulu. Apa itu yang dikeluarkan nenek dari tas belanja?
Beras, kelapa yang diparut dan diperas jadi santan, dan daun pandan. Nenek mengaduk se bahan menjadi sebuah adonan.
Nenek lalu menyalakan kompor. Nenek bilang, hari ini nenek akan membuat bubur.
“Mengapa nenek malah membuat bubur, bukan kue seperti keinginanku?” pikir Widi.
Nenek meminta Widi membantu nenek. Widi membantu mengaduk bubur.
Widi mencium bau wangi dari bubur. Kata nenek, daun pandan yang membuat bubur menja
Setelah matang, bubur dibagi menjadi dua bagian. Lalu ke dalam salah satu bubur dimasukkan gula jawa.
Gula jawa ini membuat bubur menjadi kecokelatan. Namun orang menyebutnya bubur merah.
Digabungkan dengan bagian yang putih, maka menjadi bubur merah putih.
Bubur merah putih buatan Nenek sudah jadi. Kata Nenek, bubur merah putih ini untuk mem hari lahir.
Yummy, ternyata Widi suka rasanya.
Bagaimana perasaan Widi saat mengetahui Nenek akan membuat bubur merah putih?
Kam memilih lebih dari satu jawaban.
Kue Ulang Tahun Widi
Penerbit : Litara, Tahun terbit : 2015, Diedit oleh : Nurhayati Pujiastuti 3 Pilihan Ganda Kompleks
4 Pilihan Ganda
Jentik
“Permisi, boleh kami masuk ke dalam ya, Pak?” “Boleh kami lihat kamar mandinya, Bu?”
Pagi itu sekelompok ibu berseragam biru menyapa warga di setiap rumah di Jalan Mustika.
'Ibuuu ... ada pasukan biru!' seru Nuha.
'Oh iya, hari ini minggu pekan kedua ya?' sahut Ibu.
Nuha beranjak ke pintu depan dan membukakan pintu untuk tamu mereka.
Hari Sabtu lalu ia sudah membantu Ayah membersihkan halaman rumah.
Pagi itu bak kamar mandi pun sudah dikuras ibu. Rumah Nuha siap menerima pasukan biru!
'Eh, Nuha!” sapa Mbak Nurul, salah satu petugas berseragam biru itu.
“Halamannya rapih! Wah, ada pohon serai untuk menghalau nyamuk juga!” Mbak Nurul memuji.
Ibu mempersilakan mbak Nurul masuk.
Mereka pun langsung menuju kamar mandi. Keluar dari sana, Mbak Nurul mengacungkan ibu jarinya.
Nuha tersenyum. Tak ada kartu kuning hari ini.
'Jangan lupa ikut Gerebek Jentik minggu depan ya, Bu?' pesan mbak Nurul sebelum meninggalkan rumah.
Ibu menganggukkan kepala.
“Apa Gerebek Jentik itu, Bu?” tanya Nuha.
“Oh, itu kerja bakti membersihkan selokan, taman dan lapangan agar tidak ada sarang nyamuk,” jawab Ibu.
“Kita kan mau mencegah demam berdarah atau penyakit dari nyamuk lainnya,” lanjutnya.
Rasanya Nuha tak sabar menunggu minggu depan.
Bagaimana perasaan Nuha saat Mbak Nurul mengacungkan jari jempolnya setelah memeriksa kamar mandi di rumah Nuha?
Senang, karena Widi menyukai rasa bubur merah putih.
Terkejut, karena pandan membuat bubur menjadi wangi.
Kecewa, karena Widi tidak menginginkan bubur merah putih.
Kaget, karena Widi mengira akan dibuatkan kue ulang tahun.
Hapus Jawaban Kunci Jawaban/ Pembahasan
C dan D
5 Pilihan Ganda Kompleks
Ori si Pemberani
Oleh Irawati Subrata, Ilustrasi oleh Gery Adams, Room to Read Accelerator Project.
Di penampungan orang utan, si kecil Ori bangun lebih pagi dari biasanya. “Ayo!” kata Ito. “Saatnya berlatih!”
