PERANAN JAM’IYAH MANAQIB SYAIKH ABDUL QADIR AL-JAILANI BAGI PERKEMBANGAN SOSIAL MASYARAKAT
DESA CARANGREJO KECAMATAN SAMPUNG PONOROGO
SKRIPSI
Oleh : ABDUL HAKIM NIM : 210311252
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ( IAIN) PONOROGO
OKTOBER 2017
ii
PERANAN JAM’IYAH MANAQIB SYAIKH ABDUL QADIR AL-JAILANI BAGI PERKEMBANGAN SOSIAL MASYARAKAT
DESA CARANGREJO KECAMATAN SAMPUNG PONOROGO
SKRIPSI
Diajukan Kepada
Institut Agama Islam Negeri Ponorogo Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan
Dalam Menyelesaikan Program Sarjana Pendidikan Agama Islam
Oleh : ABDUL HAKIM
210311252
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ( IAIN) PONOROGO
OKTOBER 2017
iii
LEMBAR PERSETUJUAN
Skripsi atas nama saudara : Nama : Abdul Hakim NIM : 210311252
Fakultas : Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan : Pendidikan Agama Islam
Judul : PERANAN JAM‟IYAH MANAQIB SYAIKH ABDUL QADIR
AL-JAILANI BAGI PERKEMBANGAN SOSIAL
MASYARAKAT DESA CARANGREJO KECAMATAN
SAMPUNG PONOROGO
Telah diperiksa dan disetujui untuk diuji dalam ujian munaqasah.
Pembimbing I
M. Harir Muzzaki, M.H.I NIP. 19771101 2003 12 1001
Tanggal 25 Oktober 2017
Mengetahui,
Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam IAIN Ponorogo
Kharisul Wathoni, M.Pd.I NIP. 19730625 2003 12 1002
iv
KEMENTERIAN AGAMA RI INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI
( IAIN ) PONOROGO PENGESAHAN Skripsi atas nama saudara :
Nama : Abdul Hakim NIM : 210311252
Fakultas : Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan : Pendidikan Agama Islam
Judul : PERANAN JAM‟IYAH MANAQIB SYAIKH ABDUL
QADIR AL-JAILANI BAGI PERKEMBANGAN SOSIAL MASYARAKAT DESA CARANGREJO KECAMATAN SAMPUNG PONOROGO
Telah dipertahankan pada sidang munaqasah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo pada :
Hari : Rabu
Tanggal : 15 November 2017
Dan telah diterima sebagai bagian dari pernyataan untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam, pada:
Hari : Senin
Tanggal : 4 Desember 2017
Ponorogo, Desember 2017 Mengesahkan,
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Ponorogo
Dr. AHMADI, M.Ag
NIP. 19651217 199703 1 003 Tim Penguji:
1. Ketua Sidang : Dr. M. MIFTAHUL ULUM ( ... ) 2. Penguji I : Dr. MAMBAUL N., M.Ag ( ... ) 3. Penguji II : M. HARIR MUZZAKI, M.H.I ( ... )
v
PERSEMBAHAN
Skripsi ini akan dipersembahkan kepada :
Yang pertama kalinya dipersembahkan kepada yang penulis sembah setiap harinya yaitu Allah SWT, yang telah menciptakan keindahan dunia. Beserta Nabi terakhir-NYA yaitu Nabi Muhammad SAW yang telah sukses memimpin dunia sehingga terbentuklah dunia yang terang benderang.
Chusnul Hidayah dan Moch. Syamsuddin sebagai orang tua yang telah mengasuh, mendidik, membimbing, serta memotivasi sehingga dengan tepat waktu penulis berhasil menyelesaikan skripsi ini dengan sebaik-baiknya.
ISTRI tercinta Rizka Ramadia Indrawati yang menjadi tonggak motivasi terbesar dalam proses pengerjaan skripsi ini. Sehingga penulis dengan semangat membara mengerjakan skripsi ini dengan senyuman.
