• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dita Retno Praningrum 2101036282 UAS Proposal Skripsi (Repaired)

N/A
N/A
Dita Retno Praningrum

Academic year: 2025

Membagikan "Dita Retno Praningrum 2101036282 UAS Proposal Skripsi (Repaired)"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

PERAN SIPLAH TERHADAP PENINGKATAN AKUNTABILIT AS DAN TRANSPARANSI PENGADAAN BARANG DAN JASA

DI SD NEGERI 011 BALIKPAPAN TENGAH

SKRIPSI

UNTUK SEMINAR PROPOSAL

Oleh:

DITA RETNO PRANINGRUM 2101036282

AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MULAWARMAN

SAMARINDA 2024

HALAMAN PENGESAHAN

Judul Penelitian : Implementasi Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (Si

(2)

plah) Dalam Meningkatkan Transparansi Dan Akuntabil itas Pengadaan Barang Dan Jasa Di SD Negeri 011 Kec amatan Balikpapan Tengah Kota Balikpapan

Nama Mahasiswa : Dita Retno Praningrum

NIM : 2101036282

Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Program Studi : S-1 Akuntansi

Diajukan untuk Seminar Proposal

Menyetujui, Samarinda, 10 Juni 2024

Pembimbing,

Nama

NIP. ………..

Mengetahui,

Koordinator Program Studi S-1 Akuntansi

Nama

NIP. ………..

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Informasi Penga daan Sekolah (Siplah) dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas proses pengadaan di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah. Siplah merupakan si

(3)

stem informasi berbasis web yang dirancang untuk memfasilitasi proses pengadaa n barang dan jasa di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode stud i kasus dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokum entasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Siplah di SD Negeri 01 1 telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan transparansi dan akuntab ilitas proses pengadaan. Sistem ini memungkinkan seluruh tahapan pengadaan, m ulai dari perencanaan hingga evaluasi, dapat dipantau dan diakses secara terbuka o leh semua pemangku kepentingan. Selain itu, Siplah juga mempermudah proses a dministrasi dan pelaporan, serta meminimalkan risiko penyimpangan dan kesalaha n dalam pengelolaan pengadaan. Namun, beberapa kendala seperti keterbatasan su mber daya manusia dan infrastruktur teknologi informasi masih menjadi tantanga n dalam implementasi Siplah secara optimal. Penelitian ini memberikan rekomend asi untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pengembangan infrastr uktur yang memadai dalam mendukung implementasi Siplah di masa mendatang.

Kata kunci: Sistem Informasi Pengadaan Sekolah, transparansi, akuntabilitas, pen gadaan barang dan jasa, sekolah dasar.

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI

Saya menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa di dalam naskah Skrips i ini tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk memp eroleh gelar akademik di suatu Perguruan Tinggi, dan tidak terdapat karya atau pe

(4)

ndapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara ter tulis dikutip dalam naskah ini dan disebutkan dalam sumber kutipan dan daftar pu staka.

Apabila ternyata di dalam naskah Skripsi ini dapat dibuktikan terdapat uns ur-unsur penjiplakan, saya bersedia Skripsi dan Gelar Sarjana atas nama saya diba talkan, serta diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Samarinda, 10 Juni 2024

Dita Retno Praningrum

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala rahmat dan k arunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Implementasi Sis tem Informasi Pengadaan Sekolah (Siplah) Dalam Meningkatkan Transparansi Da n Akuntabilitas Pengadaan Barang Dan Jasa Di SD Negeri 011 Kecamatan Balikp apan Tengah Kota Balikpapan”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi sebagian per syaratan dalam memperoleh gelar Sarjana Akuntansi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman.

(5)

Penyusunan skripsi ini tidak lepas dari bantuan, dukungan, dan bimbingan berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, penulis ingin men yampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Ferry Diyanti, SE.

MSA., Ak., CA, selaku dosen pengampu mata kuliah Seminar Akuntansi, yang te lah dengan sabar memberikan arahan, bimbingan, dan motivasi selama proses pen ulisan skripsi ini; Bapak/Ibu Dosen dan Staff Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univer sitas Mulawarman, atas ilmu dan bantuan yang telah diberikan selama masa studi;

Keluarga Tercinta, yang selalu memberikan doa, dukungan, dan semangat tanpa h enti sehingga penulis dapat menyelesaikan studi ini; Teman-teman Mahasiswa/i, k hususnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman, yang selalu memberikan dukungan dan bantuan, baik secara langsung maupun tidak langsung;

dan semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu yang telah membantu d alam proses penyelesaian skripsi ini.

Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan skripsi ini masih terdapat kek urangan dan keterbatasan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk perbaikan di masa mendatang. Semoga skripsi ini dapat b ermanfaat bagi pembaca dan menjadi kontribusi yang berarti bagi perkembangan i lmu pengetahuan, khususnya dalam bidang akuntansi pemerintahan.

