Nama : Latifah zuliana NPM : 20262011071 Kelas : TI 120 PB Tugas 1 MSDM
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:
1. Padaa saat kita melakukan job analysis, hal apakah yang melatar belakangi untuk melakukan job analisis dan manfaat apa yang bisa diperoleh?
Jawaban : yang melatar belakangi job analisis adalah sebagai berikut :
- Tugas Manajemen yang pertama kali merumuskan dan menyusun jabatan-jabatan yang ada disuatu perusahaan. Jabatan-jabatan apa saja yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan.
- Penentuan jumlah jabatan disesuaikan dngn tujuan dan aktivitas perusahaan. Langkah menentukan jumlah jabatan ini menentukan pembentukan struktur organisasi perusahaan. Artinya banyak tidaknya suatu jabatan akan mempengaruhi besar kecilnya struktur organisasi.
Manfaat yang di peroleh adalah sebagai berikut :
1. Mengetahui seberapa banyak jabatan yag ada di suatu organisasi.
2. Adanya kejelasan tugas 3. Adanya kejelasan wewenang 4. Adanya kejelasan tanggung jawab
5. Untuk menentukan beban kerja masing-masing jabatan 6. Untuk mengetahui persyaratan masing – masing jabatan 7. Untuk menentukan target masing – masing jabatan 8. Kebutuhan tenaga kerja
9. Kebutuhan rekrutmen calon karyawan
2. Apakah pengertian dari job description? Dan apa bedanya dengan job specifivation?
Jawaban : - job description adalah deskripsi jabatan/uraian jabatan/gambaran jabatan yang merinci tugas, tanggung jawab, kualifikasi, dan ekspektasi pekerjaan untuk suatu posisi di dalam sebuah organisasi. Job description menjelaskan secara rinci apa yang diharapkan dari seorang karyawan, termasuk tugas-tugas harian, tanggung jawab utama, hubungan kerja, dan standar kinerja yang diharapkan.
- job specifivation adalah persyaratan jabatan/spesifikasi jabatan yang mendefinisikan kualifikasi, keahlian, pendidikan, pengalaman, dan atribut lainnya yang diperlukan untuk sukses dalam suatu posisi pekerjaan tertentu. Job specification membantu organisasi dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan baru dengan memberikan panduan mengenai kualifikasi yang diinginkan.
- Perbedaan job description dan job specifivation adalah ob description fokus pada tugas dan tanggung jawab pekerjaan, sementara job specification fokus pada
kualifikasi dan atribut yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut.
Keduanya merupakan bagian penting dalam manajemen sumber daya manusia karena membantu organisasi mengelola, menggambarkan, dan merekrut tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
3. Pada tahap job analysis, manajemen perlu melakukan analisis beban kerja. Apakah manfaat dari analisis beban kerja?
Jawaban : Manfaat analisis beban kerja dari sisi manajemen:
- Sebagai dasar untuk merencanakan waktu yang digunakan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Artinya manajemen dapat membagi waktu kerja untuk masing- masing pekerjaan dngn beban yang dimiliki. Penentuan waktu mengacu kepada standar penyelesaian pekerjaannya.
- Mengoptimalkan sumber daya manusia yang ada, sehingga tidak ada yang kekurangan pekerjaan atau berlebihan.
- Sebagai dasar untuk menentukan keseimbangan pembagian kerja antar unit atau bagian yang ada dalam suatu perusahaan atau organisasi. Artinya tidak ada yang dirugikan.
- Sebagai dasar untuk menetapkan sistem dan prosedur. Artinya jika terdapat kekurangan, maka diperlukan perbaikan secepatnya, demikian pula sebaliknya sehingga tidak mengacaukan pekerjaan.
- Sebagai salah satu dasar untuk menetapkan standar prestasi kerja seseorang. Bagi mereka yang mampu memenuhi beban kerja yang telah ditetapkan mendapat penilaian tersendiri, demikian pula sebaliknya bagi mereka yang tidak dapat memenuhi beban kerja yang diberikan maka prestasi kerjanya tdk baik dan perlu diberikan sanksi.
- Sebagai dasar untuk menentukan kebijaka kompensasi, baik berupa gaji, bonus, insentif, atau benefit lainnya. Artinya makin besar beban kerjanya, maka prestasi kerjanya tdk baik dan perlu diberikan sanksi.
- Sebagai dasar untuk menentukan jenjang karier, apakah perlu promosi, demosi, atau dirotasi.
- Sebagai dasar untuk menentukan pelatihan bagi mereka yang dirasakan masih belum mampu memenuhi beban kerjanya. Artinya bagi karyawan yang dianggap tidak atau kurang mampu maka perlu diberikan pelatihan agar kemampuannya bertambah.
4. Untuk pemenuhan tenaga kerja, perlu dilakukan perencanaan tenaga kerja. Apakah alasan untuk melakukan hal ini?
Jawaban : - Pemenuhan Kebutuhan Organisasi: Perencanaan tenaga kerja membantu organisasi untuk memahami kebutuhan tenaga kerja mereka.
- Efisiensi Operasional: Dengan merencanakan tenaga kerja dengan cermat, organisasi dapat memastikan bahwa mereka memiliki jumlah karyawan yang cukup untuk
menjalankan operasi mereka tanpa mengalami kelebihan atau kekurangan tenaga kerja.
- Antisipasi Perubahan: Perubahan dalam ekonomi, teknologi, atau pasar dapat mempengaruhi kebutuhan tenaga kerja.
- Penyusunan Anggaran: Perencanaan tenaga kerja membantu organisasi dalam menyusun anggaran yang akurat.
- Pengembangan Karyawan: Dengan merencanakan tenaga kerja, organisasi dapat mengidentifikasi area di mana pelatihan atau pengembangan karyawan diperlukan.
- Mengurangi Turnover: Dengan merencanakan karir dan pertumbuhan karyawan, organisasi dapat meningkatkan kepuasan kerja dan mengurangi tingkat turnover.
5. Apakah yang menyebabkan turn over pada suatu perusahaan bisa terjadi?
Jawaban : - Ketidakcocokan Karyawan dengan Budaya Perusahaan - Ketidakpuasan Kerja
- Kurangnya Penghargaan dan Pengakuan - Kurangnya Pengembangan Karir
- Tuntutan Pekerjaan yang Berlebihan - Ketidakstabilan Organisasi
- Ketidakpuasan dengan Pengembangan Karyawan - Perbedaan antara Harapan dan Realitas Kerja - masalah dengan Manajemen dan Kepemimpinan - Pasar Tenaga Kerja yang Kompetitif
6. Beberapa kendala meramal dan merencanakan kebutuhan SDM dipengaruhi oleh beberapa factor. Apa sajakah factor-faktor dimaksud?
Jawaban : - perubahan pasar - perkembangan teknologi
- regulasi dan kebijakan pemerintah - ekonomi
- trend demografis
- persaingan di pasar kerja
- perubahan dalam kebutahan di organisasi - tren pekerjaan flesibel
- ketidakpastian politik dan sosial - faktor internal
7. Jelaskan langkah-langkah pada proses perencanaan tenaga kerja!
Jawaban : - menentukan tujuan perencanaan tenaga kerja - Melakukan pemetaan sumber daya manusia - Memperhitungkan sumber daya yang dibutuhkan
- Perencanaan tenga kerja mulai memasuki tahap penetapan
- Pelaksanaan rekrutmen tenaga kerja
- Mmemperhatikan kesenjangan keterampilan - Pelatihan untuk tenaga kerja
- Evaluasi
8. Pada saat akan melakukan seleksi pegawai, hal penting apakah yang harus diperhatikan?
Jawaban : - kriteria seleksi yang jelas - Metode seleksi yang diversifikasi - Transparansi dan keterbukaan - Penilaian terstruktur
- Referensi dan verifikasi - Tim seleksi yang kompeten
- Pertimbangkan dampak sosial dan etika
9. Seleksi pegawai dapat dilakukan pada beberapa tahapan/poin pada para calon pegawai.
Bisa sedikit poin ataupun seluruh poin, bergantung seberapa siap anggaran dan seberapa ketat proses yang akan dilakukan. Sebutkanlah poin-poin yang dimaksud!
Jawaban : - pendaftaran dan seleksi administrasi - Uji tulis atau pengetahuan
- Wawancara awal
- Evalusi psikologi dan kepribadian - Wawancara terakhir dengan pimpinan - Verifikasi referensi
- Penawaran pekerjaan dan negosiasi
10. Menurut Undang-undang perjanjian kerja yang dibuat secara tertulis sekurang- kurangnya memuat sembilan poin. Sebutkan poin-poin dimaksud!
Jawaban :Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan di Indonesia mensyaratkan bahwa setiap perjanjian kerja yang dibuat secara tertulis minimal memuat sembilan poin penting.
- Identitas para pihak - Jenis pekerjaan
- Hak dan kewajiban para pihak
- Besaran upah dan metode pembayaran - Waktu dan tempat kerja
- Masa kerja
- Hak cuti dan tunjangan
- Hak asuransi dan perlindungan sosial - Penyelesaian sengketa