57
DAFTAR PUSTAKA
Adhirajan, N., Kumar, Ravi. 2003. In Vivo and In Vitro Evaluation of Hair Growth Potensial of Hibiscus rosa-sinensis Linn. Chennai: Central Leather Research Institute.
Alamsyah, A.N. 2005. Virgin Coconut Oil Minyak Penakluk Aneka Penyakit. Argo Media Pustaka. Bogor: 21-27, 63-64.
Aliadi, A, 1996,Tanaman Obat Pilihan, Yayasan Sidowayah, Jakarta, hal. 129-130.
Ansel, H. 1989. Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi. Terjemah : Ibrahim.UI-Press, Jakarta, hal. 377-378.
Aulthon, M.E, 2002 Pharmaceutics The Science of Dosage Form Design. UK:
Elsevier Limited.
Bakan, J.A. 1995. Microemulsion. Dalam : Swarbick, J. Boylan, C.J. Encyclopedia Of Pharmaceutical Technology. Vol. 9. New York. Marcell Dekker. Inc. Hal.
377-378.
Dalimartha, S. dan Soedibyo, M. 1999. Perawatan Rambut dengan Tumbuhan Obat dan Diet Suplemen.Jakarta: Swadaya.
Date, A.A. dan Nagarsenker. 2002. Paranteral Microemulsion: An over view.
International Journal of Pharmaceutics.
Djuanda, A., Hamzah, M., Aisah, S. 2010. Ilmu penyakit kulit dan kelamin. Edisi 5.
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Fife, Bruce, C.N. 2005. Coconut Oil Miracle. Bhuana Ilmu Populer. Gramedia, Jakarta, hal. 254-277.
Hadad, M. dan Udin, S., 1995, Kemiri, Perkembangan Penelitian Plasma Nuftah Tanaman Rempah dan obat, Vol. XI, No. 1. Balai Penelitian Tanaman rempah dan Obat, Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, Bogor, hal. 33-38.
Heyne, K., 1987, Sarwono, Tumbuhan Berguana Indonesia II, diterjemahkan oleh Badan Litbang Kehutanan, Departemen Kehutanan, Jakarta, hal. 1074-1077.
Ketaren, S., 2012,Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan, Edisi I, Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press), Jakarta, hal.273-276
Krisnawati, H, Kalio, M dan Kanninen, M., 2011, Aleurites moluccana L. Ekologi Silvilkultur dan Produktifitas, Bogor.
Lachman, L., Lieberman, A.H., Konig, L.J. 1994.Teori dan Praktek farmasi Industri.
Jilid II. Edisi III. Penerjemah: Siti Suyatmi. Universitas Indonesia Press, Jakarta, hal. 134-145, 162.
Lawrence, M.J dan G.D. Rees. 2000. Microemulsion-Based media as novel drug delivery system. Ad vance Drug Delivery Reviews.
Martin, A., J. Swabrick, & A. Cammarata. 1993. Farmasi Fisik. Jilid 2. Edisi III.
Penerjemah : Yoshita. Jakarta : UI-Press.
repository.unisba.ac.id
58
Martini, F. 2001.Fundamental of Anatomy and Physiologi, 5thed, Prentice Hall, New Jersey
Nandi, I.,M. Bari, H. Joshi. 2003.Study of isopropyl myristate microemulsion system containing cyclodextrins to improve the solubility of 2 model hydrophobic drugs. AAPS PharmSciTech.4(1): artikel 10.
Noni Soraya, 2005. Berkat Minyak Kelapa Murni, Ketobe Hilang, rambut berkilau.
http://www.pikiran-rakyat.com. (diakses, tanggal 16 Desember 2012).
Rahmawati, J. 2003. Percobaan Pendahuluan Pembuatan Sediaan Mikroemulsi dengan Gamsekan sebagai Model Obat. Skripsi Program Sarjana Farmasi, FMIPA-UI. Depok.
Rowe, R.C., Sheskey, P.J. dan Weller, P.J. (2003). Handbook Of Pharmaceutical Excipient4nded., The Pharmaceutical Press, London.
Sunanto, H., 1994, Budidaya Kemiri Komoditas Ekspor, Penerbit Kanisius, Yogyakarta, hal. 11-21, 62-64.
Sutarni dan Hartir Rozaline. 2005. Taklukan Penyakit dengan Virgin Coconut Oil.
Penebar Swadaya, Jakarta : 6-10, 16.
Tranggono, Retno Iswari, Latifah, & Fatma. 2007.Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik.In Joshita Djajadisastra. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum.
Triwahyuni, E. (2006). Formulasi Gel Ekstrak Teh Hijau dan Seledri serta Uji Khasiatnya Terhadap Pertumbuhan Rambut (Skripsi). Fakultas Farmasi.
Instutut Teknologi Bandung, Bandung
Wade, Ainley & Weller, Paul, J. 1994. Handbook of Pharmaceutical Excipients 2nd Edition. The Pharmaceutical Press. London.
Yati, K dan Nursal, F.K. (2011). Formulasi Mikroemulsi Minyak Kelapa Murni (Virgin coconut oil) dengan Tween 80 sebagai surfaktan(Laporan Penelitian), Fakultas Farmasi. Universitas Muhamadiyah Prof. DR. Hamka, Jakarta
repository.unisba.ac.id