Samarinda, 10 Juni 2024 Penulis,

Dita Retno Praningrum

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL... i

HALAMAN PENGESAHAN...i

ABSTRAK...iii

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI...iv

KATA PENGANTAR...v

BAB I... 1

PENDAHULUAN... 1

1.1 Latar Belakang Masalah...1

1.2 Perumusan Masalah... 3

(6)

1.3 Tujuan Penelitian...3

1.4 Manfaat Penelitian... 4

1.5 Batasan Penelitian... 6

1.6 Sistematika Penulisan...7

BAB II...10

TINJAUAN PUSTAKA...10

2.1 Landasan Teori... 10

2.1.1 Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah)...10

2.1.2 Pengadaan Barang dan Jasa...10

2.1.3 Transparansi...Error! Bookmark not defined. 2.1.4 Akuntabilitas...11

2.2 Penelitian Terdahulu...12

2.3 Kerangka Pemikiran...13

BAB III... 15

METODOLOGI PENELITIAN...15

3.1 Jenis dan Pendekatan Penelitian...15

3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian...17

3.3 Populasi dan Sampel Penelitian...16

3.4 Teknik Pengumpulan Data...16

3.4.1 Wawancara... 16

3.4.2 Observasi...16

3.4.3 Studi Dokumentasi...17

3.5 Teknik Analisis Data...17

3.6 Validitas dan Reliabilitas Data...19

3.7 Prosedur Penelitian...21

DAFTAR PUSTAKA...22

LAMPIRAN...23

Daftar Pertanyaan Wawancara Penelitian...23

(7)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

Proses pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu aspek penting dala m pengelolaan anggaran di lingkungan pendidikan, termasuk sekolah dasar (SD) n egeri. Pengadaan yang transparan dan akuntabel memiliki peran krusial dalam me mastikan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya, serta mencegah terjad inya penyimpangan atau korupsi. Namun, dalam praktiknya, proses pengadaan di sekolah seringkali menghadapi tantangan terkait transparansi dan akuntabilitas.

Salah satu permasalahan yang sering muncul adalah minimnya keterbukaan informasi tentang proses pengadaan, dimulai dari tahap perencanaan, pelelangan, sampai dengan pelaporan. Selain itu, adanya potensi penyimpangan dalam pelaksa naan pengadaan, seperti konflik kepentingan, mark-up harga, maupun penyalahgu naan anggaran. Hal ini akan menimbulkan kecurigaan dan mengurangi kepercayaa n masyarakat terhadap pengelolaan anggaran di sekolah.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan telah mengembangkan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SiPlah). SiPlah merupaka n sebuah sistem informasi yang diimplementasikan di SD Negeri 011 Balikpapan Tengah di Kota Balikpapan dengan tujuan untuk menyediakan mekanisme pengad aan barang dan jasa yang terbuka, terkelola dengan baik, dan dapat diawasi oleh b erbagai pemangku kepentingan.

Dengan menggunakan SiPlah, seluruh tahapan pengadaan, dimulai dari pere ncanaan, pelelangan, monitoring, hingga pelaporan, dapat dilakukan secara online dan terdokumentasi dengan baik. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keterbuk

(8)

aan informasi, meminimalkan potensi penyimpangan, serta memudahkan pengaw asan oleh pihak-pihak yang berkepentingan, seperti dinas pendidikan, komite seko lah, dan masyarakat.

Implementasi SiPlah di SD Negeri 011 Balikpapan Tengah di Kota Balikpap an diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan transparansi dan a kuntabilitas dalam proses pengadaan. Namun, masih diperlukan evaluasi secara m endalam untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan faktor-faktor yang memengar uhi implementasi sistem tersebut dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilit as proses pengadaan.

Penelitian ini menjadi penting untuk memberikan pemahaman yang kompre hensif tentang implementasi SiPlah, mengidentifikasi kelebihan dan kekurangann ya, serta memberikan rekomendasi yang berguna bagi pengembangan dan perbaik an sistem informasi pengadaan di lingkungan pendidikan dasar. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan tata kelola yang baik, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran di sekolah-sekolah, se hingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan kualitas layanan pendidi kan.

1.2 Perumusan Masalah

1. Bagaimana implementasi Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (Siplah) di S D Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah?

2. Apakah implementasi Siplah telah meningkatkan transparansi proses pengada an barang dan jasa di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah?

(9)

3. Apakah implementasi Siplah telah meningkatkan akuntabilitas proses pengad aan barang dan jasa di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah?

4. Apa saja tantangan dan kendala yang dihadapi dalam implementasi Siplah di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah?

5. Bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas impl ementasi Siplah dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas proses pe ngadaan barang dan jasa di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah?

Rumusan masalah ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam melakuka n penelitian yang komprehensif mengenai penerapan SipLah di SD Negeri 011 Balikpapan Tengah.