Ori belajar memanjat, berayun dan membuat sarang. Kalau sudah mahir baru boleh bermain ke dalam hutan.
Ori giat berlatih. Ito guru yang hebat.
Ito memanjat tinggi. Ori memanjat seperti Ito Ito berayun cepat. Ori berayun mengikuti.
Tahu-tahu, Ito berayun semakin cepat dan menghilang di antara pepohonan. “Kembali Itoooooooo!”
Ori mencari Ito sampai di ujung lahan penampungan.
Ori belum pernah masuk ke hutan sendirian.
Memberanikan diri, Ori melompat ke pohon berikutnya lalu memanjat lebih tinggi lagi.
Ia berayun secepat mungkin melewati sulur-sulur yang menjuntai.
Sesaat, Ori sudah sangat jauh dari penampungan. Tapi Ito belum ditemukan.
A Sedih, karena terdapat jentik di rumah Nuha.
B Senang, karena kamar mandi rumah Nuha bebas jentik.
C Terkejut, karena akan ada gerebek jentik.
D Heran, karena tim pasukan biru boleh masuk kamar mandi.
Kunci Jawaban/ Pembahasan
B
A dan C
1 Pilihan Ganda Kompleks
Siti dan Udin namanya. Muka mereka penuh debu.
Dengan baju rombengan, mereka menyanyi di tengah kebisingan.
Pagi sampai malam, mereka tersenyum dalam peluh, menyapa om dan tante, mengharap receh seadanya.
Beribu Siti dan Udin berkeliaran di jalan-jalan, dengan suara serak dan napas yang sesak oleh polusi. Kalau hari ini bisa makan, alhamdulillah.
Siti dan Udin tetap berdoa agar mereka bisa sekolah dan punya rumah berjendela. (Februari 2003)
Klik pada kolom Benar untuk pernyataan yang sesuai dengan bacaan dan pada kolom Salah untuk pernyataan yang tidak sesuai dengan bacaan.
Pernyataan
Siti dan Udin menangis saat menyanyi.
Benar Salah
Jalan yang dilalui Siti dan Udin berpolusi.
Rumah Siti dan Udin tidak berjendela.
Ori merasa lapar! Dilihatnya beberapa orang utan menyantap durian.
Mereka mengajak Ori makan bersama.
Hari mulai gelap. Ori bersiap membuat sarang sendiri untuk pertama kalinya.
Di atas pohon, Ori mendapati Ito yang sedang menunggunya.
Setelah hari yang panjang si kecil Ori tertidur nyenyak dan memimpikan petualangannya esok.
Berdasarkan bacaan tersebut, bagaimana perasaan Ori saat pertama kali berada di hutan sendirian? Pilihlah dua jawaban yang tepat.
Menyusun inferensi (kesimpulan) terkait isi teks untuk menentukan apakah suatu komentar/
pertanyaan/ pernyataan relevan dengan isi teks pada teks sastra atau teks informasi. (6 Soal)
Siti dan Udin di Jalan Cemas
Tenang Sedih
Hapus Jawaban Kunci Jawaban/ Pembahasan
2 Pilihan Ganda Kompleks
Pernyataan
Bubur yang berwarna kecokelatan disebut bubur merah.
Benar Salah
Nenek membelikan kue ulang tahun Widi dari pasar.
Bubur merah putih biasa dibuat untuk memperingati ulang tahun.
Kue Ulang Tahun Widi
Penerbit : Litara, Tahun terbit : 2015, Diedit oleh : Nurhayati Pujiastuti
Widi hari ini berulang tahun. Widi senang melihat nenek pulang dari pasar. Widi membayangkan nenek akan m kue ulang tahun yang lezat hari ini. Tapi tunggu dulu. Apa itu yang dikeluarkan nenek dari tas belanja?
Beras, yang diparut dan diperas jadi santan, dan daun pandan. Nenek mengaduk semua bahan menjadi sebuah adonan lalu menyalakan kompor. Nenek bilang, hari ini nenek akan membuat bubur. “Mengapa nenek malah membuat bukan kue seperti keinginanku?” pikir Widi.
