• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAN TENAGA KERJA KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "DAN TENAGA KERJA KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR "

Copied!
93
0
0

Teks penuh

This research approach uses a quantitative survey conducted at Investment Service, One Stop Service and Manpower in Selayar Islands Regency in July-September 2020. The study population is all employees of Investment Service, One Stop Service and Workforce of Selayar Islands Regency. of 49 employees.

Latar Belakang Masalah

Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSPTK) berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Selayar nomor 3 Tahun 2008 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Selayar. Peran Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Ketenagakerjaan (DPMPTSPTK) bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar pada khususnya dan masyarakat pada umumnya sangat strategis.

Rumusan Masalah

Apakah terdapat pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja ASN Departemen Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSPTK). Apakah terdapat pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja ASN pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Penanaman Modal Tenaga Kerja (DPMPTSPTK).

Tujuan Penelitian

Apakah terdapat pengaruh simultan kepemimpinan, motivasi kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja ASN Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSPTK). Untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, motivasi kerja dan komitmen organisasi secara bersamaan terhadap kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga ASN (DPMPTSPTK).

Penelitian Terdahulu

Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi pegawai Sekretariat Daerah Kota Padang dengan kontribusi sebesar 25,40%. Analisis pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai (studi pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Malang).

Kepemimpinan

Dari hasil uji t parsial dapat disimpulkan bahwa variabel independen yang paling besar pengaruhnya terhadap kinerja pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Malang adalah motivasi kerja. Dimana setiap variabel motivasi kerja meningkat satu kali maka kinerja karyawan akan meningkat dengan asumsi variabel lainnya dianggap konstan. Pemimpin juga mempunyai kemampuan untuk menentukan tindakan apa yang harus diambil untuk mencapai tujuan kelompoknya.

Motivasi kerja

Komitmen Organisasi

Komitmen organisasional merupakan kekuatan relatif seorang individu dalam mengidentifikasi komitmennya terhadap organisasi. Komitmen organisasi perilaku menurut Sters mengemukakan bahwa tingkat perilaku yang ditunjukkan oleh komitmen organisasi adalah sebagai berikut: 1) Prestasi kerja, dengan adanya komitmen organisasi diharapkan hal tersebut dapat tercapai. Loyalitas terhadap organisasi merupakan evaluasi terhadap komitmen, serta adanya ikatan emosional dan keterikatan antara organisasi dan karyawan.

Komitmen normatif terhadap aspek yang berkaitan dengan asal usul keluarga individu dan pengalaman sosialisasi budaya, baik sebelum maupun sesudah bergabung dengan organisasi. Bagozzi (2000:97) mengatakan bahwa ia lebih suka menjelaskan bahwa komitmen lebih berkaitan dengan keterikatan emosional terhadap organisasi.

Kinerja

Kerangka konseptual merupakan suatu bentuk kerangka berpikir yang dapat digunakan sebagai pendekatan pemecahan masalah. Biasanya kerangka penelitian ini mengadopsi pendekatan ilmiah dan menunjukkan hubungan antar variabel dalam proses analisisnya. Kerangka konseptual yang digunakan dalam penelitian ini untuk membatasi ruang lingkup penelitian dengan memusatkan perhatian pada variabel-variabel tertentu dan mendefinisikan sudut pandang spesifik yang akan diambil untuk menafsirkan data yang akan dikumpulkan.

Dalam penelitian ini variabel yang menjadi fokus penelitian adalah kepemimpinan (X1), motivasi kerja (X2), komitmen organisasi (X3) dan kinerja ASN (Y). Kerangka konseptual yang digunakan dalam penelitian ini berfokus pada variabel-variabel tertentu dan mendefinisikan sudut pandang tertentu yang akan diambil untuk menafsirkan data yang dikumpulkan.Kerangka konseptual ini sesuai dengan model konseptual desain penelitian.

Gambar 3.1   Kerangka Konseptual
Gambar 3.1 Kerangka Konseptual

Hipotesis

Definisi Operasional Variabel

Pengukuran menggunakan skala Linkert yang digunakan yaitu Sangat Setuju (SS) dengan skor 5, Setuju (S), dengan skor 4, Ragu-ragu (RG) dengan skor 3, Tidak Setuju (TS) dengan skor 2 , Sangat Tidak Setuju ( STS). Pengukurannya menggunakan skala Linkert yaitu Setuju (SS) diberi skor 5, Setuju (S) diberi skor 4, Ragu (RG) diberi skor 3, Tidak Setuju (TS) diberi skor nilai 2, Sangat Tidak Setuju (STS) diberi skor 1. Komitmen organisasi mencerminkan keterlibatan dan loyalitas pegawai terhadap organisasi. Keterlibatan dan loyalitas ini dipengaruhi oleh seberapa baik pekerjaan yang diberikan kepada karyawan sesuai dengan harapannya.