Semua nya yang tidak bisa tersebut di atas telah memberikan arti kehidupan yang tidak pernah terlupakan, dan dari situ dapat penulis simpulkan, bahwa ternyata perjuangan itu tidak semudah yang kita bayangkan maka mari kita terus mengadakan sebuah perubahan untuk menjadi yang lebih baik menuju ridho Allah SWT.
vi
MOTTO
“Sebaik-baik Manusia Adalah yang Bermanfaat Bagi Orang Lain”
vii ABSTRAK
Hakim, Abdul. 2017. Peranan Jam’iyah Manaqib Syaikh Abdul Qadir al-Jailani Bagi Perkembangan Sosial Masyarakat Desa Carangrejo Kecamatan Sampung Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Ponorogo. Pembimbing
Kata Kunci : Peranan, Jam’iyah manaqib, Perkembangan sosial
Manusia pada dasarnya diberikan anugerah untuk mampu melihat dan menemukan kebenaran sehingga dapat mencapai kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat. Begitu pula yang terjadi pada nasyarakat Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo. kehidupan yang beragam dan jauh dari keimanan membuat mereka berusaha menemukan kebenaran dengan cara mendirikan jam‟iyah Manaqiban Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Kegiatan ini kemudian memberikan dampak yang positif. Peran jam‟iyah dalam perkembangan kehidupan sosial di Desa Carangrejo sangat banyak. Oleh sebab itu peneliti melakukan penelitian terhadap kasus ini.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran jam‟iyah manaqib Syaikh Abdul Qadir al-Jailani bagi perkembangan kehidupan sosial keagamaan, sosial ekonomi dan sosial kebudayaan di Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo. Adapun permasalahan yang dibahas yaitu peran jam‟iyah manaqib Syaikh Abdul Qadir al-Jailani bagi perkembangan kehidupan sosial keagamaan, sosial ekonomi dan sosial kebudayaan di Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo
Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peranan jam‟iyah manaqib Syaikh Abdul Qadir al-Jailani di Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo memberi pengaruh terhadap perkembangan kehidupan sosial keagamaan, sosial ekonomi dan sosial budaya. Banyak sekali perubahan yang berkembang setelah adanya jam‟iyah manaqib Syaikh Abdul Qadir al-Jailani di Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo antara lain yaitu meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat yang tercermin dalam tindakan masyarakat seperti semakin besarnya syiar Islam dan ajakan menuju kebaikan, meningkatkan motivasi jamaah sholat di masjid atau mushola, meningkatnya semangat untuk melaksanakan sholat lima waktu, dzikir dan do‟a, serta rasa solidaritas dan belas kasih yang terbentuk antar warga. Selain itu masyarakat juga mulai memahami bahwa bekerja adalah ibadah sehingga harus dijalankan sesuai ketentuan agama, meningkatnya etos kerja dan merupakan sarana memperkenalkan produk dari jamaah kepada jamaah lain sehingga mempermudah pertemuan pihak-pihak yang saling membutuhkan. Semua hal tersebut memberi pengaruh terhadap peningkatan jumlah pendapatan jamaah dan terciptanya kehidupan yang selaras antara dunia dan akhirat.
viii
KATA PENGANTAR Bismillaahirrahmaanirrahiim
Alhamdulillah dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang, segala puji bagi Allah yang menguasai seluruh alam ini. Berkat rahmat, hidayah serta petunjuk-petunjuk-Nya, penulis mampu menyelesaikan skripsi dengan judul PERANAN JAM‟IYAH MANAQIB SYAIKH ABDUL QADIR AL- JAILANI BAGI PERKEMBANGAN SOSIAL MASYARAKAT DESA CARANGREJO KECAMATAN SAMPUNG PONOROGO.
Sholawat dan salam semoga senantiasa terlantunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membimbing kita ke jalan yang lurus dan jalan yang di ridhoi-NYA yakni agama Islam.
Penulisan skripsi ini bertujuan sebagai perwujudan rasa tanggung jawab untuk memenuhi salah satu syarat guna memperoleh gelar Sarjana (S-1) pada Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan di Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Ponorogo. Berkat bantuan, bimbingan dan dorongan dari berbagai pihak, maka penulisan skripsi ini bisa selesai. Untuk itu penulis mengucapkan terimakasih serta pengahargaan yang setinggi-tingginya kepada :
1. Dr. Hj. Siti Maryam Yusuf, M.Ag., selaku Rektor Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Ponorogo.
2. Dr. Ahmadi, M.Ag selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Ponorogo
ix
3. Kharisul Wathoni, M.Pd.I selaku Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam IAIN Ponorogo.
4. M. Harir Muzzaki, M.H.I selaku pembimbing yang telah mencurahkan waktu dan tenaga dalam membimbing penulis.
5. Seluruh Dosen IAIN Ponorogo yang telah mendidik penulis dengan penuh keikhlasan dan kesabaran selama penulis menuntut ilmu di IAIN Ponorogo, semoga semuanya menjadi barokah dan bermanfaat di Dunia dan akhirat.