Nenek meminta Widi membantu nenek. Widi membantu mengaduk bubur. Widi mencium bau wangi dari bubu nenek, daun pandan yang membuat bubur menjadi wangi.
Setelah matang, bubur dibagi menjadi dua bagian. Lalu ke dalam salah satu bubur dimasukkan gula jawa. Gula jawa ini membuat bubur menjadi kecokelatan. Namun orang menyebutnya bubur merah. Digabungkan dengan bagian yang putih, maka menjadi bubur merah putih.
Bubur merah putih buatan Nenek sudah jadi. Kata Nenek, bubur merah putih ini untuk memperingati ha Yummy, ternyata Widi suka rasanya.
Pernyataan mana yang sesuai dengan bacaan di atas? Klik pada kolom Benar untuk pernyataan yang ses pada kolom Salah untuk pernyataan yang tidak sesuai dengan bacaan.
Kunci Jawaban/ Pembahasan
Siti dan Udin menangis saat menyanyi. (Salah); Jalan yang dilalui Siti dan Udin berpolusi. (Benar); Rumah Siti dan Udin tidak berjendela. (Benar)
Hapus Jawaban
3 Pilihan Ganda
Jentik
“Permisi, boleh kami masuk ke dalam ya, Pak?”
“Boleh kami lihat kamar mandinya, Bu?”
Pagi itu sekelompok ibu berseragam biru menyapa warga di setiap rumah di Jalan Mustika.
'Ibuuu ... ada pasukan biru!' seru Nuha.
'Oh iya, hari ini minggu pekan kedua ya?' sahut Ibu.
Nuha beranjak ke pintu depan dan membukakan pintu untuk tamu mereka. Hari Sabtu lalu ia sudah membantu Ayah membersihkan halaman rumah. Pagi itu bak kamar mandi pun sudah dikuras ibu. Rumah Nuha siap menerima pasukan biru!
'Eh, Nuha!” sapa Mbak Nurul, salah satu petugas berseragam biru itu.
“Halamannya rapih! Wah, ada pohon serai untuk menghalau nyamuk juga!” Mbak Nurul memuji.
Ibu mempersilakan mbak Nurul masuk. Mereka pun langsung menuju kamar mandi. Keluar dari sana, Mbak Nurul mengacungkan ibu jarinya. Nuha tersenyum. Tak ada kartu kuning hari ini.
'Jangan lupa ikut Gerebek Jentik minggu depan ya, Bu?' pesan mbak Nurul sebelum meninggalkan rumah. Ibu menganggukkan kepala.
“Apa Gerebek Jentik itu, Bu?” tanya Nuha.
“Oh, itu kerja bakti membersihkan selokan, taman dan lapangan agar tidak ada sarang nyamuk,” jawab Ibu. “Kita kan mau mencegah demam berdarah atau penyakit dari nyamuk lainnya,” lanjutnya.
Rasanya Nuha tak sabar menunggu minggu depan.
Apakah pernyataan berikut benar atau salah?
Mbak Nurul dan pasukan biru mengecek kebersihan kamar mandi rumah warga.
A Benar B Salah
Kunci Jawaban/ Pembahasan
Bubur yang berwarna kecokelatan disebut bubur merah. (Benar); Nenek membelikan kue ulang tahun Widi dari pasar. (Salah); Bubur merah putih biasa dibuat untuk memperingati ulang tahu (Benar)
Hapus Jawaban
4 Pilihan Ganda Kompleks
Jentik
“Permisi, boleh kami masuk ke dalam ya, Pak?”
“Boleh kami lihat kamar mandinya, Bu?”
Pagi itu sekelompok ibu berseragam biru menyapa warga di setiap rumah di Jalan Mustika.
'Ibuuu ... ada pasukan biru!' seru Nuha.
'Oh iya, hari ini minggu pekan kedua ya?' sahut Ibu.
Nuha beranjak ke pintu depan dan membukakan pintu untuk tamu mereka.
Hari Sabtu lalu ia sudah membantu Ayah membersihkan halaman rumah.