Pengukurannya menggunakan skala likert yaitu Sangat Setuju (S) diberi skor 5, Setuju (S) diberi skor 4, Ragu-ragu (RG) diberi skor 3, Tidak Setuju (TS) diberi skor 3. skor skor 2, sangat tidak setuju (STS).

Pendekatan Penelitian

Populasi dalam survei ini dilakukan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar khususnya pada seluruh ASN Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu di satu tempat yang berjumlah 49 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar khususnya ASN Bidang Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta tenaga kerja yang berjumlah 49 orang. Jika besar sampel ≤ 30% dari subpopulasi, teknik pengambilan sampel ini disebut sampel kecil (teknik pengumpulan data Silaen Sofar).

Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data dengan cara menyampaikan atau mengirimkan daftar pertanyaan untuk diisi oleh responden. Pertanyaan-pertanyaan dalam kuesioner yang dituangkan dalam skala Likert yang digunakan dalam penelitian ini antara lain:

Teknik Analisa Data

Rumus untuk menghitung koefisien reliabilitas instrumen menggunakan Cronbach Alpha adalah sebagai berikut: .. r : rata-rata korelasi antar item. Analisis regresi linier berganda merupakan pengembangan dari analisis regresi sederhana dimana terdapat lebih dari satu variabel bebas x.

Deskripsi Obyek Penelitian

Gambaran Umum Obyek Penelitian

Peraturan Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Nomor 65 Tahun 2017 tentang Prosedur Operasional Standar Perizinan dan Nonperizinan DPMPTSPTK. Susunan Kepegawaian Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Kabupaten Kepulauan Selayar Berdasarkan. Berdasarkan alokasi jumlah pegawai yang lowong seperti pada Tabel 5.1, dapat dikatakan bahwa jumlah pegawai pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Ketenagakerjaan Kabupaten Kepulauan Selayar dapat dikatakan kurang.

Visi dan Misi Departemen Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSPTK). Status pegawai Kementerian Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu dan Kabupaten Kepulauan Selayar yang menduduki jabatan struktural sudah mencukupi, namun belum mencukupi bagi pejabat fungsional, sehingga tugas kedinasan yang seharusnya menjadi pekerjaan pegawai pada akhirnya menjadi tanggung jawab. dilakukan oleh pejabat struktural.

KEPALA DINAS

Pembentukan perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian kebijakan teknis di bidang penanaman modal, perizinan dan nonperizinan serta pekerjaan; Memproses perizinan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan rekomendasi demi kelancaran pelayanan terpadu dan penanaman modal.

SEKRETARIAT

BIDANG PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN IKLIM PENANAMAN MODAL, ENERGI BARU

Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang perencanaan dan pengembangan iklim investasi dan energi baru terbarukan; pelaksanaan administrasi di bidang perencanaan dan pengembangan iklim investasi dan energi baru terbarukan; Dan.

BIDANG PROMOSI PENANAMAN MODAL

BIDANG PERIZINAN DAN NON PERIZINAN

BIDANG PENGADUAN, PENGENDALIAN PENANAMAN MODAL DAN PENANGANAN POTENSI PERIZINAN DAN

Fungsi Kepala Divisi Pengaduan, Pengendalian Penanaman Modal dan Penanganan Potensi Masalah Perizinan dan Non Perizinan adalah melaksanakan tugas. Merancang kebijakan teknis di bidang pengaduan, pengendalian penanaman modal dan penanganan potensi berizin dan tidak berizin; Penerapan kebijakan teknis di bidang pengaduan, pengendalian penanaman modal dan penanganan potensi berizin dan tidak berizin;

Pelaksanaan pengkajian dan pelaporan di bidang Pengaduan, Pengendalian Penanaman Modal dan Penanganan Potensi Perizinan dan Non Perizinan; Pelaksanaan administrasi di bidang Pengaduan, Pengendalian Penanaman Modal dan Penanganan Potensi Perizinan dan Non Perizinan; Dan.

BIDANG PERLINDUNGAN TENAGA KERJA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Departemen perlindungan tenaga kerja dan hubungan industrial dipimpin oleh kepala departemen yang bertugas membantu kepala dinas dalam mengkoordinasikan, merumuskan dan melaksanakan kebijakan teknis di bidang perlindungan tenaga kerja dan hubungan industrial.

