PENDAHULUAN
Perumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Kesuksesan Usaha Kecil Menengah (UKM) tentunya tidak lepas dari dukungan finansial yang diberikan Pertamina melalui Program Usaha Kecil dan Kerjasama (kini dikenal dengan PKBL-Red). Landasannya adalah adanya dokumen sah sebagai anggota mitra yang peduli yang dapat ditunjukkan kepada peneliti. 34; Seluruh kekayaan negara yang telah ditanamkan pada Pertamina, yang meliputi kekayaan Pertamina dan seluruh anak perusahaannya, termasuk aset tetap yang telah dinilai kembali oleh perusahaan penilai independen, dikurangi seluruh kewajiban (utang) Pertamina (http: // www.pertamina .com).
Izin usaha merupakan salah satu manfaat positif yang diperoleh usaha kecil dan menengah.
Defenisi Konsep
Usaha Kecil Menengah di Indonesia
Kegiatan program CSR yang bersifat “charity”, bentuk kegiatan tersebut ternyata memberikan dampak terhadap masyarakat hanya “menyelesaikan permasalahan sesaat” hampir tidak memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, selain lebih mahal, dampak jangka panjangnya tidak terlalu besar. optimal. untuk membentuk citra perusahaan, ke arah. Meski tetap sangat penting, namun dalam jangka panjang kepentingan perusahaan dan masyarakat memerlukan pendekatan CSR yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan mendorong kemandirian masyarakat. Saat ini semakin banyak perusahaan yang menyadari pentingnya pendekatan CSR yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan mendorong kemandirian masyarakat. Salah satu bentuk kegiatannya adalah membantu usaha kecil, namun bentuk kegiatan penguatan ini masih bersifat parsial, berbagi program kegiatan yang bersifat parsial. mendidik. , ekonomi, infrastruktur dan kesehatan.
Kegiatan program CSR yang berorientasi pada membangun daya saing masyarakat, maka program CSR akan memberikan dampak ganda bagi perusahaan dan masyarakat karena. Pendekatan CSR yang cerdas adalah dengan mengambil peran fasilitatif-katalitik sehingga kegiatan CSR mempunyai dampak yang lebih efisien terhadap kelompok usaha dalam suatu rantai nilai. Gagasan yang melandasi CSR yang sering dianggap sebagai inti Etika Bisnis adalah bahwa perusahaan tidak hanya mempunyai kewajiban ekonomi dan hukum (artinya kepada pemegang saham), namun juga kewajiban terhadap pemangku kepentingan lainnya (pemegang saham) yang luasnya melebihi kewajiban tersebut.
Program CSR yang berkelanjutan diharapkan dapat membantu menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri. Kondisi ini dapat diatasi dengan program yang holistik sehingga dapat membangun tingkat kepercayaan masyarakat. Untuk itu didukung dengan program CSR yang berkelanjutan.
Peran Corporate Social Responsibility Untuk Pengembangan
Dalam perkembangannya dilakukan penyesuaian pada sektor pertanian khususnya pada program kemitraan yaitu program yang mengacu pada prinsip kepentingan dan kebutuhan bersama antara usaha kecil dengan usaha inti, serta melibatkan perbankan sebagai pemberi kredit dimana terdapat sistem “online”. " koneksi. Elemen utama program kemitraan meliputi: (1) sosialisasi gagasan kepada pihak terkait, (2) jaminan pasar, (3) program pendampingan profesional dan. Model program kemitraan diharapkan dapat diperluas dengan memperkenalkan Layanan Pengembangan Usaha (JPU) sehingga lembaga ini dapat mempersiapkan program kemitraan untuk dipromosikan ke perbankan.