Pagi itu bak kamar mandi pun sudah dikuras ibu. Rumah Nuha siap menerima pasukan biru! 'Eh, Nuha!” sapa Mbak Nurul, salah satu petugas berseragam biru itu.
“Halamannya rapih! Wah, ada pohon serai untuk menghalau nyamuk juga!” Mbak Nurul memuji.
Ibu mempersilakan mbak Nurul masuk. Mereka pun langsung menuju kamar mandi.
Keluar dari sana, Mbak Nurul mengacungkan ibu jarinya. Nuha tersenyum. Tak ada kartu kuning hari ini.
'Jangan lupa ikut Gerebek Jentik minggu depan ya, Bu?' pesan mbak Nurul sebelum meninggalkan rumah.
Ibu menganggukkan kepala.
“Apa Gerebek Jentik itu, Bu?” tanya Nuha.
“Oh, itu kerja bakti membersihkan selokan, taman dan lapangan agar tidak ada sarang nyamuk,” jawab Ibu.
“Kita kan mau mencegah demam berdarah atau penyakit dari nyamuk lainnya,” lanjutnya.
Rasanya Nuha tak sabar menunggu minggu depan.
Manakah yang merupakan kegiatan yang dilakukan saat gerebek jentik pada bacaan tersebut?
Klik pada kolom Benar untuk kegiatan yang sesuai dan pada kolom Salah untuk kegiatan yang tidak sesuai.
Kunci Jawaban/ Pembahasan
A
5 Pilihan Ganda
Ori si Pemberani
Oleh Irawati Subrata, Ilustrasi oleh Gery Adams, Room to Read Accelerator Project.
Di penampungan orang utan, si kecil Ori bangun lebih pagi dari biasanya.
“Ayo!” kata Ito. “Saatnya berlatih!”
Ori belajar memanjat, berayun dan membuat sarang.
Kalau sudah mahir baru boleh bermain ke dalam hutan. Ori giat berlatih. Ito guru yang hebat.
Ito memanjat tinggi. Ori memanjat seperti Ito Ito berayun cepat. Ori berayun mengikuti.
Tahu-tahu, Ito berayun semakin cepat dan menghilang di antara pepohonan. “Kembali Itoooooooo!”
Ori mencari Ito sampai di ujung lahan penampungan.
Ori belum pernah masuk ke hutan sendirian.
Memberanikan diri, Ori melompat ke pohon berikutnya lalu memanjat lebih tinggi lagi.
Ia berayun secepat mungkin melewati sulur-sulur yang menjuntai.
Sesaat, Ori sudah sangat jauh dari penampungan. Tapi Ito belum ditemukan.
Ori merasa lapar! Dilihatnya beberapa orang utan menyantap durian.
Mereka mengajak Ori makan bersama.
Hari mulai gelap. Ori bersiap membuat sarang sendiri untuk pertama kalinya.
Di atas pohon, Ori mendapati Ito yang sedang menunggunya.
Setelah hari yang panjang si kecil Ori tertidur nyenyak dan memimpikan petualangannya esok.
Apakah pernyataan di bawah ini benar atau salah?
Ori memakan pisang saat merasa lapar ketika mengejar Ito ke dalam hutan.
Pernyataan
Menanam pohon serai.
Benar Salah
Membersihkan selokan.
Membersihkan taman.
Hapus Jawaba Kunci Jawaban/ Pembahasan
Menanam pohon serai. (Salah); Membersihkan selokan. (Benar); Membersihkan taman. (Benar)
6 Pilihan Ganda Kompleks A Benar
B Salah
Ori si Pemberani
Oleh Irawati Subrata, Ilustrasi oleh Gery Adams, Room to Read Accelerator Project.
Di penampungan orang utan, si kecil Ori bangun lebih pagi dari biasanya.
“Ayo!” kata Ito. “Saatnya berlatih!”
Ori belajar memanjat, berayun dan membuat sarang. Kalau sudah mahir baru boleh bermain ke dalam hutan. Ori giat berlatih. Ito guru yang hebat.
Ito memanjat tinggi. Ori memanjat seperti Ito Ito berayun cepat. Ori berayun mengikuti.