1.3 Tujuan Penelitian

1. Menganalisis implementasi Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (Siplah) di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah.

2. Mengevaluasi sejauh mana implementasi Siplah telah meningkatkan transpar ansi proses pengadaan barang dan jasa di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpap an Tengah.

3. Menilai sejauh mana implementasi Siplah telah meningkatkan akuntabilitas p roses pengadaan barang dan jasa di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Te ngah.

4. Mengidentifikasi tantangan dan kendala yang dihadapi dalam implementasi S iplah di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah.

(10)

5. Memberikan rekomendasi untuk peningkatan efektivitas implementasi Siplah dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas proses pengadaan di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah.

Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi S iplah dan dampaknya terhadap transparansi dan akuntabilitas pada proses pengada an barang dan jasa di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah. Hasil penelit ian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang peran sistem informa si dalam memperbaiki pengelolaan pengadaan di sektor pendidikan, serta member ikan rekomendasi praktis untuk peningkatan efektivitas implementasi Siplah di m asa mendatang.

1.4 Manfaat Penelitian 1. Manfaat Teoritis:

a. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengemba ngan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang sistem informasi dan pen gelolaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan sekolah.

b. Hasil penelitian ini dapat memperkaya literatur dan menjadi referensi bag i penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan implementasi sistem infor masi pengadaan dan peningkatan transparansi serta akuntabilitas di sekto r pendidikan.

2. Manfaat Praktis:

a. Bagi SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah, penelitian ini dapat m emberikan gambaran mengenai efektivitas implementasi Siplah dalam men ingkatkan transparansi dan akuntabilitas proses pengadaan di sekolah terse

(11)

but. Hasil penelitian juga dapat menjadi acuan untuk perbaikan dan penge mbangan sistem di masa mendatang.

b. Bagi pihak terkait lainnya, seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pene litian ini dapat menjadi masukan dalam pengambilan kebijakan dan penge mbangan sistem informasi pengadaan yang lebih efektif di lingkungan seko lah di wilayah tersebut.

c. Bagi masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya, penelitian ini dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya transparansi dan akuntabilit as dalam proses pengadaan di sekolah, serta peran sistem informasi dalam mendukung prinsip-prinsip tersebut.

d. Bagi akademisi dan peneliti, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dan re ferensi untuk penelitian lebih lanjut tentang implementasi sistem informasi pengadaan dan peningkatan tata kelola pengadaan di sektor pendidikan ma upun sektor publik lainnya.

Secara keseluruhan, penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik dari segi teoritis maupun praktis, serta berkontribusi dalam upaya peningkatan tra nsparansi dan akuntabilitas pengelolaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan sekolah melalui implementasi sistem informasi yang efektif..

1.5 Batasan Penelitian

1. Penelitian ini hanya berfokus pada implementasi Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (Siplah) di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah. Tidak me ncakup implementasi sistem informasi pengadaan di sekolah-sekolah lain ata u di lingkungan yang lebih luas.

(12)

2. Waktu penelitian ini terbatas pada rentang waktu tertentu sesuai dengan keter sediaan data dan waktu penulis, mulai dari tanggal 1 Juli 2024 hingga tanggal 31 Desember 2024.

3. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawanc ara, dan studi dokumentasi di lingkungan SD Negeri 011 Kecamatan Balikpa pan Tengah. Tidak melibatkan metode pengumpulan data lain seperti survei at au eksperimen..

4. Penelitian ini hanya melibatkan pemangku kepentingan yang terkait langsung dengan implementasi Siplah dan proses pengadaan di SD Negeri 011 Kecama tan Balikpapan Tengah, seperti Kepala Sekolah selaku KPA,PPTK,Bendahara dan PAK. Tidak melibatkan pemangku kepentingan di luar lingkup tersebut.

5. Penelitian ini membatasi fokus hanya pada aspek transparansi dan akuntabilit as dalam proses pengadaan barang dan jasa. Aspek lain dari Siplah, seperti efi siensi dan efektivitas, tidak dibahas secara mendalam dalam penelitian ini..

Dengan memperhatikan batasan-batasan tersebut, diharapkan penelitian ini da pat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pemahaman tentang peran Sipla h dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang da n jasa di sekolah.

1.6 Sistematika Penulisan

Proposal ini dibagi menjadi tiga bab, dengan rincian penulisan skripsi sebagai beri kut:

BAB I: PENDAHULUAN

(13)

Bab ini membahas latar belakang masalah, perumusan masalah, tuj uan dan manfaat penelitian serta sistematika penulisan.

BAB II: TELAAH PUSTAKA DAN HIPOTESIS

Pada bab ini, akan dibahas tinjauan pustaka yang relevan dengan p enelitian mengenai pengadaan barang dan jasa dengan menggunakan sistem SipLah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengadaan barang dan jasa di SD Negeri 011 Balikpapan Tengah. Tinjauan pustaka ini meliputi landa san teori, penelitian terdahulu, kerangka pemikiran, dan hipotesis (j ika diperlukan).

