CPS106 Kewirausahaan Dasar
Lean Canvas Rangkuman
Desi Dwi Kristanto, M.Ds.
Business Model Canvas
• Business Model Canvas dipopulerkan oleh Alexander Osterwalder berdasarkan bukunya yang berjudul Business Model Generation.
Pada Business Model Canvas, ada sembilan hal (digambarkan
dalam kotak) yang menggambarkan elemen utama dalam setiap
bisnis. 1. Key Partners
2. Key Activities
3. Value Proposition
4. Customer Relationship 5. Customer Segment 6. Key Resource
7. Distribution Channel 8. Cost Structure
9. Revenue Stream
Konsep sederhana ini sebenarnya memudahkan perusahaan untuk menganalisa dan
memperbaiki masalah mereka. Akan tetapi, Alexander kerap menggunakan contoh-contoh perusahaan besar dalam menjelaskan Business Model Canvas. Sehingga,
model canvas Alexander dianggap tidak sesuai dengan perusahaan rintisan alias startup.
Lean Canvas
Konsep itu dimodifikasi ulang oleh Ash Maurya, yang akhirnya yang dikenal dengan konsep lean canvas
1. Problem
Startup harus
mengidentifikasi tiga masalah utama yang akan
diselesaikan. Startup jug a harus mengetahui
selama ini, usaha apa yang dilakukan orang lain untuk memecah problem tersebut.
2. Customer Segment
• Target pelanggan untuk siapa saja?
• Pelanggan yang bagaimana dalam pencapaian nilai Anda?
• Customer Segment adalah pelanggan yang kita targetkan menggunakan atau membeli produk kita.
• Early Adopters adalah kira-kira pelanggan mana yang akan sering menggunakan produk kita
3. Unique Value Proposition
Startup harus bisa
menuliskan apa yang menjadi diferensiasinya dengan yang lain. Apa yang membuat
mereka standing out da n apa masalah pertama yang akan diselesaikan dan untuk siapa solusi itu ditujukan.
HIGH-LEVEL CONCEPT
Bayar ini itu sekolah, Cuma pakai QR COde
4. Solution
Berisi setidaknya tiga fitur dari produk berdasarkan masalah yang ingin diselesaikan.
5. Channel
1. Melalui saluran mana Anda dapat menggait suatu pelanggan?
2. Saluran mana yang dapat bekerja dengan baik? Seberapa besar dalam memberikan keuntungan? Bagiamana mereka dapat diintegrasikan dengan pelanggan secara rutinitas?
3. Kanal pemasaran produk
dari startup tersebut, misalnya,
melalui SEO, Blogs, website, Facebook Ads, iklan
cetak, event, word of mouth, partners hip, dan teman.
6. Revenue Stream
1. Untuk apa pelanggan Anda bersedia membayar?
2. Apa dan bagaimana mereka lebih sering
untuk membayar? Bagaimana mereka akan lebih memilih untuk membayar?
3. Berapa setiap aliran pendapatan berkontribusi pada pendapatan keseluruhan?
7. Cost Structure
1. Hal seperti apa yang dapat membiayai bisnis Anda?
2. Darimana sumber biaya yang Anda dapatkan?
8. Key Metric
• Apa yang paling Anda prioritaskan terhadap aktivitas apa yang
paling Anda butuhkan?
• Aktivitas apa saja yang paling penting dalam saluran distribusi,
hubungan pelanggan, aliran pendapatan?
9. Unfair Advantages
Mengenai apa yang dimiliki oleh startup itu, namun tidak ada di startup lain.
Contoh Lean Canvas Tools
Simulasi dalam membuat Model Bisnis dan Lean Canvas tersebut dapat Anda terapkan pada alamat
website berikut https://canvanizer.com/