• Tidak ada hasil yang ditemukan

DI KANTOR DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BARRU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "DI KANTOR DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BARRU "

Copied!
118
0
0

Teks penuh

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana disiplin preventif dan disiplin korektif serta upaya meningkatkan disiplin kerja PNS di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru dengan jumlah informan sebanyak 5 orang. Alhamdulillah, penulis panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsinya yang berjudul “Disiplin Ketenagakerjaan PNS di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru”.

Gambar 2.1 Kerangka Pikir...................................................................................
Gambar 2.1 Kerangka Pikir...................................................................................

LATAR BELAKANG

Kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Barru dapat dikatakan kurang baik sehingga diperlukan kedisiplinan dan lingkungan kerja yang lebih baik sehingga dapat mempengaruhi pula kemampuan kerja para pegawai. Misalnya saja pada Dinas Pendidikan Kabupaten Barru, yang terjadi masih terdapat pegawai yang datang terlambat atau meninggalkan kantor pada jam kantor yang telah ditetapkan.

RUMUSAN MASALAH

Misalnya yang terjadi di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru, jika pegawai atau pegawainya melanggar aturan seperti sering terlambat maka akan diberikan sanksi berupa teguran. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti tertarik untuk mengambil judul “Disiplin Kerja PNS pada Dinas Pendidikan Kabupaten Barru”.

TUJUAN PENELITIAN

MANFAAT PENELITIAN

PENELITIAN TERDAHULU

Sri Hantuti Paramata dkk (2018), Disiplin Kerja Pegawai pada Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bone Bolango. Hasil penelusurannya jelas menunjukkan disiplin kerja pegawai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bone Bolango belum dilaksanakan sesuai aturan yang ada.

TEORI DAN KONSEP DISIPLIN KERJA 1. Pengertian Disiplin Kerja

  • Tujuan Disiplin Kerja
  • Macam – Macam Disiplin Kerja
  • Fungsi Disiplin Kerja
  • Prinsip – Prinsip Disiplin Kerja
  • Dimensi Disiplin Kerja
  • Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Disiplin Kerja
  • Proses Mengukur Disiplin Kerja
  • Pelaksanaan Sanksi terhadap Pelanggaran Disiplin kerja

Untuk mencapai hasil yang baik sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, maka harus ada disiplin kerja yang baik dari personel yang bersangkutan. Tujuannya adalah untuk menyadarkan karyawan bahwa disiplin kerja berlaku bagi seluruh karyawan dengan sanksi pelanggaran sesuai dengan peraturan perusahaan yang berlaku.

Aturan Pemerintah Mengenai Disiplin Pegawai Negeri Sipil

Selain itu, disiplin berupaya mencegah kerusakan atau kehilangan harta benda, mesin, peralatan dan perlengkapan kerja, yang disebabkan oleh kecerobohan, kejahilan atau pencurian. Disiplin berupaya mengatasi kesalahan dan kelalaian yang disebabkan oleh kurangnya perhatian, ketidakmampuan dan penundaan. Disiplin berupaya untuk mencegah terlambat mulai bekerja atau mengakhiri pekerjaan terlalu dini karena keterlambatan atau kemalasan. Disiplin juga berupaya mengatasi perbedaan pendapat antar pegawai dan mencegah ketidaktaatan yang disebabkan oleh kesalahpahaman dan salah tafsir.

Gambar 2.1. Kerangka Pikir  Upaya
Gambar 2.1. Kerangka Pikir Upaya

FOKUS PENELITIAN

DESKRIPSI FOKUS

Disiplin korektif adalah tindakan pemberian hukuman kepada pegawai yang melanggar peraturan, yang dapat dilakukan secara lisan maupun tertulis. Teguran lisan adalah suatu bentuk/sanksi atau teguran yang diberikan kepada pegawai berupa teguran yang disampaikan secara langsung kepada pelanggar dalam rangka upaya perbaikan berupa pembinaan terhadap pegawai yang melakukan pelanggaran. Pemberhentian atau pemberhentian sebagai PNS adalah pemberhentian yang dapat mengakibatkan pegawai tersebut tidak lagi menjabat sebagai PNS.

Penguatan perilaku yang baik merupakan upaya yang dilakukan berupa peningkatan kedisiplinan pegawai dengan mengarahkan perilaku yang baik dengan selalu menaati peraturan yang telah ditetapkan sebelumnya. Penciptaan sistem penghargaan, yaitu upaya yang dilakukan dalam bentuk penghargaan yang diberikan kepada pegawai sebagai apresiasi atas sikapnya untuk selalu menaati peraturan dan pekerjaannya. Mengingat keterjangkauan lokasi penelitian dapat dengan mudah dijangkau karena dekat dengan lokasi tempat tinggal sehingga memudahkan pendataan dan fokus penelitian sesuai dengan kondisi pegawai khususnya di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru.

JENIS DAN TIPE PENELITIAN

Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Barru tepatnya di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru yang beralamat Jl. Penggalian data ini dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam terhadap objek atau informan penelitian, serta melakukan observasi langsung tentang bagaimana objek penelitian memaknai pengalaman orang lain.

INFORMAN

TEKNIK PENGUMPULAN DATA

Dokumentasi dapat berupa foto dan tulisan.Dokumentasi merupakan pelengkap penggunaan metode observasi dan wawancara dalam penelitian kualitatif.

TEKNIK PENGABSAHAN DATA

Selain itu, triangulasi teori dapat meningkatkan kedalaman pemahaman, asalkan peneliti mampu menggali pengetahuan teoritis secara mendalam berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh. Tujuan dari member check adalah untuk mengetahui sejauh mana data yang diperoleh sesuai dengan yang diberikan oleh penyedia data. Jika data yang ditemukan disetujui oleh penyedia data, berarti data tersebut valid sehingga lebih kredibel/terpercaya. Namun apabila data yang ditemukan peneliti dengan penafsiran berbeda tidak disetujui oleh pemberi data, maka peneliti harus berdiskusi dengan pemberi data dan jika perbedaannya besar maka peneliti harus menyesuaikan temuannya dan menyesuaikan dengan apa yang ada. penyedia data menyediakan.

TEKNIK ANALISIS DATA

Penyajian data memudahkan untuk memahami apa yang terjadi dan merencanakan pekerjaan selanjutnya berdasarkan apa yang telah dipahami. Kegiatan analisis utama kedua adalah penyajian data. Penyajian data yang paling sering digunakan untuk data kualitatif pada masa lalu adalah dalam bentuk teks naratif. Presentasi dapat mencakup berbagai jenis matriks, grafik, jaringan, dan diagram. Semuanya dirancang untuk menggabungkan informasi terstruktur ke dalam bentuk yang seragam. Dalam penelitian ini, peneliti menyajikan data dalam bentuk teks naratif untuk memudahkan memahami apa yang terjadi, dan kemudian merencanakan pekerjaan selanjutnya berdasarkan apa yang dipahaminya.

Inferensi/Verifikasi (Inferensi/verifikasi) Kegiatan analisis penting yang ketiga adalah inferensi dan verifikasi, yaitu menarik kesimpulan dari temuan penelitian untuk menarik suatu kesimpulan penelitian. Kesimpulan awal yang disampaikan bersifat sementara dan kemudian akan berubah jika ditemukan temuan atau bukti kuat yang mendukungnya pada tahap pengumpulan data berikutnya.

DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN

Sumber daya manusia pada Dinas Pendidikan Kabupaten Barru terdiri dari tenaga kependidikan administrasi/non teknis dan tenaga kependidikan fungsional/teknis. Petugas yang bertugas di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Barru berjumlah 95 orang, dengan rincian 79 orang PNS dan 16 orang non PNS. Sasaran strategis Dinas Pendidikan Kabupaten pada tahun baru adalah meningkatkan mutu pendidikan yang merata dan terjangkau.

“Tujuan strategis ini merupakan perluasan dan mendukung misi 2 kabupaten baru untuk meningkatkan kecerdasan dan profesionalisme sumber daya manusia.” Struktur organisasi dinas pendidikan sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 51 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi, Kedudukan, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Barru, Dinas Pendidikan Kabupaten Barru terdiri dari. Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi tersebut, dinas pendidikan daerah yang baru ditinjau dari segi struktur organisasi dipimpin oleh seorang kepala dinas yang dibantu oleh beberapa daerah.

Gambar 4.2 Struktur Organisasi ANDI ADNAN AZIS S.STP,M.SI
Gambar 4.2 Struktur Organisasi ANDI ADNAN AZIS S.STP,M.SI

HASIL PENELITIAN

Berdasarkan hasil wawancara dijelaskan bahwa penerapan peraturan di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru sudah berjalan dengan baik dan para pegawai dianggap sudah mematuhi peraturan yang ada. Berdasarkan hasil wawancara diatas, Dinas Pendidikan Kabupaten Barru bertujuan untuk mendisiplinkan pegawai melalui kesadaran diri pegawai. Hal ini dibuktikan dengan minimnya pelanggaran yang dilakukan oleh PNS maupun non PNS di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru.

Berdasarkan hasil wawancara dijelaskan bahwa pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Barru mempunyai prinsip dalam pelaksanaan pekerjaannya, sehingga tingkat kedisiplinan preventif dapat berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil wawancara di atas dijelaskan bahwa pemberian teguran lisan terjadi di Dinas Pendidikan Kabupaten. Berdasarkan hasil wawancara diatas, Dinas Pendidikan Kabupaten Barru belum pernah mengeluarkan teguran tertulis, rata-rata teguran yang dikeluarkan berbentuk teguran lisan.