Tahu-tahu, Ito berayun semakin cepat dan menghilang di antara pepohonan. “Kembali Itoooooooo!”
Ori mencari Ito sampai di ujung lahan penampungan.
Ori belum pernah masuk ke hutan sendirian.
Memberanikan diri, Ori melompat
ke pohon berikutnya lalu memanjat lebih tinggi lagi. Ia berayun secepat mungkin melewati sulur-sulur yang menjuntai.
Sesaat, Ori sudah sangat jauh dari penampungan. Tapi Ito belum ditemukan.
Ori merasa lapar! Dilihatnya beberapa orang utan menyantap durian.
Mereka mengajak Ori makan bersama.
Hari mulai gelap. Ori bersiap membuat sarang sendiri untuk pertama kalinya.
Di atas pohon, Ori mendapati Ito yang sedang menunggunya.
Setelah hari yang panjang si kecil Ori tertidur nyenyak dan memimpikan petualangannya esok.
Apakah pernyataan di bawah ini benar atau salah?
Ito adalah orang tua Ori.
Kunci Jawaban/ Pembahasan
B
1 Pilihan Ganda Kompleks
Membandingkan hal-hal utama (misalnya karakter tokoh atau elemen intrinsik lain) dalam teks sastra yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (2 Soal)
Jentik
“Permisi, boleh kami masuk ke dalam ya, Pak?” “Boleh kami lihat kamar mandinya, Bu?”
Pagi itu sekelompok ibu berseragam biru menyapa warga di setiap rumah di Jalan Mustika.
'Ibuuu ... ada pasukan biru!' seru Nuha.
'Oh iya, hari ini minggu pekan kedua ya?' sahut Ibu.
Nuha beranjak ke pintu depan dan membukakan pintu untuk tamu mereka.
Hari Sabtu lalu ia sudah membantu Ayah membersihkan halaman rumah.
Pagi itu bak kamar mandi pun sudah dikuras ibu. Rumah Nuha siap menerima pasukan biru! 'Eh, Nuha!” sapa Mbak Nurul, salah satu petugas berseragam biru itu.
“Halamannya rapih! Wah, ada pohon serai untuk menghalau nyamuk juga!” Mbak Nurul memuji.
Ibu mempersilakan mbak Nurul masuk. Mereka pun langsung menuju kamar mandi.
Keluar dari sana, Mbak Nurul mengacungkan ibu jarinya. Nuha tersenyum. Tak ada kartu kuning hari ini.
'Jangan lupa ikut Gerebek Jentik minggu depan ya, Bu?' pesan mbak Nurul sebelum meninggalkan rumah.
Ibu menganggukkan kepala.
“Apa Gerebek Jentik itu, Bu?” tanya Nuha.
%optA
%optB
Benar Salah
Hapus Jawaba Kunci Jawaban/ Pembahasan
B
Pernyataan
Membersihkan halaman rumah.
Benar
Menanam pohon serai.
Menguras bak mandi.
Memakai seragam biru
Hapus Jawaban Kunci Jawaban/ Pembahasan
A, B, dan C
2 Pilihan Ganda
“Oh, itu kerja bakti membersihkan selokan, taman dan lapangan agar tidak ada sarang nyamuk,” jawab Ibu.
“Kita kan mau mencegah demam berdarah atau penyakit dari nyamuk lainnya,” lanjutnya.
Rasanya Nuha tak sabar menunggu minggu depan.
Berdasarkan wacana tersebut, apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah nyamuk bersarang di suatu tempat atau di rumahmu? Kamu bisa memilih lebih dari satu jawaban.
Ori si Pemberani
Oleh Irawati Subrata, Ilustrasi oleh Gery Adams, Room to Read Accelerator Project.
Di penampungan orang utan, si kecil Ori bangun lebih pagi dari biasanya. “Ayo!” kata Ito. “Saatnya berlatih!”
Ori belajar memanjat, berayun dan membuat sarang. Kalau sudah mahir baru boleh bermain ke dalam hutan.
Ori giat berlatih. Ito guru yang hebat.