6. Drs. Kamsun, selaku Kepala Desa Carangrejo Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo beserta seluruh masyarakat Desa Carangrejo Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo yang telah memberikan ijin untuk melakukan penelitian skripsi dan telah membantu memberikan informasi dengan penuh kesabaran dalam menyelesaikan skripsi.
Semoga segala bantuan dan bimbingan yang telah Bapak dan Ibu berikan tercatat sebagai amal baik dan mendapat balasan yang layak dari Allah SWT.
Penulis menyadari skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran yang konstruktif dari pembaca sangat penulis harapkan. Semoga karya ini bisa memberikan manfaat kepada penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.
Ponorogo, 23 Oktober 2017 Penulis
Abdul Hakim NIM : 210311252
x DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL ... i
HALAMAN JUDUL ... ii
LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING ... iii
HALAMAN PENGESAHAN ... iv
HALAMAN PERSEMBAHAN ... v
MOTTO ... vi
ABSTRAK ... vii
KATA PENGANTAR ... viii
DAFTAR ISI ... x
DAFTAR LAMPIRAN ... xiv
PEDOMAN TRANSLITERASI ... xv
BAB I : PENDAHULUAN A. Latar Belakang ...………. 1
B. Rumusan Masalah ... 5
C. Tujuan Penelitian ... 5
D. Manfaat Penelitian ... 6
E. Metode Penelitian ... 7
1. Pendekatan dan Jenis Penelitian ... 7
2. Kehadiran Peneliti ... 7
3. Lokasi Penelitian ... 8
4. Sumber Data ... 8
xi
5. Teknik Pengumpulan Data ... 9
6. Analisis Data ... 11
7. Pengecekan Keabsahan Data ……… ... 14
F. Sistematika Pembahasan ... 17
BAB II : KAJIAN TEORI DAN ATAU TELAAH HASIL PENELITIAN TERDAHULU A. Kajian Teori ... 19
1. Manaqib Syaikh Abdul Qadir al-Jailani …. ... 20
a. Pengertian Manaqib … ... 20
b. Manfaat dan Tujuan Manaqib ... 24
c. Sejarah Manaqib … ... 25
2. Perubahan Sosial … ... 28
a. Definisi Perubahan Sosial ………... ... 28
b. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial ... ... 30
c. Penyebab Perubahan Sosial …… ... 32
d. Aspek-Aspek Perubahan Sosial … ... 33
B. Telaah Hasil Penelitian Terdahulu ... 37
BAB III : JAM’IYAH MANAQIB SYAIKH ABDUL QADIR AL- JAILANI DESA CARANGREJO KECAMATAN SAMPUNG PONOROGO A. Gambaran Umum Desa Carangrejo … ... 41
1. Letak Geografis Desa Carangrejo ... 41
2. Sejarah berdirinya Desa Carangrejo ... 41
xii
3. Pembagian Wilayah Desa Carangrejo ... 42
4. Keadaan Penduduk ... 42
5. Struktur Organisasi Pemerintah Desa Carangrejo Kec. Sampung ... 44
6. Visi Misi Desa Carangrejo ………. ... 45
B. Gambaran Umum Manaqib Syeikh Abdul Qadir al- Jailani di Desa Carangrejo ... 45
1. Latar Belakang Berdirinya ... 45
2. Sejarah Singkat Berdirinya Jamiiyah Manaqib Syaikh Abdul Qadir al-Jailani di Desa Carangrejo …... 47
3. Perkembangan Jamiiyah Manaqib Syaikh Abdul Qadir al-Jailani di Desa Carangrejo …. ... 49
4. Bentuk Kegiatan Manaqib …… ... 52
a. Waktu dan Tempat Pelaksanaan … ... 52
b. Susunan Acara … ... 53
c. Pelaksanaan Manaqib … ... 58 BAB IV : ANALISA PERANAN JAM’IYAH MANAQIB SYAIKH ABDUL QADIR AL-JAILANI BAGI PERKEMBANGAN SOSIAL MASYARAKAT DESA CARANGREJO KECAMATAN SAMPUNG PONOROGO
xiii
A. Analisis Kegiatan Jam’iyah Manaqib Syaikh Abdul Qadir al-Jaillani di Desa Carangrejo Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo… ... 60 B. Analisa Peranan Jam’iyah Manaqib Syaikh Abdul
Qadir Al-Jailani Bagi Perkembangan Sosial Masyarakat Desa Carangrejo Kecamatan Sampung Ponorogo … ... 63 BAB V : PENUTUP
A. Kesimpulan ... 71 B. Saran ... 72 DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN SURAT IZIN PENELITIAN
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN DAFTAR RIWAYAT HIDUP
xiv
DAFTAR LAMPIRAN
NO. LAMPIRAN
Lampiran 1 TRANSKIP WAWANCARA
Lampiran 2 DAFTAR HASIL OBSERVASI Lampiran 3 TRANSKIP OBSERVASI
Lampiran 4 DAFTAR HASIL DOKUMENTASI
Lampiran 5 TRANSKIP DOKUMENTASI
Lampiran 6 SURAT IZIN PENELITIAN
Lampiran 7 PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN
Lampiran 8 DAFTAR RIWAYAT HIDUP
xv
PEDOMAN TRANSLITERASI
1. Pedoman transliterasi Arab-Indonesia yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut:
Arab Indonesia Arab Indonesia
ء ' ض Dh
ب B ط Th
ت T ظ Zh
ث Ts ع „
ج J غ Gh
ح H ف F
خ Kh ق Q
د D ك K
ذ DZ ل L
ر R م M
ز Z ن N
س S و W
ش Sy ﻫ H
ص Sh ي Y
2. Untuk menunjukkan bunyi hidup pendek menggunakan ”a”, “i”, “u”. Untuk menunjukkan bunyi hidup panjang (mad) caranya dengan menuliskan coretan horizontal di atas huruf â, î, dan û. Contoh: Abû Mûsâ, Hadîts shahîh.
xvi
3. Kata yang berakhir dengan ta’ marbuthah dan berkedudukan sebagai sifat (na’at) dan idlâfah ditransliterasikan dengan “ah”, sedangkan mudhâf ditransliterasikan dengan “at”.
Contoh:
a. Na’at danmudlâf ilayh: sunnah sayyi’ah, al-maktabah al-mishrîyah b. Mudlâf: mathba’at al-‘âmmah
2. Bunyi diftong dan konsonan rangkap ditransliterasikan seperti:
وا = aw وا = ū
يا = ay يا= ī
Konsonan rangkap ditulis rangkap, kecuali huruf “waw” yang didahului dhammah dan huruf ya‟ yang didahului kasrah seperti tersebut dalam tabel.
3. Penulisan bacaan panjang ditransliterasikan seperti:
ا= ā يا = ī وا = ū
Penulisan kata sandang ditransliterasikan seperti:
لا= al- شلا= al-sh لاو= wa،'l-
4. Kata yang ditransliterasikan dan kata-kata dalam bahasa asing yang belum terserap menjadi bahasa baku Indonesia harus dicetak miring.
5. Bunyi huruf hidup akhir sebuah kata tidak dinyatakan dalam transliterasi.
Transliterasi hanya berlaku pada konsonan akhir.
Contoh:
Ibn Taimiyah bukan Ibnu Taymiyah, Inna al-dîn „inda Allâh al-Islâm bukan Inna al-dîna „inda Allâhi al-Islâmu, Nihâyat al-Hikmah bukan Nihayatu al- Hikmati.
xvii
6. Kata yang berakhir dengan ya’ musyaddadah (ya’ bertasydid) ditransliterasikan dengan î. Jika î diikuti dengan ta’ marbuthah maka transliterasinya adalah îyah. Jika ya‟ bertasydid berada di tengah kata, ditransliterasikan dengan yy.
Contoh:
a. al-Ghazâlî, al-Nawâwî.
b. Ibn Taymiyah, al-Jawzîyah.
Sayyid, mu’ayyid, muqayyid.