Berdasarkan hasil wawancara diatas, dalam pemberian penghargaan pegawai negeri sipil di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru terdapat indikator evaluasi yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Barru. Berdasarkan hasil wawancara di atas dijelaskan bahwa pimpinan Dinas Pendidikan Kabupaten Barru telah menyebarkan peraturan kepada pegawai sebagai upaya mendisiplinkan pegawai.

Tabel 4.2  Pelanggaran Aturan
Tabel 4.2 Pelanggaran Aturan

PEMBAHASAN PENELITIAN

Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru apabila terjadi pelanggaran berat maupun ringan tetap akan dikenakan sanksi sesuai sanksi yang diatur dalam PP No. 53 Tahun 2010. Dinas Pendidikan Kabupaten Barru juga menerapkan pendekatan humanistik kepada bawahannya untuk selalu memberikan semangat dalam bekerja dalam penerapan peraturan di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru yang sudah berjalan dengan baik dan pegawai dianggap patuh terhadap peraturan yang ada. . Dinas Pendidikan Kabupaten Barru juga mempunyai prinsip dalam pelaksanaan kerja agar tingkat kedisiplinan preventif dapat berjalan dengan baik.

Pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Barru datang ke kantor tepat waktu dan teratur, terutama pejabat yang telah mengikuti aturan yang telah ditetapkan dengan datang ke kantor tepat waktu yang dibuktikan dengan kehadirannya. Pelanggaran yang sering terjadi di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru adalah pelanggaran ringan dan belum ada pelanggaran yang tergolong berat. Penyerahan penghargaan kepada pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Barru meliputi indikator penilaian yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Barru.

KESIMPULAN

Rata-rata jenis pelanggaran yang terjadi di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru berupa keterlambatan masuk kerja juga dibuktikan dengan tingkat kehadiran kantor, masih terdapat pegawai yang tidak datang ke kantor tepat waktu. Dalam penguatan perilaku pegawai di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru agar tetap disiplin dengan baik dimulai dari pemimpin yang selalu disiplin dalam bekerja, selalu menjaga hubungan antar masyarakat dan selalu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Upaya peningkatan kedisiplinan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Barru antara lain dengan penguatan perilaku yang baik mulai dari pimpinan, pemberian penghargaan kepada pegawai yang berkinerja baik, dan sosialisasikan peraturan mengenai peraturan yang harus dipatuhi oleh pegawai.

Seluruh proses pemberian reward melalui BKD dan Dinas Pendidikan Kabupaten Barru hanya menerima laporan dan sesuai indikator penilaian. Dinas Pendidikan Kabupaten Barru membagikan peraturan kepada pegawai sebagai upaya untuk mendisiplinkan pegawai. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Daerah Kabupaten Barru Nomor 37 Tahun 2018 tentang Kode Etik Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Barru.

SARAN

Pelatihan preventif dilakukan kepada seluruh PNS di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru sehubungan dengan UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan PP No. Disiplin tidak hanya ditunjukkan secara sepintas saja, artinya apabila mendapat teguran, teguran atau bahkan teguran dari atasan, maka kedisiplinan sangat diperhatikan, namun harus ditanamkan sebagai simbol cinta tanah air yang harus mempunyai arti. dampaknya bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa dan negara kita tercinta Indonesia. Peraturan Bupati Barru no. 51 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi, Kedudukan, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pendidikan Bupati Barru.

Disiplin Kerja PNS di Bagian Kepegawaian RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah Bagian 6.144-154.

Gambar

Gambar 2.1 Kerangka Pikir...................................................................................
Gambar 2.1. Kerangka Pikir  Upaya
Gambar 4.2 Struktur Organisasi ANDI ADNAN AZIS S.STP,M.SI
Tabel 4.2  Pelanggaran Aturan

Referensi

Dokumen terkait

Terdapat dua jenis disiplin dalam organisasi, yaitu yang bersifat preventif dan yang bersifat korektif. Pendisiplinan yang bersifat preventif adalah tindakan

Mengacu pada penelitian peranan pegawasan dalam meningkatkan kinerja pegawai negeri sipil di Kantor Kelurahan Sepee Kabupaten Barru dapat disimpulkan Peranan pengawasan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (i) manajemen Pendidikan dan Pelatihan Guru di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bone meliputi empat tahapan yaitu (a)

1) Proses kemitraan yang terjalin antara Dinas Pertanian dengan Gapoktan di Kabupaten Barru sudah terjalin cukup erat. Dengan dilaksanakannya kegiatan penangkaran benih padi

Peran Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Barru dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah dari sektor perikanan melalui pelaksanaan berbagai program

Alternatif Desain Interior Kantor Dinas Pendidikan Di Kabupaten Gresik. Mewujudkan alternatif desain interior Kantor Dinas Pendidikan Kab. Gresik yang nyaman,aman dan

secara sistematik, kerangka pikir dalam penelitian pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada kantor Plasa Telkom Group Kabupaten Barru dapat digambarkan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pengaruh gaya kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai pada kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Barru.. yang ditunjukkan