BAB III: METODOLOGI PENELITIAN

Pada bab ini akan dijelaskan metode yang digunakan dalam peneliti an mengenai Implementasi Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (Siplah) Dalam Meningkatkan Transparansi Dan Akuntabilitas Pen gadaan Barang Dan Jasa Di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah Kota Balikpapan. Metodologi penelitian ini mencakup jenis dan pendekatan penelitian, lokasi dan waktu penelitian, populasi da n sampel, teknik pengumpulan data, teknik analisis data, serta valid itas dan reliabilitas data.

BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Bab ini menguraikan gambaran umum objek penelitian, implementasi Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SipLah), transparansi proses pengadaan sebelum dan setelah implementasi

(14)

SipLah, akuntabilitas proses pengadaan sebelum dan setelah implementasi SipLah, tantangan dan kendala implementasi SipLah.

BAB V: SIMPULAN DAN SARAN

Bab ini berisi kesimpulan hasil penelitian dan saran penulis sebagai bahan pertimbangan bagi bagi SD Negeri 011 Kecamatan Balikpap an Tengah dan pihak terkait lainnya dalam upaya meningkatkan efe ktivitas implementasi Siplah dan mendukung transparansi serta aku ntabilitas proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan sekolah..

Sistematika penulisan ini disusun untuk memberikan panduan yang jelas d an terstruktur dalam penulisan skripsi dengan judul "Implementasi Sistem Informa si Pengadaan Sekolah (Siplah) Dalam Meningkatkan Transparansi Dan Akuntabili tas Pengadaan Barang Dan Jasa Di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah Kota Balikpapan". Setiap bab diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signi fikan dalam menjawab pertanyaan penelitian dan mencapai tujuan penelitian yang telah ditetapkan.

(15)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori

2.1.1 Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah)

SIPLah adalah sistem elektronik yang digunakan untuk melakukan pengada an barang/jasa oleh satuan pendidikan yang diakses melalui laman siplah.kemdikb ud.go.id. Secara teknis laman SIPLah adalah portal, sehingga membutuhkan akun untuk login ke dalam sistem/aplikasi. Akun untuk login pada SIPLah mengambil a kun aktif dari system pendataan Dapodik, atau Single Sign On (SSO). Dengan me nggunakan SIPLah Satuan Pendidikan dapat melaksanakan proses PBJ secara efe

(16)

ktif, efisien, transparan, akuntabel sehingga memperoleh barang/jasa yang tepat da ri setiap dana yang dibelanjakan oleh Satuan Pendidikan. (Menteri Pendidikan Da n Kebudayaan Republik Indonesia, 2020)

2.1.2 Pengadaan Barang dan Jasa

Istilah pengadaan secara khusus merujuk pada kegiatan penyediaan barang/j asa kepada organisasi atau instansi pemerintah yang pelaksanaannya dilakukan ses uai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurut Pasal 1 ayat 1 Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 sebagaimana diubah terakhir dengan Perat uran Presiden No. 70 Tahun 2012 tentang Pengadaan Barang/jasa Pemerintah dise butkan bahwa:

“Pengadaan Barang/jasa adalah kegiatan untuk memperoleh barang/jasa ole h Kementerian/Lembaga/Satuan kerja perangkat daerah/institusi (K/L/SKPD/I) ya ng prosesnya dimulai dari perencanaan kebutuhan sampai diselesaikan seluruh ke giatan untuk memperoleh Barang/jasa.”

2.1.3 Transparansi

Transparansi publik adalah suatu keterbukaan secara sungguh-sungguh, men yeluruh, dan memberi tempat bagi partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyaraka t dalam proses pengelolaan sumber daya publik (Andrianto, 2007 : 21). Berikut be berapa manfaat penting adanya transparansi anggaran adalah sebagai berikut (And rianto, 2007 : 21) :

1. Mencegah korupsi

2. Lebih mudah mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan kebijakan

(17)

3. Meningkatkan akuntabilitas pemerintah sehingga masyarakat akan lebih mampu„mengukur kinerja pemerintah

4. Meningkatkan kepercayaan terhadap komitmen pemerintah untuk merum uskan kebijakan tertentu

5. Menguatkan kohesi sosial, karena kepercayaan publik terhadap pemerinta h akan terbentuk

6. Menciptakan iklim investasi yang baik dan meningkatkan kepastian usah a.

2.1.4 Akuntabilitas

Akuntabilitas (accountability) adalah ukuran yang menunjukkan apakah akti vitas birokrasi publik atau pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah sudahsesua i dengan norma dan nilai-nilai yang dianut oleh rakyat dan apakah pelayanan publ ik tersebut mampu mengakomodasi kebutuhan rakyat yang sesungguhnya (Kumor otomo, 2005 : 4).

