CORAK KEHIDUPAN DAN HASIL-HASIL BUDAYA MANUSIA
PADA MASA PRA AKSARA
PERIODESASI PRA AKSARA DI INDONESIA
Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan Tingkat Sederhana (Budaya Paleolitik)
Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan Tingkat Lanjut (Budaya Mesolitik)
Masa Bercocok Tanam (Budaya Neolitik)
Masa Perundagian (Zaman Logam)
Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan Tingkat Sederhana (Budaya Paleolitik)
“GAMBARAN UMUM” “CORAK KEHIDUPAN SOSIAL-
EKONOMIS “HASIL-HASIL BUDAYA”
Disebut Zaman Batu Tua (Paleolitikum).
Masa ini terjadi sekitar 12.000 tahun yang lalu (kala Pleistosen).
Alat penunjang utama untuk berburu dan mengumpulkan makanan terbuat dari batu yang masih kasar atau belum diasah.
Manusia pendukung pada masa ini yaitu Meganthropus,
Pithecanthropus dan Homo.
Makanan sepenuhnya bergantung pada alam dengan berburu dan mengumpulkan makanan (Food Gathering).
Tempat tinggal bersifat Nomaden (berpindah-pindah).
Hidup dalam kelompok-kelompok kecil.
Interaksi antar kelompok menggunakan kata-kata atau gerak badan (bahasa isyarat) yang sederhana
Kapak Perimbas
Alat Serpih (flakes) Alat Tulang
Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan Tingkat Lanjut (Budaya Mesolitik)
“GAMBARAN UMUM” “CORAK KEHIDUPAN SOSIAL- EKONOMIS
“HASIL-HASIL BUDAYA”
Disebut Zaman Batu
Tengah/Madya (Mesolitikum).
Masa ini terjadi antara 10.000- 2.500 tahun yang lalu (Masa Holosen).
Adanya perkembangan budaya yang lebih tinggi
Alat penunjang utama untuk berburu dan mengumpulkan makanan terbuat dari batu yang masih kasar atau belum diasah.
Merupakan peralihan dari Zaman Batu Tua ke Zaman Batu Muda
Manusia pendukung pada masa ini yaitu Homo Sapiens
Makanan sepenuhnya bergantung pada alam dengan berburu dan mengumpulkan makanan (Food Gathering).
Mengenal kebiasaan bertempat tinggal secara tidak tetap (Semi Sedenter)
Telah mengenal pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan
Mengenal tradisi melukis di dinding- dinding gua
Pertama kali ditemukan api
Mengenal sistem slash and burn (tebang dan bakar
Tradisi serpih-bilah (flakes) Alat Tulang
Mata panah batu yan bersayap dan berpangkal konveks
Hematit (Besi Oksida) Lesung Batu
Perhiasan dari kulit kerang
“BENTUK KEPERCAYAAN AWAL”
Kepercayaan terkait dengan lukisan yang ada di gua-gua.
Adanya upacara penguburan Keyakinan akan adanya kehidupan setelah mati
Masa Bercocok Tanam(Budaya Neolitik)
“GAMBARAN UMUM” “CORAK KEHIDUPAN SOSIAL- EKONOMIS
“HASIL-HASIL BUDAYA”
Disebut Zaman Batu Muda (Neolitikum).
Lahirnya tradisi baru yaitu bercocok tanam.
Alat-alat dari batu semakin halus dan indah
Sudah dikenak teknologi pembuatan tembikar, perhiasan, serta peternakan.
Food Producing (menghasilkan makanan sendiri).
Sistem Ladang Berpindah (Shifting Cultivation
Sudah tinggal menetap (sedenter).
Masyarakat memelihara hewan-hewan tertentu (pastoralisme).
Kegiatan bercocok tanam dilakukan dengan sistem slash and burn untuk membuka ladang baru.
Telah mengenal pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan.
Mengenal Sistem Barter
Mengenal sistem Gotong Royong
Mengenal pemimpin yang disebut primus interpares.
Beliung Persegi Kapak Lonjong
Alat-alat Obsidian Mata Panah
Gerabah
Alat Pemukul dari Kulit Kayu Perhiasan
“BENTUK KEPERCAYAAN AWAL”
Animisme Dinamisme
Masa Perundagian (Zaman Logam)
“GAMBARAN UMUM” “CORAK KEHIDUPAN SOSIAL- EKONOMIS
“HASIL-HASIL BUDAYA”
Disebut Zaman Logam.
Adanya alat-alat dari logam.
Aktivitas perdagangan semakin intens
Manusia pendukung pada masa ini yaitu bangsa Deutro Melayu
Muncul golongan undagi (golongan yang ahli membuat alat-alat logam, rumah kayu, gerabah, dsb).
Hidup secara menetap.
Perdagangan menggunakan perahu bercadik
Perdagangan dilakukan dengan sistem barter
Terdapat dua teknik membuat barang-barang dari logam yaitu a cire perduw (teknik cetak tuang) dan bivalve (teknik dua setangkup).
Kehadiran pemimpin semakin penting.
Alat-alat dari Perunggu (Nekara, Moko dan Kapak Perunggu).
Alat-alat dari besi Gerabah
“BENTUK KEPERCAYAAN AWAL”
Animisme Dinamisme
Masa Megalitikum (Batu Besar)
“BANGUNAN MEGALITIK”
Masa Megalitikum berbeda dengan masa batu lainnya karena tidak dapat dimasukkan dalam kelompok periodesasi pra aksara di Indonesia karena corak kebudayaannya ada di hampir setiap masa pra aksara di Indonesia
Menhir
Punden Berundak Kubur Batu
Waruga
Sarkofagus Dolmen
Arca Batu