Badan-badan pengembangan usaha harus mendapatkan pelatihan untuk memahami konsep program kemitraan secara keseluruhan, serta peran yang harus mereka lakukan dalam mendorong program kemitraan, termasuk memahami kondisi internal masing-masing mitra, yaitu: perbankan, usaha besar/menengah, dan usaha kecil. perusahaan. Untuk meningkatkan efektivitas pelatihan, produk pelatihan harus dikaitkan dengan kemungkinan peserta melaksanakan program kemitraan setelah pelatihan. Komunikasikan gagasan program kemitraan secara transparan kepada seluruh pihak terkait, termasuk manfaat dan risiko yang mungkin timbul sehubungan dengan hal tersebut.
Apabila program kemitraan ini melibatkan lebih banyak pihak, maka diperlukan persiapan yang matang, tidak hanya pada aspek teknis, namun terutama pada aspek sosial, sehingga diperlukan rekayasa sosial dan pengembangan masyarakat untuk mendukung keberlanjutan dan perdamaian proyek di masa depan. hari. Yang tidak kalah penting adalah agar tujuan program kemitraan dapat berjalan dan dikelola dengan baik, diperlukan suatu cara yang sistematis sebagai berikut.
Lokasi Penelitian
Oleh karena itu, peneliti akan berkomunikasi langsung dengan informan di lokasi penelitian untuk memperoleh data dan informasi yang relevan dengan masalah penelitian yang diteliti. Pertamina yang lokasinya dekat dengan kawasan bisnis menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program kemitraan.
Unit Analisis Dan Informan Penelitian
Pertimbangannya, dua tahun merupakan rentang waktu yang dapat dijadikan parameter perkembangan dan peningkatan usaha karena adanya pinjaman modal usaha yang diberikan oleh PT. 1 Industri Rumah Kayu Martofel Mongi Woloan 2 Industri Kerajinan, Perak dan Perhiasan Sri Karniasih 3 Kerajinan dan Mebel Nurunnikmah Awwalina.
Teknik Pengumpulan Data
Interpretasi Data
Jadwal Kegiatan Penelitian
Keterbatasan Penelitian
- Deskripsi Lokasi Penelitian
- Sejarah dan Gambaran Umum PT. Pertamina Pusat
- Visi, Misi, dan Tata Nilai
- Era Persero PT. Pertamina
- Kegiatan Usaha PT. Pertamina
- CSR PT. Pertamina (Persero)
- Misi dan Tujuan CSR PT. Pertamina (Persero)
- Pedoman Kegiatan CSR PT. Pertamina (Persero)
- Kegiatan CSR PT. Pertamina (Persero)
- Implementasi CSR PT. Pertamina (Persero)
- Pelaksanaan CSR dan Program Kemitraan
Pertamina (Persero) menggunakan proses verifikasi untuk mengajukan proposal permohonan pinjaman yang diajukan oleh calon Mitra Binaan, yang hanya dapat dilakukan oleh Wilayah PKBL. Adapun usaha yang ingin dilakukan oleh mitra peduli bukan merupakan bagian dari PT. Fungsi Daerah PKBL dalam hal penyaluran dana sebaiknya langsung kepada Mitra Binaan atau melalui BUMN Penyalur atau Lembaga Perantara lainnya.
Namun pelunasan pokok pinjaman harus disalurkan kepada Mitra Binaan di wilayah PKBL terkait. Untuk jenis usaha tertentu, Mitra Binaan dapat diberikan pinjaman paling lama 5 (lima) tahun dengan persetujuan Fungsi PKBL Korporasi. Pertamina (Persero) kepada mitra peduli, langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan penggunaan dana yang telah disalurkan sesuai dengan proposal yang disampaikan.
Pembinaan atau pelatihan bagi Mitra Binaan tersebut dapat diberikan oleh fungsi PKBL Korporasi/Daerah dengan dana hibah. Program pembinaan ini merupakan salah satu program yang diberikan kepada mitra binaan dalam bentuk hibah baik berupa pelatihan, pameran bahkan studi banding. Mitra binaan dengan produk unggulan terlibat dalam berbagai kegiatan pameran di dalam dan luar negeri.