Lembaga Administrasi Negara (2007 : 57) memberikan indikator-indikator y ang dapat digunakan untuk mengukur pelaksanaan prinsip akuntabilitas adalah se bagai berikut :

a) akuntabel pengelolaan anggaran yang dikeluarkan b) pertanggungjawaban kinerja

c) intensitas penyimpangan

d) upaya tindak lanjut penyimpangan

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan indikator-indikator di atas sebag ai acuan penelitiannya. Alasan peneliti memilih indikator tersebut karena menurut

(18)

peneliti sesuai dengan poin-poin yang akan digali dalam penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan akuntabilitas dan transparansi dalam pelaksanaan pengadaan bar ang/jasa melalui SIPlah.

2.2 Penelitian Terdahulu

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi di pemerintahan, termasuk SIPD, dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Beberapa penelitian yang berkaitan dengan penelitian ini dapat dilih at pada tabel dibawah ini.

Tabel 2.1

Penelitian Terdahulu

No Penulis Hasil

1 Rahman, A., &

Widjaja, S.

(2022)

Studi kasus ini mengulas implementasi e-procurement di sekol ah dasar negeri di Jakarta dan dampaknya terhadap efisiensi da n transparansi pengadaan.

2 Putra, A. S., &

Wardhani, D. (2 020)

Penelitian ini membahas bagaimana penerapan sistem informas i pengadaan dapat meningkatkan transparansi dalam pengadaan barang dan jasa di sekolah menengah atas.

3 Sari, R., & Anw ar, M. (2019)

Tingkat transparansi dan akuntabilitas pengadaan barang dan ja sa di SDN 1 Kota Padang masih perlu ditingkatkan. Hal ini dap at dilakukan dengan meningkatkan sosialisasi kepada stakehold ers, memperkuat mekanisme kontrol internal, dan meningkatka n kualitas pelaporan.

4 Santoso, B., &

Nurhadi, E. (201 9)

Artikel ini mengeksplorasi bagaimana akuntabilitas dalam pen gadaan barang dan jasa pemerintah dapat ditingkatkan melalui penggunaan sistem informasi dan pelaporan yang efektif.

5 Wijaya, A., & S etiawan, R. (201

Studi ini mengeksplorasi bagaimana pemanfaatan teknologi inf ormasi dapat memfasilitasi pengadaan barang dan jasa di instit

(19)

6 Kassah, A. K. (2

018) Penelitian ini berfokus pada implementasi sistem e-procuremen t di Ghana dan dampaknya terhadap transparansi serta akuntabi litas dalam pengadaan barang dan jasa di sektor publik. Hasiln ya menunjukkan bahwa sistem e-procurement dapat meningkat kan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam proses peng adaan

7 Sihite, R. (2018) Penelitian ini mengkaji transparansi dan akuntabilitas dalam pe ngadaan barang dan jasa di lingkungan sekolah menengah atas negeri di Kota Medan. Hasilnya menunjukkan bahwa proses pe ngadaan masih belum sepenuhnya transparan dan akuntabel ka rena kurangnya pemahaman tentang aturan dan prosedur, serta minimnya sistem pencatatan dan pelaporan yang memadai 8 Putri, D. A., & L

estari,S. (2018)

Transparansi dan akuntabilitas pengadaan barang dan jasa di S MA Negeri 1 Kota Pekanbaru dipengaruhi oleh beberapa fakto r, seperti regulasi, komitmen pimpinan sekolah, dan kapasitas s umber daya manusia.

2.3 Kerangka Pemikiran

Berdasarkan landasan teori dan penelitian terdahulu, kerangka pemikiran pe nelitian ini dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SiPlah) merupakan sistem yang diimpl ementasikan untuk mendukung proses pengadaan barang dan jasa di sekolah.

2. Proses pengadaan barang dan jasa dilakukan melalui SiPlah dengan memperh atikan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

3. Kebutuhan pengadaan barang di sekolah menjadi dasar perencanaan pengada an barang yang dilakukan melalui SiPlah.

4. Perencanaan pengadaan barang di SiPlah diikuti dengan pengumuman pengad aan barang secara terbuka.

5. Proses pelelangan pengadaan barang dilakukan melalui SiPlah untuk memilih penyedia barang/jasa yang memenuhi persyaratan.

6. Selama proses pengadaan, dilakukan monitoring dan evaluasi untuk memastik an kesesuaian dengan peraturan dan prosedur yang berlaku.

(20)

7. Setelah proses pengadaan selesai, pelaporan dan pertanggungjawaban pengad aan barang dilakukan melalui SiPlah untuk menjamin akuntabilitas.