Ito memanjat tinggi. Ori memanjat seperti Ito Ito berayun cepat. Ori berayun mengikuti.
Tahu-tahu, Ito berayun semakin cepat dan menghilang di antara pepohonan.
“Kembali Itoooooooo!”
Ori mencari Ito sampai di ujung lahan penampungan.
Ori belum pernah masuk ke hutan sendirian.
1 Uraian
Siti dan Udin namanya. Muka mereka penuh debu.
Dengan baju rombengan, mereka menyanyi di tengah kebisingan. Pagi sampai malam, mereka tersenyum dalam peluh, menyapa om dan tante, mengharap receh seadanya.
Beribu Siti dan Udin berkeliaran di jalan-jalan,
dengan suara serak dan napas yang sesak oleh polusi.
Kalau hari ini bisa makan, alhamdulillah.
Siti dan Udin tetap berdoa agar mereka bisa sekolah dan punya rumah berjendela. (Februari 2003)
Ilustrasi puisi di atas menggambarkan isi puisi "Siti dan Udin di Jalan".
Memberanikan diri, Ori melompat ke pohon berikutnya lalu memanjat lebih tinggi lagi.
Ia berayun secepat mungkin melewati sulur- sulur yang menjuntai.
Sesaat, Ori sudah sangat jauh dari penampungan. Tapi Ito belum ditemukan.
Ori merasa lapar! Dilihatnya beberapa orang utan menyantap durian.
Mereka mengajak Ori makan bersama.
Hari mulai gelap. Ori bersiap membuat sarang sendiri untuk pertama kalinya.
Di atas pohon, Ori mendapati Ito yang sedang menunggunya.
Setelah hari yang panjang si kecil Ori tertidur nyenyak dan memimpikan petualangannya esok.
Apakah kedua berikut di atas benar atau salah?
Ori adalah seekor orang utan kecil yang sedang berlatih untuk bertahan di hutan.
Sementara itu, Ito adalah guru yang mengajarkan Ori agar bisa bermain ke dalam hutan.
A Benar B Salah
C. Mengevaluasi dan merefleksi 1. Menilai format penyajian dalam teks
Menilai kesesuaian antara ilustrasi dengan isi teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai sesuai jenjangnya. (3 Soal)
Siti dan Udin di Jalan Kunci Jawaban/ Pembahasan
A
Maksimum 100 Karakter
Apakah kamu setuju? Jelaskan jawabanmu.
Hapus Jawaba Kunci Jawaban/ Pembahasan
Setuju, karena gambar tersebut menunjukkan dua orang anak yang sedang memainkan alat musik di jalan dengan wajah riang sehingga sesuai dengan teks puisi.
Siti dan Udin namanya. Muka mereka penuh debu.
Dengan baju rombengan, mereka menyanyi di tengah kebisingan. Pagi sampai malam, mereka tersenyum dalam peluh, menyapa om dan tante, mengharap receh seadanya.
Beribu Siti dan Udin berkeliaran di jalan-jalan,
dengan suara serak dan napas yang sesak oleh polusi.
Kalau hari ini bisa makan, alhamdulillah.
Siti dan Udin tetap berdoa agar mereka bisa sekolah dan punya rumah berjendela. (Februari 2003)
Ilustrasi puisi di atas menggambarkan isi puisi "Siti dan Udin di Jalan".
Apakah kamu setuju? Jelaskan jawabanmu.
Maksimum 100 Karakter
Siti dan Udin di Jalan
Hapus Jawaba Kunci Jawaban/ Pembahasan
Setuju, karena gambar tersebut menunjukkan dua orang anak yang sedang memainkan alat musik di jalan dengan wajah riang sehingga sesuai dengan teks puisi.
2 Uraian
Maksimum 100 Karakter
Kue Ulang Tahun Widi
Penerbit : Litara, Tahun terbit : 2015, Diedit oleh : Nurhayati Pujiastuti
Widi hari ini berulang tahun. Widi senang melihat nenek pulang dari pasar. Widi
membayangka nenek akan membuat kue ulang tahun yang lezat hari ini. Tapi tunggu dulu.
