• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dokumen tentang Analisis SWOT

Donat Sumber Rejeki

Academic year: 2023

Membagikan "Dokumen tentang Analisis SWOT"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Analisis SWOT

Strengths (S)

- Harga bahan baku stabil - Loyalitas karyawan tinggi - Konsumen kue loyal

terhadap merk

- Memiliki banyak cita rasa - Owner suka beribadah dan

hidup sederhana - Memiliki 2 mobil

operasional dan 4 sepeda motor

- Owner memiliki cadangan uang di bank Mandiri sebesar 78 juta

- Memiliki banyak konsumen sampai rela mengantri

Weakness (W)

- Owner memiliki angsuran hutang perbankan

- Banyak karyawan berpendidikan rendah - Peralatan masih

tradisional

- Tidak ada generasi penerus usaha

- Owner sudah tua dan sering sakit pinggang - Memiliki angsuran

kendaraan motor yang lunas 3 tahun lagi - Karyawati yang sudah

berkeluarga harus membagi waktu untuk mengurus rumah tangga - Tidak mampu mengambil

peluang perkembangan IT dalam berbisnis

- Masih menerapkan budaya tradisional cash and carry

- Sarana parkir terbatas Opportunity (O)

- Perkembangan pendapatan masyarakat Kota Bandung - Kesejahteraan masyarakat Kota Bandung meningkat - Inflasi stabil dan terkendali - Memiliki pelanggan setia - Ada toko swalayan yang

ingin menampung kue

Strategi S-O

- Meninfasi kue ke toko swalayan untuk menarik konsumen baru

- Menambah gerai baru

Strategi W-O

- Memberikan pelatihan kepada karyawan tentang perkembangan IT

- Menyisihkan keuntungan untuk melunasi hutang serta tabungan

- Mengedukasi serta

mengarjarkan anak owner untek meneruskan usaha Threats (T)

-Saingan bisnis kue mulai terlihat

-Memiliki sanak saudara miskin yang suka meminta pertolongan

-Sistem tampung kue di toko swalayan konsinyasi -Ahli ekonomi memprediksi

Strategi S-T

- Menjaga kualitas agar tetap diminati konsumen

- Memperbaiki sistem manajemen agar menjadi lebih baik

- Menambah pembayaran e- wallet

- Memanfaatkan Go-Food,

Strategi W-T - Memanfaatkan

perkembangan IT dalam berbisnis

- Menambah peralatan modern serta sarana prasana untuk

kenyamanan konsumen - Membantu sanak saudara

(2)

6 bulan lagi terjadi krisis ekonomi

-Muncul saingan baru dari Jakarta yang membuka kantor cabang pemasaran di Bandung

-Pesaing lain memiliki banyak modal dan sistem manajemen yang baik -Pesaing menerapkan IT dan

pembayaran menggunakan e-wallet

-Lokasi pesaing tidak jauh dari lokasi Bu Maemunah -Bangunan pesaing modern

dengan sarana prasarana menunjang

-Pesaing memanfaatkan teknologi e-payment dan Go-Food

GrabFood, dan ShopeeFood dengan secukupnya

1. Analisis IFAS

Internal Factor Analysys Strategy Bobot Ratin

g Skor

Kekuatan

1. Harga bahan baku stabil 0,078 2 0,156

2. Loyalitas karyawan tinggi. 0,090 2 0,180

3. Konsumen kue loyal terhadap merk 0,054 3 0,162

4. Memiliki banyak cita rasa 0,040 3 0,120

5. Owner suka beribadah dan hidup sederhana 0,006 1 0,006 6. Memiliki 2 mobil operasional dan 4 sepeda motor 0,060 3 0,180 7. Owner memiliki cadangan uang di bank Mandiri sebesar 78 juta 0,035 3 0,105 8. Memiliki banyak konsumen sampai rela mengantri 0,075 4 0,300 Kelemahan

1. Owner memiliki angsuran hutang perbankan 0,044 2 0,088

2. Banyak karyawan berpendidikan rendah 0,067 4 0,268

3. Peralatan masih tradisional 0,033 2 0,066

4. Tidak generasi ada penerus usaha 0,124 3 0,372

5. Owner sudah tua dan sering sakit pinggang 0,065 3 0,195 6. Memiliki angsuran kendaraan motor yang lunas 3 tahun lagi 0,079 2 0,158 7. Karyawati yang sudah berkeluarga harus membagi waktu untuk

mengurus rumah tangga

0,045 1 0,045

8. Tidak mampu mengambil peluang perkembangan IT dalam berbisnis

0,124 3 0,372

(3)

9. Masih menerapkan budaya tradisional cash and carry 0,040 2 0,080

10. Sarana parkir terbatas 0,041 2 0,082

Total 1,000 2,935

2. Analisis EFAS

External Factor Analysys Strategy Bobot Ratin

g

Skor Peluang

1. Perkembangan pendapatan masyarakat Kota Bandung 0,097 4 0,388 2. Kesejahteraan masyarakat Kota Bandung semakin meningkat. 0,085 3 0,255

3. Inflasi stabil dan terkendali 0,050 2 0,100

4. Memiliki pelanggan setia 0,099 3 0,297

5. Ada toko swalayan yang ingin menampung kue 0,045 2 0,900 Ancaman

1. Saingan bisnis kue mulai terlihat 0,060 3 0,180

2. Memiliki sanak saudara miskin yang suka meminta pertolongan 0,025 1 0,025 3. Sistem tampung kue di toko swalayan konsinyasi 0,024 2 0,048 4. Ahli ekonomi memprediksi 6 bulan lagi terjadi krisis ekonomi 0,076 3 0,228 5. Muncul saingan baru dari Jakarta yang membuka kantor cabang

pemasaran di Bandung

0,085 2 0,170

6. Pesaing lain memiliki banyak modal dan sistem manajemen yang baik

0,110 2 0,220

7. Lokasi pesaing tidak jauh dari lokasi Bu Maemunah 0,120 3 0,360 8. Bangunan pesaing modern dengan sarana prasarana menunjang 0,070 2 0,140 9. Pesaing memanfaatkan teknologi e-payment dan Go-Food 0,054 2 0,108

Total 1,000 3,419

3. Perhitungan SWOT

a. Total skor pembobotan berkisar antara 1 sampai 4 dengan rata-rata 2,500. Jika total skor IFAS (3,000 – 4,000) berarti kondisi internal perusahaan tinggi/kuat, (2,000 - 2,990) berarti kondisi internal perusahaan rata-rata/sedang dan (1,000 – 1,990) berarti kondisi internal perusahaan rendah/lemah. Dari tabel diatas, Kue Bu Maemunah meraih skor tertimbang sebesar 2,935. Artinya, kondisi Kue Bu Maemunah berada pada tingkat rata-rata atau sedang.

b.

Total nilai tertimbang berada pada kisaran 1,000 (terendah) hingga 4,000 (tertinggi), dengan nilai rata-rata 2,500. Semakin tinggi nilai total tertimbang perusahaan pada analisis EFAS mengindikasikan perusahaan merespon peluang dan ancaman (faktor eksternal) atau kekuatan dan kelemahan (faktor internal) dengan sangat baik pula, begitu pula sebaliknya.

(4)

Pada tabel diatas, Kue Bu Maemunah meraih skor tertimbang sebesar 3,419. Artinya, kondisi eksternal pada Kue Bu Maemunah berada pada tingkat kurang baik.

4. Grand Strategy Matrix

(2,935;3,419)

5. Keterangan

Pada gambar di atas terlihat bahwa Kue Bu Maemunah berada pada kuadran 1 yang berarti bahwa Kue Bu Maemunah mampu mengambil kesempatan dari peluang-peluang yang ada, namun juga perlu memperhatikan strategi yang tepat agar tidak salah jalan, dengan meninjau tantangan dan kelemahan yang ada.

6. Kesimpulan dan Saran

Setelah menganalisis SWOT usaha Kue Bu Maemunah, kita dapat melihat banyak sekali peluang yang mampu dimanfaatkan serta dikembangkan oleh Bu Maemunah. Namun di sisi lain, banyak juga kelemahan dan tantangan serius yang perlu diwaspadai. Salah satu tantangan dan kelemahan yang paling fatal ialah para pesaing sudah memanfaatkan teknologi IT untuk memudahkan pelanggan, sedangkan karyawan Bu Maemunah tidak mampu mengambil perkembangan IT. Hal tersebut dapat dikatakan fatal karena di era saat ini yang menuju revolusi teknologi 5.0, penggunaan IT sangat banyak serta dianggap lebih praktis, jika Kue Bu Maemunah tidak menerapkan IT pada usahanya, bisa dikatan usaha Kue Bu Maemunah akan kalah saing dengan pendatang baru. Saran dari penulis untuk menerapkan teknologi IT pada usaha Kue Bu Maemunah agar memudahkan konsumen.

Referensi

Dokumen terkait

Perumusan EFAS dan IFAS berperan penting dalam penentuan komponen-komponen yang menyusun analisis SWOT. EFAS akan menyusun komponen opportunities dan threats, kemudian

Dalam penelitian ini sebelum dipetakan kedalam matrik SWOT untuk tahap selanjutnya memperhitungkan tabel IFAS (Internal Factor Analysis Summary) dan EFAS (External

13 Pada hasil analisis data melalui matrik IFAS dan EFAS yang diperoleh, menunjukkan bahwa Toko Sepatu Stars cabang Marpoyan Pekanbaru memiliki bobot yang

KESIMPULAN DAN SARAN Hasil penelitian dengan analisis SWOT dengan menggunakan IFAS dan EFAS pada usaha mebel Adiguna Mebel menunjukkan bahwa strategi yang tepat untuk diterapkan di

Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan menggunakan analisis IFAS dan EFAS serta menggunakan analisis SWOT dapat menunjukkan posisi pengembangan objek wisata berada pada kuadran

Menurut Rangkuti (2006), analisis IFAS menggambarkan kondisi internal perusahaan yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan. Analisis EFAS menggambarkan kondisi eksternal

Analisis EFAS dan IFAS digunakan untuk menganalisis lingkungan eksternal dan internal Trias Tambun dan analisis SWOT digunakan untuk merumuskan strategi bauran pemasaran

Hasil kegiatan pendampingan: 1 pelaku UMKM berhasil menyusun analisis SWOT diantaranya: 1 Internal Factor Analysis Summary IFAS, 2 Factors Analysis Summary EFAS, 3 matriks SWOT, 4