Harapan dari pameran ini adalah produk-produk mitra binaan yang dipromosikan akan lebih dikenal masyarakat luas. Pembina Usaha Kecil yang dapat mengangkat citra perusahaan di mata masyarakat dan mampu menjadikan mitra binaan menjadi pelaku usaha yang tangguh dan mandiri serta mampu menunjang operasional perusahaan dengan potensi lokal disetiap wilayah operasionalnya. pertamina. Dengan berbagai kemudahan yang dirasakan para mitra serta tidak adanya kesulitan dalam pembayaran kembali pinjaman yang diberikan oleh Pertamina, maka sangat memungkinkan adanya berbagai keuntungan yang dapat terus mendorong usaha kecil untuk terus berkembang.
Kegiatan mitra berinsentif yang dilaksanakan Pertamina sebagai bentuk tanggung jawab sosialnya terhadap masyarakat dalam rangka berperan aktif membantu dan memberdayakan usaha kecil dan menengah di masyarakat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. khususnya bagi para wirausaha. Setiap peserta diberikan pinjaman sesuai hasil survei Pertamina terhadap usaha calon mitra. Jaringan usaha para informan selama menjadi mitra insentif Pertamina mengalami perluasan pasar yang sangat signifikan.
Hasil tersebut diraih setelah aktif bergabung menjadi mitra pembibitan Pertamine selama kurun waktu dua tahun. Dari hasil pendataan di lapangan, teridentifikasi beberapa titik perbaikan yang dirasakan oleh para informan yang merupakan mitra binaan Pertamina.
Peran CSR PT. Pertamina (Persero) dan Pengembangan
- Karakteristik Pengusaha Kecil Menengah
- Peran CSR Pertamina Melalui Program Kemitraan
- Peranan CSR Dalam Peningkatan Kapasitas
- Peran Untuk Peningkatan Aset
- Peran Dalam Membangun Jaringan Usaha
- Peran Dalam Pasar Kerja
- Peran Dalam Meningkatkan Pendapatan
- Peran Dalam Meningkatkan Keahlian
- Peran Dalam Penataan Administrasi
PENUTUP
Saran
Usulan yang berkaitan dengan temuan penelitian ini adalah: Usulan yang berkaitan dengan temuan penelitian ini adalah. Program operasional bertanggung jawab sosial yang ada hendaknya tidak hanya bertujuan untuk menjaga citra baik perusahaan, namun juga untuk menyadarkan kita bahwa kita harus membantu sesama manusia. Dengan adanya program CSR ini, kami berharap pembangunan negara akan terus berkembang pesat, tidak hanya karena operasional pemerintah, namun juga operasional perusahaan dan masyarakat, sehingga semua pihak dapat bekerja secara seimbang berdasarkan fungsinya. dari pembagian kerja.
Iklim politik tidak mempengaruhi usaha kecil karena fleksibilitas usaha kecil yang besar atau karena terbatasnya ruang untuk beroperasi. Maka tindakan monopoli industri besar harus dihapuskan. 1995), 'Pendekatan kerangka logis dan evaluasi ex post proyek sektor kesehatan oleh Bank Pembangunan Afrika', Project Evaluation, 10 (4), hal. Rapat Anggota, Bagian Akuntan Manajemen, Ikatan Akuntan Indonesia, Bagian Akuntan Publik, Ikatan Akuntan Indonesia, Rapat Anggota.
Membangun Komunitas yang Memberdayakan Masyarakat: Kajian Strategis Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan Pekerjaan Sosial (Edisi ke-2), Bandung: Refika Aditama. Pekerjaan Sosial di Dunia Industri: Penguatan Corporate Social Responsibility, Bandung: Refika Aditama. Penyesuaian mekanisme tata kelola perusahaan di bank-bank Kanada setelah perubahan peraturan”, Kepemilikan Perusahaan &.