Apa itu yang dikeluarkan nenek dari tas belanja? Beras, kelapa yang diparut dan diperas jadi santan, dan d pandan. Nenek mengaduk semua bahan menjadi sebuah adonan. Nenek lalu menyalakan kom Nenek bilang, hari ini nenek akan membuat bubur. “Mengapa nenek malah membuat bubur, bu kue seperti keinginanku?” pikir Widi.
Nenek meminta Widi membantu nenek. Widi membantu mengaduk bubur. Widi mencium bau wangi dari bubur. Kata nenek, daun pandan yang membuat bubur menjadi wangi.
Setelah matang, bubur dibagi menjadi dua bagian. Lalu ke dalam salah satu bubur dimasukkan gula jawa. Gula jawa ini membuat bubur menjadi
kecokelatan. Namun orang menyebutnya bubur merah. Digabungkan dengan bagian yang putih, maka menjadi bubur merah putih.
Bubur merah putih buatan Nenek sudah jadi. Kata Nenek, bubur merah putih ini untuk memperingati hari lahir.
Yummy, ternyata Widi suka rasanya.
Menurut kamu, apakah judul bacaan di atas perlu diubah? Jelaskan jawabanmu!
Hapus Jawaba Kunci Jawaban/ Pembahasan
Ya, perlu diubah karena judul "Kue Ulang Tahun Widi" tidak sesuai dengan isi bacaan. Bacaan berisi tentang bubur merah putih, bukan kue ulang tahun sehingga judul yang lebih tepat adalah "Bubur Merah Putih Widi".
3 Uraian
1 Uraian
Hapus Jawaban Kunci Jawaban/ Pembahasan
bertemu dengan banyak teman atau bisa bermain berbagai macam permainan
2. Merefleksi isi wacana untuk pengambilan keputusan, menetapkan pilihan, dan mengaitkan isi teks terhadap pengalaman pribadi
Mengaitkan isi teks sastra atau teks informasi dengan pengalaman pribadi sesuai jenjangnya.
(1 Soal)
Bermain Apa?
"Aduuuh, tidak ada sinyal?" Keluh Caca kepada Mama. Mama bilang tidak usah bermain telepon seluler terus. Dewi sepupunya mengajak bermain di luar. Caca lebih senang memainkan gim kesukaannya.
Suara ramai dari lapangan membuat Caca mengalihkan pandangan. Dewi memanggilnya, tetapi Caca tidak begitu berminat.
Akhirnya, dia turun juga. Mudah-mudahan ada sinyal.
Begitu sampai di lapangan. Caca tahu itu permainan kelereng. Begini cara mainnya, salah satu anak laki-laki itu menjelaskan.
Pertama, semua kelereng diletakkan di dalam lingkaran ini. Lalu, pemain menentukan giliran. Bisa hompimpah atau suit. Bisa juga dengan menggulirkan kelerengmu. Yang terjauh mendapat giliran lebih dahulu.
Dari garis ini, pemain harus membidik kelereng di lingkaran dengan kelereng lain. Kelereng yang berhasil dikeluarkan dari lingkaran, menjadi milik pemain itu.
Hmm… menarik. Caca ingin mencobanya. Aha! Boleh juga.
Sekarang Caca ingin mencoba permainan lain. Mau bermain galah? Ajak anak lain. Satu kelompok menjaga garis-garis ini, sementara yang lainnya berusaha menerobos. Oh, Caca tahu permainan ini! Mirip permainan gobak sodor kalau di Jakarta.
Dewi mengajak bermain tali. Loh. talinya kok dua? Caca heran. Caca harus mencoba yang ini! Eh-eh! Ternyata bermain lompat dua tali susah juga.
Sudah sore, saatnya pulang. Permainan-permainan ini seru sekali. Besok Caca mau ikut bermain lagi.
Sumber https://reader.letsreadasia.org/read/6628cdee-7a7b-48d6-b4b9-a87777fd3c6c dengan perubahan
Mengapa bermain di lapangan lebih seru daripada bermain gim dalam telepon seluler?
Maksimum 100 Karakte