Hubungan antar variabel tersebut dapat digambarkan dalam diagram berikut:

Gambar 2.1 Kerangka Pemikiran

Perencanaan Transparansi dan

Akuntabilitas Proses Pengadan

Sistem Informasi Pengadaan

Kebutuhan Pengadaan Sekolah

Pelaporan dan Pertanggungjawaban

Pengadaan Barang

Monitoring dan Evaluasi Proses

Pelelangan Pengadaan

(21)

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis dan Pendekatan Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian kualitatif bertujuan untuk memahami dan menginterpretasi makn a dari suatu fenomena secara mendalam. Dalam kasus ini, peneliti ingin memaha Kebutuhan Pengadaan Sekolah

Pelaporan dan Pertanggungjawaban

Pengadaan Barang

Monitoring dan Evaluasi Proses

Pelelangan Pengadaan

(22)

mi bagaimana implementasi Siplah di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Ten gah meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengadaan barang dan jasa.

Pendekatan studi kasus memungkinkan peneliti untuk mempelajari suatu ka sus secara mendalam dan menyeluruh, dengan mempertimbangkan konteks dan k ompleksitasnya. Dalam kasus ini, peneliti ingin mempelajari implementasi Siplah di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah secara detail, dengan fokus pada aspek transparansi dan akuntabilitas.

3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah Kota Balikpapan, khususnya pada pihak yang terlibat langsung dalam proses pengadaan barang/jasa, seperti Kepala Sekolah, PPTK, PAK, dan Bendahara pengeluaran di sekolah tersebut. Penelitian ini dilaksanakan selama enam bulan, mulai dari Juli hingga Desember 2024, seperti yang ditunjukan pada tabel dibawa h ini.

Tabel 3.1 Jadwal Penelitian

No Kegiatan 2024

Juli Agst Sep Okt Nov Des

1 Persiapan Penelitian 2 Pengumpulan Data 3 Analisis Data 4 Penyusunan Laporan

(23)

3.3 Populasi dan Sampel Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh stakeholders yang terlibat dala m proses pengadaan barang dan jasa di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Te ngah Kota Balikpapan. Stakeholders tersebut meliputi:

1. Kepala Sekolah SD Negeri 011 Balikpapan Tengah.

2. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) 3. Pengadministrasi Keuangan

4. Bendahara Pengeluaran Pembantu.

3.4 Teknik Pengumpulan Data

Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui beberapa teknik, yaitu:

3.4.1 Wawancara

Wawancara dilakukan secara mendalam dengan pihak sekolah, seperti kepal a sekolah, staf administrasi, dan guru yang terlibat dalam proses pengadaan. Hali ini dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi, pengalaman, dan pendapat terkait i mplementasi Siplah dan dampaknya terhadap transparansi serta akuntabilitas. Wa wancara ini dilakukan secara semi-terstruktur dengan panduan wawancara yang te lah disiapkan sebelumnya.

3.4.2 Observasi

Observasi dilakukan dengan mengamati aktivitas langsung terhadap proses pengadaan dan implementasi Siplah di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Ten gah. Observasi ini bertujuan untuk mengamati interaksi dan keterlibatan pemangk u kepentingan dalam proses pengadaan serta aktivitas dan perilaku yang terkait de ngan transparansi dan akuntabilitas proses pengadaan.

(24)

3.4.3 Studi Dokumentasi

Dokumentasi dilakukan dengan Mengumpulkan dan menganalisis dokume n-dokumen terkait, seperti kebijakan, prosedur, laporan, catatan proses pengadaan, dan dokumen pendukung lainnya.

Mengkaji dokumen-dokumen tersebut untuk memperoleh data tambahan me ngenai implementasi Siplah dan proses pengadaan di SD Negeri 011 Kecamatan B alikpapan Tengah.

3.5 Teknik Analisis Data

Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik teknik analisis data yang tepat adalah menggunakan metode analisis data kualitatif yang sistematis dan iteratif. Adapun langkah-langkah dalam analisis data adalah sebagai berikut:

1. Reduksi Data

Memilah dan menyusun data yang relevan dengan fokus penelitian. Mengid entifikasi tema-tema utama yang muncul dari data observasi, wawancara, dan stud i dokumentasi. Mengelompokkan data berdasarkan tema-tema tersebut untuk me mudahkan analisis lebih lanjut.

2. Penyajian Data

Menyajikan data dalam bentuk teks naratif, bagan, atau tabel untuk memper mudah analisis dan penarikan kesimpulan. Mengorganisasikan data berdasarkan te ma-tema utama dan sub-tema yang terkait dengan implementasi Siplah, transparan si, dan akuntabilitas proses pengadaan.

3. Penarikan Kesimpulan

(25)

Menginterpretasikan data yang telah disajikan dan menarik kesimpulan ber dasarkan temuan penelitian. Membandingkan kesimpulan dengan hipotesis dan ke rangka teori yang digunakan dalam penelitian. Menghubungkan kesimpulan deng an tinjauan pustaka dan penelitian terdahulu yang relevan.analisis tematik.