BIDANG PELATIHAN PERLUASAN DAN PENEMPATAN TENAGA KERJA

Deskripsi Responden Penelitian

Pada subbab Deskripsi Responden Survei pada penelitian ini akan dibahas mengenai karakteristik responden berdasarkan jawaban responden dan kuesioner survei. Tabel di atas menunjukkan bahwa 27 orang berjenis kelamin laki-laki (55%) dan 22 orang berjenis kelamin perempuan (45%). Tabel di atas menunjukkan bahwa responden yang berpendidikan menengah tidak ada (0%), berpendidikan menengah sebanyak 9 orang (18%), berpendidikan D3 sebanyak 2 orang (4%) dan berpendidikan menengah sebanyak 2 orang. penduduk yang berpendidikan diploma atau tinggi sebanyak 38 orang (78%).

Analisis Data Penelitian

  • Hasil Analisis Regresi Linier Berganda

Dari instrumen yang diuji, ditentukan koefisien korelasinya dengan menggunakan analisis korelasi berbantuan komputer (SPSS-25), Uji validitas dilakukan melalui SPSS.Hasil uji validitas dan reliabilitas data penelitian dapat dilihat sebagai berikut. Dari tabel diatas terlihat bahwa keempat variabel tersebut terdiri dari item pertanyaan. Dari tabel diatas terlihat bahwa dari keempat variabel yang terdiri dari 4 indikator dinyatakan reliabel karena Cronbach Alpha lebih besar.

Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linier berganda dengan asumsi perbandingan sebagai berikut. Dengan menggunakan perangkat lunak analisis data, yang merupakan aplikasi penghitungan yang paling umum digunakan dalam penelitian yang bersifat ilmiah atau lainnya, diperoleh nilai koefisien untuk setiap variabel.

Tabel 5. 5  Hasil Uji Validitas
Tabel 5. 5 Hasil Uji Validitas

Persamaan Regresi Linier Berganda

Pengujian Hipotesis

Parsial Test (Uji t )

Pembahasan

Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja ASN Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan

Kepemimpinan dapat dipandang sebagai cara seorang pemimpin mengarahkan, mendorong dan mengatur seluruh unsur dalam suatu kelompok atau organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang diinginkan sehingga mencapai kinerja pegawai yang maksimal. Dari uraian di atas jelas terlihat bahwa maju dan mundurnya suatu organisasi bergantung pada kualitas kepemimpinan seorang pemimpin. Oleh karena itu efektivitas seorang pemimpin dalam menggunakan pengaruhnya sangat menentukan pemimpin itu akan seperti apa.

Baik itu keadaan yang berasal dari bawahan, atasan maupun organisasi dimana dia berada, disini terlihat pentingnya seorang pemimpin dalam menjalankan kepemimpinannya dapat memberdayakan dirinya sendiri sebelum memberdayakan orang lain. Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja ASN pada bidang penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu.

Pengaruh Motivasi kerja Terhadap Kinerja ASN Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan

Motivasi adalah suatu rangsangan atau dorongan yang dimiliki oleh seseorang atau sekelompok orang yang ingin bekerja sama secara maksimal untuk melakukan sesuatu yang direncanakan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Seberapa kuat motivasi seorang individu akan menentukan kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun konteks kehidupan lainnya. Motivasi merupakan alasan yang melatarbelakangi suatu tindakan yang dilakukan oleh seseorang.Seseorang dikatakan memiliki motivasi yang tinggi berarti orang tersebut mempunyai alasan yang sangat kuat untuk mencapai apa yang diinginkannya.

Pengaruh Motivasi kerja Terhadap Kinerja ASN Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan

Saran

Komitmen terhadap organisasi harus selalu digalakkan, karena ASN dapat meningkatkan kinerja pegawainya apabila memiliki komitmen yang tinggi terhadap organisasi. Bagi penelitian selanjutnya, untuk menyempurnakan penelitian ini dapat menambahkan variabel-variabel penelitian misalnya tidak hanya berdasarkan kepemimpinan, motivasi kerja dan komitmen organisasi saja, tetapi juga dapat menambahkan variabel-variabel lain seperti pengembangan karir, kompetensi kerja, pengalaman kerja, penghargaan dan lain sebagainya. pada. Pemberdayaan dan motivasi kinerja pegawai negeri sipil di lingkungan Direktorat Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum, Timor-Leste.

Pengaruh kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja dengan komitmen organisasi sebagai mediasi (studi pada perangkat desa di Kecamatan Batang Kabupaten Batang).

Gambar

Gambar 3.1   Kerangka Konseptual
Tabel 5. 5  Hasil Uji Validitas
Tabel 5.6  Hasil Uji Reliabilitas
Tabel 5.8  Hasil Uji t  Coefficients a
+2

Referensi

Dokumen terkait

Peraturan Walikota Tual Nomor 02.a Tahun 2019 tentang Pendelegasian Wewenang Perizinan dan Nonperizinan kepada Kepala Dinas Penanaman Modal, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu