• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dokumen Perhitungan Tulangan Lentur Balok

N/A
N/A
Retno Wahyuningsih

Academic year: 2024

Membagikan "Dokumen Perhitungan Tulangan Lentur Balok"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Sebuah struktur balok beton bertulang sesuai gambar berikut :

Diketahui :

- Balok ditumpu bebas dikedua sisi dengan jarak antar kolom (L) 300 cm seperti pada gambar - Beban Dinding dan Lantai : 10 kN/m'

- Beban Hidup : 5 kN/m' - Mutu Beton : 25 Mpa - Mutu Baja : 240 Mpa

- Ukuran Penampang Balok ditentukan (h) 400 x (b) 200 mm = 0,4 m x 0,2 m - Selimut Beton : 20 mm

- Berat jenis beton Bj : 24 kN/m3 - Tulangan Utama : Ø12

- Tulangan Geser : Ø8

Hitung :

1. Panjang Bentang (l) l = L + h l= 300 + 40 l=340 cm = 3,4 m 2. Tinggi Efektif Balok(d)

d=h-selimut beton - tulangan geser - 1/2 tulangan utama d=400-20-8-1/2.12

d= 360 mm = 0,36 m 3. Berat Sendiri Balok

b x h x Bj Beton 0,2 x 0,4 x 24 1,92 kN/m 4. Beban Mati Total (DL)

DL = Beban Mati + Berat Sendiri Balok DL= 10 + 1,92

DL= 11,92 kN/m 5. Beban Terfaktor (Wu)

Wu = 1,2 DL + 1,6 LL Wu = 1,2.11,92 + 1,6.5 Wu = 22,30 kN/m 6. Momen Ultimate (Mu)

(2)

Mu = 1/8.Wu.l2 Mu = 1/8.22,30.3,42

Mu = 32,23 kNm = 32,23 x 106 Nmm 7. Momen Jepit Tak Terduga

Mu = 1/24.Wu.l2 Mu = 1/24.22,30.3,42

Mu = 10,74 kNm = 10,74 x 106 Nmm 8. Momen Nominal (Mn)

Mn = Mu/0,8 Mn = 32,23/0,8

Mn = 40,29 kNm = 40,29 x 106 Nmm 9. Momen Nominal (Mn) Jepit Tak Terduga

Mn = Mu/0,8 Mn = 10,74 /0,8

Mn = 13,43 kNm = 13,43 x 106 Nmm 10. Momen Lapangan (Rn)

Rn = Mn/b.d2

Rn = (40,29 x 106) / (200.3602) Rn = 1,55 Nmm

11. Rn Jepit Tak Terduga Rn = Mn/b.d2

Rn = (13,43 x 106) / (200.3602) Rn = 0,52 Nmm

12. Rasio Tulangan minimum (ρ min) ρ min = 1,4/fy

ρ min = 1,4/240 ρ min = 0,0058

13. Rasio Tulangan balance (ρ balance) (β=0,85) ρ bal = 0,85*β*f’c/fy*(600/600+fy) ρ bal = 0,85*0,85*25/240*(600/600+240) ρ bal = 0,0538

14. Rasio Tulangan Maksimum (ρ max) ρ max = 0,75 ρ bal

ρ max = 0,75*0,0538 ρ max = 0,0404 15. Hitung m = fy/0,8 f'c

m = 240/0,8 *25 m = 11,29 16. Rasio Tulangan (ρ)

ρ =

1−√❑ 1 m¿ ) ρ =

1−√❑ 1 11,29¿ ) ρ = 0,0067

(3)

17. Luas Tulangan (As) As = ρ b d

As = 0,0067 . 200 . 360 As = 482,40 mm2

18. Jumlah Tulangan yang digunakan

Luas Tulangan Ø 12 mm = 1/4.π.122 = 113,0973 mm2 Mencari Jumlah Tulangan = As/Luas Tulangan

= 482,30 / 113,0973 = 4,26 >> dibulatkan keatas menjadi 5 Sehingga digunakan 5 Ø 12

Kontrol terhadap luas tulangan

5 x 113,0973 = 565,4867 > 482,3 --> OK 19. Rasio Tulangan (ρ) jepit tak terduga

ρ =

1−√❑ 1 m¿ ) ρ =

1−√❑ 1 11,29¿ ) ρ = 0,0022

20. Luas Tulangan (As) jepit tak terduga As = ρ b d

As = 0,0022 . 200 . 360 As = 158,40 mm2

21. Jumlah Tulangan pada Jepit Tak Terduga

Luas Tulangan Ø 12 mm = 1/4.π.122 = 113,0973 mm2 Mencari Jumlah Tulangan = As/Luas Tulangan

= 158,40 / 113,0973 = 1,40 >> dibulatkan keatas menjadi 2 Sehingga digunakan 2 Ø 12

Kontrol terhadap luas tulangan

2 x 113,0973 = 226,1947 > 158,40 --> OK

Referensi

Dokumen terkait

Keruntuhan dari balok didasarkar pada tiga cara yajtu keruntuhan tarik, tekan dan seimbang. Untuk nenghindar keruntuhan yang terjadi pada baiok, banyak hal yang

Tujuan penelitian Tugas Akhir adalah mempelajari perilaku keruntuhan elemen struktur balok beton bertulang tulangan ganda, diagram momen-kurvatur, dan diagram

Jika sebuah balok beton (tanpa tulangan) ditumpu oleh tumpuan sederhana (sendi-rol), dan di atas balok tersebut bekerja beban terpusat P serta beban merata q, maka akan timbul

Dapat dilihat dari data diatas, bahwa perencanaan tulangan balok telah memenuhi persyaratan... Maka dapat disimpulkan hasil perhitungan untuk penulangan

Dari hasil perhitungan gaya-gaya dalam yang berupa gaya lintang, momen torsi, dan momen lentur akan dihitung penulangan lentur, penulangan geser, dan penulangan

Semakin banyak memasang tulangan tekan As’ pada jumlah tulangan tarik As yang tetap maka tegangan fs’ akan semakin mengecil dan momen nominal yang diperoleh dari situ

Balok beton bertulang yang dilapisi gypsum akan meredam panas yang teIjadi, sehingga penurunan kuat tekan beton (f; ) dapat diminimalkan maka penurunan momen (M) dapat dikurangi. 3.4

PERILAKU BALOK TERKEKANG LATERAL Gambar Distribusi Tegangan Pada Level Beban yang Berbeda Pada gambar b nilai dari tahanan Momen nominal sama dengan Momen leleh, di hitung dengan: Mn