3.6 Validitas dan Reliabilitas Data

Untuk menjamin validitas dan reliabilitas data dalam penelitian ini, bebera pa strategi yang dapat dilakukan antara lain:

1. Triangulasi Data

Melakukan triangulasi sumber data dengan membandingkan data yang diperoleh dari berbagai sumber, seperti pihak sekolah, komite sekolah, orang tua murid, dan pemangku kepentingan lainnya. Melakukan trian gulasi metode dengan membandingkan data yang diperoleh dari berba gai metode pengumpulan data, seperti observasi, wawancara, dan studi dokumentasi.

2. Prolonged Engagement

Melakukan keterlibatan yang mendalam dan waktu yang memadai di l apangan untuk memahami konteks penelitian secara komprehensif. Me mbangun hubungan yang baik dengan partisipan penelitian untuk men dapatkan data yang lebih akurat dan terpercaya.

3. Member Checking

Melakukan verifikasi data dan temuan penelitian kepada partisipan unt uk memastikan bahwa interpretasi peneliti sesuai dengan persepsi dan

(26)

pengalaman mereka. Meminta umpan balik dari partisipan untuk mem perbaiki atau mengklarifikasi temuan penelitian.

4. Audit Trail

Mendokumentasikan secara rinci seluruh proses penelitian, termasuk k eputusan-keputusan metodologis, catatan lapangan, analisis data, dan p embentukan kesimpulan. Memungkinkan peneliti lain untuk mengikuti jejak audit dan memverifikasi kredibilitas penelitian.

3.7 Prosedur Penelitian

Prosedur penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu:

1. Tahap Persiapan

Menyusun proposal penelitian yang mencakup latar belakang, rumusan masal ah, tujuan, tinjauan pustaka, dan metodologi penelitian. Mengajukan perizina n kepada pihak-pihak terkait, seperti SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan T engah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan.

Menyiapkan instrumen penelitian, seperti pedoman observasi, panduan wawa ncara, dan daftar dokumen yang dibutuhkan.

2. Pengumpulan Data

Melakukan observasi langsung terhadap implementasi Siplah dan proses peng adaan barang dan jasa di SD Negeri 011 Kecamatan Balikpapan Tengah.

Melakukan wawancara mendalam dengan pihak sekolah, seperti kepala sekol ah, staf administrasi, dan guru yang terlibat dalam proses pengadaan.

3. Analisis Data

(27)

Melakukan reduksi data dengan memilah dan menyusun data yang relevan de ngan fokus penelitian. Menyajikan data dalam bentuk teks naratif, bagan, atau tabel untuk mempermudah analisis. Melakukan triangulasi data dengan memb andingkan informasi dari berbagai sumber dan metode pengumpulan data. Me nginterpretasikan data dan menarik kesimpulan berdasarkan temuan penelitia n.

4. Pelaporan

Menyusun laporan penelitian yang mencakup pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi penelitian, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan dan saran. Me lakukan verifikasi data dan temuan penelitian kepada partisipan (member che cking) untuk memastikan akurasi interpretasi.

5. Tahap Diseminasi

Mempresentasikan hasil penelitian dalam seminar atau forum ilmiah yang rel evan.

Prosedur penelitian ini dirancang untuk memastikan bahwa penelitian dilaku kan secara sistematis, terstruktur, dan memenuhi standar kualitas penelitian kualit atif. Setiap tahap dilakukan dengan cermat dan mendokumentasikan seluruh prose s untuk menjaga validitas dan reliabilitas data serta temuan penelitian..

DAFTAR PUSTAKA

Rahman, A., & Widjaja, S. (2022). Studi Implementasi E-Procurement dalam Meningkatk an Efisiensi dan Transparansi di Sekolah Dasar Negeri Jakarta. Jurnal Sistem Informasi, 19(1), 45-58.

(28)

Putra, A. S., & Wardhani, D. (2020). Pengaruh Implementasi Sistem Informasi Pengadaa n terhadap Transparansi Pengadaan Barang dan Jasa di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan, 15(3), 202-215.

Sari, R., & Anwar, M. (2019). Transparansi dan Akuntabilitas Pengadaan Barang dan Ja sa di Sekolah Dasar Negeri 1 Kota Padang.Jurnal Pendidikan Akuntansi, 18(2), 117-128.

Santoso, B., & Nurhadi, E. (2019). Akuntabilitas Pengadaan Barang dan Jasa Pemerinta h: Studi Kasus di Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Jurnal Administrasi Publik, 8(2), 15 0-165.

Wijaya, A., & Setiawan, R. (2019). Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pengadaan Barang dan Jasa di Instansi Pendidikan. Jurnal Teknologi Pendidikan, 21(2), 190-205.

Kassah, A. K. (2018). Improving Transparency and Accountability in Public Procurement Through E-Procurement: A Study of Ghana's Experience. Journal of Public Procurement, 18(3), 211-229.

Sihite, R. (2018). Transparansi dan Akuntabilitas Pengadaan Barang dan Jasa di Sekola h Menengah Atas Negeri di Kota Medan. Jurnal Administrasi Publik, 8(2), 123-141.

Putri, D. A., & Lestari, S. (2018).Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Transparansi dan Akuntabilitas Pengadaan Barang dan Jasa di SMA Negeri 1 Kota Pekanbaru.Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 6(1), 45-58.

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 14 tahun 2020 tentang pedoman Pengadaan Barang/Jasa Oleh Satuan Pendidikan.

(29)

LAMPIRAN Daftar Pertanyaan Wawancara Penelitian

Judul Penelitian: Peran SIPLah terhadap Peningkatan Akuntabilitas dan Transpara nsi Pengadaan Barang dan Jasa Di SD Negeri 011 Balikpapan Tengah

a. Pendahuluan

1. Bisakah Bapak/Ibu menjelaskan peran dan tanggung jawab Bapak/Ibu di SD Negeri 011 Balikpapan Tengah?

2. Seberapa lama Bapak/Ibu telah bekerja di instansi ini dan sejauh mana Ba pak/Ibu terlibat dalam proses pengadaan barang dan jasa?

Pertanyaan untuk Kepala Sekolah b. Peran Siplah

3. Bagaimana peran Siplah terhadap pengadaab barang dan jasa di sekolah in i?

4. Apakah ada pelatihan atau sosialisasi terkait penggunaan Siplah? Jika ada, bagaimana pelaksanaannya?

c. Pengalaman Menggunakan Siplah

(30)

5. Apa saja manfaat yang dirasakan setelah menggunakan Siplah dalam prose s pengadaan barang dan jasa?

6. Apakah ada kendala yang dihadapi selama menggunakan Siplah? Bagaima na cara mengatasinya?

d. Transparansi Pengadaan

7. Bagaimana Siplah membantu meningkatkan transparansi dalam proses pen gadaan barang dan jasa di sekolah ini?

e. Akuntabilitas Pengadaan

8. Bagaimana Siplah berkontribusi terhadap peningkatan akuntabilitas dalam proses pengadaan?

9. Apakah ada perubahan dalam pelaporan dan pertanggungjawaban pengada an setelah menggunakan Siplah?

f. Evaluasi dan Perbaikan

10. Bagaimana Anda mengevaluasi keberhasilan implementasi Siplah di sekol ah ini?

11. Apakah ada rencana untuk perbaikan atau pengembangan lebih lanjut dala m penggunaan Siplah?

Pertanyaan untuk Guru dan Staf Administrasi g. Pengalaman Menggunakan Siplah

12. Bagaimana pengalaman Anda menggunakan Siplah dalam pengadaan bara ng dan jasa?

13. Apakah ada pelatihan atau bimbingan yang diberikan untuk menggunakan Siplah?

h. Transparansi dan Akuntabilitas

14. Bagaimana Siplah mempengaruhi transparansi dalam proses pengadaan di sekolah?

15. Apakah Anda merasa ada peningkatan dalam akuntabilitas pengadaan setel ah menggunakan Siplah?

i. Proses Pengadaan

16. Apakah proses pengadaan barang dan jasa menjadi lebih mudah dan efisie n dengan Siplah?

(31)

17. Bagaimana Siplah membantu dalam pelaporan dan dokumentasi pengadaa n?

j. Kendala dan Solusi

18. Apa saja kendala yang Anda hadapi saat menggunakan Siplah?

19. Bagaimana cara Anda mengatasi kendala tersebut?

g. Penutup

20. Bagaimana harapan Bapak/Ibu terhadap pengembangan dan penggunaan SIPlah di masa mendatang?

Referensi

Dokumen terkait

Manfaat penelitian ini meliputi manfaat teoritis dan manfaat praktis. Memberikan wawasan dan pengetahuan bagi guru dan orang tua khususnya dalam kemandirian sebagai upaya

Dari hasil penelitian yang diperoleh, diharapkan dapat memberikan manfaat-manfaat sebagai berikut: (1) segi teoritis, hasil penelitian ini diharapkan dapat

Penelitian yang telah dilakukan ini diharapkan dapat memberikan manfaat, baik manfaat teoritis maupun praktis. Masing-masing manfaat dijelaskan sebagai

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis maupun praktis. Kontribusi teoritis yang diharapkan dalam penelitian ini adalah menambah pengetahuan

Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik secara teoritis maupun secara praktis dalam pengembangan ilmu hukum pada umumnya. 1) Secara Teoritis,

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik secara teoritis maupun praktis. Dapat menambah informasi, wawasan pemikiran dan pengetahuan dalam

1.4 Manfaat Penelitian Terdapat dua manfaat dalam penelitian ini, yaitu manfaat teoritis dan manfaat praktis, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan teori utama

Manfaat secara praktis, yaitu penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi sebagai bahan masukan dan pertimbangan bagi perusahaan dalam upaya peningkatan perilaku impulse buying